NovelToon NovelToon
Penjelajah Bintang

Penjelajah Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: ARIYANTO

setelah berhasil membalas dendam, Tang Yan merasakan kelegaan di hatinya yang membuat kepribadian nya berubah riang dan sedikit konyol.
perjalanan Tang Yan kali ini akan dimulai dari dunia Cyber-kultivasi.
bagaimana ceritanya..? tunggu dan nantikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

meyakinkan lawan dengan kekuatan

Chu Ziyi juga berdiri dari tempat duduknya, aura dingin yang biasanya terkendali dengan baik kini meledak keluar dengan kuat, membuat beberapa bagian kaca mobil yang sudah retak tadi langsung pecah berkeping-keping. Udara di dalam kabin menjadi sangat dingin hingga muncul kabut tipis di sekelilingnya, dan permukaan dashboard mobil mulai terbentuk lapisan es tipis. "Seorang pencuri yang menyalahgunakan energi alam semesta untuk kepentingan pribadi... Beraninya dia menggunakan mesin yang hina untuk meniru martabat kami para kultivator sejati. Ini adalah penghinaan bagi semua kultivator yang telah berjuang untuk menyempurnakan diri melalui jalan kultivasi selangkah demi selangkah."

Pria berbaju emas itu tidak memperdulikan ocehan Chu Ziyi yang menurutnya hanya seorang wanita yang tidak layak untuk diperhatikan. Dengan lompatan ringan, pria itu melompat dari atas benteng udara dengan lompatan yang sangat jauh, melampaui jarak yang seharusnya bisa dicapai dengan gerakan nya. Tubuhnya meluncur ke arah mobil Tang Yan dengan kecepatan yang menakutkan. Di tangannya, sebuah pedang laser raksasa muncul dengan cepat, dialiri oleh energi plasma murni berwarna ungu yang menyala dengan sangat terang, mengeluarkan suara berdengung yang menusuk telinga. Permukaan pedang itu memantulkan cahaya dengan sangat kuat hingga hampir menyilaukan pandangan.

Melihat gerakan pria itu, Tang Yan tidak menunjukkan sedikit pun rasa terkejut atau keinginan untuk menghindar. Ia membuka pintu mobil dan melompat keluar dengan gerakan yang anggun dan lancar, tubuhnya mendarat dengan menginjak langit kosong seolah-olah ada hamparan tanah yang kokoh di bawah kakinya, hasil dari kontrol sempurna atas energi di sekitar dirinya dan kemampuan untuk menciptakan bidang gravitasi kecil yang bisa menopangnya. Udara di sekitar tubuhnya mulai berputar perlahan, membentuk pusaran energi keemasan yang samar.

"Manusia yang dibangun dari logika dan besi juga layak menyebut dirinya kultivator?" ucap Tang Yan dengan senyum menghina, suaranya meresap melalui hembusan angin dan kebisingan mesin hingga sampai ke telinga lawannya dengan jelas. "Pedangmu terlalu mengganggu pemandangan, dan bentuknya jauh dari keharmonisan yang seharusnya dimiliki oleh sebuah senjata. Semua yang dibuat dengan paksaan akan selalu memiliki kelemahan yang tak bisa disembunyikan."

...

Tang Yan perlahan mengepalkan tinjunya, mengumpulkan energi di dalam tubuhnya hingga membentuk aura keemasan yang kuat dan pekat di sekitar tinjunya. Energi itu bukan hanya berasal dari dalam dirinya, tapi juga dari getaran alam semesta yang ia tarik dengan teknik kultivasinya, teknik yang dia pelajari dari Buku Emas Kekacauan yang menyatu dengan jiwanya. Ruang di sekitar tinjunya mulai memutar dengan lambat, lalu semakin cepat hingga membentuk pusaran gravitasi yang membuat udara terasa berat dan menyebabkan partikel-partikel debu di udara menyatu menjadi bola-bola kecil yang kemudian hancur berkeping-keping.

"Tinju Penghancur Bintang, Getaran Kosmos Tahap Kedua!"

Dalam sekejap, Tang Yan mengayunkan tinjunya dengan kecepatan yang tak bisa dilihat oleh mata manusia biasa, dalam sekejap tinjunya berbenturan langsung dengan pedang laser raksasa yang dibebaskan oleh manusia kaleng diatas. Suara benturan logam dan tinju yang dihasilkan bukan seperti suara logam yang bertabrakan, melainkan seperti suara ledakan bintang kecil yang meledak, mengguncang seluruh wilayah sekitar mereka.

Gelombang kejut yang kuat menjalar ke segala arah, menghancurkan seluruh lapisan awan polusi dalam radius sepuluh kilometer, membuat kapal-kapal pengawas Cyber-Core yang berada di sekitarnya terlempar jauh dan jatuh seperti mainan yang hancur.

