NovelToon NovelToon
Cinta Untuk CINDERELLA

Cinta Untuk CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:853.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: El Viena2106

Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.

Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.

Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..

Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya

"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Pertama Menjadi Istri

"Di minum dulu obatnya Mas.." Maureen membawa air dan obat dari dokter untuk Amran. Meski pria paruh baya itu sudah cukup sembuh bukan berarti Amran kuat berdiri dengan waktu yang cukup lama. Kakinya masih terasa ngilu, pegal dan kadang kesemutan jika berdiri terlalu lama.

"Makasih Ya Ma.. Mama baik banget.." Puji Amran pada sang istri. Maureen tersenyum, Dia duduk di samping sang suami sembari memijat kaki pria itu.

"Namanya juga suami dan istri Mas.. Harus saling melengkapi, Mungkin karena itu kita jodoh.." Kata Maureen sembari terkekeh kecil.

"Ohya, Kabar Ella gimana? Kemaren Papa gak bisa antar dia pulang ke rumah suaminya.. Papa jadi gak enak. Gimana nanti kalau dia sedih.." Maureen menghela nafas panjang lalu tersenyum.

"Ella udah ngerti kok Mas.. Mas kan kondisinya masih belum pulih banget.. Lagi pula kita akan tinggal disini cukup lama kan? Kita bisa berkunjung menemui Ella kapanpun.." Ucap Maureen pada sang suami. Setelah beberapa hari menginap di apartemen Davin, Maureen akhirnya punya inisiatif untuk membeli rumah lantai dua di ibu kota. Atau lebih tepatnya rumah yang cukup berdekatan dengan kediaman Davin agar Amran, Istri beserta putrinya mudah berkunjung untuk menemui Ella.

Maureen yang memang kaya dari lahir pun langsung mencari pembantu dan penjaga untuk rumah minimalis lantai dua itu.

Terlebih sekarang Ariel sudah dalam tahap pendaftaran kuliah. Gadis itu memilih mau kuliah di ibu kota saja. Dan rumah ini yang akan menjadi tempat tinggal Ariel sementara nantinya.

"Lalu bagaimana dengan Hendra.. Apakah dia sudah di bawa ke penjara?"

"Sudah.. Mas tenang saja, Pria itu akan mendekam di penjara dengan waktu kurun yang cukup lama." Maureen memang wanita yang pintar dan ber uang. Di banding dengan harta yang dimiliki Hendra dan Dewi Maureen lebih punya segalanya.

"Besok adalah hari resepsi Ella dan suaminya. Aku ingin hadir dengan gagah dan tampan.." Maureen terkekeh, Ada-ada saja suaminya ini. Tapi Amran memang masih tampan di usianya yang tak lagi muda itu.

"Papa kan emang pria yang paling ganteng.. Lihat deh, Anaknya pada cantik-cantik semua.." Sepasang suami dan istri itu mengalihkan perhatiannya terhadap seorang gadis yang tiba-tiba saja muncul.

Ariel dengan senyum merekahnya masuk ke kamar kedua orangtuanya.

"Kamu..

"Pa, Ma.. Kita ke rumah kakak yuk.. Aku masih kangen sama dia.. Lagian kan Papa sama Mama belum ketemu sama para besannya, Mumpung sekarang lagi santai gimana kalau kita kesana aja.." Amran dan Maureen saling pandang. Yang di katakan Ariel ada benarnya juga. Memang ada baiknya mereka kesana, Selain bertemu dengan Ella disana mereka juga bisa bertemu dengan Besannya.

"Papa sih iya.. Kalau Mama?

"Pa.. Mama itu setuju, Tapi apa Papa udah baikan?

"Udah.." Pria itu berdiri dengan tegak. " Lihat? Papa kembali kuat kan?" Ariel berlari dan memeluk Papanya..

...****************...

Masih di hari yang sama namun di tempat yang berbeda. Ella baru saja membuka matanya, Wanita cantik itu mengerjabkan pelan matanya yang masih lengket karena rasa kantuk yang terasa.

Setelah di rasa nyawanya telah berkumpul. Ella perlahan duduk dan bersandar di sandaran ranjang.

"Selamat pagi sayang..." Davin datang, Senyum manis pria itu tak pernah luntur untuknya.

"Selamat pagi..

Cup.

Sapanya sekali lagi, Sebuah kecupan singkat mendarat di kening Ella. Sebelah tangan wanita itu terangkat menyentuh keningnya yang baru saja di kecup oleh sang suami.

"Pagi.. Mas udah bangun dari tadi?.." Davin duduk di tepi tempat tidur dimana Ella masih berada di sana.

