NovelToon NovelToon
One Night With Mr. Mafia

One Night With Mr. Mafia

Status: tamat
Genre:Obsesi / Beda Usia / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Mafia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:359.7k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​"Tugasku adalah menjagamu, Leana. Bukan mencintaimu."

​Leana Frederick tahu, ia seharusnya berhenti. Mengejar Jimmy sama saja dengan menabrak tembok es yang tak akan pernah cair.

Bagi Jimmy, Leana adalah titipan berharga dari seorang sahabat, bukan wanita yang boleh disentuh.

Hingga satu malam yang menghancurkan batasan itu. Satu malam yang mengubah perlindungan menjadi sebuah obsesi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 19

"Buka mulutmu, gadis nakal. Pasta ini lebih enak kalau dimakan selagi panas," ucap Jimmy seraya menyodorkan garpu berisi fettuccine.

Sikapnya ini berbanding terbalik dengan tatapan tajamnya yang sedetik lalu baru saja mengusir seorang pria di meja seberang yang berani melirik paha Lea.

Lea menerima suapan itu dengan patuh. "Enak! Tapi kau tahu apa yang lebih enak dari pasta ini?"

"Apa?" tanya Jimmy sambil mengelap noda saus di sudut bibir Leana menggunakan ibu jarinya, lalu tanpa ragu menjilat sisa saus itu dari jarinya sendiri.

"Melihatmu memakai celemek tanpa baju dan memasak ini di dapur apartemen kita nanti," goda Lea sambil tertawa kecil. Ia menyandarkan dagunya di telapak tangan, membayangkan betapa seksinya Jimmy.

"Ngomong-ngomong, kau sudah dengar kabar dari Kak Alex? Kak Malika sedang hamil! Aku akan segera punya keponakan baru," ucap Lea lagi.

Jimmy tertegun, gerakannya memotong steak terhenti. "Ya, Alex sudah pamer padaku semalam melalui telepon. Dia terdengar seperti orang bodoh yang baru saja memenangkan lotre."

"Aku jadi membayangkan..." Lea menggantung kalimatnya, matanya menerawang jauh.

"Membayangkan apa?"

"Kira-kira kalau kita punya anak nanti, wajahnya akan mirip siapa, ya? Aku ingin dia punya mata sepertimu, Jim. Tajam dan menakutkan, tapi selalu membuatku merasa aman."

"Mata menakutkan? Kau ingin anak kita membuat teman-teman sekolahnya menangis setiap hari?" Jimmy terkekeh. Entah kenapa, tiba-tiba ada sesuatu yang mengganjal di hatinya.

"Bukan begitu! Maksudku, dia akan terlihat sangat tampan. Tapi kuharap sifatnya tidak sedingin es sepertimu. Bisa-bisa aku stres menghadapi dua pria kaku di rumah." Lea menjulurkan lidahnya lucu.

"Bagaimana menurutmu, Jim? Kau ingin punya berapa anak? Dua? Tiga? Atau kita buat satu tim sepak bola?"

Jimmy tidak langsung menjawab. Ia justru terdiam, menatap gelas wiskinya yang tinggal separuh. Kata anak mendadak terasa begitu berat di pundaknya. Ia menghitung dalam hati, usianya kini tiga puluh delapan tahun. Hampir menginjak kepala empat.

Sementara Leana masih sangat muda, di awal dua puluhan, dengan masa depan yang membentang luas.

"Apa aku masih sanggup mengejar anak kecil di usia empat puluh nanti? Apa tubuh yang penuh bekas luka dan peluru ini masih cukup sehat untuk menimang bayi?" pikir Jimmy tersenyum kecut.

"Jim? Kenapa melamun?" Leana menyentuh punggung tangan Jimmy, membuyarkan lamunannya. "Kau takut ya tidak bisa mengimbangi energi anak kecil nanti karena faktor usia?"

"Siapa yang kau bilang tua, Nona Kecil? Aku masih bisa menggendong mu sambil lari menaiki tangga mansion, apalagi hanya sekadar menggendong bayi." sahut Jimmy cepat, mencoba menutupi kegelisahannya.

"Oh ya? Tapi wajahmu tadi terlihat sangat galau. Tenang saja, Jim. Meski kau sudah kakek-kakek nanti, aku akan tetap mencintaimu. Aku akan membelikanmu tongkat yang paling mahal," canda Leana yang langsung disambut dengan cubitan gemas Jimmy di pipinya.

"Berhenti mengejekku atau aku akan benar-benar memberimu bayi malam ini agar kau tahu seberapa besar energi pria tua ini," bisik Jimmy serak, membuat wajah Leana memerah.

Tepat saat suasana mulai

mencair, ponsel Jimmy di atas meja bergetar. Nama yang muncul di layar tidak memiliki identitas, hanya sebuah kode angka yang membuat raut wajah Jimmy berubah serius dalam satu detik.

"Aku harus mengangkat ini sebentar," ucap Jimmy sembari mengecup dahi Leana sekilas. "Tetap di sini. Jangan bicara dengan siapapun, jangan pergi kemanapun. Mengerti?"

