NovelToon NovelToon
Time Travel Fotografer Tengil

Time Travel Fotografer Tengil

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / Fantasi Isekai / Time Travel / Tamat
Popularitas:66k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Xu Qinqin adalah fotografer abad ke-21 yang terkenal dengan foto-fotonya yang fantastis. Ia dikenal karena citranya yang nakal namun terampil, terkadang membuat modelnya merasa kesal sekaligus terkesan dengan tingkah lakunya.

Tak disangka, setelah tanpa sengaja memotret pria aneh yang mengenakan jubah kuno, Ia justru terlempar ke tubuh istri dari Jenderal Perang tertinggi di Kekaisaran.

Istri yang tidak disentuh suami nya , disakiti oleh ibu sang jenderal , dan dinggap sampah.

"Ck , gini doang ga becus banget! Pelayan macam apa kau!" Sungut Xu Qinqin dengan berkacak pinggang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24 : Kamar Bocor

Jangan lupa untuk like dulu sebelum baca😘

Happy Reading 🤗

.

​Setelah Wu Lian menutup pintu dengan keras, Qinqin mendecih dan membuang pandangannya ke arah lain. Matanya tertuju pada sebuah sudut yang mengepulkan asap dupa. Di sana, terpampang lukisan seorang wanita cantik dengan rambut emas yang serupa dengannya.

​Menurut ingatan pemilik tubuh, itu adalah mendiang ibunya. Qinqin mendekat, memberikan senyum singkat yang tulus ke arah lukisan itu, sebelum teringat pada satu sosok penting lainnya ; Bibi Sun.

​Qinqin segera melenggang santai menuju Paviliun Belakang. Langkahnya terasa ringan meski kakinya harus menginjak tanah yang sedikit basah karena sengaja disiram air agar tidak berdebu.

Ia mencari kamar yang paling besar dengan hiasan rangkaian bunga mawar layu, tanda cinta Qinqin kecil untuk pengasuhnya.

​Tok, tok.

​"Halo Bibi, bagaimana keadaanmu?" sapa Qinqin sambil langsung duduk di tepi ranjang. Ia menggenggam tangan Bibi Sun dengan penuh kasih. "Terima kasih atas bantuanmu, ayahku bisa diselamatkan."

​Bibi Sun tersenyum sangat tipis, matanya berkaca-kaca. "Sudah kewajiban saya untuk melindungi Anda, Nona. Saya sudah menganggap Nona sebagai anak sendiri. Saya akan menjaga Anda dan Tuan Xu, sesuai janji saya pada mendiang Nyonya."ujar bibi sun tulus.

​Hati Qinqin tersentuh melihat perban yang membungkus tubuh ringkih itu. Ia mengeluarkan salep dan sisa akar naga dari kantungnya.

​"Bibi, aku ingin mengobatimu. Jangan menolak ya, kalau berani menolak, Bibi akan kupecat!" canda Qinqin sambil mulai mengoleskan salep.

Qinqin lalu mengambil sisa Akar Naga Putih, menumbuk nya dengan hati hati hingga menjadi bubuk, wanita itu kemudian meneteskan air sekitar satu sendok teh. Qinqin lalu mengaduk nya cepat. Setelah ramuan siap, Ia menyodorkan cawan berisi Akar Naga Putih kepada Bibi Sun. "Minum ini, Bi."

​Perubahannya dahsyat. Tak lama setelah meminumnya, rasa kelu di tubuh Bibi Sun mulai memudar. Setelah memastikan Bibi Sun nyaman, Qinqin berpamitan untuk kembali ke paviliunnya.

​Namun, baru saja ia berbalik, pemandangan aneh menyambutnya. Beberapa pelayan dan kasim tampak lari terbirit-birit membawa ember berisi adukan semen, genteng tanah liat, hingga tangga, menuju kamarnya.

​"Ehhhhh, ada apa ini!" pekik Qinqin kaget. Ia melipat lengan hanfu-nya dan berlari kecil menghampiri rombongan itu.

​Para pelayan segera menunduk hormat. "Salam, Nona Muda. Maafkan kami, sepertinya atap kamar Nona sudah keropos dan bocor karena lama tidak ditempati. Kami sudah melihatnya sejak kemarin, tapi tidak berani bertindak karena masih ada Nyonya Besar."

​Qinqin menyilangkan tangan di dada, matanya menyipit penuh selidik. "Bocor? Padahal semalam tidak hujan. Siapa yang memerintahkan kalian memperbaiki ini sekarang?"

