NovelToon NovelToon
Santet 2

Santet 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Mata Batin
Popularitas:300.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Nando menatap tubuh sang istri yang terbaring dengan tubuh penuh nanah dan tidak pernah berhenti merintih, sudah dua bulan ini Yuli terus aja menderita dengan rasa sakit begitu panjang dan ini semua tidak tahu datang dari mana.

Yuli adalah wanita yang tipe tidak pernah keluar rumah untuk urusan jalan-jalan atau yang membuang waktu, dia hanya diam di rumah dengan penampilan sederhana serta tidak banyak bertingkah namun mendadak saja sekarang jadi sakit seperti itu dan kabar beredar bahwa dia sedang di santet.

Siapa kah yang sudah menyantet Yuli?
Benarkah bahwa Yuli memang terkena santet?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Kedatangan duo gendeng

Nando bingung karena semua orang yang tadi ada di dalam ruangan ini sudah tidak ada lagi di sana dan anak yang sedang dia cari juga sudah tidak ada, Yudith memang ingin di pertahankan oleh Nando sehingga dia masuk ke dalam ruangan ini untuk mengambil sang putra dan mau dibawa pulang ke rumah.

Tapi sekarang setelah dia masuk ke dalam ruangan itu malah tidak menemukan apa-apa di sana sehingga rasa bingung timbul di dalam kepala pria ini, namun Nando merasa telah di permainkan oleh semua mereka semua sehingga dia bertambah emosi saja dan segera mencari keberadaan para manusia yang tadi masuk ke dalam ruangan tersebut.

Namun bila mereka memang sedang bersembunyi maka tidak mungkin bisa serapi ini dan mau ke mana juga mereka bersembunyi di dalam ruangan yang begitu sempit, mulai ada rasa bingung di dalam hati pria ini namun dia masih terbungkus oleh rasa emosi yang begitu besar sehingga tidak bisa berpikir dengan jernih.

Padahal sudah sangat jelas bahwa mereka tidak mungkin bisa pergi begitu saja bila tidak ada yang aneh, namun anda tetap menyangkal bahwa ini semua bersangkutan dengan iblis sehingga tetap begitu yakin bahwa mereka semua hanya membuat manipulasi yang begitu licik agar dia percaya bahwa Yuli memang terkena santet.

"Bajingan gila, dia berpikir bahwa aku akan percaya dengan apa yang telah mereka katakan." kesal Nando.

"Kalau memang tidak ingin bertemu dengan aku maka tidak masalah, aku juga sudah sangat muak melihat wanita yang sangat bau itu." geram Nando sambil berjalan pergi meninggalkan ruangan tersebut.

"Dasar tidak berguna!" Nando masih sempat juga mengumpat.

Tidak ada sama sekali rasa iba yang timbul di dalam hati pria ini sehingga membuat siapa saja yang mengetahui pasti akan ikut kesal kepada Nando, namun ini semua masih misteri sehingga mereka tidak bisa mengatakan dengan jelas bahwa Nando adalah pengkhianat di dalam rumah tangga yang telah mereka bangun cukup lama.

"Dia berpikir pasti aku akan segera mencari keberadaan mereka semua." Nando terus saja menggerutu sambil berjalan pergi.

"Apa dia adalah keluarga yang sedang di bicarakan oleh Sadewa saat itu?" Maharani muncul bersama dengan Nilam.

"Entah lah, tapi yang jelas dia memiliki aura pria brengsek yang sangat kuat." Nilam bisa merasakan hal itu Dan dia sama sekali tidak respek terhadap Nando.

"Sudah lah tidak perlu kita pikirkan karena nanti malah salah orang dan kita justru membuat masalah." ujar Maharani karena mereka juga baru datang sekarang.

"Kau yang asal tebak saja dari tadi." protes Nilam.

Mereka emang mendapat tugas untuk membantu Sadewa yang tengah berjuang untuk mencari tahu tentang bayi bajang itu, dan mereka juga bisa mencium aroma dari tubuh Sadewa karena pria itu memiliki bau ular yang begitu kuat sehingga mereka langsung mendatangi rumah sakit ini untuk menemukan keberadaan Sadewa yang sedang berusaha mengobati Yuli.

Namun bau dari tubuh pria itu menghilang begitu saja saat mereka sudah tiba di rumah sakit ini sehingga mereka bingung untuk menuju ke mana lagi, bila mereka sudah masuk ke dalam alam gaib maka tidak bisa mencium aroma tersebut karena sudah berbeda alam dan ada pembatas di antara mereka semua.

"Kenapa tidak ada lagi aroma Sadewa di sini?" heran Maharani.

"Hubungi saja Quina biar dia memberitahu di mana keberadaan Sadewa saat ini." usul Nilam.

"Ya mana mungkin dia akan tahu karena Sadewa pasti tidak akan pernah mengajak sang istri untuk urusan seperti ini." bantah Maharani.

"Wah kalau begini ceritanya maka kita bisa kesasar." cemas Nilam.

"Purnama pasti akan memaklumi bila kita kesasar di hari pertama karena kita juga tidak mengetahui tentang kota ini." ucap Maharani dengan nada begitu santai.

"Kepala mu itu! kau berpikir bahwa kita baru pertama kali datang ke sini?" sengit Nilam karena kadang Maharani memang terlalu menganggap enteng.

