NovelToon NovelToon
Nadila Dan Si Kembar

Nadila Dan Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Nikahmuda
Popularitas:11.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

seorang gadis belia yang harus menjalani kehidupan dengan berbagai ujian yang berat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 34

Hari ini Doble up ya guys,,, " dia Adalah tuan Andrey,, Saudara nyonya sendiri. " ucapnya sambil meringis menahan rasa sait yang diberikan oleh nyonya Masayu.

Nyonya Masayu kaget , mendengar siapa yang telah merencanakan hal jahat pada keluarga kecilnya.

" sejak kapan dia melakukan itu. Karena kamu bekerja di rumah kami sejak tiga tahun yang lalu. ?" Tanyanya dengan nada dingin.

Pelayan itu merinding. Sungguh dia tidak menyangka jika majikannya sangat sadis. Setahu dia , pelayan yang bernama ria itu nyonya Masayu sangat ramah dan lemah lembut. Ternyata diluar dugaan Ria,

" tiga bulan yang lalu nyonya. "

" apa alasan kamu mau mengikuti perintahnya? Karena kami tidak pernah melakukan hal yang bisa menyinggung perasaan kalian para pelayan dirumah ini?"

" saya sakit hati pada tuan muda nyonya, tuan muda menolak cinta saya , malah lebih memilih anak kampung yang tidak Jelas asal usulnya " ucapnya sambil sesekali meringis

" apa kamu tau wanita yang kamu maksud tidak jelas asal-usulnya itu?"

Pelayan itu menggeleng saja

" kata tuan Andrey , dia hanya wanita murahan yang pura pura hamil anak tuan muda Ardhana, dan akan mengambil semua hartanya, dengan begitu keluarga yang berhak tidak mendapatkan apapun termaksud tuan Andrey. "

Nyonya Masayu hanya geleng-geleng kepala.

Bisa bisa nya kakaknya itu berpikiran seperti itu.

" berapa dia membayar kamu ?" Tanya nyonya Masayu lagi.

" saya melakukan hal itu tanpa dibayar nyonya. " ucapnya sambil menunduk.

" hmmmm , sepertinya lukisan di wajahmu masih kurang. Hmmmmm, mungkin kalau di tambah lagi dengan sedikit garam , anak lebih menarik " ..

" jangan nyonya,, saya mohon,, saya sudah tidak sanggup lagi." Ucapnya sambil meronta-ronta. Pelayan itu ketakutan.

" Kamu tau apa Yang harus kamu katakan, jadi jangan buat saya melukis wajah'mu lagi ," sinis nya

.

Pelayan menunduk  ketakutan

" cepat katakan, saya tidak punya waktu banyak "

" tuan Andrey memberikan saya sebanyak Lima  miliar nyonya, kalau misi saya berhasil membuat tuan Wirya dan nyonya Masayu celaka , dan tuan muda Ardhana tidak bisa berbuat apapun, maka saya akan menerima saham dari perusahaan tuan Wirya de Winners, sebanyak Lima persen. " ucapnya lalu menatap nyonya Masayu dengan tatapan tajamnya

Hahahaha Hahahahahh

" bagus kalau begitu , Dony, kamu tau kan apa yang harus kamu lakukan. Sepertinya buaya kesayangan ku sedang kelaparan.,," Ucapnya

" baik saya mengerti nyonya. "

" oh satu lagi. Bersihkan,jangan tinggalkan jejak. Dan hmmm, untuk perempuan ini ,,  ambil handphone nya , setelah itu saya hanya ingin terima bersih. " Lalu nyonya Masayu pergi dari sana tanpa menoleh kearah Ria sama sekali.

Sedangkan Ria, tidak tau apa maksud dari ucapan nyonya Masayu hanya diam.

' setelah keluar dari sini , saya akan pergi jauh sejauh mungkin. Tidak kuduga ternyata nyonya Masayu tidak bodoh. Ternyata dugaan bos ku salah. 'Aku harus memperingati tuan Andrey sebelum saya pergi dari sini ' 

Monolognya dalam hati 

Namun Ria tidak tau kalau hari ini adalah terakhir dia menghirup udara segar.

Dony dan Romy pun mendekat kearah ria .

" ckckck, meskipun kamu begitu cantik. Tapi apa boleh buat. Daging mu pasti enak kalau di berikan kepada buaya buntung nyonya Masayu" ucap Romy.

" apa maksud kalian ? Tidak mungkin nyonya Masayu ingkar janji. Karena saya sudah  cerita kan semuanya " ucapnya percaya diri

" percaya sekali anda.  Tapi penyesalan kini tidak berguna untuk orang yang meregang nyawa hehehehehe" ucap Romy sarkas

" Dony buka ruangan itu, " ucapnya Romy dingin.

