NovelToon NovelToon
Let'S Get Married

Let'S Get Married

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:351.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rozalina Apriani

Saras wati versi moderen

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rozalina Apriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bandung Lagi

"Kak akhir pekan main ke Bandung ya, di tunggu!" tiba-tiba ada nomor tidak di kenal yang whatshap Sahira.

Sahira mencoba berpikir dan mengingat-ingat, ada banyak yang memanggilnya Kak dalam beberapa bulan ini. Photo yang terpajang juga tidak menunjukkan sebuah identitas, hanya tokoh cewek kartun dengan nama Ra.

"Ini siapa?" balasnya.

"Ah, Kakak Ipar masak lupa sama Adik Ipar, huhaha."

"Kamu salah orang kali, saya belum menikah dan tidak punya adik ipar."

"Sepolos itu kah anda Nona Sahira Amalia? Saya dapat nomor Kakak dari Kak Aga. Haruskah saya kenalan ulang?"

"Haha, oh ya maaf Adik Amara yang cantik."

"Jadi gimana? Mau kan akhir pekan ke Bandung?"

"Insya Allah deh, nanti aku usahain kesana."

"Insya Allah yang 99% iya ya Kak, bukan yang sebaliknya kayak orang Indonesia kebanyakan, hehe."

"Huhaha, iya, iya. Insya Allah Kakak akan sangat-sangat berusaha untuk datang kesana."

"Oke Kak. See you."

"Siip."

"Hem," Agatha berdehem melihat Sahira menatap layar ponsel dengan senyum-senyum.

"Eh Pak, tadi Amara kirim pesan ke saya ngajaakin ke Bandung akhir pekan."

"Oh... kamu sedang laporan."

"Saya takut Bapak butuh sesuatu mendesak dan saya di luar kota, makanya saya bilang dulu Pak."

"Pergi saja Sahira, itu hari libur jadi kamu bebas tidak perlu laporan."

"Bapak sekalian mau ikut?"

"Saya punya banyak pekerjaan meskipun hari libur."

"Oh..."

#

"Kak..." Amara melambaikan tangan pada wanita yang celingak-celinguk mencari seseorang.

Ya, Amara sedang menjemput Sahira di terminal bus. Karna Sahira belum bisa membeli kendaraan sendiri saat ini jadi ia menggunakan bus antar kota.

"Hai..." Sahira menyaut dengan lambaian tangan.

Sahira bergegas menghampiri Amara, wanita dengan mobil kuning menterengnya. Kali ini Amara tidak memakai sopirnya.

"Kak, tema kita liburan kali ini apa?" tanya Amara sambil menyetir.

"Emang harus pakai tema ya, kayak tugas Bahasa Indonesia aja."

"Hahaha, harus dong Kak. Kita tentukan tema kita hari ini, terus di chapter berikutnya kita tentukan tema baru lagi."

"Emang harus ada chapter berikutnya?"

"Iya dong, jika perlu tiap akhir pekan kita punya tema liburan baru, hehe."

"Ya udalah, terserah kamu aja aku ikut."

"Gimana kalau tema hari ini tentang alam, misal jenis yang outbound gitu Kak."

"Jangan Outbound lah, terlalu capek. Kakak kan harus balik lagi hari ini ke Jakarta, besok kerja lagi."

"Ya udah Kakak yang tentuin kalo gitu."

"Gimana kalau temanya tetap sama, tapi cuma buat liat-liat, photo dan makan-makan aja."

"Okeh," Amara langsung mengacungkan jempol.

#

Amara melambaikan tangan pada seseorang, Sahira menoleh ke arah yang sama.

"Pak Edu," ucap Sahira keget.

"Mmm," Amara mengangguk dan menarik tangan Sahira menuju gerbang masuk tempat wisata.

Eduard berdiri gagah dengan santainya meneguk minumannya.

Wajah putih bersihnya terpanah matahari pagi memancarkan pesona yang tak bisa kaum hawa ingkari. Wajah berseri meneguk sebotol air mineral di bawah matahari, wajah itu terlalu mempesona bagi Amara, ia memalingkan wajahnya tak mau melihat. Sementara Sahira, seberapa mempesona seorang Eduard tak terlihat di matanya.

Dengan wajah manyun sahira terpaksa mengikuti langkah Amara.

"Hai," lambaian tangan Edu dari dekat.

"Hai Kak, udah lama datangnya?" Amara masih menggandeng tangan Sahira.

"Ngak juga, lumayan baru lumayan lama juga, hehe."

"Amara, kenapa bisa ada dia?" bisik Sahira pelan di dekat kuping Amara.

"Aku dengar kale," Edu menimpali.

"Huhaha," Amara cekikikan, Sahira masih dengan bibir majunya.

"Kak Edu kesini, aku yang undang Kak."

"Kenapa di undang?" bisik Sahira menyikut tangan Amara.

"Ayok masuk!" Edu menyerahkakn dua lembar tiket pada Sahira.

Lama Sahira memandang, pandangannya beralih antara Edu dan Amara, mereka berdua tidak bergeming, terus berjalan memasuki area wisata.

"Amara kamu belum jawab, kenapa ajak dia sih?" Sahira masih berbisik di samping Amara.

Edu terlihat memandangi alam sekitar, pemandangan yang indah memang sayang di lewatkan.

