NovelToon NovelToon
Setelah Status, Kita Kehilangan

Setelah Status, Kita Kehilangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Romansa
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mentari_Senja

Zafira Amara, belajar bahwa cinta tidak selalu berakhir dengan indah. Ditinggal Anggara tanpa kabar setelah janji melamar, ia membangun benteng tinggi di hatinya.

Hingga akhirnya datang Aditya Pranata, pengagum rahasia yang mengisi kekosongan itu. Dari teman, menjadi hubungan tanpa status, hingga akhirnya resmi berpacaran.

Namun ironi terjadi, saat status sudah jelas, mereka justru kehilangan esensi. Trauma masa lalu Zafira bertabrakan dengan ketakutan komitmen Aditya.

Di tengah hiruk pikuk Yogyakarta, mereka belajar bahwa tidak semua yang dicintai bisa bertahan. Tidak semua janji bisa ditepati. Dan terkadang, melepaskan adalah bentuk cinta paling tulus meski itu menyakitkan. Sebuah kisah tentang kehilangan, trauma, dan keberanian untuk move on.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari_Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan yang Pertamakalinya

Tujuh bulan berlalu, Anggara menghilang tanpa jejak. Tujuh bulan Zafira bertahan dengan segala pertanyaan yang nggak akan pernah terjawab.

Tapi entah kenapa, tujuh bulan juga cukup membuat tubuhnya capek untuk terus menangis. Akhirnya Zafira menuruti sama saran dari Rania, ia mulai keluar dari kamar kost yang pengap itu, dan menerima tawaran kerja sambilan di kafe kecil deket Prawirotaman.

Nama kafe itu adalah 'Kafe Senja'. Tempatnya nggak besar, cuma muat sekitar sepuluh meja, tapi cozy banget. Dindingnya penuh dengan lukisan abstrak, tanaman gantung di mana-mana, dan lampu-lampu kecil yang membuat suasana menjadi hangat, meski di luar sedang hujan deres.

Zafira kerja di situ bukan karena butuh uang, gajinya di kantor sudah cukup. Tapi ia butuh distraksi. Butuh kesibukan biar otaknya nggak terus menerus memikirin Anggara. Dan ternyata, mengurus pesanan kopi orang itu, ternyata lumayan efektif buat mengalihkan pikirannya.

Hari itu, tepat pada hari Jumat sore, kafe lagi sepi. Cuma ada dua atau tiga pengunjung yang asyik sendiri sama laptopnya. Zafira lagi mengelap gelas sambil setengah melamun pas bel pintu berbunyi.

Seorang laki-laki masuk, dengan keadaan yang basah kuyup karena kehujanan. Jaket hitamnya menempel di badan, rambutnya terlihat acak-acakan karena angin. Dia berdiri sebentar di depan pintu sambil ngusap ngusap muka yang basah.

"Maaf, kafe ini masih buka kan?" tanyanya sambil senyum canggung.

Zafira menggangguk, "Iya, silahkan duduk. Mau pesan apa?"

Laki-laki itu jalan ke meja pojok deket jendela, duduk sambil mengeluarkan ponsel yang untungnya nggak kebasahan. Lalu Zafira mengambilkan menu dan menghampiri laki-laki itu.

"Silahkan, ini menunya," kata Zafira sambil menyodorkan buku menu.

Laki-laki itu melihat menu sebentar, tapi kayaknya dia lebih tertarik dengan Zafira. Bukan melihat dalam arti mesum atau gimana, tapi lebih kayak penasaran gitu.

"Kamu biasa pesan kopi apa di sini?" tanyanya tiba-tiba.

Zafira agak kaget dengan pertanyaannya. "Hah? Maksudnya gimana?"

"Aku baru pertama kali ke sini soalnya. Jadi nggak tau yang enak yang mana, kamu suka kopi apa?"

"Oh," Zafira mikir sebentar. "Aku sih sukanya americano, tapi nggak semua orang suka karena pahit. Kalau suka yang manis ada caramel macchiato, itu favorit banyak orang."

"Kamu kerja di sini tapi sukanya americano ya," ucapnya sambil tersenyum. "Berarti kamu tipe orang yang suka dengan hal yang simple tapi kuat."

