Namaku Anastasya Latansya tapi nenek senang memanggilku dengan panggilan Tata katanya itu singkatan namaku biar gampang untuk di sebut dan di ingat,aku anak ke empat dari empat bersaudara ya artinya aku bungsu dong
setiap anak bungsu biasanya kan di manjakan tapi tidak denganku
sejak bayi mama dan papaku tidak begitu memperdulikanku
Bahkan sejak bayi nenek yang merawatku,kata nenek mama sering kelelahan merawat ketiga anaknya karena jarakku dengan kakak perempuanku hanya berjarak beberapa bulan saja
entah mengapa seperti itu aku juga tidak mengerti
tapi apakah ini salahku?! aku tidak pernah meminta di lahirkan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummy phuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21 Menjadi orang asing
keluarga Tata pulang Dengan hati yang gembira setelah seharian ini mereka berkeliling menemani tata termasuk ke mall karena tata bilang tak sekalipun tata di bawa serta oleh keluarga kandungnya untuk ke mall walaupun hanya sekedar cuci mata
Tata bahagia semua keinginannya terkabulkan di hari kelulusannya
Kini mereka telah sampai di rumah dan Tata sudah tertidur selama perjalanan pulang mungkin Tata kelelahan berkeliling kota
"Ta bangun nak kita sudah sampai di rumah " ucap bu ayu dengan suara lembutnya membangunkan Tata
Tata bukannya terbangun tapi semakin terlelap mendengar suara bu ayu yang sangat lembut seperti sedang di nina bobokan
"ya Allah kok semakin tidur sih pak!?" tanya bu ayu kebingungan pada suaminya
Andre hanya tertawa mendengar gerutuan ibunya
"hahahaha gimana adek mau bangun bu,ibu ngebanguninnya kayak gitu ya tentu saja adek makin nyaman
Kepalanya di usap-usap terus trus suara ibu kecil banget " ucap Andre dengan kekehannya
"trus gimana coba ngebangunin adek kak!?"tanya bu ayu pada putranya itu
"nggak usah di bangunin bu ,biar kakak gendong adek kedalam rumah kasian kalau di di bangunin nanti perasaannya nggak enak karena kaget trus bisa-bisa kepala adek jadi sakit !" jawab Andre
"ya sudah ayo gendong adek masuk,kasian sudah malam ini" ucap bu ayu
Andre pun menggendong tubuh mungil tata masuk kedalam rumah
Sampai di kamar pun Tata tidak terbangun
Bu ayu mengganti pakaian putrinya itu dengan hati-hati karena tidak ingin Tata terbangun
"Untung tadi singgah sholat isya di mesjid sebelum pulang, tidurlah nak
Mimpi indahlah, lupakan semua sakit yang pernah mereka torehkan di hatimu
Semoga kami selalu bisa membuatmu tersenyum bahagia " ucap bu ayu mengusap rambut panjang Tata
Setelah menarik selimut dan mengatur suhu AC di kamar Tata bua ayu keluar dari dalam kamar tata
Bu Ayu melihat suami dan Putranya sedang duduk santai di sofa ruang keluarga sambil nonton MotoGP
Bu ayu masuk kedalam dapur membuatkan minuman dan cemilan untuk kedua lelaki kesayangannya itu
"wah seru banget nontonnya" ucap Bu Ayu sambil menyimpan nampan yang di bawanya
"wah ibu mah emang top markotop tau aja kita butuh minum dan cemilan,iya nggak pak!? Ucap Andre
"iya dong ibu gitu loh" jawab Bu ayu jumawa
mereka bertiga pun tertawa bersama
"Bu bagaimana Kalau kita tinggal di rumah paman yang di kota kan rumah itu dekat dengan sekolah Tata nanti
dari pada rumah itu lama kosong lebih baik kita tempati lebih baik kita menempatinya kalau ibu setuju nanti bapak minta orang untuk membersihkannya biar kita di sana nyaman menempatinya" ucap pak adam tiba-tiba bertanya pada istrinya
"trus rumah kita disini bagaimana pak!?" tanya bu Ayu
"ya nggak gimana-gimana bu,nanti sekali seminggu kita datang kemari nginap di akhir pekan kan anak-anak juga besoknya libur" jawab bapak tenang
"ibu sih terserah bapak aja ,ibu ngikut aja gimana menurut bapak baik karena ibu yakin hasil pemikiran bapak itu sudah pasti demi kebaikan kami juga" kata ibu
"iya bu lagian juga kalau kita tinggal disana Andre juga nggak ada alasan lagi untuk tinggal bersama teman-temannya di kost kosan " ucap bapak
"emangnya rumah kakek nggak ada yang tinggalin pak Andre kira di sana ada asisten rumah tangga kakek yang tinggal !?" tanya Andre
"nggak ada pak lalu dan bu Romlah mereka sudah lama pulang kampung karena ibunya sakit-sakitan jadi bapak cuma bayar orang yang bersih-bersih sekali seminggu "jawab Pak Adam
