Diana, harus menelan pil pahit, saat ia di keluarkan dari sekolah,akibat kesalahan yang tidak pernah ia buat. hampir setiap hari ia di buly oleh teman-teman sekolahnya, terutama Rehan. lelaki Tampan yang kerap kali membuly Diana, hingga muncul kebencian di dalam hati Diana untuk pria itu.
Akibat ulah Rehan, kehidupan Diana hancur, bahkan ia harus kehilangan ibunya. dan di usir dari rumah kontrakannya, kebencian Dian semakin mendalam sampai ke tulang. hingga ia memutuskan pergi merantau dengan adiknya.
suatu hari Diana dan Rehan ketemu secara tidak sengaja.....
bagaimana kelanjutan kisah mereka.
yuk Baca...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeiNova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari pernikahan Arjuna dan Vera
Hingga pada akhirnya hari pernikahan pun berlangsung, diadakan secara tertutup yang dihadiri beberapa keluarga saja. bahkan untuk acara resepsi pun dilakukan secara tertutup.
tidak ada Rehan dan Kevin, kedua pria ini sengaja tidak diundang demi menjaga perasaan Diana.
" Rehan, apa kau tau jika Arjuna menikah hari ini?" tanya Kevin yang sengaja datang ke kantor Rehan.
" Menikah dengan siapa?" Rehan balik bertanya dengan penasaran.
" Juna ,menikah. Kabar yang ku dengar pernikahannya dilakukan secara tertutup. Aku heran, siapa perempuan yang dia nikahi? bukankah selama ini Juna tidak pernah dekat dengan perempuan manapun?"
Rehan tercengang, ia masih tidak percaya dengan kabar pernikahan Arjuna. dan tidak mengundang dirinya ataupun Kevin.
" Mustahil, mustahil menikah tapi dia tidak undang kita berdua."ujar Rehan yang merasa heran.
Rehan mencoba menghubungi Arjuna untuk memastikan kebenarannya, tapi sayang sekali telepon pria ini tidak direspon oleh Arjuna sama sekali.
*******
" Juna, apa benar foto pernikahan di media sosial mu?" tanya Rehan Dengan rasa penasaran.
Pagi-pagi sekali ia dan Kevin datang ke rumah Arjuna untuk memastikan beberapa foto yang diunggah Arjuna di akun media sosialnya.
" Benar." jawab Juna singkat.
Rehan tercengang mendengarnya begitu pula dengan Kevin.
" Siapa istrimu? Bisa-bisanya kau menikah tanpa mengundang kami, apa kau sudah gila?." ujar Rehan yang merasa tidak terima.
" Maafkan aku, pernikahan ini hanya untuk keluarga inti saja. Bahkan papaku tidak mengundang rekan bisnisnya atau saudara jauh."
" Siapa istrimu?" tanya Kevin yang sama penasarannya.
" Ada, aku tidak bisa memberitahu kalian."
Rehan dan Kevin hanya berdecak kesal, mendadak keduanya merasa penasaran dengan pernikahan Arjuna, yang jelas sekali seperti di tutupi. Tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari Arjuna. Akhirnya kedua pria ini memutuskan untuk pergi.
" Aku yakin, jika ada sesuatu yang di sembunyikan Juna dari kita." ucap Rehan yang merasa begitu yakin.
" iya, pasti ada sesuatu. Rehan kau harus menyelidikinya."
Rehan hanya diam tidak menanggapi, entah kenapa perasaannya begitu kuat mencari tahu tentang pernikahan Arjuna, yang berlangsung sangat mendadak dan tertutup seperti ini.
Kembali pada Arjuna, pria ini kembali ke kamarnya karena mulai tadi malam. Vera sudah pindah ke rumah Arjuna. Sementara Diana tetap tinggal di rumah kontrakan seorang diri.
" Apa, mereka sudah pergi?" tanya Vera.
" Sudah, ayok pergi sekarang." ajak Juna.
Sepasang pengantin baru ini memutuskan untuk pergi menemui Diana, rencananya hari ini Juna dan Vera akan memberikan kejutan untuk Diana.
Sesampai di rumah kontrakan, Vera langsung mengajak kakaknya pergi karena ia tidak ingin membuang waktu. Sebenarnya Diana merasa penasaran karena Vera mengatakan jika dirinya akan memberi kejutan.
" Sebenarnya,kita mau ke mana?" tanya Diana sekali lagi.
" Kemana aja yang penting kakak bahagia." jawab Vera.
Baik Vera maupun Arjuna, tidak menjawab pertanyaan Diana, sampai pada akhirnya mereka tiba di sebuah rumah yang tampak sepi. Vera mengajak kakaknya masuk ke dalam rumah tersebut. Tentu saja hal ini membuat Diana merasa heran.
" Rumah siapa ini, kenapa kita masuk Tampa permisi?" tanya Diana.
" Rumah untuk kakak." jawab Vera membuat Diana kaget mendengarnya.
" Rumah untuk kakak? Maksudnya bagaimana sih?"
" Rumah ini dan Vera yang membelinya sebagai hadiah untukmu Diana. Mulai sekarang kamu tidak perlu tinggal di kontrakan lagi, meskipun sendiri, tapi kamu hidup di rumah sendiri." jelas Juna membuat Diana meneteskan air mata.
" Hadiah ini terlalu besar, seharusnya aku yang memberikan hadiah pernikahan untuk kalian." ucap Diana.
" Tidak apa-apa, mungkin rumahnya, tidak terlalu besar, tapi cukuplah, untukmu." sahut Juna.
" kau terlalu banyak membantu aku,Juna."
" Tidak masalah, hadiah ini pantas untukmu." jawab Juna.
" Apapun yang aku lakukan selama ini tidak sebanding dengan pengorbanan mu untuk Vera." ucap Juna membuat air mata Diana semakin mengalir deras.
Diana memeluk Vera, dapat ia rasakan hatinya lega setelah Vera menikah.
" Lihatlah aku ibu, aku berhasil menikahkan adikku, kini tugasku sudah selesai." ucapnya Diana dalam hati.
Arjuna Bangga pada dirinya sendiri, yang bisa membantu Diana sampai sejauh ini. Setidaknya kesalahan yang ia lakukan di masa lalu dengan tidak membantu Diana pada akhirnya terbayar sudah.
Hari itu juga, mereka membantu Diana pindahan rumah. Yang bawah hanya pakaian dan beberapa barang karena rumah yang di beli oleh Vera dan Juna, sudah lengkap berisi perabotan. Perlahan-lahan kehidupan kakak beradik ini mulai membaik, tak di pungkiri perubahan ini berkat campur tangan Arjuna.
nanti bener bener diwujudkan omongan Pak Brata.