NovelToon NovelToon
Doll Controller

Doll Controller

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Summon / Spiritual
Popularitas:531
Nilai: 5
Nama Author: Fadhil Asyraf

kekuatannya menyebabkan dia bisa mengendalikan boneka tapi semakin sering ia menggunakannya ia pun mulai di Kendalikan oleh kekuatan sendiri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadhil Asyraf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Warisan Benang dan Awal yang Tak Berakhir

Dengan Benang Asal yang teranyam kembali ke dalam Anyaman Kosmik, alam semesta memasuki era baru. Perubahan itu tidak instan atau dramatis di mata manusia biasa, melainkan sebuah pergeseran halus dalam fondasi realitas. Di Aethelgard dan seluruh dunia, Ryo merasakan benang-benang kehidupan berdenyut dengan kejelasan dan potensi yang lebih besar. Kehendak bebas, sebagai kebenaran fundamental, kini beresonansi lebih kuat di setiap jiwa.

Konsekuensinya terasa di berbagai tingkatan. Konflik-konflik kecil yang dulunya disebabkan oleh kesalahpahaman atau manipulasi perlahan mereda, seolah setiap benang kini lebih mampu mengenali dan menghormati kehendak benang lainnya. Sihir manipulatif seperti Benang Darah Kresna terasa lebih sulit untuk digunakan, seolah alam semesta secara inheren menolak gangguan terhadap kehendak bebas. Bahkan Mulut Jurang, yang dulunya adalah titik hampa, kini terasa lebih damai, sebagai pengingat akan pentingnya keberadaan.

Ryo dan Lyra, sebagai arsitek perubahan ini, tetap menjadi inti dari Aethelgard yang baru. Mereka adalah Raja dan Ratu, bukan hanya dengan gelar, tetapi dengan kebijaksanaan dan koneksi yang mendalam dengan anyaman kehidupan. Ryo terus membimbing Ordo Penjaga Benang, yang kini berfokus pada menyebarkan pemahaman tentang Benang Asal, mengajarkan setiap orang tentang nilai kehendak bebas mereka sendiri, dan bagaimana menghormati kehendak bebas orang lain.

Anak-anak mereka, pewaris tahta Aethelgard, lahir dengan kepekaan eterik yang lebih besar, mampu merasakan benang-benang dengan lebih jelas daripada Dalang manapun sebelum Ryo. Mereka adalah generasi baru, yang akan tumbuh di dunia yang lebih selaras, dengan Benang Asal sebagai fondasi pengetahuan mereka.

Lyra, sang Ratu, tidak hanya sibuk dengan urusan kerajaan. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mendokumentasikan semua penemuan Ryo, menuliskan kembali "Chronica Animarum" dengan wawasan baru tentang Benang Asal dan Anyaman Kosmik. Catatan-catatan Lyra akan menjadi panduan bagi generasi Dalang dan pemimpin spiritual yang akan datang.

Meskipun kedamaian telah tercapai, Ryo tahu bahwa perjalanan tidak pernah berakhir. Keseimbangan adalah keadaan yang dinamis, bukan statis. Akan selalu ada benang kusut, selalu ada ketidakseimbangan yang perlu diatasi. Namun, ia tidak lagi merasa sendirian atau terbebani.

Suatu sore, saat Ryo dan Lyra duduk di menara mereka yang kini terbuka lebar, mengamati Aethelgard yang makmur di bawahnya, Ryo mengeluarkan boneka Elara. Cahaya keperakan yang stabil kini terus-menerus memancar dari boneka itu.

"Elara akan bangga," Lyra berbisik, menyandarkan kepalanya di bahu Ryo.

Ryo tersenyum. "Aku tahu. Benang-benang masa lalu, masa kini, dan masa depan, semuanya teranyam. Semua memiliki tempatnya."

Ia menatap langit malam, merasakan Benang Asal berdenyut dengan lembut di setiap bintang. Ia telah menemukan tujuannya, tidak hanya sebagai Dalang Jiwa Aethelgard, tetapi sebagai bagian dari anyaman kosmik itu sendiri, sebagai penjaga kebenaran yang paling fundamental.

Kisah Ryo, Dalang Jiwa, bukanlah kisah tentang kekuatan tak terbatas atau kemenangan mutlak. Ini adalah kisah tentang pencarian keseimbangan, tentang belajar dari kesalahan, tentang pentingnya kehendak bebas, dan tentang ikatan yang membentuk kita. Ini adalah kisah tentang bagaimana satu benang yang rapuh dapat menjadi inti dari perubahan monumental, dan bagaimana cinta dan kepercayaan dapat menenun takdir yang paling menakjubkan.

Anyaman kehidupan terus bergerak, terus berkembang. Dan Ryo, Dalang Keseimbangan, bersama Lyra di sisinya, akan selalu ada di sana, siap untuk menenun, untuk menjaga, dan untuk memastikan bahwa setiap benang memiliki kehendak bebasnya sendiri, di dalam sebuah anyaman yang tak berakhir. Ini bukanlah akhir cerita mereka, melainkan awal dari warisan yang akan terus hidup, di setiap benang yang teranyam dalam alam semesta.

1
anggita
like👍 iklan. moga novelnya lancar.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!