NovelToon NovelToon
Di Khianati Kakak Kandung-Ku

Di Khianati Kakak Kandung-Ku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Suami Tak Berguna / Pelakor jahat / Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: janda#hot

seorang gadis cantik pekerja keras,dia rela membanting tulang tanpa kenal lelah. Sampai merelakan diri untuk tidak melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah hanya untuk membantu orang tuanya,serta demi membiayai pendidikan kakak dan adiknya. kekasihnya seorang PNS muda disebuah kantor kecamatan di kota itu. mereka berdua menjalin hubungan sudah menginjak usia 8 tahun lamanya dan berencana untuk melanjutkan hubungan tersebut ke jenjang yang lebih serius,yaitu sebuah pernikahan. Tetapi apa yang ia dapati justru sebuah penghianatan dari sang kekasih dan kakak kandungnya sendiri,serta kedua orang tuanya pun turut campur dalam perselingkuhan tersebut.Di hari bahagianya malah menyaksikan kakaknya bersanding dengan lelaki yang sangat ia cintai. Mampukah ia menerima sebuah penghianatan ini??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon janda#hot, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Di luar kamar kedua pengantin itu ibu dan ayahnya mendengar semua pertengkaran antara Eca dan suaminya Andi.

"Bu bilangin sama Echa itu kalau setiap hari berantem terus dengan Andi pergi saja dari rumah ini, aku nggak mau kedua anakku terganggu dengan mereka berdua," Ucap pak Erwin yang sudah muak mendengar pasangan suami istri itu kerjanya berantem terus dan masalahnya selalu uang dan uang.

"Pak, Eca juga anak bapak dan kalau bapak nggak mau mendengar mereka berantem ya jangan suruh mereka bayar biaya kebutuhan rumah inilah Pak," ucap Bu Yoni seenaknya.

"Apa kamu bilang coba ulangi? Coba kamu ulangi sekali lagi Bu. Dengar ini baik-baik semenjak kamu yang sudah keterlaluan dalam membedakan Echa dan Lily, saat itu juga aku pun melanggar janjiku yang akan menganggap Echa sebagai anakku sendiri, karena anakku cuma Lily dan Teddy yang gak akan punya sifat jelek seperti putri kesayanganmu itu dan satu lagi jika kamu masih berat sebelah dalam memperlakukan Eca dan Lily lebih baik sekarang juga Kamu pergi dari sini karena rumah ini nggak butuh orang seperti kalian," ucapan Erwin yang terdengar pedas di telinga Ibu Yoni dan pergi meninggalkan Bu Yoni sendiri di dapur yang masih mencerna ucapannya.

Jika Ketiga orang itu melanggar aturan rumah ini Pak Erwin nggak akan segan-segan menendang mereka bertiga toh rumah mereka akan tenang dan nyaman tanpa kehadiran 3 manusia yang tidak tahu diri itu.

Pak Erwin yang tidak pernah memiliki perasaan terhadap Bu yoni pun, tidak akan merasakan kehilangan wanita itu yang masih berstatus sebagai istri sahnya.

"Bu, ada apa dengan bapak kayak marah gitu?" tanya Echa tanpa rasa bersalah, saat hendak masuk ke dapur dia melihat bapaknya keluar dalam keadaan kesal.

"Semua gara-gara kamu dan suamimu itu," jawab ibu Yoni yang sudah tersadar dari rasa syoknya ketika mendengar kata-kata dari suaminya tadi.

"Loh kok ibu nyalahin kami sih, ketemu aku aja nggak dari mana kami bisa buat bapak marah, yang ada ibu lah pasti yang sudah buat bapak kesal," ucap Echa malah menyalahkan ibunya.

"Karena Bapak pusing setiap hari mendengar kamu dan Andi selalu berantem, dan akhirnya bapak bilang kalau Kamu masih sering bertengkar maka kamu dan Andi harus segera angkat kaki dari rumah ini, karena bapak nggak mau anak-anaknya nggak nyaman tinggal di rumah mereka sendiri dan kalau Ibu nggak bisa buat kamu berhenti berantem maka Ibu juga harus ikut kalian angkat kaki dari rumah ini paham kamu Echa, Entahlah apa yang setiap hari kalian ributkan," ucap Ibu Yoni.

"Loh kok Bapak gitu sih, aku kan juga anak bapak bu," ucap Echa tidak terima akan ucapan ibunya.

"Bapak kamu itu udah nggak nganggep kamu anak lagi ngerti kamu sekarang, jadi kamu dan suamimu itu berhenti bertingkah Echa kalian nggak ada harganya di sini," Ucap Bu Yoni marah.

