NovelToon NovelToon
HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

Status: tamat
Genre:Fantasi Isekai / Mafia / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .

Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .


Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰

Happy Reading 📖
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keinginan yang Di kabulkan

.

.

Hanabi tersenyum lembut kepada Crystal dan anak perempuan ini langsung memeluk nya dengan erat Hanabi membalas pelukan nya .

Matteo diam melihat apa yang di lakukan oleh putri nya itu yang tiba-tiba memeluk seorang wanita yang mendadak menjadi istrinya .

Amber tersenyum melihat pemandangan itu , tapi tak lama Matteo dengan cepat menarik Crystal dari pelukan Hanabi .

" apa yang kau lakukan Crystal. ? " ucap Matteo dengan amarah nya.

Crystal hanya diam seraya menunduk ia tidak membalas ucapan dari papi nya itu , ia masih sangat marah dengan Matteo .

" sudah lah Matteo sekarang Merry sudah sah menjadi istri mu , lupakan wanita itu yang pergi dan meninggalkan mu di acara penting ini , jika tidak ada Merry keluarga kita pasti sudah malu di depan banyak orang dan menjadi sorotan publik dan perbincangan banyak orang " jelas Amber

Matteo menatap ibunya itu dengan wajah datar nya lalu ia menatap Hanabi sekilas , tanpa berkata apapun lagi Matteo melangkah pergi . terlihat Vano ingin mengikuti tuan nya itu tapi Delvin menghentikan nya .

" biarkan dia pergi .... Dia sudah dewasa dan dia tau mana yang baik dan buruk untuk nya .... pulang lah " ucap Delvin

Vano menunduk hormat di hadapan Delvin " baik tuan besar . .. Terimakasih " ucap Vano setelah nya ia pergi , hari ini Delvin sangat berbaik hati kepadanya karena menyuruhnya untuk pulang , dan ini kesempatan untuk Vano mengistirahatkan tubuh lelah nya sebelum besok kembali bekerja menjadi asisten pribadi Matteo .

Amber menghampiri Hanabi yang masih duduk dengan diam , tapi di balik diamnya wanita itu ada rasa dendam di hati nya yang berusaha ia tahan .

Amber menepuk pundak Hanabi hingga membuat wanita cantik itu tersendat kaget .

" ya Tante. " ucap Hanabi

Sedangkan Crystal ia masih berdiri menatap Hanabi dan bergantian menatap Oma nya , ia masih belum tau apa yang terjadi kenapa Hanabi atau Merry yang berada di rumah nya dan memakai gaun pengantin .

Amber tersenyum lembut " Crystal sini sayang " ucap nya kepada Crystal

Dan perlahan anak perempuan yang berusia tujuh tahun itu menghampiri mereka berdua dan duduk di samping Amber .

" Crystal sayang ..... mulai malam ini Merry akan menjadi ibu sambung mu " Amber mulai menjelaskan kepada cucu nya itu supaya Crystal tidak bingung dengan apa yang terjadi .

Crystal menatap Hanabi yang tersenyum lembut kepadanya " papi gak jadi nikah sama bibi Wika Oma ... ? " tanya Crystal

Amber tersenyum " tidak sayang .... Dan ini keinginan Crystal kan dan sekarang keinginan itu sudah di Kabulkan , Crystal jangan sedih - sedih lagi .... " jelas Amber seraya mengelus kepala Crystal dengan lembut

Crystal tersenyum ia turun dari sofa dengan senyuman lebar dan bahagia nya ia menghampiri Hanabi .

" benar apa yang di katakan Oma kak " tanya Crystal menatap Hanabi dengan mata bulat nya .

Hanabi tersenyum ia menganggukkan kepalanya " benar " jawab nya dengan singkat

Berbeda dengan Delvin sejak blusher veil Hanabi di buka pria paruh baya itu meneliti wajah cantik Hanabi wanita yang mendadak menjadi istri dari putri nya itu ,mata dan tatapan nya sangat mirip dengan seseorang , tapi Delvin tidak ingin menuduh karena wajah Hanabi sangat lah berbeda dengan Amber mana mungkin wanita itu adalah putri Amber yang ia cari selama tiga tahun ini .

Crystal tersenyum bahagia " yeeee.... Terimakasih oma .... sudah mau mengabulkan keinginan Crystal " ucap Crystal dengan wajah bahagia nya kepada Amber

Amber tersenyum bahagia melihat kebahagiaan di wajah cucu nya itu " jika Crystal bahagia Oma juga akan bahagia sayang .... Besok lagi ya ngobrol nya sama Kak Merry mau istirahat sudah larut malam dan Merry pasti sangat lelah dan butuh istirahat " ucap Amber .

