NovelToon NovelToon
Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Janda / Selingkuh
Popularitas:16.9k
Nilai: 5
Nama Author: Newbee

Maxime Brixtone adalah seorang mafia yang sepanjang hidupnya terjebak dalam perselisihan kelam dengan ibu tirinya. Di tengah hidupnya yang penuh duri dan misteri tentang bagaimana konflik itu akan berakhir, Max berada di ambang kematian akibat rencana pembunuhan yang dirancang oleh sang ibu tiri.

Tak disangka, hidupnya di selamatkan oleh seorang wanita yang telah bersuami. Max bersembunyi di kediaman wanita tersebut, hingga mereka tanpa sengaja menyaksikan sang suami melakukan perselingkuhan.

Dari titik itu, batas antara rasa terima kasih, kemarahan, dan obsesi kepada wanita penyelamat hidupnya mulai kabur.

Max pun memiliki sebuah ide gila untuk menjadikan wanita yang telah menyelamatkan nyawanya menjadi seorang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Newbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 8

Di tempat lain, tepatnya di tengah ibu kota dimana seluruh lapisan masyarakat ada di sana dan sedang mengadu nasib, pemerintah sedang mengadakan acara pelelangan proyek, sudah beberapa bulan lalu staff pemerintah telah menyebarkan pengumumuan tentang pelelangan proyek tersebut dan akhirnya acara pun tiba.

Ruangan yang di gunakan begitu luas dan megah, dipenuhi cahaya lampu kristal yang menggantung tinggi di langit-langit.

Dinding-dindingnya dilapisi marmer-marmer bermotif elegan dipadukan dengan warna-warna emas dengan ukiran halus, memantulkan kesan elegan dan kekuasaan.

Karpet merah tebal bernuansa maroon membentang rapi, meredam setiap langkah para tamu yang hadir.

Di dalam ruangan, deretan kursi empuk berwarna biru donker tersusun menghadap panggung utama, dimana layar besar terpasang hampir menutupi seluruh dinding ruangan, menampilkan detail dan ringkasan-ringkasan yang susah di pahami oleh orang awam.

Meja-meja bundar berlapis kain putih dihiasi gelas-gelas kristal berisi minuman mahal pun sudah tersaji.

Para pengusaha ternama sebagian duduk dan sebagian nya lagi berdiri, ada juga yang bergerilya ingin menambah relasi dengan menjilat kesana dan kemari, sedang beberapa pengusaha yang merasa sudah berada di atas awan memiliki sikap penuh percaya diri.

Setelan jas mahal, jam tangan berkilau, dan sepatu kulit mengilap menjadi penanda status mereka.

Wajah-wajah itu menampilkan ekspresi tenang namun tajam, sorot mata mereka yang terbiasa menghitung untung-rugi dan membaca kelemahan lawan tersenyum dan terukir di balik topeng mereka, senyuman itu bukanlah senyuman ramah, melainkan senyuman yang penuh perhitungan.

Percakapan rendah terdengar di sana-sini, tentang angka, strategi, dan pengaruh. Beberapa di antara mereka saling berjabat tangan, sebagian lainnya hanya saling melirik, menyadari bahwa orang yang duduk beberapa kursi jauh di sana adalah pesaing yang sama kuatnya.

Di sudut ruangan mewah yang lainnya seorang pria dengan wajah tampan dan perumpamaan tubuh setinggi menara dengan berat badan ideal sedang mempersiapkan diri.

Maxime Brixtone 28 tahun bediri di depan cermin yang setinggi tubuhnya dan lebar setara bentangan dinding rumah berukuran 6x6. Pria tampan yang memiliki segalanya sejak ia lahir itu tanpa rasa takut dan selalu berani serta percaya diri menatap dirinya sendiri yang tidak pernah kekurangan apapun.

Max tidak takut apapun dan pada siapapun, bahkan jika di isyaratkan bayangannya sendiri pun akan menunduk padanya karena kepercayaan dirinya yang kuat.

Tinggi tubuh 190cm dengan paras yang sempurna membuatnya di incar oleh kalangan wanita. Apalagi Max yang bergelimang harta dan memiliki perusahaan-perusahaan besar membuat semua orang tua yang memiliki putri berusaha untuk mendekatinya dengan dalih pernikahan bisnis.

Mereka semua mengajukan putri mereka seolah seorang anak bisa di perjual belikan, dan hal seperti itu justru membuat Max sangat jijik pernikahan bisnis.

Namun sejauh ini bagi Max tidak ada satu pun wanita yang bisa membuatnya jatuh cinta. Bagi Max semua wanita itu ular berbisa yang hanya akan mengincar dan menggerogoti dirinya serta hartanya. Baginya tak ada wanita yang benar-benar tulus ingin berada di sampingnya.

Setelah apa yang Max alami sejak kecil, saat ibu kandungnya memilih bunuh diri karena ayahnya membawa pulang seorang wanita jalang untuk menjadi istri keduanya.

Berulang kali sang ibu memberikan maaf dan berulang kali pula sang ayah terus melakukan kesalahan yang sama.

Hingga sang ibu benar-benar sudah tidak bisa menahan kesedihannya lagi dan memilih mengakhiri hidupnya karena sang ayah akhirnya menikahi seorang wanita selingkuhannya dan membawanya pulang ke mansion utama. Seolah ayahnya benar-benar ingin menginjak-injak harga diri ibunya.

Nelson Brixtone, sang ayah pun hingga kini tidak pernah akur dengan Max.

Apalagi Nevari sang ibu tiri selalu saja mencoba untuk membunuh dan melenyapkan Max.

