NovelToon NovelToon
Kembali Ke Akhir Dunia

Kembali Ke Akhir Dunia

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Hari Kiamat / Ruang Ajaib
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Serigala Kecil

Gugur dalam sebuah pemberontakan tepat di hari pelantikannya sebagai jenderal, Ellenoir, mantan prajurit wanita hebat di dunia kuno, kembali ke dunia aslinya, dunia yang sudah hancur. Dengan membawa pedang dan tekad ia bergerak menumpas kejahatan dan zombie.

Sepupu dan tunangan yang selingkuh? Bunuh!
Paman dan Bibi yang licik? Bunuh!
Orang-orang serakah yang berniat jahat? Bunuh!

Meski perjalanan panjang dan berdarah menanti, Elle siap menghadapinya. Bersama orang-orang kepercayaannya, menaklukkan kota miskin yang terbuang, menciptakan sebuah kota aman yang akan menjadi cahaya dimasa depan. Menciptakan sebuah harapan ditengah-tengah keputusasaan.

Mampukah Elle menciptakan harapan ditengah kehancuran? Atau justru gugur dimakan kejinya akhir dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serigala Kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Ke kehidupan Asli

**

"Argh Berhenti, berhenti, apa yang kau lakukan! Berhenti! Jangan aku, jangan!" Teriak seorang laki-laki dengan suara nyaring, kedua matanya memerah menahan marah dan takut sekaligus. Ada dua orang laki-laki lain yang sedang menahan dan mencekal tangan kiri dan kanannya dengan satu orang tambahan berada dihadapannya mengacungkan pisau seraya menampilkan ekspresi gila.

"Diam, hahaha kau hanya perlu menikmatinya!" Ucap seorang laki-laki pertama yang mencekalnya, menatapnya dengan tatapan lapar, jelas menikmati ketakutan tahanannya.

"Berhenti teriak, berisik sekali sampai telingaku sakit!" Kesal laki-laki kedua yang mencekalnya, meski kesal juga ada senyum gila ketika menatapnya.

"Perlawanan hanya akan membuatmu lebih sakit, jadi diamlah ahahaha!" Tawa laki-laki ketiga keluar, menatapnya dengan lebih gila.

"B-berhenti! Berhenti! Jangan sakiti dia!" Pekik seorang perempuan dengan mata merah dan keadaan tangan diborgol, bangkit dan berjalan mendekati keempatnya untuk mencegah ketiga orang jahat melukainya.

"Oh? Si cantik menyelamatkan si tampan? Hahahaha, lihat dia terlihat lebih lembut dari laki-laki ini. Apakah kau ingin menggantikan posisinya?" Tanya laki-laki jahat pertama dengan tatapan yang semakin gila, membuat si wanita ketakutan.

"Kakak, kita pakai keduanya saja bersama-sama!" Timpal laki-laki jahat kedua dengan senyum menyeramkan menatap si wanita.

"Benar! Benar! Ayo coba dulu si cantik sebelum kita makan? Ahahaha, bukankah kenikmatannya akan berkali lipat?" Ucap laki-laki jahat ketiga dengan tatapan dan senyum mesum.

"Ah!" Pekik si wanita langsung jatuh terduduk, melihat ketiganya beralih padanya dan mulai mendekat, ia akhirnya mundur perlahan. "T-tuan, aku punya saudara yang lebih cantik! Lihat, itu dia. Dia adalah putri sah keluarga Andopo, kau pasti tahu dia kan? Dia terkenal akan kecantikan dan kecerdasannya!" Pekiknya seraya menunjuk seorang wanita lain yang sedang pingsan.

Tapi perlahan, kedua matanya terbuka. Dengan kepala pusing, ia meringis hendak memegang kepalanya tapi kedua tangannya dalam keadaan diborgol, membuatnya kebingungan. Telinganya berdengung, tapi perlahan mendengar dengan jelas. Terutama ketika adik sepupunya menunjuk dirinya, mengorbankan ia untuk dijahati tiga orang laki-laki jelek dihadapannya.

"Oh? Maksudmu ini Ellenoir Vogh Andopo? Hahaha, bagus! Bagus! Dulu untuk membayangkan bertemu dengannya saja aku merasa mustahil, tapi apa ini? Keberuntungan berpihak padaku, kau kecantikan dan kecerdasan negara yang terkenal, jatuh ke tanganku?" Ucap laki-laki jahat pertama, mulai mendekati Elle dengan kedua mata yang menatap lekat dan senyum lebar yang terlihat menjijikan.

