NovelToon NovelToon
Kupinjam Waktu Untuk Membalasmu

Kupinjam Waktu Untuk Membalasmu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Berondong / Ketos / Reinkarnasi / Obsesi / Pembaca Pikiran / Tamat
Popularitas:563
Nilai: 5
Nama Author: Ranu Kallanie Jingga

Seorang wanita yang dikhianati dan dihancurkan hidupnya kembali ke masa kuliah 6 tahun lalu. Berbekal ingatan masa depan, ia bertransformasi dari si "Memey" yang naif menjadi Odelyn yang predator, demi menghancurkan pria yang pernah menghamilinya dan meninggalkannya begitu saja. Memiliki misi Glow Up dan pola hidup sehat secara ekstrem buat balas dendam. Tapi dia malah terjebak di tengah konflik keluarga konglomerat yang misterius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ranu Kallanie Jingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehamilan Berisiko Tinggi

Kabar bahagia itu segera diikuti oleh peringatan keras dari tim dokter spesialis jantung dan kandungan. Jantung Odelyn yang pernah mengalami sindrom patah hati kronis kini harus bekerja dua kali lipat untuk memompa darah bagi dirinya dan janin di rahimnya.

​"Ms. Odelyn, kehamilan ini sangat membebani katup jantung Anda. Anda harus total bed rest," ucap dokter.

​Hediva tidak berpikir dua kali. Ia langsung menyulap kamar utama mereka menjadi ruang perawatan semi-intensif yang sangat nyaman. Ia memindahkan seluruh pekerjaannya ke rumah.

Tidak ada lagi pertemuan di kantor, tidak ada lagi perjalanan ke luar negeri. Bagi Hediva, setiap detik di samping Odelyn adalah prioritas utama.Saat usia kehamilan memasuki bulan ke-4, mereka melakukan USG detil. Dokter menggerakkan alat pemindai di atas perut Odelyn yang mulai membuncit. Tiba-tiba, dokter tersenyum lebar.

​"Mr. dan Mrs. Vandermere, lihat ini. Ini detak jantung pertama... dan ini yang kedua."

​Odelyn tertegun.

"Dokter... maksudnya?"

​"Selamat, ini bayi kembar. Dan dari posisinya, tampaknya mereka kembar identik. Laki-laki."

​Odelyn langsung menutup mulutnya, air matanya tumpah. Ia teringat Arsa. Seolah-olah Tuhan memberikan kembali apa yang dulu pernah diambil, bahkan melipatgandakannya.

Hediva mencium kening Odelyn berkali-kali sambil membisikkan doa syukur. Namun, di balik kebahagiaan itu, Hediva tahu risikonya kini menjadi berlipat ganda.

Memasuki bulan ke-7, kesehatan Odelyn mulai menurun. Ia sering mengalami sesak napas di malam hari.

Kakinya membengkak, dan wajahnya yang cantik kini terlihat sangat lelah. Hediva hampir tidak pernah tidur nyenyak. Ia sering terbangun hanya untuk memastikan Odelyn masih bernapas dengan teratur.

​Setiap malam, Hediva mengaji di samping perut Odelyn.

Anehnya, setiap kali mendengar suara Hediva melantunkan ayat suci, bayi kembar itu yang tadinya sangat aktif menendang langsung menjadi tenang, dan detak jantung Odelyn pun ikut stabil.

​"Terima kasih sudah bertahan buat aku dan anak-anak, Lyn," bisik Hediva sambil mengusap perut istrinya.Ketakutan terbesar Hediva terjadi di minggu ke-34. Malam itu, Odelyn mengalami kontraksi hebat disertai nyeri dada yang tajam. Wajahnya pucat pasi dan ia mulai kehilangan kesadaran.

​"Maasss... sakit..." rintih Odelyn.

​Sirine ambulans memecah keheningan malam. Di rumah sakit, suasana menjadi sangat tegang.

Tim dokter jantung dan bedah sesar sudah bersiap. Hediva dipaksa menunggu di luar ruang operasi.

Ia bersimpuh di lantai koridor rumah sakit, kembali ke posisi yang sama seperti saat Gavin meninggal, namun kali ini ia punya tumpuan yang berbeda. Ia tidak lagi mengandalkan koneksi atau uangnya, ia hanya bersujud memohon keselamatan.

​"Ya Allah, hamba titipkan istri dan anak-anak hamba pada-Mu..."

Satu jam yang terasa seperti satu abad berlalu. Tiba-tiba, terdengar suara tangisan bayi yang melengking.

Tak lama kemudian, disusul suara tangisan kedua.

​Dokter keluar dengan wajah yang penuh keringat namun tersenyum lega.

"Selamat, Mr. Vandermere. Kedua putra Anda lahir dengan selamat. Kondisinya stabil."

​"Istri saya, Dok?" tanya Hediva dengan suara bergetar.

​"Terjadi sedikit komplikasi pada jantungnya saat operasi, tapi beliau wanita yang sangat kuat. Ms. Odelyn sudah melewati masa kritisnya. Sekarang beliau sedang dalam masa observasi."

Keesokan harinya, Odelyn sudah sadar meski masih sangat lemah. Hediva membawa dua bayi mungil itu ke dalam pelukan Odelyn.

Salah satu dari mereka memiliki garis wajah yang sangat mirip dengan Arsa (dan Gavin), sementara yang satunya lagi memiliki sorot mata yang teduh seperti Hediva.

​"Siapa nama mereka, mas?" tanya Odelyn sambil tersenyum lemah.

​Hediva sudah menyiapkannya.

"Yang mirip dengan Arsa, kita beri nama Gavin Junior Vandermere, sebagai bentuk penghormatan kita pada masa lalu yang sudah kita relakan. Dan yang satu lagi, Zaidan Hafiz Vandermere, sebagai pengingat bahwa dia adalah pelindung yang akan menjaga keluarga kita."

​Odelyn menangis haru. Nama itu sempurna. Ia merasa hidupnya kini benar-benar telah utuh.

Tidak ada lagi dendam pada Gavin, tidak ada lagi rasa bersalah pada Arsa, karena mereka semua kini hidup dalam doa dan kasih sayang di keluarga baru ini.Beberapa minggu kemudian, mereka kembali ke rumah. Kali ini, mansion itu tidak lagi terasa dingin dan kaku. Suara tangisan bayi kembar memenuhi setiap sudut ruangan.

​Odelyn duduk di teras sambil menggendong salah satu putranya, melihat Hediva yang sedang telaten mengganti popok putra yang satunya lagi.

Ia teringat masa lalunya sebagai Mastermind yang kejam, masa-masa penuh intrik dengan Juan, hingga hidayah yang membawanya ke titik ini.

​"Mas Hedi," panggil Odelyn.

​Hediva menoleh sambil tersenyum. "Ya, Sayang?"

​"Terima kasih sudah tidak pernah menyerah padaku. Sekarang aku tahu, kebahagiaan sejati bukan saat kita menang atas orang lain, tapi saat kita menang atas diri kita sendiri."

​Hediva mendekat, mencium kening Odelyn dan kedua putranya. Di langit sore itu, sebuah pelangi muncul dengan indahnya, seolah menandakan bahwa badai besar dalam hidup mereka telah benar-benar berlalu.

1
Anonymous
Keren banyak banget plot twisnya😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!