NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Anakku

Hidup Kembali Untuk Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita / Reinkarnasi / Berbaikan
Popularitas:36.7k
Nilai: 5
Nama Author: waya520

Rose baru sadar, ternyata selama ini dia hanya dijadikan Aurora sebagai alat untuk menghancurkan kehidupan keluarga Marcus.

Dan Sophia, anak yang selama ini dia rawat dengan cinta ternyata bukan anak kandungnya, melainkan anak kakak iparnya, wanita itu sengaja menukar anak mereka agar anaknya mendapatkan warisan keluarga Vale karena Aurora sendiri tidak memiliki hak di keluarga Vale. Sementara anak kandungnya Noah, di buang di panti asuhan oleh wanita itu, dan sialnya dia suka menyiksa anak itu karena anaknya yang diadopsi oleh keluarga kakak kandungnya.

Di ambang kematiannya dia baru tahu semua kebenaran itu, dia berdoa kepada Tuhan, meminta kesempatan kedua agar dia bisa memperbaiki semua kesalahan yang dia lakukan dan juga mencari Noah anak kandungnya dan dia berjanji untuk meninggalkan Marcus dan merawat anaknya sendiri.

Apakah Rose berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waya520, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan Kedua

"KAU BENAR-BENAR WANITA IBLIS AURORA." teriak Rose yang tidak menyangka jika wanita itu tega menukar anaknya.

Aurora tersenyum miring wajahnya terlihat seperti tidak bersalah. "Kau lebih iblis Rose, setidaknya aku tidak pernah menyiksa anak kandung ku sendiri."

Deg....

Rose terdiam, dia teringat bagaimana kejamnya dia saat menyiksa Noah, anak kandungnya sendiri.

Anak yang pendiam dan juga penurut, bahkan saat dia menyiksanya, anak itu hanya diam dan memandangnya dengan tatapan sendu.

"Hiks." tangis Rose seketika pecah.

Noah, yang ternyata anak kandungnya. Dia sudah menyakiti anak itu dengan tangannya sendiri.

Rose meremat dadanya, Sesak sekali rasanya saat tahu dia sudah berbuat jahat pada anaknya sendiri.

bruk....

Rose terduduk diatas tanah. Tatapannya berubah kosong.

Aurora dengan pelan mendekati tubuh adik iparnya yang sudah tidak berdaya. "Sudah terlambat menyesalinya Rose, nah sekarang aku akan mengantarkan mu pada keluarga kecilmu itu, kurasa mereka sudah menunggu mu di atas sana hahahaha." Aurora tertawa puas. Dia berhasil mendapatkan apa yang dia mau, kekayaan keluarga Vale dan sekarang saatnya dia mengambil kembali anak kandungnya dan dia akan hidup bahagia berdua dengan Sophia.

"Apa maksudmu?" tanya Rose yang menatap sinis sosok yang berdiri didepannya. Aurora benar-benar iblis yang sangat jahat.

Aurora menundukan tubuhnya di depan Rose yang terduduk diatas tanah. Dia mengeluarkan sebuah pistol, memainkannya dihadapan Rose. "Aku sudah membunuh Marcus, dan juga seluruh keluarga Vale." ucap wanita itu santai lalu mengarahkan pistolnya pada Rose yang masih diam ditempatnya.

Selama ini dia hanya diam saat di perlakukan tidak adil oleh keluarga busuk itu, hingga dia diam-diam menyusun strategi untuk menghancurkan orang-orang itu. Hingga akhirnya dia berhasil. membunuh semua keluarga Vale sekaligus semua hartanya, sekarang dia sudah menjadi orang kaya.

"A... Apa?"

Aurora bedecak kesal melihat wajah bodoh Rose didepannya. "Kau tuli, suamimu sudah mati dan juga mertuamu yang menyebalkan itu, seharusnya kau berterimakasih padaku karena aku sudah melenyapkan mereka."