" oke., Dan kamu Ria , selamat tinggal " ucap Romy sambil melambaikan tangan kepada Ria,

" apa maksud nya ini.,,? Saya akan dibawa kemana ? Bukannya saya akan diobati?" Tanyanya dengan ekspresi wajah yang bingung.

Pintu terbuka,, memperlihatkan beberapa ekor buaya dengan berbagai ukuran.

Dengan kasar Dony mendorong Ria masuk dalam kolam buaya .

Byur

" tolong,, tolong.,jangan tinggalkan saya disini. Tolong. " Ria benar benar menyesal telah mengkhianati kepercayaan nyonya Masayu dan juga tuan Wirya, hanya karena diiming-imingi dengan sejumlah uang dan juga saham.

Tapi semua terlambat.

Ketika Ria meronta ingin keluar dari kolam buaya itu. Tiba tiba saja serekor buaya berenang kearah nya.

Ria tidak bisa kemana-mana, karena ruang itu sudah terkunci.

Hanya dengan sekali terkam saja Tubuh Ria jadi rebutan para buaya .

Nyonya Masayu melihat itu semua dari tayangan cctv ruang itu pun tersenyum menyeringai.

" kamu belum mengenal diriku Andrey,, dulu ketika masih hidup sederhana, kalian berdua menjauh dari saya setelah suamiku sukses kalian dengan tidak tau malu nya mengklaim bahwa milik kami ini juga milik kalian. " dengan meneteskan air mata, nyonya Masayu mengingat ketika beberapa puluh tahun yang lalu.

Ketika mereka hidup sudah dan tidak memiliki apa-apa. Bahkan Ardhana perna hampir mati karena kelaparan. Jika bukan pertolongan dari seorang yang tidak dikenal nya.

Zahra Damariva al-Fatih.

Flash back on.

" mami Ar lapar mami. " Rengekan anak kecil yang berusia Liam tahun tersebut terdengar di telinga nyonya Masayu.

Namun nyonya Masayu diam tidak bergerak sedikit pun.

Tapi Ardhana seorang anak kecil yang belum mengerti apa apa terus saja merengek minta makan.

" sabar yah nak, papi sebentar lagi datang. " ucapnya memberi semangat.

Tidak lama tuan  Wirya datang.

Dengan wajah lesu tuan Wirya duduk di dekat anak istri nya.

" maafkan papi nak. Maafkan papi mi. Andrey tidak mau meminjam kan kita uang karena takut kita tidak membayar nya nanti. " ucapnya putus asa.

.

" sudahlah tidak apa apa, mereka memang kedua kakakku. Tapi kami berbeda ibu. Jadi wajar jika mereka tidak suka dengan kita yang miskin ini." Ucapnya dengan nada getir.

Lalu mereka keluar dari rumah kontrakan mereka , berharap bisa mendapatkan makanan walau harus menjadi pemulung.

Tuan Wirya tidak keberatan.

Lalu Ardhana tiba tiba saja pingsan.

Tuan Wirya berteriak meminta tolong kepada orang yang lewat namun mereka semua tidak  perduli. Bahkan ada yang mengusir mereka.

Namun tiba-tiba seorang gadis cantik yang masih memakai seragam sekolah mendekati mereka. ,

" ada apa Bu,? " tanyanya ramah.

" tolong kami dek. Anak kami pingsan karena kelaparan. " ucap nyonya Masayu sambil menangis.

" mari ikut saya. Kita bawa anak Tante ke klinik terdekat yah " ucapnya hati-hati.

Dengan patuh tuan Wirya dan nyonya Masayu mengikuti langkah Zahra.

. Zahra memerintah bodyguard nya untuk menggendong Ardhana kecil.

Mobil yang dikendarainya pun sampai di klinik

Ardhana pun dirawat di klinik tersebut

Karena Zahra buru buru jadi dia menyuruh anak buahnya untuk menarik uang di ATM milik nya.

Tanpa banyak tanya dia langsung bergegas.

,

Setelah beberapa waktu bodyguard itu kembali dengan beberapa barang. Terdapat banyak kebutuhan pokok.

Nyonya Masayu melongo melihat kelakuan ZAhra.

" untuk apa semua ini nona . ?" Tanyanya hati hati.

" ini semua untuk ibu dan anaknya ibu. . Diterima yah saya akan kecewa jika ditolak. Dan ini tidak seberapa. Ini ada uang sedikit untuk bapak dan ibu. Pergunakanlah dengan baik bila perlu bibi buka usaha  " ucapnya ramah.

Lalu Zahra pamit undur diri.

" terima kasih Ya Tuhan,, " guaman nya lirih.

Dimulai dari uang yang diberikan oleh Zahra itulah tuan Wirya memulai bisnis nya dari bisnis kecil-kecilan sampai berkembang menjadi usaha yang menjadi perusahaan  besar yang sangat menjanjikan.

@@@@@@

Flash back end.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!