NovelToon NovelToon
Putri Duyung Dan Gangster Tampan

Putri Duyung Dan Gangster Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Spiritual / Mafia / Reinkarnasi / Cintapertama
Popularitas:185
Nilai: 5
Nama Author: EMiliya PUtry S

putri duyung yang memiliki kekuatan ajaib tanpa senjaga menyelamatkan seorang gengster yang terluka di dasar lautan.
jatuh cinta pada pandangan pertama,,dan dengan tekad juga kerinduan pada ibunya di dunia manusia.
dia membahayakan dirinya sendiri,hingga suatu hari gangster itu mengecewakan nya.
lalu bagaimana dengan kisah selanjutkan,,saksikan kelanjutannya,,yuk mampir ke cerita ku ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rencana melinda

Di malam harinya,didalam kamar yang terlihat remang-remang,di atas ranjang Rania tertidur dengan pulas nya,angin yang berhembus tidak membuat wanita itu terganggu, sementara jendela yang terbuka membuat suasana disana terasa mencekam.

hanya terdengar suara deretan jendela yang bergoyang-goyang akibat tiupan angin, Rania wanita yang mengenakan pakaian tidurnya yang tipis, tiba-tiba merasa tidak nyaman dengan bagian kakinya.

terlihat matanya yang terpejam mulai terbuka perlahan-lahan,dan yang pertama dia melihat cahaya masuk dari jendela dan cahaya itu menempel di bagian kakinya.

" apa yang terjadi?? kenapa tubuh ku terasa panas?? " Rania merasa bingung dengan keanehan yang terjadi padanya, dia duduk dan menatap kakinya dengan mematung, jantung nya berdebar kencang,dia menggeleng dengan tidak percaya.

degggggggg

" ini...ini...tidak mungkin,,,kenapa aku jadi putri duyung lagi ?? bukankah aku sudah berubah menjadi manusia sempurna ?? apa...apa yang terjadi dengan ku ? " Rania merosot kebawah, bulir-bulir keringat dingin membasahi wajahnya.

" tidakkkk... sepertinya ada seseorang yang ingin mencelakaiku,,,aku harus mengetahui siapa orang itu !! " gumamnya,Rania berusaha masuk kedalam kamar mandi dengan menggesek-gesekkan ekornya.

wajahnya terlihat pucat,dan jantung nya semakin berdebar kencang,dan yang paling tidak dia mengerti tenaganya justru terkuras habis.

" aku tidak ingin mat1 !! masih ada anak-anak ku yang harus aku lahirkan !!! aku tidak punya pilihan lain sekarang " Rania menggertakan giginya,dengan sekuat tenaga dia menggapai vas bunga yang ada di atas meja dan.

prangggggggggg

suara itu memecahkan di keheningan malam,dia hanya bisa berharap ada seseorang yang masuk kedalam kamarnya,tidak perduli jika orang itu melihat wujud asli nya,dia akan membereskan orang itu setelah dia terselamatkan,dan benar saja.

brakkkkkkkkkkk

pintu tiba-tiba terbuka dengan lebar,disana Liam sang asisten kepercayaan nya datang dengan wajah khawatir,dia masuk kedalam kamar dan mendapati kamar itu yang terlihat gelap.

" nona,,,apa anda baik-baik saja ?? " tanya Liam terlebih dahulu,dia merasa ragu saat mendobrak pintu,tapi karna mendengar suara pecahan dia menegaskan harus memasuki kamar majikannya.

" Liam... kemarilah,,aku berada di dekat meja,,cepat gendong aku,,dan masukkan aku kedalam bak mandi ! " suara nona nya yang terdengar lemah,membuat Liam semakin yakin ada sesuatu yang tidak beres.

dan dengan langkah lebar dia berjalan mendekati meja,tapi tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat saat melihat apa yang ada di depan matanya, jantungnya berdebar kencang nafasnya tersengal-sengal.

" nona..anda...anda "Liam bahkan tidak mampu meneruskan ucapannya.

" ya aku adalah putri duyung!! jangan banyak bicara lagi cepat angkat aku kedalam bak mandi,,jika kamu masih berdiri disana aku akan mat1 !! " geramnya, tangannya mengepal karna menahan rasa panas yang menjalar di seluruh tubuhnya.

belum lagi pernapasan nya yang tidak teratur, mendengar itu Liam tersentak dia mengangguk dengan terburu-buru,dan tanpa basa-basi lagi dengan sekuat tenaga pemuda itu mengangkat tubuh majikan nya dan masuk kedalam kamar mandi.

setelah sampai disana,Liam memasukkan Rania kedalam bak,dan mata Liam terpaku saat melihat keindahan yang ada di depan matanya.

pletakkkkkkkkk

Liam tercengang saat ekor Rania menggepak didalam air,dan air itu tentu saja mengenai wajah nya, sementara pelaku nya hanya menatapnya dengan tersenyum menyeringai.

