NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diana Ana

Di bumbui Cerita 21++

Tak kusangka aku bisa mencintaimu.

Semenjak kejadian yang menimpanya malam itu. Arana harus kehilangan kesuciannya yang telah Ia jaga selama 23 tahun.

Karna kejadian yang meningpanya malam itu Arana harus menerima kenyaatan pahit. Kekasih yang sangat Ia cintai pergi meninggalkannya begitu saja.

Arana di perkosa oleh seorang
pemuda yang tidak Ia kenal.

Apakah Arana bisa menemukan pemuda yang telah merampas kesuciannya?...
Dan apakah Arana bisa membalas cinta orang yang telah merampas semuanya darinya? ketika pemuda itu mengatakan Aku Mencintaimu Arana.

Ikutin terus ya Cerita Cinta Manisku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16.Solusi

Steven mengacak rambutnya ketika tak ada suara yang

menyahuti pangilannya, namun setelah melihat seorang wanita tua keluar dari

dalam ruangan, dengan segera Steven berjalan ke arah wanita tua itu lalu

berkata.

“Dimana Arana? Mbah.” Steven mengeluakan nada suara

kerasnya.

“Aku di sini Stev.” Arana menyahuti panggilan Steven ketika

mendengar suaranya yang sedikit membesar.

Tampa meminta izin kepada pemilik rumah yang tak lain adalah

mbah dukun, Steven berjalan masuk ke adalam kamar tersebut, lalu mendapati

Arana tengah terbaring di atas tempat tidur. Dengan langkah cepat Steven

berjalan ke arah dimana Arana tengah terbaring.

“Apa, Mbah dukunnya telah melakukannya?” itulah pertanyaan

pertama yang keluar dari dalam mulut Steven, ketika sampai di sampin tempat

tidur yang Arana tempati.

“Belum! Bahkan dukunnya belum menyentuhku sama sekali.” Arana

melihat ke arah Steven dengan rasa bingun.

“Syukurlah, kalau Mbah dukun itu belum menyentuhmu.” Steven

mengankat tubuh Arana keluar dari dalam ruangan tersebut, lalu berjalan keluar

menuju arah mobilnya.

“Apa yang kamu lakukan?” Arana nampak terkejut dengan apa

yang tengah Steven lakukan “Turunkan aku Stev.” Arana berusaha agar Steven mau

menurunkan tubuhnya dari gendongannya.

“Tidak! aku tidak akan menurunkanmu, kalau kita sampai di

dalam mobil.” Steven membuka pintu mobilnya lalu mendudukkan Arana di dalam

mobilnya.

Setelah Arana duduk di dalam mobilnya, Steven menutup pintu,

lalu menguncinya takut Arana akan keluar dan masuk lagi ke dalam rumah dukun

tersebut. Setelah itu, Steven mengitari, lalu ikut masuk ke dalam mobilnya.

Arana yang melihat Steven duduk di sampinnya berkata. “Apa

yang kamu lakukan Stev?” Arana kembali menangis “Sedikit lagi aku akan

melakukannya dan terbebas dari beban besarku ini. Hiks, hiks.” Arana menutup

wajahnya dengan kedua tangannya ketika mengatakan itu.

Steven melihat ke arah wajah Arana yang kini tengah tertutup

oleh tangannya, berkata. “Arana, kamu tenang kita akan mencari solusi untuk

masalahmu ini. Aku akan membantumu ok. Sekarang berhentilah menangis.”

Mendengar ucapan Steven yang ingin mencari solusi dari kehamilannya,

Arana terlihat sangat kesal karna menurutnya hanya satu solusi yang bisa di

lakukan hanya dengan cara menggugurkan kandungannya.

“Solusi apa! Ha.” Arana berteriak melihat ke arah wajah

Steven dengan nada suara bentakan “Aku tak memiliki solusi lain, kecuali

menggugurkannya kamu mengerti!” Arana terlihat begitu sangat kesal ketika

selesai mengatakan itu, bahkan matanya terlihat begitu menyala karna merasa

sangat marah dengan apa yang Steven lakukan.

Steven yang mendengar ucapan kesal Arana, ikut merasa kesal

karna Arana meneriakinya dengan cara yang kasar. Steven pun berbalik berteriak

melihat ke arah wajah Arana.

“Solusinya hanya menikahimu.” Kata menikahimu spontang

keluar dari dalam mulut Steven.

“Apa?” Arana terkejut mendengar kata yang baru saja keluar

dari mulut Steven “Kamu ingin menikahiku? hahaha” tertawa sinis “Kamu jangan

bercanda Stev.”

“Iya, Ara, aku akan menikahimu dan bertanggun jawab dengan

anak yang kamu kandung. Namun setelah anak itu lahir kita akan bercerai, karna

aku mempunyai tanggun jawab yang lain yang harus aku lakukan. Kamu mengertikan

Ara, dengan maksud aku? Setelah anak itu lahir aku tak akan berhenti bertanggun

jawab meskipun nantinya kita sudah berceri.” Steven terlihat bersungguh-sungguh

ketika mengatakan itu.

“Apa kamu yakin? Ingin menikahiku?” Arana melihat ke arah wajah

Steven meminta kepastian dengan apa yang baru saja Steven katakan.

“Iya, aku sangat yakin dengan apa yang aku katakan.” Steven

sendiri masih bingun dengan apa yang baru saja mulutnya katakan, namun untuk

membuat hati Arana tenang Steven mengatakan itu.

“Apa kamu benar-benar yakin? Ingin menikahiku Stev?” Arana

kembali mengulang kata-katanya. Melihat ke arah wajah Steven. “Dan bagaiman

dengan tanggun jawabmu yang lain itu? Apa tidak akan menjadi masalah nantinya?”

