Viana Cloria Arsen, seorang pengusaha di bidang kecantikan dan fashion, karena kesibukan nya, Dia tidak tertarik untuk menikah sampai orangtuanya menikahkan nya dengan seorang pemuda yang masih ABG.
Rama Prayetno
Seorang ABG yang dewasa, cerdas, dan baik
Dia memutuskan menerima pernikahan nya dengan Viana yang dia ketahui sebagai wanita keras kelapa Serta arogan.
Bisakah Rama mencintai Viana, menerima keburukan Viana, dan mengubah sifat egois dan keras kepala nya?
Seperti apa Pernikahan mereka, mampukah mereka menyatukan perbedaan usia yang terpaut jauh serta karakter yang berbanding terbalik!
Ayo kita ikuti perjalanan cinta mereka!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vhia azaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GAGAL LAGI
Viana duduk sendirian disebuah kursi santai.. memandangi matahari terbenam...
wajahnya tampak datar, beberapa hal mengganjal dihatinya.
" kak Vi, lagi mikirin apa?" tanya Reva sambil tersenyum.
" tidak ada Rev," jawab Vi sambil memandang Reva
" Reva, apa benar Rama dan Tya saling mencintai" tanya Vi.
" emhhh, aku tidak yakin, saat pertama kami masuk sekolah Tya orang yang pendiam dan dia terlihat dekat dengan Rama, tapi setelah sekian lama Rama mulai menjauh, Tya yang selalu menjadi pusat perhatian di depan banyak pria membuat Rama risih, lalu kami hadir menjadi sahabat.. jika di bilang mereka saling mencintai mungkin itu hanya Tya saja, Rama tipe pria dingin tidak mudah bergaul cuek simpel..dan dia juga mengagumi wanita lain" uppzz Reva langsung menutup mulutnya.
" siapa wanita yang dia kagumi" tanya Vi.
" aku tidak mengenali nya.. fotonya ada di dompet Rama" ucap Reva.
" aiishh banyak sekali cacing-cacing disekitar dia." teriak Vi.
mereka akhirnya diam memandangi hamparan pohon strawberry.
lalu Vi melihat kearah Reva, memandangi tatapan Reva yang kosong.
" kau pernah pacaran" tanya Vi.
" iya, tapi dia mesum uppzz" Reva kembali keceplosan.
" hahahaha... Reva.. Reva.. kau bodoh sekali" ucap Vi sambil tertawa..
" jauhi laki-laki itu, seusia kamu itu rawan kebablasan, ingat Reva jika laki-laki sudah menyentuh kamu, kamu tidak punya pilihan lain untuk mencari yang lebih baik" ucap Vi.
" iya kak, aku sudah putus.. tapi dia selalu mengancam aku, dia bilang aku perempuan murahan yang jual diri karena uang" ucap Reva menunduk.
" fokuslah belajar, masalah pria tersebut biar aku yang membereskan nya, tapi ingat pesan kakak Reva, jangan coba-coba mencoba dunia luar, nakal bole bodoh jangan, jika kamu belum bisa menjaga diri, maka sembunyi lah sampai kau merasa kau kuat, tidak ada hal yang paling hebat untuk melindungi mu kecuali dirimu sendiri, " ucap Vi tegas.
Reva menagis sambil memeluk Viana, Vi mengelus-elus kepala Reva..
" mulai sekarang aku akan menjadi sandaran mu, apapun masalah mu katakan padaku, tapi ingat jangan lupa diri, kau harus ingat tugas dan kewajiban mu" ucap Vi sambil tersenyum.
" pasti kak, Reva minta maaf ya kak saat Reva merusak mobil kakak membuat baju Kakak sobek semua saat dijalanan" ucap Reva.
" ohh iya kau yang membuatku seperti gembel" ucap Vi tertawa bersama Reva.
" aku juga minta maaf ya, saat itu aku sedang emosi dan melampiaskan nya padamu" ucap Vi cengengesan.
Seseorang memanggil Reva dan dia langsung bergegas meninggalkan Viana disana yang masih menunggu Rama membayar buah strawberry dan jeruknya.
" Vi ayo pulang." panggil Rama
Vi masih setia duduk, membuang wajahnya dari Rama yang membuat Rama harus mendekati nya.
Rama duduk disamping Vi yang masih cemberut.
" jawab pertanyaan aku tadi terlebih dahulu baru aku mau pulang" ucap Vi.
" aku tidak mencintai, dari awal tidak ada rasa cinta, dan aku tidak pernah mengagumi nya apa lagi mengejarnya" ucap Rama.
" bohong" balas Vi menatap mata Rama.
" sudah kalau tidak percaya, mau aku buktikan cinta itu seperti apa" tanya Rama.
" ya buktikan.." ucap Vi menatap Rama lebih dalam.
" aku akan memberikan hak mu, dan melakukan kewajiban ku" ucap Rama.
" maksudnya" ucap Vi yang mengikuti tarikan tangan Rama mengajaknya berjalan ke parkiran.
" kau tidak sepolos itu kan Vi" jawab Rama
" kamu sedang membahas hubungan ranjang sepasang suami-isteri" tanya Vi tersenyum.