" apa kamu sudah puas melihat ku ? apa kamu tertarik untuk menjual ku ? " mendengar pertanyaan itu, buru-buru Liam menggeleng panik.

" nona apa yang anda katakan,,,tidak mungkin saya melakukan itu,,tapi nona kenapa anda tiba-tiba berubah menjadi putri duyung ?? apa anda juga bisa berubah menjadi superhero?? " tanya Liam yang terlihat serius.

Rania terkekeh kecil mendengar itu,dia berpose di dalam bak dan menatap Liam dengan tersenyum dingin .

" apa yang kamu fikirkan bodoh ? tidak mungkin aku bisa merubah wujud ku sesuka hati ku,aku memang berasal dari dunia duyung,begitu juga dengan ibuku hanya saja ibuku jatuh cinta pada manusia serakah " Rania mengingat bagaimana ibunya mati mengenaskan di tangan ayah kandung nya sendiri.

Liam mengangguk-angguk mendengar itu,dia menatap nona nya dengan takjub,baru kali ini dia melihat' putri duyung asli.

" nona anda tenang saja,,saya pasti akan merahasiakan identitas anda,,saya adalah laki-laki setia dan terpercaya!!! jika saya ketahuan berhianat,,nona bisa membunu* saya !! atau nona bisa mempertimbangkan saya menjadi suami anda " Liam cengengesan mengatakan itu,dia menunduk malu dan tersenyum konyol.

Rania hanya memutar bola matanya dengan malas,tapi dalam hatinya dia sangat percaya pada pemuda yang sedang berdiri dihadapan nya.

" baiklah aku akan mempercayai mu,,tapi jika kamu berani mengingkarinya kamu akan tau akibat nya !! yasudah pergi lah istirahat,,aku masih ingin berada disini " ujar Rania yang sudah terlihat memejamkan matanya.

" baik nona,,kalau begitu saya permisi" setelah itu Liam pergi meninggalkan kamar itu, tidak lupa dia menutup pintu dan besok dia akan melarang para pembantu memasuki kamar nona nya,dia tidak mau jika ada orang lain yang mengetahui nona nya Rania adalah seorang putri duyung.

************

sementara didalam mobil,Melinda yang tadinya pingsan di tengah-tengah jalan tiba-tiba terbangun,dia menatap selimut yang menutupi sebagian tubuhnya,dan menoleh kearah samping nya dengan wajah terkejut.

" sia..pa..kamu....?? " tanya Melinda dengan waspada,pemuda yang tadinya sedang sibuk dengan laptopnya, menoleh kearah Melinda dengan tatapan datar.

" aku yang sudah menyelamatkan mu,,tadi kamu pingsan di tengah-tengah jalan " jawab pemuda itu dengan acuh.

dia kembali menatap laptopnya miliknya dan tidak melihat Melinda lagi, bahkan dia sama sekali tidak tertarik dengan wanita itu.

" terimakasih sudah menyelamatkan ku,,aku tidak tau jika kamu tidak ada,, mungkin,,aku akan tiada,,kamu tenang saja aku akan membalas kebaikan mu penyelamat ku " ujar Melinda lagi dengan tersenyum dan menatap pemuda itu dengan tatapan yang sulit diartikan.

mendengar kata penyelamat, tiba-tiba pemuda itu reflek menatap Melinda dengan tertegun,dia menatap bola mata Melinda yang berwarna coklat.

" ada apa ? kenapa kamu menatap ku seperti itu ? " tanya Melinda dengan memiringkan kepalanya agar terlihat lucu.

" tidak,,aku hanya merasa familiar dengan kata penyelamat" ucap pemuda itu lagi dengan acuhnya,Melinda mengangguk dia tersenyum dan memeluk selimut itu dengan rasa hangat.

" oh..ya... perkenalan nama ku Melinda,," wanita yang terus berbicara itu,membuat pemuda tampan merasa terganggu, Melinda bahkan tidak tau malu dia menyodorkan tangannya,dan tersenyum manis pada pemuda penyelamat nya.

dan tanpa menjabat atau menatap wanita itu,pemuda menjawab dengan dingin.

" Daxton Lemos " yahhh,, ternyata pemuda itu adalah Daxton,dia yang pulang dari markas rahasia nya tiba-tiba melihat seorang wanita yang tergeletak di tengah jalan.

dan karna mengingat ayara wanita yang dia cintai itu berada di posisi Melinda,dia akhirnya memerintah asisten nya Raka, membawa masuk wanita itu kedalam mobilnya.