"Aku harus samperin Bapak sekarang dan tanya kenapa dia berubah dan udah nggak sayang aku lagi," ucap Echa

"Nggak usah cari gara-gara lagi cukup diam, kamu dan Andi udah kebiasaan bertengkar.Kalian pengantin baru kok nggak ada harmonis-harmonisnya,nggak ada bahagia bahagia nya," ucap Bu yoni kesal.

"Ibu kalau jadi aku ibu juga pasti akan kesal dan marah sama Andi," ucap Echa menceritakan hal yang sudah diperbuat oleh suaminya itu.

"ckckck Kamu minta saja sana ke mertua kamu, Ibu lama-lama sebal juga sama Andy. Pantas Bapak marah si Andy juga mau menumpang hidup di sini," ucap Bu Yoni yang juga marah karena menantunya ya nggak bertanggung jawab Itu. Dia pikir rumah ini Dinas Sosial gitu nggak perlu ngeluarin duit untuk beli kebutuhan mereka.

"Nggak mungkin lah Bu, aku minta lagi kayak nggak tahu mertua aku aja. Aku aja males tiap diajak ke sana, ujung-ujungnya duit terus,"ucap Echa mengingat tingkah Ibu mertuanya yang matre itu.

"Ya udah sana,jangan ngoceh di sini. Pergi sana ibu mau masak makan malam bukannya ikut bantuin malah diam di situ," usir Bu Yoni.

"Ih sebel, nggak ada yang sayang sama aku," ucap Echa sambil berjalan menghentakkan kakinya.

Bu Yoni Masa bodoh dengan kelakuan anaknya itu dan melanjutkan kegiatan memasaknya.

Dirga sampai di rumah pada jam makan malam, seluruh keluarganya sudah berkumpul di meja makan saat Dirga mendekat ke arah mereka dan mereka bisa melihat raut wajah Dirga sepertinya sudah membaik tidak seperti tadi pagi.

"Mah Aku laper, aku ingin makan Masakan mama," ucap Dirga.

Bu Sri yang mendengar putranya sudah kembali seperti biasanya hanya bisa diam tersenyum.

"Mah, itu anaknya minta makan mama kok diam saja," Ucap pak Pratama menyentuh tangan istrinya, agar istrinya cepat sadar dari rasa bahagianya itu.Pak Pratama juga senang putranya sudah kembali seperti sifat aslinya.

"Ya udah sini mama ambilin nasi sama lauk kesukaan kamu," ucap Bu Sri Antusias.

Keluarga yang lainnya merasa senang, masalah keluarga mereka sedikit membaik walaupun belum tahu ke depannya seperti apa tetapi, mereka sudah bersyukur Dirga tidak seperti sebelumnya lagi.

Setelah makan mereka semua duduk di ruang keluarga untuk bercengkrama agar memperkuat hubungan kekeluargaan mereka, bagaimanapun mereka harus bisa meluangkan waktu untuk bercerita di tengah kesibukan mereka di luar rumah.

"Nggak pulang Tan," ucap Dirga yang melihat tantenya masih berada di rumahnya.

"Ceritanya kamu ngusir aku nih," ucap Nindy bercanda.

"Tumben aja, memang nggak dicariin kakek ya? biasanya kalau hilang hanya sehari saja Kakek udah sibuk nyariin tante karena nggak pulang," tanya Dirga.

Tante yang umurnya selisih sedikit dengannya itu merupakan anak emas kakeknya dan bagaimana mungkin sudah dua malam di rumah Dirga tapi kakeknya belum memaksanya untuk pulang.

"Nggak tuh kayaknya kakek lagi nemuin sesuatu yang lebih penting, jadi dia lupa sama gue, kalau anaknya yang cantik ini nggak pulang-pulang," jawab Nindy.

Ucapan Nindy tadi membuat Pak Pratama, Bu Sri, dan Yeti terdiam benar ada hal yang lebih penting yang harus dicapai orang tua itu.

"Pah, bisa Dirga bicara berdua sama Papa," tanya Dirga.

"Bisa kita pergi ke ruangan kerja Papa aja ya Sekarang," jawab Pak Pratama. Dia sebenarnya kaget dengan ucapan putranya itu tapi dia penasaran hal apa yang ingin dibicarakan anak lelakinya itu.

Mereka berdua berjalan ke ruangan kerja Pak pratama.

"Mbak apa yang mau dibahas Dirga sama Mas Tama?" tanya Nindy.

"Mbak juga nggak tahu Nin, tapi kayaknya sesuatu yang penting deh," jawab Bu Sri Sebenarnya dia juga kepo.

"Ih jadi penasaran aku Mbak,nguping yuk," ucap Nindy dengan tingkahnya aneh.