"Mas udah bangun dari tadi sayang.. Bahkan semua nya udah sarapan loh." Ella terbelalak, Matanya melihat ke arah jam dinding. Dan ternyata waktu telah menunjukkan pukul 08.30 pagi. Ella menatap sang suami yang tampak santai saja..

"Mas.. Ini bukan pagi lagi tapi udah agak siang.. Mas kok gak bangunin aku sih? Nanti aku malah di kira menantu pemalas lagi.." Ucapnya sembari menyingkap selimut lalu berlari ke kamar mandi.

"Sayang.. Mommy gak masalah kok. Kata Mommy..."

Clap!

Belum juga selesai Davin bicara, Pintu kamar mandi itu telah tertutup dengan rapat. Davin menggelengkan kepalanya..

"Huuuffft.. Istriku..

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hari pertama menjadi seorang istri bukannya bangun pagi membantu memasak atau bersih-bersih yang ada Ella bangun kesiangan. Semua orang sudah bangun dan ada yang telah melakukan aktivitas masing-masing. Jika sudah begini, Ella tidak dapat melakukan apapun, Bahkan untuk sekedar keluar dari kamarnya saja Ella merasa malu.

Dimana-mana atau rata-rata menantu itu harus bangun pagi. Pergi memasak, Bersih-bersih dan lainnya. Tapi sepertinya Ella lupa kalau saat ini dia menjadi menantu siapa.

Ella tidak ingat kalau sekarang dia adalah istri dari Davin Anggara Sanjaya. Seorang pria kaya yang semuanya pun serba di layani.

"Duh, Ini gimana ya caranya aku keluar buat sarapan.. Gimana kalau di tatap sinis sama mereka.." Gumam Ella yang masih takut. Dia berada di kamar mandi sudah hampir tiga puluh menit, Dan mungkin karena takut kena marah Ella betah berada di sana.

Mendengar kabar ini itu tentang menantu yang tinggal dengan mertua itu sungguh menyeramkan sekali.

"Gapapa Ella, Mereka baik kok.. " Ella menarik nafas panjang sebelum akhirnya keluar dari kamar mandi.

Ceklek

"Selamat pagi Nona..

"Aaaaaaaaaa!!

Ella memegang dadanya karena merasa kaget. Di kamarnya ada beberapa pelayan berdiri dengan tersenyum manis ke arahnya.

"Kalian? Kalian sedang apa disini?" Tanya Ella dengan heran. Perasaan saat tadi mereka tidak ada, Tapi sekarang kenapa berbaris.

"Kami di perintahkan Tuan muda untuk melayani anda Nona.." Jawab salah satu dari mereka. Para pelayan itu juga memegang satu persatu pakaian..

"Nona.. Anda tinggal pilih, Mau pakaian mana yang ingin anda pakai.." Ella menggaruk tengkuknya, Dia hanya nyengir kuda. Apa memang seperti ini ya, Kalau menikah dengan seorang putra konglomerat. Keluarga Araka yang kaya saja hanya punya ART dua orang.

"Nona...

"Eum... Aku pilih yang ini saja.." Ella langsung menunjuk pakaian yang menurutnya sederhana dan pantas di pakai di rumah.

"Mari Nona..

"Eeeit.. Kau mau kemana?

"Saya akan temani Nona untuk berganti pakaian." Ella menggelengkan kepalanya.

"Kalian keluar saja ya.. Aku tidak terbiasa berganti pakaian di temani seperti ini.." Kata Ella dengan hati-hati, Takut saja para pelayan itu perasaan atau sakit hari atas penolakannya.

"Baiklah Nona.." Jawab mereka serempak.

"Kalian jangan salah paham ya.. Aku bukannya mengusir.. Tapi aku hanya belum terbiasa saja.." Mereka mengangguk tersenyum.

"Baik, Kami mengerti Nona.." Para pelayan pun undur diri dan keluar dari kamar itu membiarkan Ella berganti pakaian.

Selesai berpakaian Ella juga memoles wajahnya agar lebih segar. Setelah semuanya siap Ella melangkahkan kakinya keluar dari kamar.

Sungguh jantung Ella berdetak tak karuan. Disana ia takut mendapatkan tatapan sinis orang-orang sini. Bukankah kebanyakan keluarga dari suami itu seperti itu ya? Itupun kata sebagian orang karena Ella juga belum mengalami dan baru pertama kali ini.

"Sayang..." Ella tersenyum. Davin mendekat dan meraih tangan istrinya itu.

"Kamu belum sarapan kan? Yuk kita sarapan dulu.. " Ella mengangguk kecil, Keduanya pergi ke ruang makan.

Davin menarik kursi agar Ella langsung duduk dengan nyaman.

"Terimakasih..

"Kita ini suami istri, Hal seperti ini sudah biasa.."

"Mas juga belum sarapan?

