NovelToon NovelToon
Strange Fate

Strange Fate

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: SUPARMAN SUPARMAN

Andre Christopher Sitorus pemuda yang sedang berusaha mencari lowongan pekerjaan diluar sana, apalagi dia hanya tamatan sma yang bisa dibilang sedikit pekerjaan yang menerima tamatan sma. Dia dari pagi sampai menjelang sore belum mendapatkan satu pun pekerjaan, sampai dimana dia mulai frustasi ada kejadian yang mengejutkan menghampirinya

BAB 1 sampai 20 itu hanya alur tidak penting kalau kalian merasa bosan dengan alurnya langsung skip ke bab 21 ya.

*100% cerita fisik
*Don't plagiarize my story

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SUPARMAN SUPARMAN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~SF•18~

"Ciao fratelli, perché non avete portato le vostre partner!!"sapa Cedro ke para saudaranya"(Hey saudaraku, kenapa kalian tidak membawa pasangan kalian!!)"sapa Cedro ke para saudaranya

"È passato tanto tempo, ma il tuo carattere non è cambiato, diego."(Sudah lama tidak bertemu, tapi sifatmu tetap sama, Diego,)"ejek Elena menatap cedro sambil melipat tangan di dada

"Oh Elena non ci vediamo da molto tempo,ma sembra che la vostra personalità sia la stessa di prima. Testa dura,"(Oh Elena sudah lama tidak bertemu, tapi sepertinya sifatmu sama seperti dulu. Keras kepala),"balas Cedro balik mengejek Elena yang langsung masang muka kesal ke dia

"Cih,"kesal Elena membuang muka

"Basta Elena, non servirlo,"(Cukup Elena, jangan ladenin dia)."tegur Arthur menatap datar Elena

"Va bene fratello,"(Baik, abang),"jawab Elena mematuhi ucapan Arthur dan akhirnya diam

"Ehi Arthur, non essere così duro con Elena, è una ragazza, almeno smettila di uscire con le ragazze lì,"(Oh Arthur, jangan terlalu keras dengan Elena, dia itu perempuan, setidaknya berhenti bermain dengan perempuan disana,"sindir Cedro ke Arthur

BRAK

Keluarga Anderson terkejut mendengar gebrakan tersebut termasuk orang Andrew, Natasya, (kecuali Ryan karena sudah terbiasa dengan kebiasaan yang dilakukan di keluarga Camorra). Lantas langsung saja mereka mengelus dada mereka karena ingin memastikan jantung mereka baik-baik saja. Sedangkan keluarga Camorra biasa biasa saja bahkan mereka masih duduk tenang sambil menutup mata.

"Cosa hai detto CEDRO, prova a ripetere quello che hai detto,"(Apa yang kau katakan Cedro, coba kau ulangi yang katakan)," emosi Arthur berdiri dan menggebrak meja dengan keras.

"Sto dicendo la verità, fratello,"(Aku ngomong fakta, saudaraku),"jawab Cedro santai

Arthur yang ingin membalas ucapan tersebut tidak jadi karena ada tangan yang menyuruh untuk dia berhenti, yang ternyata itu tangan anak sulung keluarga Camorra, David. Beberapa detik keadaan hening dia baru membuka mata dan menatap Arthur yang masih kelihatan marah.

"Smettila con il tuo comportamento sciocco Arthur, hai disturbato la meditazione di padre,"(Hentikan tingkah konyolmu Arthur, Kau mengganggu meditasi ayah),""tegur David menatap tajam Arthur

"Va bene, fratello David,"(Baik, bang David),"jawab Arthur duduk kembali di kursinya kemudian dia melihat Cedro yang memasang wajah seakan mengatakan aku menang

"Tu,"(kau),"gumam Arthur marah

"Anche tu Cedro, non fare I'infantile ormai sei adulto chai anche dei nipoti, quindi comportati da nonno in genere."(Kau juga Cedro, jangan bertingkah kekanak-kanakan, kamu sudah dewasa sekarang dan mempunyai cucu juga, jadi bersikaplah seperti kakek pada umumnya)." peringat David ke Cedro

"Bene,"(Mengerti) jawab Cedro

Disaat Cedro meladeni sikap para saudaranya tidak dengan orang Amir, Scarlett, dan Anin. Mereka malah menghampiri Deana dan mengobrol dengannya.

"Halo, Mommy." sapa Anin sambil memeluk Deana yang sedang duduk di kursi roda

"Ohoh menantuku Anin , apa kabar nak." sahut Deana membalas pelukan menantunya

"Aku baik mom, bagaimana dengan mommy." ucap Anin melepas pelukan sambil menanyakan kabar

"Bagus lah, ya lihat saja sendiri mommy sudah tua nak sudah tidak seperti dulu. Dan apa kabar kalian Hendra dan Scarlett?" ucap Deana sambil bertanya cucu dan istri cucunya

"Kami sangat baik grandma," jawab Amir maju menghadap sang grandma sambil menggenggam tangan sang istri

1
Ryoma Echizen
Makin nggak sabar buat nunggu kelanjutan ceritanya 😍
Farah Syaikha
Wah, cerita ini anjreng banget! Pengen baca lagi dan lagi!
kusnadi farah
Terpancar perasaan cinta penulis terhadap ceritanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!