'Apa ini? Apakah ini mimpi sebelum aku benar-benar mati?' Tebaknya dalam hati. Tapi kedua matanya menatap 3 laki-laki didepannya dengan jijik. Ini adalah mimpi buruk yang selalu menghantuinya selama bertahun-tahun bahkan di zaman kuno.

Ia memang berhasil lolos dari penodaan, tapi tidak lolos dari penyiksaan ketiganya. Ini adalah hari kiamat, satu bulan setelah kiamat datang. Dipukul, disayat daging untuk mereka makan, Elle yang lemah mengalami hal-hal ini. Meski pada akhirnya ia berhasil diselamatkan oleh sekelompok orang yang menyisir komunitas kaya tersebut, tetap saja meninggalkan trauma berat padanya.

"Hati-hati dengan matamu, cantik. Awas, jangan sampai aku congkel keduanya! Hahahaha!" Ucap laki-laki jahat kedua yang menatap tatapan tajam dan jijik Elle pada ketiganya.

"Cuih! Bajingan!" Umpat Elle meludah, tepat ke wajah laki-laki jahat kedua.

"Kau berani meludahiku! JALANG!" Teriaknya dengan tatapan penuh dendam, ia maju dengan pisau buah ditangannya, bersiap melukai Elle.

Meski Elle belum sepenuhnya mencerna keadaan sekitar, karna ia punya dendam yang ia bawa dari 2 kehidupan, Elle pun tersenyum sinis, mengeluarkan belati dari ruang dan dengan cepat menusuk dada laki-laki jahat kedua. Langsung mati ditempat. Hatinya tertegun, ia bisa menggunakan ruangnya, apa artinya ini? Ia benar-benar kembali! Pikirnya bersemangat.

'Cih! Untung saja aku punya ruang berisi banyak senjata dan sumber daya.' Pikirnya. Ruang yang dimaksud adalah sub-ruang yang didapatkannya ketika ia melakukan perjalanan ke dunia kuno. Selama menjadi prajurit, ketika ada waktu luang ia selalu berjalan-jalan baik ke kota maupun ke gunung untuk mengisi ruang, dengan sandang, pangan, papan, dan senjata. Meski tidak ada yang secanggih pistol tapi panah, anak panah, tombak, belati dan pedang mudah dijumpai. Kualitasnya juga bagus, karena pengrajin senjata di zaman kuno sangat berdedikasi terhadap pembuatannya.

Selain itu, ruangnya bisa ditanami. Jadi banyak sekali perbekalan di ruangnya. Perbekalan yang ia pakai untuk mensubsidi para prajurit yang ada dibawah komandonya, meningkatkan gizi dan kekuatan secara bersamaan, membuat prajurit dibawahnya lebih unggul, membawa kemenangan berturut-turut sampai akhirnya Elle dipromosikan.

"Kakak kedua!" Pekik Laki-laki jahat ketiga, menatap si kedua yang mati dengan darah yang mulai mengucur.

Elle menyunggingkan senyum, secepat kilat ia pun mengganti belati dengan pedang. SRET! SRET! Pedang terangkat, langsung menebas dua leher orang-orang jahat tersebut. Belum sempat membalas, darah menyembur deras dan keduanya jatuh, mati ditempat. Kemudian ia maju, mencari kunci borgol ditubuh tiga orang tersebut, kemudian membuka borgol yang mengikat tangannya begitu kunci ditemukan.

Setelah menghela nafas lega, kedua matanya menajam, ia mengeluarkan kain dari ruang dan mengelap pedangnya yang berlumuran darah. Seraya mengelap, ia pun akhirnya menebak, karena merasa sudah mati di dunia kuno, kemungkinan paling besar adalah ia telah kembali ke akhir dunia. Adalah akhir dari para umat manusia. Banyak mayat hidup yang disebut zombie, hewan dan tanaman mutan, bergabung dengan kelicikan, keegoisan, keserakahan dan kejahatan manusia.

Dunia dimana yang lemah dimangsa oleh yang kuat. Jika manusia tidak cukup kuat dan beruntung, maka itulah akhir dari hidupnya. Tapi dibalik malapetaka ini, Tuhan tetap memberi jalan bagi manusia dengan memberikan beberapa kekuatan yang bisa terbangun dengan perbandingan 1:100.