"oh gitu!? Tapi bagus juga sih pak biar bapak juga kekantor dekat
Aku bisa antar jemput adek sekolah kalau lagi nggak ada mata kuliah di kampus " ucap Andre
"jadi gimana nih keputusannya !?" tanya bapak meyakinkan semuanya
"kalau aku sih yes" jawab andre tersenyum
" kalau ibu ngikut aja,tapi nanti kita juga tanya adek pak kita tanya pendapatnya " ucap ibu dan di jawab anggukkan kepala oleh bapak
"sudah ayo tidur Udah larut ini" ucap bapak pada anak dan istrinya MotoGP yang mereka tonton pun sudah selesai
Pak adam dan bu ayu pun masuk kedalam kamar mereka
Andre mematikan Tv dan masuk kedalam kamarnya untuk beristirahat
Ke esokan paginya Andre mengajak Tata joging ke taman sambil mencari sarapan
Andre mengajak Tata untuk bersepeda sampai taman tentu saja tata Sangat senang karena bisa jalan-jalan ke taman di pagi hari di hari libur seperti ini
Karena selama ini tata tidak pernah di izinkan bermain ketaman karena mama Rima memberikan Tata banyak pekerjaan
Bukan hanya hari libur saja tata di limpahkan banyak pekerjaan setiap harinya tanpa henti tata bekerja layaknya pembantu
Bahkan saat Tata mengeluh sakit pun tetap saja di berikan pekerjaan
Tapi mulai hari ini Tata terbebas dari pekerjaan itu walaupun Tata setelah sholat tadi sudah membuatkan bapak dan ibunya Sarapan juga kopi dan teh hangat
Bu ayu sangat bahagia sekarang memiliki anak perempuan seperti yang di impikannya
"Tata kok repot-repot buatkan kami sarapan seperti ini sih nak!?" ucap bu ayu pada tata saat mendapati Tata sibuk di dapur membuatkan sarapan
"nggak repot kok Bu,tata senang buatkan bapak dan ibu sarapan seperti ini dan tata berharap bapak dan ibu suka rasa masakan tata" jawab Tata
"makasih ya nak,tapi Mulai hari ini kalau kamu lagi sekolah jangan buatkan kami sarapan ya nak itu tugas ibu lagian ada bik mona sayang " ucap bu ayu
"tapi kalau tata libur tata boleh kan bu buatkan sarapan buat bapak ibu dan kakak!?" tanya tata
"iya sayang " jawab bu ayu mengelus rambut panjang Tata
"oh iya kata kakak kemarin kalian pagi ini mau sepedaan ke taman!?" tanya bu ayu pada anak gadisnya itu
"iya bu ini tata Sudah mau siap-siap ". jawab Tata
"ya sudah sana kamu siap-siap dulu nanti kakakmu selesai siap-siap nya sedangkan kamu belum" ucap bu ayu
"iya bu,tata siap-siap dulu ya" jawab tata
"iya sayang, sekali lagi makasih ya sudah buatkan ibu dan bapak sarapan "ucap bu ayu
"Iya bu sama-sama,Tata senang kok buatin bapak fan ibu sarapan "jawab tata lalu berlalu masuk kedalam kamarnya
Tak lama kemudian Tata dan Andre Sudah siap untuk ketaman
"ndre perhatiin adek kalau sepedaan di jalan raya ya nak" ucap pak Adam
"siap boschu" canda andre menanggapi ucapan bapak
Setelah mencium punggung tangan bapak dan ibu mereka berdua pun melajukan sepeda mereka menuju Taman
Saat melewati rumah orang tua tata di sana kebetulan ada mama rima yang keluar dari pintu pagar rumahnya
"eh tata bagus ya kamu bukannya pulang kerumah buatkan sarapan untuk keluarga eh malah asik-asikan sepedaan di jalan". teriak mama rima saat melihat Tata
Para tetangga yang kebetulan ada di sana mencibir mama rima
Sedangkan Tata sama sekali tidak peduli dia berusaha menjadi orang asing karena selama ini tata tidak pernah mereka anggap ada
"eh Rima itu tata bukan pembantu kamu lagian kan kemarin kamu itu ngusir tata sampai tegar merusak pakaian tata untuk acara perpisahan sekolahnya kemarin jadi buat apa kamu minta tata untuk buatkan kalian sarapan " ucap bu mala tetangga tata yang mendengar ucapan mama Rima saat mengusir Tata
"tidak usah ikut campur ya urusan orang"jawab mama rima ketus
"dasar orang tua nggak punya akhlak " cibir bu mala lagi
"dih diakan orang asing yang kebetulan aku tampung dirumah ku jadi nggak ada salahnya kalau dia itu bayar biaya hidup selama di rumahku dengan bekerja " jawab mama rima
"makanya tidak usah panggil-panggil tata lagi karena dia menjadi orang asing" jawab bu mala lalu masuk kedalam rumahnya
Mama rima ngedumel sendiri kesal pada bu mala yang selalu menjadi musuh bebuyutannya
.ngga pernah brfikir kah kluarga hancur karena ada anak yg tersakiti oleh mereka
..