"Ada-ada aja kamu Nin, kan ruang kerja masmu itu kedap suara sampai Lebaran kerbau juga nggak akan kedengaran, Jadi tunggu aja kalau udah selesai kita paksa Mas mu buat ngasih tahu Dirga bilang apa," usul Bu Sri.

"Pinter nya Mbakku ini, Pokoknya nanti Mas Tama harus buka mulut Mbak,"Ucup Nindy setuju dengan ide kakak iparnya.

"Harus itu Nin," ucap Bu Sri.

Sedangkan Yeti dan Dani hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah absurd ibu dan tantenya ini.

Pantas saja tante mereka yang terkenal jutek sama ipar yang lain tapi bisa menjadi besitie untuk ibu mereka karena sifat mereka sama.

Di ruang kerja ayah dan anak itu duduk berhadapan.

"Apa yang ingin kamu bicarakan sama Papa?" tanya Pak pratama memulai pembicaraan mereka.

"Langsung saja, Papa tahu kan apa yang sudah kakek rencanakan untuk aku?" tanya Dirga.

"Kamu juga udah tahu kan apa yang diinginkan kakekmu?" Ucap pak Pratama yang tidak menjawab melainkan memberikan pertanyaan juga, dia yakin putranya yang pintar itu sudah tahu kemana arah tujuan yang ingin dicapai oleh kakeknya.

"Iya aku tahu, tapi kenapa kakek harus memberi aku pilihan yang sulit Pak?" tanya Dirga menatap ayahnya dan Pak Pratama bisa melihat ada kesedihan di sana, tapi Pak Pratama tidak bisa banyak membantu karena dia, ayahnya, dan Dirga memiliki sifat yang sama, tidak akan mengalah dengan keinginan mereka jadi Sudah bisa dipastikan harus ada yang ia korbankan.

Bukankah tidak semua harus kita dapatkan, Dirga harus tahu pelajaran hidup itu.

"Jadi apa keputusan kamu, kami semua akan selalu mendukung apapun yang akan kamu pilih," Ucap pak Pratama.

Kira-kira siapa yang akan di pilih Dirga,karirnya atau Lily? Tetap nantikan cerita selanjutnya.

1
Mazree Gati
baca endingnya jadi ga minat baca,,,tahun berapa ada lahiran di rumah tolol pada,,,unsub..
janda#hot: Ndak usah di baca kak kalau Ndak suka,,Aku Ndak maksa Kakak buat baca yahh😏btw makasih loh udah sempat mampir🙏
total 1 replies
Ika Yanti Unyil
ceritanya bagus banget thor.
karakter lyly yg tenang dan tidak meledak ledak dalam menghadapi setiap masalah yang datang.
setiap babnya juga panjang dengan bahasa yang enak dibaca, kalaupun ada typo juga wajar sih.tidak terlalu fatal
ketika masalah lyly dan echa masih biasa sajpa,tp kesel banget ketika si alya datang.jadi ikut gregetan.
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️❤️
Hasna Nursyafah
awal yg naas...
Zellin
jijik pulak aq sama laki2 model kyk ini .. selalu menganggap wanita lemah dan rendahan..
Zellin
ujung2nya cerita ikan terbang
Evi Lusiana
ad y bidan gk puny otak ky echa
Wati Harwati
seru banget ceritanya lanjut lagi
Evi Lusiana
d atas d blg adekny dirga namany ryan kan,kok skrg jd endro critany bgus thor tp msih bnyk typo🙏
Evi Lusiana
bkn ny d awal d ceritakan klo yeti udh puny ank usia 5thn y thor,kok skrg critany yeti br hamil
Evi Lusiana
kita smua kna prank oleh kakek gunawan dia cm ngetes keseriusan dirga sm lily
Evi Lusiana
winda tmbh arogan liat lily duduk sm dirga,dasr ulet bulu
Evi Lusiana
sp lg tuh ulet bulu si winda dateng² ydh nge judge org
Evi Lusiana
good job lily tegasin tuh mnsia² mokondo,
Evi Lusiana
kok ada y seorang ibu mcam bu yoni,eca udh nikah kok msih d mnja gtu hrsny y biar susminy mikir ngasih nafkah lah
Evi Lusiana
dasar laki² kere,penipu mokondo pula gemes aku thor
Raditya
👍👍👍
Evi Lusiana
owalah ternyata anak mas ny si ibu ap² ngancem mo bnuh diri klo kemauan ny gk d turutin,pantes ayahny gk bs nyegah pernikahan ny eca
Evi Lusiana
betul kt tedy,knp ada seorg ibu yg bgtu tega sm anakny sndri
Evi Lusiana
br bc udh bnyk bawang ny thor,smoga kelak lili mnemukan kebahagian ny
Zellin
persis drama ikan terbang..lelet bertele-tele bod*H go*l*b banyak cakap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!