Meski dulu Max selalu mengatakan pada sang ayah bahwa Nevari tidak benar-benar mencintai ayahnya, dan berulang kali Nevari mencoba melenyapkannya karena ingin mengambil seluruh kekayaan yang di miliki ayahnya, sang ayah tidak pernah percaya pada Max.

Hingga akhirnya Max pun memutuskan untuk keluar dari mansion utama dan tinggal sendirian di mansion milik mendiang ibu dan neneknya.

Max juga memilih membangun perusahaannya sendiri tanpa sokongan dari sang ayah. Max menjadi Mafia yang di takuti di dunia gelap. Namanya dan nama sang ayah menjadi momok tersendiri di kalangan dunia gelap.

Meski begitu Nevari tidak pernah puas, walaupun Max telah menanggalkan semua harta milik sang ayah dan tidak menerima sepeserpun, bagi Nevari Max tetap pengganggu dan harus mati.

“Tuan… Acara Pelelangan akan segera di mulai. Ibu dan ayah anda juga sudah hadir.” Kata Bleiz menyela saat Max menganggumi bentuk kesempurnaan dirinya meski lebam sudah mulai muncul di pelipisnya.

Max pun memutar tubuhnya dan hendak berjalan, namun Bleiz tiba-tiba menghentikan langkah Max.

“Sebentar Tuan izin kan saya melepaskan plester itu dan menggantinya dengan yang baru…” Bleiz hendak melepaskan, namun dengan cepat Max memundurkan kepalanya.

“Tidak perlu.” Kata Max.

“Tapi… Gambarnya kartun dan plester untuk wanita…”

“Cukup menggemaskan jika sesekali aku memakainya.”

Bleiz tidak tahu sejak sepulang dari penjemputan pagi tadi, ada sesuatu yang aneh di diri tuannya. Beberapa kali Bleiz memergoki tuannya itu terkadang tersenyum sendiri, untuk Max yang tidak pernah tersenyum hangat kelakuan Max menbuat Bleiz merasa merinding.

Pintu pun di buka, Max berjalan dengan langkah kaki yang santai namun mantap. Kali ini adalah pelelangan proyek pemerintah, proyek yang sangat besar dan harus di dapatkan.

Saingannya bukan cuma para pebisnis profesional, namun juga sang ayah yang sudah lama berada dalam garis depan pertarungan bisnis.

Beberapa mafia memang memiliki perusahaan-perusahaan yang nampak di permukaan, meski pun begitu beberapa pembisnis yang menjadi mafia pasti juga memiliki perusahaan di dunia gelap.

Sehingga jika di atas permukaan perusahaan mereka tersandung maka perusahaan di dunia gelap akan bekerja. Tidak jarang mereka juga memakai cara licik di belakang.

Max tahu betul sifat sang ayah. Nelson Brixtone tidak akan begitu saja menyerah jika kalah dari sang putra. Pertarungan di luar akan tetap terjadi. Apalagi Nevari sang ibu tiri. Dia tidak akan membiarkan Max begitu saja, Nevari tidak akan membiarkan Max hidup dengan tenang.

Saat Max berjalan di antara kerumunan para pembisnis bisik-bisik liar yang tersembunyi pun mulai ramai, mereka takut pada Max, aura Max bagai serigala yang lapar, bahkan untuk sekedar menyapa pun mereka tidak ada nyali.

Max kemudian menundukkan kepalanya di hadapan Nelson dan Nevari.

Max datang bukan sebagai anak yang pernah diusir oleh takdir dan oleh ibu tirinya, melainkan sebagai bayangan yang kini punya nama dan kuasa.

Jas hitamnya jatuh sempurna di tubuhnya di tutupi mantel besar yang rapi, dan mahal. Senyuman Max dingin pada ayahnya tapi kenangan tentang racun dan pengkhianatan tak pernah benar-benar lenyap.

Bersambung

1
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
penguntit suruhan nevari belum tuntas yg kemarin 🤣🤣🤣
Umi Zein
kamu gak tau yg sebenarnya Max/Sob/, klo kamu tau tentang kebenarannya bencinya kamu pasti akan berbuah syang 0d ayahmu/Whimper//Chuckle/
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
Apa penguntit itu suruhan nevari???
hemmm mau ketemu istri orang aja adaaa saja gangguannya😏
ceritanya nggantung lagi dah kayak kates
Hanima
lanjut Maxxx
Umi Zein
ya seneng bahagia laah! wong dapet jatah dr istrinya orang😂😂
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Gas Max, Bisa jadi benihhhmu juga sdh tumbuh. Jadi tanggung jawablah, perjuangkan Zayna sampai titik darahhh penghabisan🤭🤣
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Anggap saja Max adalah obat untuk luka yang diderita zayna.
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Semoga saja Drake segera menceraikannn Zayna. takut bangeet Zayna goyah dan dibodohiii drake. karena mereka sd impas sdh merasakan kehangatan bersama orang lain.
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
demi zayna max rela melakukan apapun🤭
Hanima
Lanjuttt Max
Hanima
semuaaaanya 🤭
Hanima
👍👍
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
gak papa drake sekarang bergaya dulu ala ala CEO yang terkenal dingin dan tak tersentuh😁🤭
sombonge ndhisek ajooorrre kari wkwkwk
Anonymous
Thor kok blm update
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
duuuuh bolak balik ngintipin up apa blom🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Umi Zein
ooh jdi si Max sengaja ngasih posisi itu ke Drakula biar dia bisa mantau trus. licik tp pinter jg si Max /Proud//Joyful//Joyful/
Achimedess
keren
Achimedess
siipp
dlups
lanjukan
dlups
upp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!