Zafira nggak tau harus menjawab apa. Ini pelanggan kok kayak lagi ngobrol sama temen sih?

"Ehm, jadi mau pesan yang mana?" tanya Zafira agak kikuk.

"Americano aja deh, sama kaya kamu. Sama... Ehm, ada cemilan nggak? Yang cocok sama kopi pahit gitu."

"Ada, brownies coklat sama banana cake."

"Banana cake aja. Aku suka pisang soalnya," jawabnya enteng sambil mengembalikan buku menu.

Zafira mengangguk terus balik ke belakang counter buat bikin pesanannya. Sambil nyeduh kopi, ia sedikit penasaran sama laki-laki tadi. Caranya bicara santai banget, kayak sudah lama kenal. Nggak kayak pelanggan pada umumnya, yang cuma pesen terus diam saja.

Beberapa menit kemudian, Zafira membawa pesanan ke mejanya. Laki-laki itu lagi asyik mengutak atik ponselnya sambil senyum-senyum sendiri.

"Americano sama banana cake nya," ucap Zafira sambil menaruhnya pelan di meja.

"Makasih," dia mengangkat kepala. "Eh, boleh nggak aku nanya nama kamu?"

Zafira ragu sebentar. "Kenapa emang?"

"Nggak kenapa-kenapa, cuma kayaknya aku bakal sering ke sini. Jadi enak aja kalau sudah kenal," jawabnya polos.

"Zafira."

"Zafira," ulangnya pelan. "Nama yang bagus. Aku Aditya, salam kenal."

"Iya, salam kenal juga," balas Zafira singkat terus balik ke counter.

"Eh tunggu," panggil Aditya. "Kamu suka musik apa?"

Zafira mengerutkan kening. "Loh, kok jadi nanya tentang musik?"

"Iseng aja. Aku lagi nyari playlist baru soalnya, bosen sama lagu itu-itu aja."

Entah kenapa, Zafira ngerasa pertanyaan ini nggak biasa. Pelanggan lain nggak pernah nanya hal kayak gini, tapi ada yang bikin dia mau jawab.

"Pop melow Indonesia sih, yang liriknya agak dalem gitu," jawab Zafira sambil melipat tangan di depan dada.

"Wah, beda sama aku berarti. Aku sukanya slow rock, yang old school gitu. Kayak Dewa, Padi, dan Ungu, musik jaman dulu."

"Oh." Zafira mengangguk pelan. "Emang beda jauh ya."

"Iya, tapi nggak papa. Justru seru kalau beda, jadi bisa tukeran rekomendasi lagu," Aditya senyum lebar.

Ada sesuatu dari senyumnya yang bikin Zafira nggak enak. Bukan nggak enak dalam artian jelek, tapi nggak enak karena dia ngerasa ada yang aneh. Kenapa dia bisa ngobrol santai kayak gini sama orang yang baru dikenal? Kenapa dia nggak ngerasa awkward?

"Ya sudah, aku balik dulu ya. Enjoy kopinya," pamit Zafira cepat.

Aditya cuma mengangguk sambil mengangkat gelasnya, kayak ngasih toast gitu.

Zafira balik ke counter, tapi matanya sesekali melirik ke arah Aditya. Dia lagi dengerin musik pake earphone sambil sesekali gigit gigit banana cake. Sesekali dia senyum-senyum sendiri sambil melihat poselnya, yang entah sedang baca apa.

Hujan di luar makin deres. Pelanggan lain mulai pada pulang satu satu sampe akhirnya tinggal Aditya doang. Zafira mulai beresin beresin meja yang kosong sambil sesekali ngecek jam. Sebentar lagi tutup.

"Zafira," panggil Aditya tiba-tiba.

Zafira menengok, "Iya?"

"Kamu sering kerja di sini?"

"Iya, Jumat sampe Minggu. Memangnya kenapa?"

"Nggak, cuma nanya aja," ucapnya sambil senyum. Senyum yang entah kenapa membuat Zafira merasa aneh.

Satu jam kemudian, Aditya akhirnya minta bon. Dia bayar terus berdiri, pake jaket yang udah lumayan kering.