" lihat lah Ayara bahkan semesta pun mendukung ku menemukan pria yang kamu cintai ini,,aku akan memulai nya dari nya, Daxton Lemos ? dia sangat tampan sekali,,dan juga dia pemuda yang kaya raya,, menjadikannya sebagai kekasih ku tidak ada salah nya bukan ?? " Melinda tersenyum menyeringai tanpa Dalton lihat,dan ternyata dia sudah merencanakan semuanya,dia tentu saja tau Daxton akan melewati jalan itu,karna dia sudah mencari informasi Max terlebih dahulu sebelum bertemu dengan Rania ( Ayara ).

didalam mobil itu hanya terjadi keheningan, karna Raka maupun Daxton tidak mempedulikan Melinda,bahkan kedua pemuda itu tidak bertanya asal-usulnya.

***********

ke esokan harinya,di kediaman yang terlihat seperti istana, halaman yang luas dan bersih dikelilingi dengan bunga dan pohon yang menghijau.

para pengawal dan pembantu sibuk dengan kegiatannya,mereka bahkan tidak terganggu dengan pertengkaran di ruang tamu.

brakkkkkkkkkkk

" kamu masih berani  menolak ? sudah aku katakan kamu harus menikah dengannya,,dia adalah rekan bisnis ayah mu,dan perjodohan ini sudah di atur sejak kalian berumur 7 tahun!!!" bentak seorang pria paruh baya yang sudah terlihat tua.

dia merasa marah pada cucu nya karna tidak pernah mau menuruti keinginan nya.

" sudahlah max terima saja perjodohan ini,jika dia membuat masalah dan menyulitkan mu, tinggal bunu* saja dia " ujar Willi sahabat Max yang ternyata juga berada disana.

Brayen yang sejak tadi terdiam terbatuk-batuk mendengar ucapannya,dia menatap sahabatnya dengan tajam,tapi yang ditatap merasa acuh bahkan dia membuang mukanya.

" kamu.... berani nya kamu mempengaruhi fikiran cucuku !!! jadi selama ini kamu yang sudah mencuci otak nya ?? dasar anak kurang ajar,aku akan memukul mu setengah mati. !! " pria paruh baya itu ternyata kakek kandung Max,dia sekarang berusia 60 tahun.

karna Willi yang tidak mau jadi korban,dia berlari mengelilingi sofa dan menatap permohonan pada Max sahabat nya.

" ayolah Max kenapa.kamu diam saja ? katakan yang sebenarnya,aku tidak pernah mencuci otak mu,,aku hanya memberikan nasihat padamu,," keluh Willi dengan wajah sedihnya.

" diammm...dasar bocah nakal !! kamu masih berani berbicara? aku akan mencabut l1dah mu !! " kakek Max yang bernama Theo terus mengejar Willi dengan wajah memerah karna merasa marah.

sedangkan Brayen?? dia tertawa karna melihat nasib sahabat nya itu, Max memijit pelipisnya melihat kelakuan mereka,dia duduk dengan bersandar di sofa sambil menghembuskan nafasnya.

" cukuppppp...!!!! berhenti lah menjodohkan ku dengan wanita bermuka dua itu  !! lagian aku sudah tidak suci lagi,aku sudah kehilangan keperjakaan ku,,karna tadi malam aku di perk0sa oleh seorang wanita cantik" ucap Max dengan jujur,dia merasa lega saat mengatakan itu.

prangggggggggg

brukkkkkkkkkkkkkkkkk

kelnetanggggggggggggg

suara panci di.dapur terdengar nyaring,Willi yang tadinya berlari oleng dan terjatuh di lantai, Theo sang kakek. ?? mulutnya mengaga mendengar ucapan pemuda dingin itu.

sedangkan Brayen?? dia melotot dengan wajah tercengang dan menatap Max dengan tidak percaya.

" apaaaaaaaaaa....??? kamu...kamu di perk0sa..?? lalu dimana wanita itu ?? " tanya Brayen yang masih keadaan terkejut.

dengan wajah prustasi Max melemparkan kartu ATM dan sebuah surat diatas meja.

" dia meninggalkan ku begitu saja dan membayar atas jasa ku tadi malam,,juga dia hanya menginginkan ku satu malam saja. " jawab Max dengan wajah polosnya.

Theo yang mendengar itu sesak nafas,dia menunjuk cucunya dengan wajah pucat nya dan.

brukkkkkkkkkkkkkkkkk

kakekkkkkkkkkkkkkkkk

1
Maudy
mantap ayara 😁😁
Maudy
teruskan karya mu sobat
Maudy
cerita bagus dan keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!