Kristy gadis yang di paksa oleh ayah tirinya untuk menemani seorang pria asing yang tidak lain adalah pengusaha sukses dan tampan serta memiliki sifat dingin dan tegas.
Akan tetapi keinginan pria itu bukanlah hanya di malam itu saja, melainkan seumur hidup Kristy.
Apakah Kristy bisa lari dari gengaman pria itu atau memilih menikah dengannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pemegang saham utama rumah sakit
"Nic, apakah sudah lama mengenal Kristy?"tanya Nenek dengan senyum
"Sudah setengah tahun, Nek"jawan Nic dengan senyum
"Setengah tahun! Kristy, kenapa tidak pernah memberitahu Nenek ?"
"Ha..itu!"jawab kristy yang kebinggunan karena dia belum mengenal Nic di saat itu
"Nenek, mungkin Kristy sudah melupakan ku"jawab Nic yang sedang duduk di kursi samping ranjang
"Melupakan mu ? aku baru mengenal mu di perusahaan ayah tiri ku kemarin"batin Kristy dengan heran
"Nic, Kristy masih muda dan agak degil jika dia salah jangan menyimpan dalam hati"ucap Nenek yang menatap ke arah nic
"Nenek"panggil Kristy yang ingin menghentikan Neneknya
"Nenek, tenang saja, Kristy dia sangat baik dan rajin dia juga tidak membantah saat di perintah"jawab Nic yang duduk bersandar
"Kristy, kenapa tidak pernah mengatakan pada Nenek jika diri mu sudah tidak di perusahaan ayah tiri mu?"
"Nenek, aku hanya ingin mencoba hal baru di luar, makanya aku keluar dari sana"jawab Kristy dengan alasan
"Nenek bukan tidak tahu sifat mu, apakah Carlos dan Lily mencari masalah dengan mu?"
"Nenek, tidak apa-apa. lagi pula aku sudah tidak berada di sana"
"Iya juga, dari dulu mereka juga tidak menyambut mu, ada bagusnya kau bekerja di luar"
"Nenek, jangan khawatir aku akan baik-baik saja"kata Kristy dengan sambil memeluk Neneknya
"Lalu sekarang kau tinggal di mana?"
"Aku tinggal di rumah Selina, Nek"jawab Kristy yang duduk di samping Neneknya
"Selina adalah anak baik, jika kamu bersamanya Nenek juga tenang"
"Iya dia teman baikku, dan juga teman yang paling cantik"jawab Kristy dengan senyum
Nic yang sedang duduk di samping ranjang melihat ke arah mereka berdua sambil tersenyum..
Klek
"Tuan Harrison?"sapa dokter yang merawat Nenek Kristy
"Aku ingin bertanya tentang pasien Nenek dari Kristy, bagaimana kondisinya?"tanya Nic yang duduk berhadapan dengan dokter itu
"Kondisi pasien sering naik turun, untuk seusianya ada hal yang wajar, hanya saja harus tinggal di rumah sakit dalam jangka panjang"
"Beri pelayanan terbaik padanya, obat-obatan dan vitamin semua yang termahal, mengenai biaya aku yang akan membayarnya selama pasien tinggal sini"
"Tuan Harrison, anda adalah pemegang saham utama di sini"
"Walau aku pemegang saham utama tapi aku harus ikut peraturan rumah sakit. aku tidak suka berhutang, yang penting adalah beri kenyamanan pada pasien"jelas Nic yang kemudian meninggalkan kantor dokter itu
"Seorang Nicholas Harrison kapan peduli pada seseorang? apalagi biaya ini tidak sedikit," gumam Dokter
Di saat Kristy ingin bertemu dengan dokter yang merawat Neneknya dia melihat Nicholas yang keluar dari kantor dokter itu tersebut
"Kenapa Tuan Harrison mencari dokter Cason?"gumam Kristy yang heran
Tok tok tok
"Silahkan masuk"jawab Dokter yang dari dalam kantornya
Klek
"Dokter Cason" sapa Kristy yang masuk ke kantor itu
"Nona Kristy, silahkan duduk"
"Terima kasih"ucap Kristy dengan sopan
"Ada yang bisa saya bantu?"
"Dokter, bagaimana dengan Nenek ku apa kesehatannya baik-baik saja?"tanya Kristy dengan khawatir
"Kondisi pasien sering naik turun, akan tetapi saya akan berikan obat dan vitamin yang terbagus untuk pasien"jawab Dokter dengan sopan
"Mengenai biaya jumlahnya berapa?"
