NovelToon NovelToon
Om Arlan Ternyata Suamiku

Om Arlan Ternyata Suamiku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:405.3k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa icha

Di pernikahan Rachel dan Arlan yang baru seumur jagung, Arlan mengalami hal tak terduga yang membuatnya di pisahkan oleh sang istri. Namun, takdir kembali mempertemukan mereka dalam kondisi yang berbeda.

****

Kehidupan Arlan sebagai Dokter terbilang lurus-lurus saja. Tidak pernah tersandung kasus apapun, apalagi tidur dengan wanita.
Namun kejadian malam itu ketika dia berniat menolong Rachel, anak dari keluarga pemilik rumah sakit tempatnya bekerja. Namun harus berakhir menjadi tuduhan berdasar dan membuat Arlan mau tidak mau harus menikahi Rachel.

Rachel terkenal cukup bermasalah, disebut pembuat onar dan tingkat kenakalannya diluar batas. Terbukti Rachel berniat menjebak seorang wanita yang sudah beristri agar tidur dengan pria lain yang merupakan orang suruhannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa icha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Rachel sudah selesai diperiksa dan tinggal menunggu hasilnya. Dia diminta oleh Arlan menunggu di ruangan sebelumnya karna Arlan sedang memeriksa pasien dan baru selesai nanti pukul setengah 12 siang. Namun Rachel malah mengabaikan perintah Arlan, dia justru berkeliling rumah sakit karna merasa bosan jika harus menunggu sendirian di ruangan Arlan.

Meski rumah sakit ini adalah milik Ayahnya sendiri, tapi Rachel hampir tidak pernah datang untuk sekedar berkunjung. Jadi tidak ada yang mengenalinya sebagai putri dari pemilik rumah sakit ini. Rachel juga sangat jarang sakit, jadi sebelumnya sempat datang sekitar 2 kali, itupun sudah sangat lama. Banyak yang berubah karna bangunan rumah sakit ini semakin besar dan modern.

“Ini terakhir kalinya aku terapi, jangan memaksaku apalagi membohongiku dengan harapan palsu. Mama dan Papa tidak perlu berpura-pura lagi, aku tau kakiku tidak bisa sembuh seperti dulu.” Suara lirih dan penuh keputusan asaan itu cukup menarik perhatian Rachel hingga dia reflek menghentikan langkahnya.

Di depan sana, tak jauh dari tempatnya berdiri ada sosok wanita di kursi roda yang tidak asing bagi Rachel. Rachel pernah bertemu dengan wanita itu di taman dekat apartemen saat dia dan Arlan sedang berolahraga.

Seorang wanita paruh baya tampak menangis dan berlutut di depan kursi roda. Rachel bisa menebak jika wanita itu adalah Ibunya.

“Haura, jangan bicara seperti itu sayang. Mama dan Papa akan mengusahakan yang terbaik untuk kesembuhan kamu, untuk itu kamu juga harus percaya bahwa perjuangan kamu selama ini tidak sia-sia. Mama yakin kamu akan segera sembuh."

Haura membuang pandangan ke arah lain dan mulai menangis. Dia ingin mempercayai ucapan orang-orang yang selama ini menyemangatinya, tapi sampai sekarang kondisinya tidak mengalami banyak perubahan. Dia hanya bisa berdiri tanpa bisa melangkah jika tidak menggunakan alat bantu.

“Bagaimana jika terapi di Singapura? Kita pergi ke rumah sakit yang lebih besar.” Ujar pria paruh baya yang tak lain adalah Ayah Haura.

Tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan jawaban dari Haura, wanita itu dengan cepat menggeleng tegas.

“Papa dan Mama tau kenapa sampai sekarang aku masih bertahan di rumah sakit ini. Untuk melanjutkan terapi saja aku sudah menyerah, apalagi jika harus pergi ke Singapura.” Jawabnya lirih.

“Kalau begitu Papa akan bicara dengan Dokter Arlan agar bersedia menemani kamu berobat ke Singapura.” Ujar Papa Haura.

Rachel semakin menajamkan pendengarannya karna nama Arlan disebut-sebut dalam obrolan mereka. Dia cukup penasaran kenapa harus Arlan yang menemani Haura ke Singapura, padahal Arlan bukan Dokter terapinya.