Dari berjuta-juta manusia disetiap negara didunia, yang tersisa adalah yang kuat dan yang beruntung. Menyisakan puluhan ribu manusia, sedangkan sisa populasi berakhir dengan mati atau berubah menjadi zombie.

"Kakak, kakak! Bantu aku melepas borgolnya, kakak." Panggil si wanita yang tadi menunjuk Elle, menyerahkan Elle pada para penjahat. Berjalan mendekat dengan senyum lebar.

Elle menghentikan kegiatan mengelap pedangnya. Matanya melirik sinis. "Kau...Apakah kau yang menunjuk aku agar para penjahat merubah tergetnya padaku tadi?" Tanya Elle yang dimata si wanita terlihat sangat menyeramkan. Ia sampai termundur beberapa langkah, karena takut oleh lirikan tajam Elle.

"Kak! Maaf maaf aku tidak bermaksud. A-aku panik tadi, maafkan aku!" Ucapnya ketakutan. Lebih membuatnya gemetar daripada sebelumnya.

"Ellenoir, adikmu tidak sengaja. Ia hanya ingin menyelamatkan aku, tunanganmu. Lagipula kau baik-baik saja, maafk---AKH!" Ucapannya terhenti, karena Elle langsung menebas lehernya tanpa ampun.

"Berisik sekali!" Desis Elle, dengan wajah malas dan senyum penuh dendam.

"Argh! Kak Edward, kakak kenapa kau membunuhnya?! Dia tunangan yang kau sayangi!" Pekiknya dengan suara tertahan, wajahnya masih diliputi ketakutan, dan semakin takut ketika Elle menebas lehernya.

"Maka kau bisa menemaninya!" Ucap Elle seraya tersenyum, dengan ringan ia kembali menebas leher adik sepupunya yang baik, yang berselingkuh dengan tunangannya.

Disamping, sepasang orangtua paruh baya mulai membuka matanya, bertepatan dengan Elle menebas adiknya. Keduanya terkejut, kemudian berlari menghampiri putrinya. "Argh! Kau! Kau jalang! Kau membunuh sepupumu sendiri!" Teriak bibi Elle dengan wajah merah saking marahnya.

"Elle! Kau, kenapa kau membunuh sepupumu?!" Tanya sang paman marah menghampiri Elle untuk meminta pertanggungjawaban.

"Jalang! Aku akan membunuhmu! Aku akan membalaskan dendam anakku!" Teriak sang bibi beralih pada Elle, berlari menghantamnya. Tapi Elle menatapnya tanpa belas kasih, dengan sekali tebasan, sang paman dan sang bibi mati ditempat, berdekatan dengan sepupu dan tunangannya yang baik.

"CEPAT! CEPAT! Kakak pertama dalam bahaya!"

Teriakan beruntun dan langkah kaki yang banyak dari luar terdengar. Membuat Elle mengumpati satu keluarga pamannya yang memancing orang-orang jahat ini datang. Tapi Elle tidak putus asa, setelah membunuh 7 orang dalam beberapa waktu, ia melihat sekeliling dan terlihatlah 4 orang tersisa yang menatapnya dengan takut.

Elle mengenali semuanya. Keempatnya adalah pengawal pribadi Elle, pengurus rumah Elle, adik laki-laki, dan satu tersisa ia tidak mengenalnya sama sekali. Tapi semuanya laki-laki, dan 3 diantaranya yang ia kenal semuanya hebat dalam ilmu beladiri.

Elle mendekati adiknya dan membuka borgol yang mengikatnya, termasuk 3 laki-laki lain yang dengan cepat terlepas dari borgol. "Cepat, bangun! Ambil senjata, kita kalahkan mereka semua sebelum kita yang dikalahkan!" Ucap Elle menatap pintu masuk dengan tajam dan persiapan penuh.

Semua orang dilantai ini diborgol karena merekalah satu-satunya kelompok yang berani melawan dan tidak takut semenjak akhir dunia datang. Penyiksaan pun berbeda dari yang lain, sehingga kelompok inilah yang paling parah ditindas.

BRAK!

"Serang!" "Bunuh! Selamatkan kakak pertama!" Teriakan yang disusul sorakan keras dari anak buah orang-orang jahat. Maju dan menyerbu pada setiap orang yang berdiri teguh disamping Elle. Dua laki-laki masing-masing disisi kiri dan kanannya.

"Lawan!" Teriak Elle seraya mengacungkan pedangnya.

**

1
azka aldric Pratama
hadir 😁
Windy Hapsarini
lanjut Thor 🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!