Crystal menganggukkan kepalanya " iya Oma ....kak Merry istirahat ya ... Crystal juga mau istirahat besok antar Crystal ke sekolah ya kak " ucap Crystal menatap Hanabi dengan wajah nya yang penuh harap

Hanabi kembali tersenyum ia menganggukkan kepalanya " iya besok kakak akan mengantarmu ke sekolah " ucap Hanabi

Tentu saja ucapannya itu membuat Crystal sangat senang " yeeee..... Selamat malam kak Merry , selamat malam Oma dan selamat malam opa " ucap Crystal setelah nya anak perempuan itu berlari menaiki tangga dengan waja bahagia nya .

Amber sangat lah bahagia melihat kebahagiaan cucu nya itu " kau lihat cucu mu Delvin dia sangatlah bahagia " ucap Amber

Delvin tersenyum tipis " iya ..... Kau ingin menginap disini atau pulang " tanya Delvin seraya melihat jam tangan Mahal yang melingkar di pergelangan tangannya.

" aku akan menginap disini .... Pulang lah jika kau ingin pulang " ucap Amber

Delvin menganggukkan kepalanya seraya ia beranjak berdiri " hhhmmm .... Baik lah ... Aku pulang " ucap Delvin setelah mendapatkan anggukan kepala dari Amber pria paruh baya itu melangkah pergi dengan menatap Hanabi sekilas dan Hanabi membalas tatapan nya itu dengan datar .

" tuan Zilong ..... mari kita mulai permainan nya aku ingin tau seberapa hebat dirimu " ucap Hanabi dalam hati

" ayo sayang Tante antar kamu ke kamar " ucap Amber dengan lembut nya

Hanabi hanya menurut saja ia mengikuti kemana Amber membawa nya hingga kini mereka masuk ke sebuah kamar yang sangat luas dan pencahayaan yang redup . Tercium lah aroma maskulin pria yang sangat menusuk hidung .

Amber menyalakan lampu terang dan terlihat lah isi di dalam kamar itu , desain nya sangat simpel ala pria .

" ini kamar Matteo .... istirahat lah nak .... pasti anak itu tidak akan pulang malam ini " ucap Amber dengan lembut nya .

Hanabi hanya menurut saja , yang terpenting Matteo tidak pulang ia akan bebas tidur di kamar pria itu khusus nya hanya malam ini saja dan besok ia akan pindah ke kamar lain .

" nanti akan ada maid yang mengantar pakaian ganti untuk mu ... Tante pergi dulu " ucap Amber lagi

" terimakasih Tante " ucap Hanabi

Amber hanya menganggukkan kepalanya setelah nya ia melangkah keluar dari kamar Matteo meninggalkan Hanabi sendirian di dalam kamar itu .

Hanabi mendudukkan dirinya di pinggir ranjang dan tiba - tiba ia menepuk jidatnya sendiri .

" astaga Jeni aku melupakan nya " ucap Hanabi ia mencari keberadaan tas dan ponsel nya tapi ia lupa jika tas dan ponsel nya ia meninggalkan nya di dalam kamar hotel .

" bagiamana ini pasti dia sedang mencari ku sekarang " ucap nya lagi , bersamaan dengan suara ketukan pintu dari luar

Hanabi beranjak berdiri ia membuka pintu kamar itu , dan terlihat lah dua orang maid membawa paperback yang sangat banyak di kedua tangan mereka .

" pakai ganti untuk nyonya " ucap salah satu dari mereka

Hanabi hanya menganggukkan kepalanya seraya ia menggeser tubuhnya membiarkan kedua maid itu membawa masuk paperback yang mereka bawa .

mereka berdua meletakkan paperback itu di atas ranjang setelah nya ia menunduk hormat dan melangkah pergi .

Hanabi menghela napasnya dengan panjang seraya ia ingin menutup pintu kamar tapi sebelum pintu itu tertutup suara seorang wanita paruh baya menghentikan nya .

" tunggu nyonya .... " ucap wanita paruh baya itu yang memakai pakaian maid

Hanabi kembali membuka pintu itu seraya menatap maid itu " ada apa bibi " tanya nya

" maaf nyonya .... Ini tas nyonya .... tuan Vano yang memberikan nya kepada saya dan meminta saya memberikannya kepada nyonya " ucap maid itu yang tak lain adalah bibi Zora kepala pelayan di mansion besar ini .

.

.

.

1
Imas Sutarsih
lanjut Tan nya gimana mana .
penasaran .
kas. maa29: sabar guyysss masih proses hehehee 😁😁🤭🤭🤭
total 1 replies
riska andriani
keren ceritanya thor
kas. maa29: makasih guysss 🤗🤗🤗🥰🤗🤗🙏🙏🙏
total 1 replies
kalea rizuky
amber ibu hanabi donk
Amiera Syaqilla
hello author🤗
kas. maa29: Hallo juga guysss 😁😁🤭🤭🤭🤗🤗
total 1 replies
Muhammad Afgansyah
mantap
kas. maa29: 🤗🤗🤗🙏🙏🙏🙏😊😊😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!