David adalah seorang psycophath yang sangat kejam dan suka menyiksa para korbannya hingga berakhir dengan kematian yang mengerikan.
Karen adalah seorang sekretaris yang sangat cantik, baik hati dan tidak bisa melihat orang menderita.
David dan Karen dipertemukan dengan sifat yang bertolak belakang. Apakah mereka akan bersatu?
Silahkan baca di novelku yang ke 22
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
David dan Karen
David yang mendengar suara Karen tidak tega membuat David turun dari sofa kemudian memunguti pakaian miliknya yang tergeletak di lantai kemudian berjalan menaiki anak tangga menuju ke arah kamar Karen untuk meredakan hasratnya.
David membuka pintu ternyata pintu kamar tamu membuat David menutup pintu tersebut kembali kemudian membuka pintu sebelah dan melihat ada foto Karen yang tergeletak di meja membuat David yakin kalau itu kamar Karen.
David langsung masuk ke dalam kamar dan berjalan ke arah kamar mandi untuk menidurkan tombak saktinya yang masih tegang.
Karen yang melihat David pergi membuat Karen langsung mengambil pakaian dan memakainya. Lima belas menit kemudian David keluar dari kamar Karen dalam keadaan segar dan duduk di samping Karen.
" Maaf, tadi kakak hampir keblabasan." ucap David yang takut Karen membencinya.
" Tidak apa - apa kak, aku juga minta maaf karena terbawa suasana." ucap Karen yang meruntuki kebodohannya.
" Apakah kamu mencintai kakak?" tanya David
" Aku tidak tahu apakah aku mencintai kak David atau tidak karena yang aku tahu aku merasa nyaman dan aku cemburu jika kak David dekat dengan wanita lain," jawab Karen jujur
" Itu tandanya kamu mencintaiku jadi maukah kamu menikah denganku?" tanya David
" Apakah tidak terlalu cepat?" tanya Karen
" Kita sudah melihat tubuh polos masing - masing jadi aku ingin kita secepatnya kita menikah agar jika ini terjadi lagi kita tidak merasa bersalah karena sudah menikah," jawab David.
" Baiklah aku bersedia menikah dengan kak David tapi kak David berjanji satu hal padaku yaitu jangan lukai hatiku," pinta Karen
" Kakak tidak mungkin melukai hatimu, kalau urusan kakak sudah selesai kakak akan datang bersama daddy dan asisten Rey untuk melamar dirimu," ucap David.
" Kira - kira berapa lama urusan kakak?" tanya Karen
" Ternyata tidak sabar ya untuk dinikahi," goda David
" Ih nyebelin," jawab Karen sambil memajukan bibir bawahnya
cup
" Seminggu lagi urusan kakak selesai," ucap David kemudian mengecup bibir Karen singkat.
Cup
cup
cup
Tiba - tiba Karen membalas ciuman David di antaranya mencium pipi kanan,kiri dan bibir ketika ciuman bibir akan dilepas David menahan leher Karen dan me lu mat nya sampai Karen memukul dada David karena kehabisan nafas, barulah dilepaskan oleh David agar Karen bisa bernafas kembali
" Sayang adikku bangun lagi nih." ucap David sambil melihat tombak saktinya.
" Tahan ya jangan mikirin mesum dulu, hehehehe." ucap Karen kemudian tertawa terkekeh geli.
" Tega kamu sayang.. " ucap David sambil cemberut
" Sayang?" tanya ulang Karen
" Mulai sekarang ubah nama panggilan, kamu memanggilku honey dan aku memanggilmu dengan sebutan sayang." ucap David menjelaskan
" Sayang, bagaimana ini adik kecilku bangun? masa aku harus mandi air dingin lagi," ucap David dengan wajah di tekuk.
Karen hanya diam saja sambil berusaha mencari perhatian agar David tidak berfikiran mesum karena bagaimana pun mereka belum resmi menikah.
" Honey, ceritain donk masa kecil honey?" pinta Karen
" Buat apa terlalu menyakitkan buatku." jawab David yang enggan menceritakan tentang masa lalunya.
" Aku akan setia mendengarkan." jawab Karen
" Jika kakak cerita jujur apakah kamu tidak akan meninggalkanku? Maukah kamu berjanji?" tanya David ragu.
" Ya, aku berjanji apapun nanti yang honey cerita aku tidak akan meninggalkan honey." ucap Karen meyakinkan David.
Setelah diam agak lama kemudian David menceritakan masa lalunya tentang ibunya yang meninggalkannya waktu dirinya kecil sampai David menjadi seorang psycopath.
Karen hanya diam ternyata kisahnya sangat menyedihkan dan menyakitkan tidak terasa air matanya jatuh. David menatap Karen karena melihat Karen menangis membuat David menghapus air mata Karen dengan menggunakan ke dua ibu jarinya.
" Sekarang kamu pasti takut padaku, kakak tahu ceritaku pasti membuat dirimu tidak menyangka kalau kakak seorang pshcopath. Kakak tidak akan marah kalau kamu akan pergi meninggalkan kakak." ucap David pasrah.
David tahu tidak akan ada yang mau menikahi dengan seorang psycopath, sebenarnya David tidak ingin cerita tapi suatu saat Karen pasti akan tahu entah dirinya mengatakannya atau ketika melihat David menyiksa seseorang atau bisa juga dari orang lain.
David menatap Karen dengan sendu awalnya mereka menceritakan tentang pernikahan tapi kini ucapan itu hanya sebuah mimpi yang tidak mungkin terwujud, David bangun dari sofa dan berjalan menuju pintu utama.
mana yg bener
aku mau nanya, novel pertama mu judulnya apa ya? trus tolong kasih tau dong, urutan bacanya. biar ga ada yg terlewat bacanya..
makasih sebelumnya ya thor... 😊
tp kalo di dunia novel, suka banget sama cerita mafia kayak gini.