" iya Vi, Oma Irma dan Oma Flo sudah ngebet pengen cucu" ucap Rama.
" yakin inginnya Oma" Tanya Viana.
" emmhhh sebagai laki-laki normal aku juga menginginkan nya" balas Rama sambil tersenyum.
Diperjalanan menuju villa, Viana memandangi Rama sedangkan para ABG di belakang pada tidur..
" Rama mana dompet kamu" pinta Vi menadahkan tangan.
Rama langsung memberikan nya tanpa bertanya, Vi cepat membuka nya.. terdapat beberapa ATM, KTP, SIM, dan surat kendaraan serta selembar foto, Vi langsung membalik foto tersebut..
" Kenapa foto diriku di dompet kamu, ini juga foto aku masih remaja" ucap Vi.
" ohhh ya.. jadi itu foto kamu, aku tidak tahu" ucap Rama.
RAMAAAAA.. Vi memukuli Rama..
" Vi jangan seperti itu aku sedang mengemudi" ucap Rama
Anak-anak dibelakang semua nya terbangun melihat pertengkaran dua orang di depan.
" kalian berisik sekali" ucap Septi.
" Reva, foto di dompet Rama itu foto aku, kamu juga bohong ya" tanya Vi.
" mana aku tau, kalau itu foto kakak.
....
Mobil sampai di villa, mereka semua kembali ke kamar masing-masing sambil membawa makan malam..
Rama dan Viana kembali ke kamar..
" Vi mandi cepat, kita sholat magrib dulu.. baru makan" ucap Rama.
" Vi mandi dengan cepat.. karena waktu sholat magrib singkat..
Mereka melaksanakan sholat magrib berjamaah, setelah itu mereka makan malam berdua di kamar.
" Viana, kamu masih ingat ucapan ku di kebun tadi" tanya Rama.
" yang mana" tanya Vi.
" aku akan memberikan hak mu, jika kamu mengizinkan" ucap Rama.
Viana langsung diam menatap Rama serius sambil mengigit bibir bawahnya.
" aku takut" ucap Vi.
Rama menghembuskan nafasnya ternyata seorang Viana juga takut malam pertama.
" emmhhh.. mana tau jika tidak dicoba" ucap Rama.
" enak saja kamu pikir aku bahan percobaan" ucap Vi memajukan bibirnya.
" itu akan jadi urusan belakangan Vi, inti nya kamu kasih izin tidak" ucap Rama.
" emhhh, kalau gak dikasih izin dosa gak" tanya Vi yang membuat Rama menahan tawa.
" dosa besar Viana" balas Rama.
" kalau tau dosa, kenapa harus ditanya" ucap Vi.
" yahhh.. itu artinya kamu kasih izin" ucap Rama.
Handphone Rama berbunyi dan langsung mengangkat nya, Rama mengaruk kepala cuman menjawab iya iya iya. Vi sudah tidur di ranjang berpikir siapa yang menelepon Rama.
Rama menghembuskan nafas menatap Vi..
" kenapa?" tanya Vi.
" dua Oma sedang ngomel2," jawab Rama yang langsung mendekati Viana.
Vi langsung berbaring menarik selimutnya..
" kamu mau apa Vi," tanya Rama..
" tidurlah, apa lagi" ucap Vi.
" kita sudah sepakat Vi malam ini" jelas Rama menatap Viana.
" jadi sekarang..." ucap Vi teriak kaget.
Rama langsung mendekati Vi, mencium bibir Vi yang sedang terbuka.. Vi yang tadinya terkejut semakin kaget, anehnya Vi tidak bisa melawan tenaga Rama yang sekarang sudah ada di atasnya..
Vi membalas ciuman Rama perlahan, ciuman mereka Berawal lembut, lama -lama Rama semakin kasar, dan tangannya sudah membuka baju Vi, dan menyentuh dada dan meraba perut rata Vi.
Rama menghentikan ciumannya, membuka bajunya dan semua yang ada ditubuh Vi, Viana tidak berani melihatnya Rama, Vi hanya mengigit pelan bibirnya.. dan membiarkan Rama melakukan keinginannya.
Sekarang mereka tanpa sehelai benang pun, Vi sudah menutup mata.. Rama menciumi tubuh Vi.
" Rama tunggu..aku ingin mengatakan sesuatu.." ucap Vi.
" katakanlah.." balas Rama menatap Vi.
" aku sudah tidak virgin" ucap Vi menatap kedalam mata Rama.
....
sampai bertemu besok..
ini visual mereka...
RAMA PRASETYO
VISULANYA @ IAM LINYU
VIANA CLORIA ARSEN
VISUAL NYA@ MINIYANG
....
TERIMAKASIH YANG SUDAH BACA YA..
JANGAN LUPA LIKE COMENT DAN VOTE..
da lama banget 🤭
YG BKIN ANEH JUGA BNYK, YUSUF YG AHLI BELADIRI MSH BSA TRLUKA.. MUSUH2NYA SLLU MNANG SLANGKAH, MSKI BISA DITUMPAS, TPI TRKESAN LAMBAT MMBASMI MUSUH..
TRUS, PRCINTAAN DN ROMANTIS2NYA GK MNGGREGET..