Anindya Wijaya, seorang mahasiswi lanjutan jurusan kebidanan. Anak yatim piatu yang harus bekerja keras demi kebutuhan hidupnya. Semua pekerjaan rela dia lakukan termasuk menjadi pacar ataupun tunangan bayaran. Pekerjaan itulah yang membuatnya bertemu dengan Bagas Ardhitama, seorang tentara pasukan khusus yang dikejar deadline oleh orang tuanya untuk membawa pacarnya ke rumah.
Apakah ini awal yang baik untuk memulai sebuah hubungan?
Akankah kebohongan mereka menjadi petaka? Ataukah akan bahagia?
Akankah pekerjaan Bagas sebagai tentara pasukan khusus membuat hidup Anindya terancam?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Nyak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sudah Lunas
Anin melenggang menuju ruang dosen dengan masih memikirkan yang dilihatnya. Kebetulan sekali ada Adit yang sedang mengobrol dengan teman nya di luar kelas.
"Kak Adit, boleh ngomong bentar gak?"
Adit menoleh dan menjauh dari temannya. Anin mengikuti Adit.
"Ada apa?"
"Em, kak Adit kenal sama tante Nam? Maksud Anin tante Namira Lestari"
"Eng Enggak, kakak gak kenal. Siapa sih?" Jawab Adit gelagapan
"Oh, bukan siapa siapa. Kalo gitu Anin tinggal dulu ya kak, mau ngajuin revisi"
"Oh ya silahkan, semangat ya yang mau wisuda" Adit tersenyum dan menepuk bahu Anin.
"Iya, makasih. Kakak juga kan calon wisudawan" sahut Anin sambil meninggalkan Adit.
Kenapa Anin bisa kenal dengan tante Nam? Bahaya kalo sampai ketahuan.
.
.
.
Anin sudah berada di ruang dosen. Disana juga sudah ada Tari yang datang terlebih dahulu. Mereka mendengarkan arahan dosen mereka masing masing. Setelah Anin selesai, dia menunggu Tari di depan ruang dosen. Tak lama kemudian Tari keluar.
"Udah?" tanya Anin menghampiri Tari
"Udah, lo juga udah kan?"
"Udah, kalo gitu yuk di print sekalian trus di jilid. Biar makin plong. Kan udah gak ada kuliah juga"
"Ayok, eh ke ruang keuangan dulu. Mumpung bokap udah kasih duit"
"Eh iya, hampir aja lupa. Ayok lah, gue juga udah ambil uang kok"
Mereka menuju ruang keuangan. Tari membayar terlebih dahulu. Setelah selesai ganti Anin yang maju.
"Atas nama siapa mbak?" tanya petugas keuangan
"Atas nama Anindya Wijaya, jurusan DIV kebidanan Nim 9305xxx, pak"
"Sebentar ya" Petugas itu mencari data Anin di komputer dan tak lama data Anin muncul di layar komputer.
"Mbak Anin, tagihannya sudah lunas. Tadi pagi jam 08.00 mbak"
"Hah? Lunas? Siapa yang melunasi pak? Saya kan belum bayar. Jam 08.00 berarti setengah jam lalu dong. Salah mungkin pak"
"Benar mbak Anin, sebentar ya saya tanyakan dulu dengan teman saya. Karena saya baru datang"
Petugas keuangan itu segera masuk ke dalam kantornya dan menanyakan apakah ada yang membayar tagihan Anin. Tak lama kemudian petugas tadi datang dengan seorang temannya.
"Benar mbak Anin, teman saya saksinya. Tagihan mbak Anin sudah lunas"
"Iya mbak, tadi ada mas mas pake seragam tentara membayarkan tagihan atas nama kamu" jawab petugas yang satunya.
"Ooh, kalo gitu terima kasih pak, bu infonya"
"Kenapa sih Nin?" Tari bertanya kepada Anin yang berjalan ke arahnya.
"Mas Bagas ngapain bayarin tagihan kuliah aku ya? Kan udah bayar di muka"
"Maksud lo mas Bagas tadi kesini bayarin tagihan lo?"
"Itu yang gue bingung. Soalnya tadi malam juga dia gak ngomong apa apa"
"Ya sudah sih, tinggal chat aja. Ayok ke warnet dulu terus ke warteg. Laper" Kata Tari sambil nyengir
"Perut apa karung sih neng, laper kok terusan. Hahahah"
Mereka berlalu dan menuju warnet. Cukup lama mereka di warnet karena antri dan harus mengedit yang harus ditambahkan. Tak terasa waktu berlalu dengan begitu cepatnya. Tari yang sudah selesai terlebih dahulu masih menunggu Anin.
"Daaaan, selesaaiiiii. Alhamdulillah, plong rasanya. Makasih ya mas"
"Sama sama cantik, sering main kesini ya, biar gue bisa cuci mata"
"Hahaha, itu sih mau mu mas, kita mah ogah" Sahut Tari. Dan mereka pun tertawa bersama. Anin dan Tari menuju warteg sebelah kampus. Mereka mengambil sendiri makanannya karena sudah sangat lapar. Pelayan yang sudah hafal dengan Anin dan Tari mempersilahkan mereka.
bibirnya lebih gentle yaa 😂👍
Sedangkan klo tari lagi sedih anin selalu ada di sampingnya 😏
Klo cuma tristan mah gak cukup kan lagi ada misi merebut hati papanya tari tristan nya 😁