"Makasih ya, Zafira. Dan kopinya sangat enak."

"Sama-sama."

Aditya jalan ke arah pintu, tapi sebelum keluar dia menengok ke belakang.

"Oh iya, aku tadi meninggalkan sesuatu di atas meja, tolong di ambil ya."

Sebelum Zafira sempet menjawab, Aditya sudah keluar dan lari kecil menembus hujan yang masih gerimis.

Zafira bingung. Aditya meninggalkan apa?

Zafira menghampiri meja Aditya tadi, dan ia menemukan secarik kertas kecil di bawah gelas yang sudah kosong. Zafira mengambil kertas itu, dan pas ia baca, jantungnya berdetak aneh.

"Senyummu indah, jangan disimpan terus. Dan kau terlihat cantik saat tersenyum."

Tulisan tangan yang agak berantakan, tapi jelas. Zafira membaca ulang kertas itu berkali kali, hatinya campur aduk. Antara seneng, bingung, takut, dan ada perasaan aneh yang nggak bisa ia jelasin.

Kapan terakhir ada orang yang bilang senyumnya indah?

Kapan terakhir ada yang notice kalau dia tersenyum atau nggak?

Anggara dulu sering bilang seperti itu, tapi sekarang Anggara sudah nggak ada. Zafira melipat kertas itu pelan, lalu memasukannya ke saku celemek. Ada yang berbeda dari Aditya. Ada yang bikin dia ngerasa hidup lagi, meski cuma sebentar.

***

Di kediaman Aditya, apartemen kecil di daerah Jalan Kaliurang, ia baru saja sampai di rumah dalam keadaan masih basah. Jaket dilempar sembarangan ke sofa, sepatu ditendang asal, terus langsung nyalain laptop sambil ngambil handuk buat mengeringkan rambut.

Ponselnya berbunyi, notifikasi dari Dimas, sahabatnya.

Dimas: Lo kemana aja? Sore-sore begini, mana hujan lagi.

Aditya mebalas sambil tersenyum.

^^^Aditya: Gue tadi nemu kafe baru, dan kopinya lumayan enak.^^^

Terlihat Dimas membalas kembali.

Dimas: Kafe doang, apa ada yang lain?

Aditya tertawa pelan, Dimas emang selalu tau banget kelakuannya. Tapi kali ini beda, bukan sekadar mencari kafe yang enak.

Aditya membuka laptopnya, ia membuka tab browsing, terus mengetik di kolom pencarian. Kafe Senja Prawirotaman. Keluar deh foto foto kafe itu, lebih tepatnya review, dan lokasinya.

Aditya mencatat jadwal buka dari kafe tersebut. Jumat sampai Minggu, berarti besok Sabtu dia bisa ke sana lagi.

Tapi tunggu, Aditya menggigit bibir bawahnya sambil mikir keras. Ia inget nama Zafira tadi. Zafira apa ya belakangnya? Tadi nggak sempet nanya.

Aditya iseng, dan ia membuka aplikasi Instagram. Lalu mengetik nama 'Zafira' di kolom pencarian. Muncul ratusan akun, Aditya scroll dan melihat satu persatu foto profilnya, tapi nggak ada yang mirip.

Aditya mencoba menambahkan kata kunci. Zafira Yogyakarta, dan malah semakin banyak.

Zafira kafe, tapi tetap nggak ada juga.

Aditya menghela nafas frustasi.

Kok susah banget sih? Tapi Aditya nggak mau nyerah. Ia terus scroll sampe akhirnya ada satu akun dengan profilnya yang terlihat samar, tapi kayaknya iya, itu dia. Rambutnya sama, bahkan bentuk wajahnya juga sama.

Username: @zafiaamara

Aditya langsung mengklik akun tersebut, tapi sayang. Akunnya private, tapi ada nama lengkapnya di bio. Zafira Amara.

Jantung Aditya berdetak kenceng, ia menekan tombol ikuti, terus menunggu. Berharap bahwa Zafira bakal menerima permintaannya.

Sementara menunggu, Aditya membuka foto-foto yang keliatan di profil. Meski akun private, cuma ada tiga foto yang bisa dilihat public. Satu foto pemandangan Pantai Parangtritis, satu foto kopi di kafe, dan satu foto siluet seorang perempuan yang berada di sunset.