Arana mengira kalau Steven tengah menunggu seseorang yang sangat di cintainya

kembali dan menikahinya sehingga Steven mengatakan ada tanggun jawab lain

selain dirinya itulah yang terlintas dalam pikiran Arana saat ini.

“Aku yakin Ara, sekarang berhentilah menangis, wajahmu

telihat sangat jelek kalau kamu selalu menangis.” Steven tersenyum melihat ke

arah wajah Arana ketika mengatakan itu.

Setelah mengataan itu rasa resah, rasa gelisa, rasa sedih

semua hilang secara tiba-tiba di dalam hati Steven ketika mengatakan kalau

dirinya ingin menikahi Arana. Ada rasa senang tersirat secara tiba-tiba di dala

hatinya. Steven sendiri merasa sangat bingun dengan perasaan yang tengah di rasakan

saat ini.

“Dan sekarang kamu ikut aku.” Steven mulai menyalakan mesin

mobilnya lalu melajukannya.

“Kita mau kemana Stev?” Arana melihat ke arah Steven yang

kini tengah pokus melajukan mobilnya.

“Aku ingin menculikmu.” Tertawa melebar melihat ke arah

wajah Arana yang kini mulai menatap tajam ke arahnya.

“Stev.” Arana mencubit sampin perut Steven dan itu membuat

Steven salah tingkah melajukan mobilnya.

“Ao, Ara, hentikan ini geli.”

Arana menghentikan cubitannya, lalu kembali berkata. “Stev,

sebenarnya kita mau kemana?” berkata pelan.

“Kamu ikut saja, tidak perlu banyak bertanya oky. Bentar lagi

kita akan sampai.” Steven tersenyum, lalu kembali melihat ke arah jalanan.

Seteleh lima belas menit, Steven membunyikan kelakson

mobilnya di depan sebuah gerban rumah mewah, dan itu membuat Arana merasa

bingun dan juga penasaran. Dan juga keluarlah seorang pemuda berseragam lengkap

membuka pintu gerban yang tingginya sekitar dau meter lebih.

“Stev, ini rumah siapa?” Arana melihat ke arah rumah mewah

yang kini ada di depan matanya.

Tampa menjawab pertanyaan Arana, Steven kembali melajukan

mobilnya masuk ke dalam area rumah mewah tersebut, dan mematikan mobilnya

setelah sampai di depan pintu utama rumahnya.

“Ayo, kita turun.” Steven membuka pintu mobilnya lalu turun,

begitupun dengan Arana yang ikut turun karna melihat Steven turun dari

mobilnya.

Arana berjalan ke arah Steven, sambil melihat sekelilin

rumah yang tengah di tempatinya saat ini.

“Stev, ini rumah siapa?” Arana kembali bertanya, dan lagi

Steven tak mejawab pertanyannya.

Justru Steven memegan tangan Arana, berjalan ke arah pintu,

tampa memencet bel, pintu rumah terbuka, dan beberapa pelayan telah menyambut

kedatangan mereka berdua, karna sebelumnya Steven telah memberitahukan orang di

rumahnya kalau ia akan datang bersama seseorang.

Melihat perlakuan sopan para pelayan kepada Steven, Arana bertambah

bingun melihat itu semua.

“Steven siapa sebenarnya? Tidak mungkin ini rumah

keluarganya, atau ini rumah temannya? Atau ah, sudalah.” Arana beragrumen

dengan pemikirannya sendiri.

“Ara.” Panggilan Steven menyadarkan Arana dari lamunannya.

“I—iya, ada apa Stev?” Arana melihat ke arah wajah Steven

ketika mendengar panggilannya.

“Ayo.” Steven menarik tangan Arana menuju arah ruang

tamunya.

Di sana Arana mulai mengetahui kalau rumah yang di

tempatinya saat ini, adalah rumah orang tua Steven.

1
Iqbal Ika
bgus
Yesi Yupita
refleks nyanyi apa salah ibuku dirundung pilu
Winsulistyowati
Kasihan Thor...Moga Dia Tanggjwb Yo Thor Pd Arana..
🌻Ruby Kejora
di sini rupanya rame sekali Kak Salam kenal dan salam sukses buat kakak💐😄
bundan@ furqan
ika widya
udh lma bgt g up thor kn pnasaran dgn klnjutn crtany thor
Queenamila
tanpa thor bukan tampa
👸🏻🌹🎆Nana ConLey💫
akibat Michel jg yg terlalu ambisi merebut pcr org
alhasil skrg menderita hati dah 🤪🤪
Anita Rahayu
jgn lma2 upnya dah 1thun thor
Yanthi Chahya Yustikarini
seruuu
Ms Dahlia
alo.. aq mampir..
aq dah baca sinopsis, MW mau ralat dikit ya Thor🤭

usia kuliah S1 itu kalo dari tamat SMA itu rata2 18-22 tahun. kl udah 23 berarti mahasiswa abadi 😂
Cristin Tasinem
ayo lanjut Thor jangan kelamaan jeda nya
Liany Sayda
lanjut
Betty Yunita Yunita
Kira2 up ny masih lama ya thor....
Rommy Wasini Khumaidi
kenapa gk jujur aja sama steven,kalao ara diperkosa
Itoy Bintanx
kalo di pikir2 ini byk terkejut ny
Betty Yunita Yunita
Thor betapa ny jangan lama2 dong
Siti Sadiyah
lanjut
Siti Sadiyah
#####################
Eti Guslidar
aditya. hhhhhh
Eti Guslidar
suami yg penyayang.. mauuuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!