Haura sekali lagi menggeleng. “Dokter Arlan tidak mungkin merelakan pekerjaannya disini hanya untuk menemaniku ke Singapura.”

“Kita belum mencobanya, Papa akan menemui Dokter Arlan dan bicara padanya.” Ujarnya kemudian pergi dari sana. Sudah pasti orang tua Haura pergi mencari Arlan.

Rachel kembali melanjutkan langkahnya setelah cukup lama diam ditempat mendengarkan obrolan mereka. Rachel berjalan melewati Haura tanpa berminat menyapa, dia tidak seramah itu sampai harus menyapa orang lain, apalagi tidak mengenal Haura secara pribadi.

“Tunggu,,," Haura menghentikan langkah Rachel. “Aku pernah melihatmu di taman dengan Dokter Arlan. Kamu adiknya?” Tanyanya.

Rachel menatap Haura tanpa minat, dia tidak suka mengobrol dengan orang asing dan berlagak seperti sudah saling mengenal.

“Jika iya kenapa? Dan kalau bukan, kenapa?” Ujar Rachel acuh.

Haura tampak tersenyum. Dia tidak kaget sama sekali dengan sikap angkuh Rachel karna saat pertama kali mereka bertemu, Rachel sudah menunjukkan sifat aslinya.

“Salam kenal, aku Haura. Apa kita bisa berteman?” Haura menyodorkan tangannya pada Rachel, mengajaknya berjabat tangan.

Rachel menggeleng. “Aku tidak butuh teman.” Jawabnya kemudian pergi begitu saja tanpa menghiraukan tatapan kesal dari wanita paruh baya di samping Haura.

“Gadis seperti itu tidak mungkin adiknya Dokter Arlan, sifatnya jelas berbeda.” Komentar Ibu Haura. Dia agak kesal melihat Rachel mengabaikan niat baik putrinya, padahal hanya ingin berteman saja.

“Aku pernah melihatnya bersama Dokter Arlan, Mah. Sepertinya mereka tinggal bersama di apartemen Dokter Arlan, sudah pasti dia keluarganya kan. Jika bukan adik kandung, mungkin adik sepupu.” Ujar Haura dengan pemikiran polosnya. Sebab Haura tau jika Arlan belum menikah dan tidak memiliki pacar.

...*****...

Hari ini Rachel sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa setelah sempat cuti kuliah selama 2 minggu karna harus memulihkan kondisinya dan mencoba menghilangkan trauma meski tidak mudah. Namun Rachel bukan wanita lemah yang akan meratapi keterpurukan. Dia bisa menghilangkan trauma itu perlahan, meski amarah dan dendamnya pada Robby tidak akan pernah hilang.

Saat ini Rachel sedang menikmati sarapannya bersama Arlan di meja makan. Keduanya baru selesai berbagi tugas. Rachel membersihkan apartemen dan Arlan membuatkan sarapan seperti biasa.

“3 hari lagi aku harus pergi ke Singapura, nanti setelah pulang dari kampus, aku antar kamu pulang ke rumah Daddy. Sementara kamu menginap di sana sampai aku kembali ke Jakarta.” Tutur Arlan begitu selesai menghabiskan sarapannya.

Rachel agak terkejut mendengar kata Singapura. Entah kenapa dia langsung berfikir kepergian Arlan ke Singapura untuk menemani Haura berobat disana. Seperti yang pernah Rachel dengar dirumah sakit 2 minggu lalu.

“Ada urusan apa?” Tanya Rachel dengan gaya bicara santai.

“Pelatihan dan penelitian dengan dokter di beberapa negara. Tidak lama, mungkin sekitar 4 atau 5 hari saja.” Jelas Arlan.

Rachel hanya mengangguk tanpa mencoba mencari tau apakah Arlan mengatakan yang sebenarnya atau tidak. Rachel juga tidak ingin tau urusan Arlan diluar sana. Jika Arlan berbohong, biar saja itu menjadi urusan Arlan sendiri. Rachel tidak peduli dan enggan memusingkan hal-hal yang tidak perlu di pikirkan.