Aditya zoom foto siluet itu. Meski nggak keliatan jelas, tapi ia yakin bahwa itu Zafira. Aditya menyimpen foto itu, bukan untuk hal yang aneh-aneh, entah kenapa ia pengen liat lagi.

Ponselnya berbunyi, sebuah notifikasi dari Instagram. 'zafiaamara' menerima permintaan Anda."

Aditya langsung membukanya, dan seketika, timeline Instagram Zafira terbuka di depan matanya. Ada banyak foto. Foto makanan, kafe, pemandangan di Yogyakarta, sama temen-temennya, dan ada beberapa foto yang membuat Aditya mengerutkan kening.

Foto Zafira lagi memegang kalung perak berbentuk hati. Captionnya cuma 'Enam bulan' dengan emoji patah hati.

Foto lainnya, Zafira tengah duduk sendirian di Tugu Yogyakarta saat malam. Captionnya 'Menunggu yang takkan pernah kembali'.

Foto lagi, close up wajah Zafira yang matanya sembab, keliatan abis nangis. Nggak ada caption.

Aditya menelan ludah, ada sesuatu yang terjadi sama Zafira. Sesuatu yang menyakitkan, ia bisa merasakan dari setiap foto yang diupload.

Dia scroll terus ke bawah, sampe ketemu foto yang uploadnya setahun lalu. Foto Zafira lagi memeluk laki-laki dari belakang, mukanya nggak keliatan tapi keliatan bahagia banget. Captionnya 'Satu tahun bersama A. Terima kasih sudah jadi rumah terbaikku.'

A.

Siapa, A?

Aditya penasaran, tapi dia nggak berani nanya langsung. Ia cuma lanjut scrolling, melihat foto-foto Zafira yang semakin ke bawah makin ceria. Foto-foto lama kayaknya, waktu dia masih bahagia.

Tanpa sadar, Aditya sudah menghabiskan dua jam untuk stalking akun Instagram Zafira. Dari foto paling baru, sampai foto paling lama. Aditya melihat perubahan Zafira dari yang ceria jadi kosong.

Dan tanpa sadar juga, perasaan aneh mulai tumbuh di dada Aditya. Perasaan yang ia sendiri nggak ngerti ini apa. Kasihan? Penasaran? Atau suka?

"Zafira Amara," gumam Aditya pelan sambil melihat foto profil Zafira yang tengah terseyum tipis.

Aditya nggak tau, kenapa ia pengen membuat Zafira terseyum lagi. Senyum yang tulus, bukan senyum yang dipaksa untuk menutupi luka.

Aditya mematikan laptopnya, lalu ia merebahkan tubuhnya di atas kasur. Sambil masih memegang ponsel. Matanya menatap langit-langit kamar, pikirannya melayang.

Besok dia bakal balik ke kafe itu lagi. Sampai Aditya bisa membuat Zafira kembali tersenyum kayak dulu lagi.

Tapi Aditya nggak sadar satu hal, ia sendiri belum bener-bener move on dari seseorang. Dari Jessica, yang tak lain, mantan pacarnya yang sudah pacaran selama lima tahun. Yang putus enam bulan yang lalu, dengan cara yang menyakitkan.

Aditya masih menyimpan foto-foto Jessica di galeri ponselnya yang di hidden. Masih sesekali stalking akun Instagram Kiara yang sekarang sudah punya pacar baru.

Dan mungkin perasaan ke Zafira ini bukan suka beneran, mungkin cuma pelarian. Tapi Aditya nggak mau mikir sejauh itu. Yang penting sekarang, ia ingin kenal lebih dekat dengan Zafira.

Dan siapa tau, mereka bisa saling menyembuhkan luka masing-masing. Atau mungkin malah saling melukai lebih dalam lagi.