Pedang laser yang selalu diklaim sebagai senjata terkuat Cyber-Core yang telah menghancurkan banyak musuh dan dianggap tak terkalahkan, kini tampak seperti kaca rapuh yang langsung retak dari ujung hingga gagangnya, kemudian hancur berkeping-keping di tangan pria berbaju emas itu. Setiap pecahan pedang yang terbang keluar langsung meleleh menjadi cairan logam karena panas yang dihasilkan dari benturan energi.

Pria berbaju emas itu terhempas mundur dengan kecepatan yang luar biasa, tubuhnya menyilang dan terbalik di udara meninggalkan jejak asap hitam di tempat yang dilaluinya, hingga akhirnya menabrak dinding luar benteng udara dengan suara dentuman yang sangat keras. Dinding baja yang tebal itu langsung berubah bentuk dan muncul cekungan besar di tempat dia menabraknya. Darah hitam pekat merembes dari balik helm sibernetiknya, menetes perlahan ke permukaan logam yang dingin.

"Bagaimana mungkin?! Kekuatan fisikmu... melampaui semua batas teoretis yang kita ketahui tentang genetika manusia! Bahkan dengan modifikasi tubuh yang paling canggih, tidak seorang pun bisa memiliki kekuatan seperti ini!" teriaknya dengan suara yang terengah-engah dan penuh ketakutan, ekspresi yang jarang muncul pada wajah para pejuang Cyber-Core yang selalu merasa superior.

Tang Yan dengan mudah mendarat kembali di atas kap mobil, tubuhnya tetap tegak dan anggun seolah tidak pernah terlibat dalam benturan hebat. Ia menyeka sedikit ludahnya yang keluar karena benturan dengan ujung tangan dengan gerakan yang santai dan tidak tergesa-gesa. Di dalam mobil, Xiao Bai yang sebelumnya tertidur dengan malas kini mengangkat kepalanya, melihat pemandangan diluar sekilas lalu tertidur lagi sambil mendengus penuh penghinaan.

"Itu karena kalian semua hanya belajar dari buku petunjuk dan angka-angka yang kaku, memandang alam semesta sebagai sesuatu yang bisa diukur dan dikendalikan," jelas Tang Yan dengan nada yang tetap tenang, matanya melihat ke arah benteng udara dengan pandangan yang penuh pengertian namun tegas. "Sedangkan kami para kultivator sejati, belajar dari irama alam semesta itu sendiri dari bagaimana bintang lahir dari debu kosmik, tumbuh besar dengan menyerap energi disekitarnya, dan memberikan kehidupan pada segala yang ada di sekelilingnya. Kekuatan sejati tidak datang dari mesin atau modifikasi tubuh, melainkan dari hubungan yang harmonis dengan alam semesta."

Ia kemudian menoleh ke arah Luna dan Chu Ziyi yang masih terpana oleh kejadian yang baru saja terjadi, Luna dengan wajah penuh kagum dan Chu Ziyi dengan ekspresi yang semakin memperlihatkan rasa hormat kepada Tang Yan karena tidak membunuh pria itu, dan justru memberinya pemahaman tentang kultivasi.

"Mari kita segera kembali ke Sektor 13 sebelum mereka mengirim pasukan pengawal yang lebih banyak," ucap Tang Yan sambil membuka pintu mobil dan masuk dengan tenang. "Benih ini harus ditempatkan di lokasi yang tepat sebelum energi alam sekitarnya mulai menyebar dan menarik perhatian yang tidak diinginkan. Aku telah menyiapkan lahan di tengah Sektor 13 dengan menggunakan Jantung Arus Kekosongan sebagai sumber energi dasar. Begitu benih ini tumbuh dan menghasilkan bunga, ia akan menjadi sumber kehidupan baru bagi dunia ini, Cyber-kultivasi tidak akan lagi membutuhkan jaringan kabel yang menjalar seperti ular dan mesin yang menghalangi napas alam untuk bisa hidup dengan sejahtera. Kita akan membuktikan bahwa kemajuan tidak selalu harus datang dengan mengorbankan hubungan kita dengan alam semesta."

Mobil mereka segera menukik tajam ke bawah, menyusuri celah antara gedung-gedung rongsokan dengan kecepatan tinggi, menghilang dengan cepat di balik kabut tebal yang selalu menyelimuti Sektor 13, kawasan sampah yang selama ini dianggap tidak berharga oleh para penguasa kota.

Di belakang mereka, kegemparan besar masih terus terjadi di Sektor Atas, di mana masyarakat yang baru saja menyaksikan kekuatan sejati yang datang dari seorang kultivator mulai merenungkan segala yang mereka yakini tentang kemajuan dan kekuatan.

1
Mujib
/Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅
Mujib
👀👀👀
Mujib
🤔🤔🤔
Mujib
🖕🖕🖕
Mujib
💪💪💪
Mujib
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!