Dia dan Rose sama-sama di pandang bak sampah di keluarga Vale, terutama ibu tirinya Catherine. Sayangnya wanita tua itu tidak tahu jika umurnya tidak akan lama. Andai wanita itu mau memperlakukan dirinya dengan baik, dia pasti bersikap baik padanya. Sayangnya, Catherine selalu membedakan kasih sayang, antara dirinya, Marcus dan juga Jesper.

Semua bermula ketika ibunya berselingkuh dengan pria lain di belakang ayahnya yang membuat Robert langsung menceraikan ibunya, dan dirinya terjebak di keluarga Vale padahal dia tidak terlalu dekat dengan pria yang selama ini dia panggil ayah. Hingga akhirnya ayahnya kembali menikah dengan Catherine.

Awalnya semua berjalan seperti biasa, sayangnya setelah kelahiran Marcus, Catherine berubah menjadi dingin padanya, tidak ada perhatian, yang ada hanya tatapan sinis karena ternyata ibunya sering menemui ayahnya demi mendapatkan kabar tentang nya.

Hal itu lah yang membuat Catherine cemburu, jadi wanita itu melampiaskan kecemburuan nya pada dirinya. Dan bukan hanya itu, semua warisan milik ayahnya mutlak milik Marcus dan juga Jesper, karena dirinya wanita yang tidak memiliki hak apapun di keluarga ayahnya.

Terdengar tidak adil, tapi seperti itulah peraturan keluarga Vale, anak laki-laki sangat di istimewa kan dan dia sangat muak.

"Dan satu lagi Rose, aku sudah membunuh anakmu karena dia anak laki-laki penerus Marcus, posisiku jelas terancam jika anakmu itu hidup." Rose terbelalak mendengarnya. Jadi seluruh keluarganya sudah mati.

kenapa di sisa waktu hidupnya, dia tidak bisa meminta maaf kepada anak kandungnya untuk yang terakhir kalinya.

"Noah hiks." tidak ada gunanya lagi untuk meratapi semuanya. Sudah terlambat.

"Selamat tinggal Rose." bertepatan dengan ucapan Aurora, dia dengan cepat menarik pelatuk pistolnya dan....

Dor....

Peluru itu langsung menancap di dada Rose yang membuat wanita itu terjatuh ke dalam sungai besar di belakangnya.

Byur.....

"Tuhan, jika ada kehidupan kedua, aku akan memperbaiki semuanya." pinta Rose sebelum perlahan tubuhnya itu tenggelam di aliran sungai yang sangat deras.

"Fyuhhhh." Aurora tersenyum miring sambil meniup ujung pistolnya, tapi saat dia berbalik arah.

Deg...

Sophia sudah berdiri tepat dibelakangnya.

"Sophia ini tidak seperti yang kamu lihat." ucap Aurora sedikit tergagap.

Anak itu maju perlahan.

"Jadi kau ibuku?" tanya anak itu dingin. Aurora mengangguk.

"Ibu sudah mempersiapkan semuanya untuk kebahagiaan kita, kamu tidak perlu repot-repot bekerja sayang, ibu akan mengurusmu dengan baik." dengan percaya diri, Aurora menghampiri Sophia berniat memeluk tubuh anaknya itu, tapi.....

jleb...

Mata Aurora terbelak saat menyadari bahwa anak itu sudah menusuk tubuhnya dengan sebuah pisau tajam.

"Sophiaaa akhh." wanita itu merasakan sakit yang teramat sakit dibagian perutnya. Dia menatap Sophia tidak percaya.

"Sampai kapanpun, mamaku hanya mama Rose." ucap Sophia lirih.

Bruk....

Tubuh Aurora langsung ambruk, perlahan kesadaran wanita itu hilang, darah berlomba-lomba keluar dari bekas tusukan itu.

Sophia berjalan menuju pinggir sungai didepannya. Tatapannya berubah sendu. Dengan cepat dia membuang pisau yang berlumuran darah itu ke sembarang arah.

"Mama, hiks, aku cuma mau mama." tangis Sophia akhirnya pecah, kenyataan bahwa dirinya bukan anak kandung Rose membuatnya sedih.