1
Lee Mba Young
eleh entar Jessica putus ma pacarnya pasti oleng lagi. kl Aku jd fira ogah banget ma laki model gini. tp fira bucin banget 😂😂 smp segitunya nangisin laki pdhl masih pacar.
jadilah wanita teges jng terlalu bucin ma laki. fira Cinta sendirian 🤣
Leoruna: blum jdi pacar loh kak, mereka msih HTS/Shy/
total 1 replies
Rieya Yanie
aditya nya maruk
Leoruna: begitulah kak, sana sini mau/Facepalm/
total 1 replies
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
si author kayak nya bakal jahil deh,, sesudah dedemit sama fira baikan trus mantannya datang....🤣🤣🤣🤣🤣 oleng lagi si dedemit....🤣🤣🤣🤣🤣
Leoruna: sok tau kmu kak/Facepalm/
total 3 replies
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
ibarat kata cinta bikin tolol,,,, yg harusnya bisa ke S3 eh balik ke pelajaran TK A....🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Leoruna: astagfirullah/Facepalm/
total 1 replies
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
benerrrrrrrrrrrrr 100000000% bener dim,,,, si dedemit emang bego tolol... 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 aku punya sekutu dan sekufu...🤣🤣🤣🤣🤣
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
itu yg namanya LANANGAN GARONG,, semua pengen di embat...😅😅😅 ih aku jadi sebel sama si dedemitya ini....
Leoruna: sabar kak, jangan esmosi/Facepalm/
total 1 replies
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
eke gek senggep jeke keme leme leme dengen seperte ene.... nye nye nye nye .....😤😤😤😤😒😒😒😒
Leoruna: /Joyful/
total 1 replies
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
balas aja fir, balas pesannya dengan kata "TAEEEEEKKKKKKKKK"... 🤣🤣🤣🤣🤣
Leoruna: astaga/Facepalm/
total 1 replies
Nur Haswina
HTS itu artinya apa ya 🙏
Leoruna: Hubungan Tanpa Status, Kak.☺
total 1 replies
Nur Haswina
sebaiknya jangan pacaran kamu ditinggalkan jessica karna belum siap ke jenjang yg lebih serius, dan Fira pasti akan minta apa yg Jessica perna minta kejelasan hubungan yg serius pernikahan
Leoruna: karena wanita hanya butuh kepastian, bukan hanya janji dan omong kosong belaka.🤭🙏🙏
total 1 replies
Lee Mba Young
move on bangun diri lbih baik, jng mikirin Cinta Cinta dulu. buktikan ke mantan mantan mu kl km sukses dan bhgia. dan satu jng gampang bucin.
kalea rizuky
heleh ywda lah jauhin. laki gitu blok semua sosmed hindarin dia kayak g kenal. abaikan bodoh amat sakit kok di cari sendiri bego
kalea rizuky
cwek lebay kn bisa bilang jauhin q.. q bukan pelarian mu uda gampang kok nanges menye hadeh
kalea rizuky
laki apaan kayak gini jahat amat
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
bener sih,,, dibuat pelarian itu nyesek banget... kita memiliki raganya tapi tidak dengan hati nya...ea ea ea....🤣🤣🤣🤣
Leoruna: bandel banget kmu ya, kak/Shy/
total 5 replies
Lee Mba Young
ya mnding jujur ngapain pura pura🤣. devinisi sakit di buat sendiri. mkne banyak wanita sakit sakit an ya krn sakit tp gk jujur trus pura pura.ini akn bhaya kl mnikah.wanita itu akn pura pura bhgia walau sakit gk berani cerai atau lepas krn kebhagiaan nya tergantung ke lelaki bukan tergantung ke diri sendiri.
Leoruna: lebih baik jujur ya kak, meskipun kejujuran itu memang selalu menyakitkan😫
total 1 replies
checangel_
Nah, fokus dulu sama dirimu baru perlahan fokus sama orang yang ada di sampingmu/ di hadapanmu/Hey/
checangel_
Lepaskan, ikhlaskan, abaikan, Fira ... masih banyak kok kesempatan itu dari lelaki yang beneran tulus sama kamu di luar sana, tapi tetap hati² juga ya karena yang terlihat tulus belum sepenuhnya lulus dalam ujian hidup /Facepalm/
checangel_: 💯benar Kak🤗
total 2 replies
checangel_
Yes, kepastian dan pasti itu harus 'No debate' 🤝🤧
checangel_
/Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!