"Biar seru Kak, Kak Edu itu orangnya seru kok. Udah Kakak tenang aja, keep calm aja oke!" Amara tersenyum girang.

"Gimana kalau kita beli cemilan sama minum dulu sebelum kita liat-liat pemandangan," tawaran Edu langsung di angguki Amara dengan semangat.

"Oke siap," Amara mengacungkan jempol bersemangat.

Sahira yang tadinya bersemangat sedikit loyo dan pendiam, ia mengira bakalan happy bareng Amara tanpa ada yang mengganggu. Melihat pemandangan dan bercerita banyak hal yang sedikit pribadi misal, namun kenyataannya berbeda. Ada laki-laki yang tampan menurut wanita lain namun biasa saja buat Sahira yang selalu memandanginya dengan tatapan yang tak bisa ia artikan.

Setelah membeli minum mereka bertiga mulai berkeliling melihat burung-burung dengan berbagai spesies, ada sedikit penjelasan tentang burung-burung di sana. Tak berhenti Sahira berdecak kagum melihat burung-burung yang begitu indah namun tidak ada satupun nama sspesien burung yang Sahira ingat.

Amara sibuk berselfi ria, kadang ia berphoto-photo sendiri, sesekali ia mengajak Sahira dan Edu berphoto-photo. Sahira tidak begitu tertarik berselfi dengan latar burung ia lebih suka memphoto burungnya langsung, sangat sayang baginya jika burung yang begitu indah cuma di jadikan background photo mereka.

Edu hanya memperharikan Sahira, sesekali ia tersenyum melihat kelakuan Amara yang berselfi ria tanpa perduli orang sekitar yang begitu ramai karna akhir pekan. Edu tidak enggan berselfi dengan Amara dengan gaya konyolnya.

Sahira sibuk memphoto burung dan sesekali bertanya pada karyawan disana tentang burung, ia tidak lagi perduli dengan Amara yang terus berselfi dan sesekali meminta pengunjung lain untuk memphotonya.

Liburan kali ini bukan terlihat bareng, mereka seperti memasuki alam kesukaan mereka sendiri. Apalagi Edu ia beralih pandangan antara Amara dan Sahira dan tersenyum-senyum geli sendiri, di titik ini entah siapa sebenarnya yang di sukai Edu. Dia memang playboy plinplan.

"Eh Nona... kita pindah ke area sana yuk!" teriak Edu pada Sahira yang masih dalam dunianya sendiri.

Amara menoleh dan berlari mendekati Edu.

"Kakak mau coba outbond?"

"Tergantung yang ono noh," Edu menunjuk Sahira dengan memonyongkan mulut saja, sementara Sahira belum bergeming di sana.

"Kak Sahira... kemari Kak!" Amara memanggil dengan menjentik-jentikan jemarinya.

"Kenapa?" Sahira sudah di dekat mereka berdua.

"Kak Edu ngajakin pindah ke area outbond."

"Oh... tapi aku cuma liat-liat aja ya, ngak ikut manjat-manjat, hehe."

"Ya udah liatin aku aja," ucap Edu dengan mengangkat-angkat alisnya.

"Idih... ngapain?" timpal Sahira.

"Okeh, nanti aku semangatin Kakak. Tapi aku cuma liat aja sambil nemenin Kak Sahira. Kan enak makan cemilan sambil liatin Tarzan bule manjat-manjat, hehe." Amara mengangkat tangannya membetuk huruf V.

1
Lina Katarina
,Yach,,, bos edun
espe89
aneh ini thor..bukannya sahira pindah ke bandung di kantor adiknya agatha?kan bisa dapet nomor hpnya dari adik kandungnya..
Leony Angelia
lanjut
Ita Sinta
lanjut thour semangat💪
𝕄𝕣•𝕡𝕤𝕪𝕔𝕙𝕠𝟘𝟙𝟚
oke ditunggu Sea2 nya, Thor
mongky buruk rupa
Vlnjut kak.... Aga ma shapira blm MP kwkwkwkw
ratu adil
selalu d tunggu kak....edu ma maera ae adekx aga hihihi
Yuni Radja Leba
malas baca, masa sih cinta monyet masa SMP sulit dilupakan..
lebaiiii..
Rozalina Apriani: SMA kak bukan SMP
total 1 replies
AriN
Ya Allah...udh serius2 baca...malah ada kata "mencoba mencret" kn auto ngakak... astaghfirullah...😅😂
Ita Sinta
ko tamat,,,blom MP kirain d bab selanjut nya akan MP🥺
Anonymous
Appaahhh...dah tamattt....tiiddaakkkk....!!
Undri
wlahhhh
Fatih Asy Syauqie
Wah udah tamat
Eko Budi
Di tunggu thoor season 2 nya
mongky buruk rupa
Bner nkah tp blm MP. Sak udh tamat thor... T. Atx stlah pindah rmh dan udh MP bru tman d lanjut seseon 2 sahira hamil bb tu jdi g ganfung
Fatih Asy Syauqie
Akhirnya. Nunggu bucinnya aga
mongky buruk rupa
Akhir nkah jga hihihi... Penasaran ma MPx wkkwkwkwkw
Ita Sinta
orang klw d ajak belanja seneng donk jangan membantah🤭
Eko Budi
Akhirnya married juga...lama nunggunya thoor
Anonymous
senangnya....ga pake bertele2 sekarang udah nikah aja mrk...semoga samawa😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!