Arlan mengantar Rachel sampai di parkiran kampus. Tadinya Arlan berniat mengantar Rachel ke kelasnya, tapi di tolak tegas oleh Rachel dengan alasan tidak mau membuat semua orang bertanya-tanya tentang sosoknya.

“Nanti tidak perlu menjemput ku, aku mau pergi menonton dengan teman.” Ujar Rachel.

Arlan tampak menautkan alisnya mendengar ucapan Rachel. “Sudah berdamai dengan Sherly dan Devi?" Tanyanya. karna setau Arlan teman dekat Rachel hanya mereka berdua.

Rachel berdecak malas. “Bermimpi saja! Mereka berdua sudah aku masukan dalam daftar hitam pertemanan ku. Masih banyak orang lain yang mau jadi temanku.”

Arlan hanya mengangguk-angguk saja. “Baiklah, hati-hati kalau begitu. Jangan pulang terlalu malam.”

“Hanya itu saja?” Tanya Rachel sebal. “Minimal beri aku uang jajan tambahan. Sudah diberi tahu aku akan menonton, tapi tidak peka.” Gerutunya.

Arlan terkekeh kecil. “Mana aku tau jika kamu tidak bilang. Nanti aku transfer.”

“Awas kalau tidak!” Ancamnya.

Arlan langsung mengeluarkan ponselnya saat itu juga dan mentransfer sejumlah uang ke rekening Rachel.

“Sudah ku kirim.”

“Memang begitu seharusnya. Bye,,” Rachel segera turun dari mobil dan berlari kecil meninggalkan mobil Arlan.

Saat akan melajukan mobilnya, Arlan baru sadar buku Rachel tertinggal di jok mobil. Dia langsung menghubungi Rachel dan meminta kembali ke parkiran untuk mengambil bukunya.

Rachel yang belum jauh dari parkiran, tidak butuh waktu lama untuk menghampiri mobil Arlan. Dia membuka pintu mobil untuk mengambil bukunya tapi Arlan malah menariknya dan mencuri ciuman darinya selama beberapa detik.

“Kamu! Bisa-bisanya menciumku!” Gerutunya kesal.

Arlan dengan santai memberikan buku Rachel. “Anggap saja sebagai ucapan terimakasih. Mulutmu terlalu sulit mengucapkan terimakasih, sudah seharusnya aku menciummu.” Tuturnya.

Rachel berdecak dan melotot sebal sebelum pergi dari sana.

Arlan geleng-geleng kepala melihat Rachel berlari kecil sambil menutupi bibirnya. Seolah-olah tidak ingin orang lain tau jika bibirnya baru saja dicium oleh Arlan.

1
sherly
novel yg seruu... buat emosi, buat baper ...
sherly
jahat banget si Frans memisahkan suami istri....
sherly
kasian Arlan hanya dimanfaatkan sama si Frans ini....
Suciana Anita Wardani
bagus
Ayna Adam
Kak Icha kok blm bikin kisah David dan Elena kak?
Udah ditunggu hampir sebulan kak
Viona Octavia Purnamasari
yaaah gantung lg ... 🥱
mukeseh hidayati
hallo kak othor q datang lagi 🤣 dari yg baca lucas sampai sini 😂😂
Ayna Adam
Kak Icha tgl brp nih launching karya barunya?
Kisah David dan Elena 🙏
Ko
Aku kira Rachel ini td anak kpd serra & xander...Jd kangen akan kelanjutan kisah keluarga besar serra-xander🥺🙏
Ayna Adam
Kak Icha tgl brp launching novel David dan Elena?
Udah gak sabar nungguin novel baru nih
Ayna Adam
kok blm launching kak?
udah kutunggu loh😊
ayu cantik
gantungan
Alya Safira
k lanjut y
Rubiani
david n elena
Ayna Adam
Kapan launching novel barunya kak Icha?
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
apes banget ya Arlan, gagal maning🤭🤭
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
senangnya lihat mereka durestui kembali
ᄂ⃟ᙚ🍁ᑲіᥣᥲ❣️💋🅚🅙🅢👻
eh Rachel hamil
ayudya
sudah end ya..., kayak di paksa tamat Thor?
Sweety_R🌽
lnjt kak 😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!