Maharani tertawa karena mereka memang sudah berulang kali datang ke kota ini untuk menyelesaikan beberapa kasus, jadi tidak mungkin bisa nyasar ke sana kemari hanya karena tidak mengetahui jalan atau bahkan lokasi yang akan segera mereka datangi di dalam kota tersebut dan yang sudah pasti Purnama juga tidak akan pernah percaya.

Purnama bukan orang bodoh yang bisa mereka kibuli dengan sangat mudah, dia sudah hafal dengan tabiat mereka berdua dan sebelumnya ini dia juga merasa ragu untuk memberi tugas kepada mereka berdua akibat selama ini terlalu banyak bergurau dan juga ada hal yang membuat mereka lalai sehingga tugas agak sedikit kacau.

"Apa itu, Ran?" Nilam mendekati Maharani yang sedang mengambil sesuatu.

"Kalau di lihat dengan cermat ini adalah sarana santet yang dipakai oleh orang itu." Maharani memang menemukan rambut beserta dengan silet.

"Astaga kalau di lihat dari darah ini maka sudah pasti orang tersebut sangat menderita." Nilam saja sampai merasa merinding.

"Ini sebenarnya ada apa sehingga masih sanggup membuat orang lain menderita seperti ini?" tanya Maharani dengan nada begitu bingung.

"Kita harus bertemu dulu dengan Sadewa untuk membahas masalah ini, yang membuat aku takut kadang kita salah menolong orang dan ternyata orang itu memang pantas mendapatkan santet." cemas Nilam.

"Sembarangan saja kau ini, tidak ada yang pantas menderita seperti itu!" sergah Maharani.

"Lah kita juga tidak tahu apa yang telah terjadi karena Sadewa belum bercerita dengan sangat tuntas." sahut Nilam.

"Ya mulut mu jangan langsung menyimpulkan seperti itu karena nanti bila tidak tepat maka akan terjadi fitnah dan kau membela pelaku!" tuding Maharani.

Sontak Nilam terdiam dan tidak bisa lagi untuk menjawab karena abang memiliki tangan oleh Maharani memang benar, Nilam juga tidak salah karena itu semua adalah firasat yang timbul di dalam hati sehingga dia tidak bisa untuk langsung berpihak kepada orang yang tengah menerima santet ini.

"Kan kadang ada seperti Lea." ujar Nilam.

"Ya kita memang boleh curiga seperti itu tapi tidak boleh langsung menuduh." nasihat Maharani.

"Oh ya maafkan aku Kakak ku." Nilam tersenyum geli.

"Kau lihat ini, silet dan rambut keluar secara bersamaan sehingga sudah pasti orang ini akan sangat begitu menderita." Maharani masih sibuk dengan rambut dan juga silet itu.

Nilam mendekat juga untuk memperhatikan dengan seksama karena dia penasaran dengan bentuk rambut yang telah keluar dari dalam perut Yuli, yang masih menjadi pertanyaan besar di dalam otak mereka adalah kenapa orang ini bisa sampai terkena santet dan apa kesalahan yang sudah dia lakukan.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen kalian semua ya.

1
Nureliya Yajid
lanjut thor
V3
malam kak Nov 🤗
alamaaaak .... terlambat sedikit lagi pasti Niko akan mati Krn racun dr kaki seribu itu 😱😱
V3
jangan-jangan si Dukun punya ilmu Rawarontek 😱😱
V3
Alhamdulillah akhirnya keberadaan Niko sdh di ketahui oleh Duo wanita cantik 🤗
benar kn feeling ku kalau si Dukun itu belum mati walaupun sdh di tusuk lehernya sama pedang nya Bagas 😱😱
V3
malam kak nov 🤗
hantu baju hitam salah sasaran tuh 🤣🤣
V3
feeling ku mengatakan kalau si dukun masih hidup deh walaupun sdh di tusuk lehernya sama si Bagas 😱😱
apalagi si Kunti Hitam / gosong kn sempat mengejek si Dukun itu setelah Bagas pergi bawa Dewa
V3
knp pula si Tina gak mo jujur ja sama para warga ,,,,, mlh buat warga berspekulasi masing-masing dan parah nya Pak Rete dan Bu Rete yg JD ribut gegara si Nando 🤦🤦
V3
si Bagas canggih jg yaa bisa ngunjukin alamat nya Mbah Dukun ke Sukma ,, nih alamat nya dah aku sharelok , kamu datangi ja rumah nya 🤣🤣
V3
Sadewa sekarat itu Krn ulah dukun itu 😱
masih memikirkan nasib nya Niko ini yg ada di dalam sumur 😱
aku bisa membayangkan kesedihan nya Yudith 😔
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
kasian niko, cepat bawa berobat pada gun biar cepat tertolong
Safitra
kasian niko kena racun
Nurr Tika
niko bsa sembuh ga ya kasian x
Sukarini Fajar
𝗯𝗮𝗴𝘂𝘀
Tri Lestari
peliharaan si dukun
Aditya hp/ bunda Lia
kasian Niko semoga bisa di obati sama gun
Wanita Aries
akhirnya musnah jg iblis hitam itu.
kasian niko kena racun di kaki
Wanita Aries
syukurlah niko trtolong.
Eli Rahma
moga niko bisa disembuhkn gun
Wanita Aries
kelimpungan nyari yuli niko ma sadewa 🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!