"Iya, tuan posesif. Cepatlah kembali," balas Lea sambil mengaduk jusnya.

Jimmy melangkah menjauh menuju sudut restoran yang lebih sepi, dekat pintu keluar darurat.

"Bicara," perintah Jimmy dingin.

"James, ini aku," ucap suara di seberang sana. "William sudah tahu soal pembicaraanmu dengan Diego semalam. Dia tidak hanya mengirim pria Belanda itu untuk melamar Leana, tapi dia juga sudah menyewa pembunuh bayaran untuk menyingkirkan mu sebelum pertemuan itu terjadi."

Rahang Jimmy mengeras. Matanya secara insting melirik kembali ke meja tempat Leana duduk. Di sana, Leana sedang tersenyum menatap ponselnya, tampak begitu polos dan tidak menyadari bahaya yang sedang mengintai.

"Kapan mereka bergerak?" tanya Jimmy dengan tenang.

"Sekarang. Mereka sudah ada di dalam mall itu, James. Keluar dari sana sekarang atau kalian berdua akan terjebak dalam baku tembak."

Jimmy mematikan ponselnya. Ia sama sekali tidak panik, namun matanya memancarkan aura predator yang sangat pekat lalu kembali ke mejanya.

Tanpa sepatah kata pun, ia menarik tangan Lea hingga gadis itu berdiri.

"Jim? Ada apa? Makananku belum habis."

"Kita pergi sekarang, Lea. Pakai jaket mu," perintah Jimmy dingin.

"Jim, kau menakutiku. Apa terjadi sesuatu?" Leana bisa merasakan ketegangan menjalar dari genggaman tangan Jimmy yang sangat erat.

"Jangan menoleh ke belakang. Ikuti langkahku dan tetaplah di belakang punggungku," bisik Jimmy sambil meraba senjata yang tersembunyi di balik jasnya. "Mimpi tentang bayi itu harus tertunda sebentar, Sayang. Karena sekarang, aku harus memastikan ayahnya tetap hidup untuk mewujudkannya."

Leana terkesiap, ia mengeratkan pegangannya pada lengan Jimmy saat melihat dua pria berpakaian hitam mulai melangkah cepat ke arah mereka dari pintu masuk utama restoran.

1
Maria Ulfah
ceritanya bagus,tegas suka ..semoga sukses ya kak d novel selanjutnya
Senja: Aamiin Ya Allah
total 1 replies
Syafira Nur hummaira
Aaron sama vinia cocok Thor seperti kucing dan anjing 🤭🤣🤣
Syafira Nur hummaira
ceritanya bagus tidak membosankan.. kebanyakan cerita tentang mafia... selalu gitu gitu aja..kalau ini berbeda.. semangat Thor...kalau bisa endingnya tetapi lea dan Jimmy bersama ❤️❤️
Senja: Makasih ulasannya kakaku😘🙏
total 1 replies
Syafira Nur hummaira
tua Bangka bau tanah...coba aja ada disini udah gue kubur hidup-hidup 🤨😒
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Finally akhirnya tamat.. Jujurly aku suka ceritanya.. James-Lea.. Happy ending.. pokoknya Recommend buat dibaca 😍🥰
Senja: Makasih kak🙏
total 1 replies
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Hey bro... meskipun Elise keturunan bangsawan.. dia pernah dijalanan dan hidup susah lhoo.. wajar punya jiwa seperti itu 🤭🤭
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Kukira tua bangka ini cm orang sombong.. ternyata licik.. Alex mana dirimu... skatmat dlu orang bau tanah gila status ini..
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
William kalah telak dua kali.. kmren sama Diego.. sekarang sama Jimmy 🤣🤣🤣
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Pd sok berkuasa.. pdhal harta Jimmy dan mamanya.. mereka semua numpang..
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Jimmy 😍😍😍😍
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
wait.. wait.. hubungan darah..?? apa ini..???
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Mmg kakek William dari waktu Elise balik ke rumah nya sama Jimmy ud sinis aja.. beruntung suami Elise Diego. dia kalah telak.. tp kalo sama Jimmy..
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
akhirnya aku mengetahui umur Jimmy... Yeaayy!!!!!!!
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Will ud bekarat pun masih aja somse yaaakkk 🤣
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Lucu gak sih.. sahabat + rekan kerja gini malah minta anak sahabat sendiri 🤭🤭🤭
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
gk akan bisa selesai Lea.. Daddy dan kakakmu itu posesif protektif super gila 🤣🤣🤣🤣
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Malika/Daisy kekanakan bgt.. sama Alex jadi kyk anak dan paman.. lah ini anak dan paman jdi kyk seusia yaa.. entah siapa yg jdi tua atau siapa yg ttp awet muda 🤣🤣🤣
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Ini yg dua ini gimana yaa hubungannya.. kdg jdi paman.. kadang jadi sebayaan.. aku butuh pencerahan umur jimmy berapa
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Diego.. pdhal dia juga gitu ke Elise.. tp gaya gayaan ngatain orang 🤣🤣🤣
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
sebenernya Jimmy skrng usianya berapa yaa 🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!