​Salah satu pelayan senior menjawab tanpa berani menatap mata Qinqin. "Ayah Anda, Nona. Beliau ingin merenovasi kamar ini agar lebih layak setelah setahun tak tersentuh."

​Qinqin mendengus pelan. Ia tahu ini akal-akalan ayahnya yang licik sekaligus perhatian. "Baiklah, silakan perbaiki. Tapi itu berarti aku tidak punya kamar. Apa aku harus pindah ke paviliun belakang?"

​"Ah, tidak perlu, Nona!" sahut pelayan itu dengan senyum tertahan. "Paviliun belakang hanya untuk tamu dan beberapa pelayan senior. Saran saya, Nona bisa sekamar dengan Jenderal Wu terlebih dahulu sementara perbaikan dilakukan."

​Qinqin tertegun. Ia menoleh ke arah kamar Wu Lian yang tertutup rapat. Bayangan harus berbagi ranjang dengan Jenderal kaku itu membuat jantungnya mendadak berulah.

​"Sekamar dengan patung es itu?" gumam Qinqin pelan. Ia menarik napas panjang, lalu menyunggingkan senyum tantangan. "Baiklah. Kalau memang itu maunya Ayah, mari kita lihat siapa yang akan lebih dulu tidak tahan berada dalam satu ruangan."

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih❤️

1
Andi Ilma Apriani
sangaattt bagus
ANWi/Berly Re: makasi kak andi iilma apriani~❤️
total 1 replies
Andi Ilma Apriani
bagus bangeeett thoorr ceritax tidak bertele2
Andi Ilma Apriani
hadiirr
Atoen Bumz Bums
A
Atoen Bumz Bums
jadi perempuan licik jelas salah giliran jadi penurut pendiam malah ditindas
dan diabaikan🥹
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru😃
Risna Udi
suka banget Thor ceritanya, semangat terus dan sehat selalu. ditunggu karya othor selanjutnya
ANWi/Berly Re: makasi dah mampir kak Risna Udi~❤️
total 1 replies
Mydar Diamond
Thor apakah ini sudah tamat..apa pun jalan ceritanya menarik dan ada penamatnya selanjutnya Sambung ke karya baru yang sekarg promo nampaknya agak menarik juga
ANWi/Berly Re: sudah tamat ya ka~ makasih udah mampir kak~❤️
total 1 replies
Anisa Tanjung
keyen qinqin😍😍
ANWi/Berly Re: hehe~🤗
total 1 replies
Sulati Cus
ending yg manis dg konflik ringan
ANWi/Berly Re: makasi kak❤️
total 1 replies
sahabat pena
huhuhu happy ending.. 🥰🥰🥰ayo dong kak..cerita penata rias artis di up yg byk
sahabat pena: sama-sama kak
total 2 replies
Dede Dedeh
lagi dong....
ANWi/Berly Re: siap kak , bntr lg tamat nih....❤️
total 1 replies
Nanang Kukun
aku tetap menunggumu
ANWi/Berly Re: makasi kak~🤗
total 1 replies
Dede Dedeh
lanjut....... makin rame nih
ANWi/Berly Re: makasi kak~❤️
total 1 replies
sahabat pena
syukur lah jendral jujur menceritakan silsilah keluarga nya.. jd skrg hrs kompak sebagai partner jg pasangan... semangat
sahabat pena: sama sama kak
total 2 replies
lin sya
mkin seru aj alurnya dan bikin penasaran cerita slnjutnya smga ttp seru dibacanya ya thor 👍
ANWi/Berly Re: amin makasi kak lin sya~ ❤️
total 1 replies
xiaoyu
ok thoor
ANWi/Berly Re: makasi kak udah mampir ~❤️
total 1 replies
lin sya
penasaran siapa org tua kandung wu lian knp smpai dibuang? tp walaupun nyonya wu menjadikan ia pion dan mendidik keras seenggaknya wu lian tumbuh jd pria tangguh dan gk bodoh2 amat, buktinya bsa nyembunyiin anak kndung nyonya wu suatu saat bsa jdi bumerang buat kluarga wu klo seandainya wu lian dan istrinya terdesak😄
sahabat pena
sakit hati, sedih, marah pasti nya hati jendral dgn kenyataan pahit.
ANWi/Berly Re: setuju kak~
total 1 replies
Dede Dedeh
lagiiii. dong........ qinqin aku padamu/Drool/
ANWi/Berly Re: makasi dah mampir kak~❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!