Dunia ini terlalu kejam untuk dirinya dan juga mama nya. Dan sekarang mama nya sudah tidak ada. jadi untuk apa dia hidup.

Anak itu bersiap untuk melompat dia hanya ingin bersama mama nya baik hidup maupun mati.

Byur.....

Tubuh gadis itu ikut tenggelam ke dalam aliran sungai, menyusul mamanya.

.....

"ROSE, KAU TIDAK BERHAK MENGUSIR MIA DARI RUMAH INI." tubuh Rose tersentak kaget mendengar teriakan Marcus.

Tubuhnya terhuyung ke belakang, dia memegangi kepalanya yang mendadak pusing. "Kenapa kepalanya sakit sekali?"

"Sepertinya aku memang harus pergi Marcus." terdengar suara lembut Mia masuk ke dalam telinga nya.

Rose mengerjapkan matanya, dia melihat suaminya yang masih memakai jas kerjanya, sepertinya pria itu baru pulang bekerja, dan dia menyadari bahwa wajah Marcus terlihat lebih muda.

Tunggu....

Rose berlari menuju kamar nya. Dia mengambil ponselnya dengan nafas yang memburu.

deg...

Matanya membola saat melihat tahun yang tertera di layar ponselnya.

"Aku kembali ke masalalu." ucapnya tidak percaya. Dia menatap pantulan wajahnya di cermin kamarnya. Wajahnya memang terlihat seperti masih muda.

Apa Tuhan memberikannya kesempatan untuk memperbaiki semuanya?.

"Noah." Ingatannya kembali pada ucapan Aurora tentang anaknya yang sudah di tukar, dan Noah adalah anak kandungnya yang selama ini hilang.

Klek....

"Jika kau tidak mengijinkan Mia tinggal disini, lebih baik kau yang pergi dari rumahku." ucap Marcus yang sudah berdiri dibelakang tubuh istrinya.

Wanita itu tersenyum miris, pada akhirnya Marcus tetap mencintai Mia, seharusnya dia sudah tahu itu. "Baiklah." jawabnya santai.

"Aku harus pergi dan..." Rose melewati tubuh suaminya lalu kembali ke ruang tamu, dia menatap Mia dengan tatapan santai.

"Kau boleh tinggal disini selamanya , mau menikah dengan Marcus juga aku tidak masalah, aku akan bercerai dengannya." ucapnya santai yang membuat semua orang syok mendengarnya, apalagi Marcus yang berdiri dibelakang Rose.

1
Wawasan Ilmu NgertiYuk
kakk sering up dong🙏
waya520: insyaallah kak doain ide nya lancar 😩
total 1 replies
Naya En-lish
/Rose/
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjuttt 💪
waya520: siyappp
total 1 replies
Wawasan Ilmu NgertiYuk
kak upny jgn lama2
waya520: lagi di usahakan🫡
total 1 replies
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjut kak
waya520: siapppp🫡
total 1 replies
Lili Inggrid
lanjut
Sila Lahi
semangat thor ♥️☺️
waya520: siappppp
total 1 replies
Sila Lahi
mengawali hidup rumah tangga baru ♥️♥️♥️
Sila Lahi
lanjut thor ♥️♥️♥️
Rossy Annabelle
next
Su Wanto
semoga up nya cepet😍😍😍
Sila Lahi
lanjut thor♥️♥️♥️
Sila Lahi
lanjut thor♥️♥️♥️
Sila Lahi
apakah aurora juga hidup lagi Thor lanjut semangat ♥️♥️♥️
Dewi hartika
up up semangat😁😁💪💪
Wawasan Ilmu NgertiYuk
seru
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjut kak
Sila Lahi
semangat thor 💪💪 upnya di tambahin ya ♥️♥️♥️
Wawasan Ilmu NgertiYuk
lanjuttt dong
Musdalifa Ifa
saya berharap rose tidak gampang memaafkan/luluh dengan Markus 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!