"Mengenai biaya, Nona, tidak perlu khawatir, Tuan Harrison sudah melunasinya"
"Tuan Harrison melunasinya?"tanya Kristy dengan penasaran
"Benar, Tuan Harrison sudah mengatakan selama Nenek anda tinggal sini maka dia yang akan menanggung semua biaya nya di rumah sakit ini"jelas dokter
"Apakah biaya kemarin juga Tuan Harrison yang melunasinya?"
"Benar Nona, semua biaya di tanggung oleh Tuan harrison dan selain itu beliau juga pemegang saham utama di sini"jelas Dokter senyum
"Pemegang saham utama"ucap Kristy dengan rasa tidak percaya
"Lalu biaya Nenek saya semua berapa yang sudah di lunasi?"tanya Kristy lagi
"Sebanyak 50 juta dollar"jawab Dokter sambil melihat totalan biaya di catatannya
"50 juta dollar? ke-kenapa bisa sebanyak ini?"tanya Kristy dengan histeris
"Karena selama ini kami mengunakan obat-obatan dan vitamin yang termahal atas permintaan Tuan Harrison"jawab dokter dengan senyum
"Nona, tenang saja semua telah di atur oleh Tuan Harrison, pasien hanya perlu melakukan pemeriksaan secara rutin"jelas dokter lagi
"Iya, terima kasih"ucap Kristy
Setelah beberapa menit kemudian Kristy keluar dari kantor dokter Cason. sambil merenung semua penjelasan dokter Kristy merasa heran, bahwa pria yang dia kenal baru tidak lama membantu biayanya yang jumlahnya tidak sedikit
"Kenapa Tuan harrison rela mengeluarkan uang sebanyak itu? kami juga baru kenal tidak lama, 50 juta dollar kelihatannya walau aku bekerja seumur hidup ku juga tidak akan mendapatkan sebanyak ini, bagaimana aku bisa melunasinya pada Tuan Harrison"gumam Kristy sambil menepuk kepalanya
Klek
"Nenek"sapa Kristy yang masuk ke kamar Neneknya
"Kristy, Nicholas sudah pulang?"tanya Nenek yang sedang duduk di ranjang
"Iya Nek, atasan ku itu masih kerja lain makanya dia pulang dulu"jawab Kristy yang mendekati Neneknya
"Kristy, Nicholas adalah pria yang hebat selain tampan dia juga sangat dewasa, Nenek sangat mengaguminya, kelihatannya dia juga sangat perhatian pada mu"ujar Nenek sambil senyum
"Nenek, dia memang baik dan perhatian sama siapa pun"jawab Kristy dengan alasan
"Tidak. Nenek malah merasa tatapannya pada mu sangat dalam sangat berbeda, tatapannya pada Nenek sangat ramah, akan tetapi tatapannya pada mu sangat dalam"
"Nenek, jangan pikir yang lain-lain, dia adalah atasan ku"
"Nenek yakin dia bisa menjadi sandaran mu untuk seumur hidup, dia adalah pria hebat"
"Nenek, pria hebat seperti dirinya tidak mungkin akan tertarik wanita biasa seperti ku"jawab Kristy dengan merendah
"Kenapa kau berkata seperti itu?"
"Nenek, aku tidak memikirkan masalah asmara lagi. aku hanya ingin fokus bekerja dan menjaga Nenek, lagi pula cinta tidak bisa kita harapkan, karena cinta akan berubah sewaktu-waktu"
"Kristy, apakah hubungan gagal mu bersama Alan membuat mu trauma?"
"Iya, rasanya sangat sakit jika orang yang kita cintai berpaling dari kita, dan aku tidak mau lagi"
"Nenek mengerti maksud mu, di saat itu kau terpuruk selama 3 bulan karena Alan menikah, tapi kau jangan berlarut dalam kesedihan terus, buka hati mu dan mencoba terima yang lain"
"Nenek, aku sudah melupakan Alan, lagi pula aku hanya tidak mau terluka lagi, oleh karena itu aku tidak mau lagi pikir masalah cinta, pria seperti Tuan Harrison terlalu hebat dan sempurna aku hanya wanita biasa jadi tidak sepadan dengannya"jelas Kristy
"Nenek tidak memaksa mu, asal kau jangan terluka saja"
"Aku sudah senang sekarang karena melihat Nenek sehat-sehat saja"jawab Kristy dengan senyum
"Tapi biaya sini sangat mahal"ujar Nenek dengan khawatir
"Jangan memikirkan soal biaya, cucu mu ini akan berusaha bekerja dan mencari uang, jadi jangan khawatir"
"Aku akan membayar Tuan Harrison dengan ansuran, walau membutuhkan waktu yang lama asalkan bisa lunas"batin Kristy