"Kamunya belum sarapan mana mungkin Mas sarapan tanpa kamu. " Kata pria itu membuat Ella terdiam tanpa berkata-kata.

Davin hendak melayani Ella namun wanita sudah lebih dulu bangkit..

"Biar aku saja.." Dia adalah seorang istri dan dia lah yang seharusnya melayani suaminya bukan suaminya yang melayaninya.

"Mas mau makan apa?

"Apapun, Mas gak pilih-pilih soal makanan.." Ella pun mengambilkan menu untuk sang suami. Setelah itu dia mengambil untuk dirinya sendiri.

"Aa.." Davin menyodorkan makanan ke arah istrinya itu. Ella tersenyum dan menerima suapan pertama dari suaminya itu.

"Enak?

"Enak.." Davin kembali mengupas senyum dan kembali melanjutkan sarapan yang telat itu. Ella terdiam menatap sang suami yang memang tampan mirip aktor China.

"Ya Allah.. Terimakasih telah mengirimkan suami yang sempurna...

TBC

1
Mamah Dini11
mama maureen top markotop, sehat slalu mom
Mamah Dini11
du sini yg murahan atau pelacur siapa lentera, maling teriak maling, kmu pantas mendapatkan karma itu lentera karna kmu sudah bikin hati kakamu sakit hati karna ulahmu, nikmati saja buah dari hasilmu ngelacur lente, gk malu udh jual diri minta tanggung jawab lgi harusnya malu ath euyyy 🤭😄😄😄😄😄😄😄
Mamah Dini11
sekarang hidup Ella udh lbh bahagia semoga gak ada penggangu2 yg lain lgi,, kmu berhak mendapatkan semua Ella, itu buah kesabaranmu selama 20 tahun, makasih thor buat Ella bahagia.
Mamah Dini11
itu iklan yg lewat tuan Davin 🤣🤣🤣
Nurlaila Hasan
suka dgn ceritanya
Mamah Dini11
tuhhh handuknya jatuh Davin, itu kode ngerti gk sih kmu 🤣🤣🤣😄😄😄
Mamah Dini11
harusnya sadar kmu araka bkn nyalahin orang lain, itu karma buat kmu araka slalu dalam pd Ella, sadarlah dgn kesalahan sendiri 🤭
Mamah Dini11
super duber suami Ella, yg lain pd kalah semoga samawa ya kalian 👍👍👍👍👍
Mamah Dini11
aduuh bu Dewi pak Hendra yg terhormat putrimu hamil, selamat ya, sudah terpukul tertimpa beton pula 🤭🤣
Mamah Dini11
rasakan Hai orang2 berhati busuk🤭 , selamat Ella Davin kmu sudah resmi jdi pasutri, ayo Ella km7 pantas bahagia, biar orang2 dolim pdmu melihat ke benaran, di saksikan banyak orang
Mamah Dini11
semangat Ella masih banyak yg sayang dn bela kmu, tunjukan pesonamu besok, 💪💪💪 dn kmu akan hidup bahagia bersama pria yg benar2 tulus mencintaimu, dn kluarga dari mamamu akan merasakan apa yg kmu rasakan tentu dgn rasa malu yg gk habis2, tersenyumlah Ella kmu anak baik, dan akan berpasangan dgn pria baik juga, semoga lancar semuanya.
Mamah Dini11
kluarga besar Davin udh tau semuanya, bagus itu Ella biar lancar semua rencana nya, dn kmu harus bersukur ell kluarga Davin baik semua , menerimamu dgn tulus.
Mamah Dini11
mungkin hamidun tuh si lentera gantung,
Kira N
b
Mamah Dini11
oky Thor, asal Ella jgn tersakiti lgi, dn jdi perempuan yg kuat tak mudah di tindas 👍🤭🙏
Mamah Dini11
sekarang kmu bisa tegas Ella bagus itu 👍👍💪💪💪
Mamah Dini11
semoga Ella cepet ketemu dgn ayahmu, mereka orang baik semua Ella, mungkin itu balasan sm kmu yg selalu mengalah dn sabar, ayo Ella dikit lgi
Mamah Dini11
amiiin Thor, semoga perjalanan author lancar sampai tujuan 💪💪💪
Mamah Dini11
biarin Ella yg sudah mh, nanti juga bakal datang karma nya sm orang 2 yg telah menyakitimu, itu pasti, kmu sm Davin aja dia bener2 cinta sm kmu, kmu udah taukan kelakuan si araka dn tujuan ny, ayo semangat Ella jgn mau di sakiti lgi sm mereka, lanjut thor
Mamah Dini11
ya gitu Ella mantap jgn mau terus di tindas, tinggalkan aja mereka nanti juga bakal, datang waktunya buat mereka menyesal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!