NovelToon NovelToon
Rahasia Memaulakan Suamiku

Rahasia Memaulakan Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Chicklit
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agustina Pandiangan

Dua tahun menikah dengan suamiku sungguh sangat membuatku curiga.Bagaimana tidak selama dua tahun ini dia Hannya menyentuhku tiga kali,mertua ku yang sangat sombong mengatai ku wanita mandul hingga suatu saat aku mengetahui rahasia suamiku yang sangat membuatku tidak percaya dan nyaris pingsan.

apa rahasia suamiku,apa yang terjadi dengannya ikuti dalam kisah cerita ini ya jangan lupa dukung cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustina Pandiangan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 ~ Bantu aku ~

Tamara terdiam mendengar ancaman suaminya,dia tidak ingin memperpanjang masalah ini lagi karena dia ingin meminta tolong pada pria itu.

"Aku minta maaf,aku mengira setiap orang yang sudah menikah tidak ada lagi rasa sungkan begitu." Jawab Tamara dengan nada merendah.

" Terus kenapa kamu masuk kamar di saat aku ada di kamar,kalau memang tidak ada yang perlu kamu bisa keluar masuklah di saat kamu sudah mau tidur,aku tidak ingin berlama-lama berada di ruangan yang sama dengan mu."Ucap Doni lagi dengan nada mulai merendah.

" Aneh sekali memang pria yang satu ini,aku masih bingung apa tujuan dia menikahi ku kalau dia tidak menyukai ku." Ucap Tamara dalam hati.

" Hmm...Bisakah aku minta tolong kepada mu,aku tidak punya siapa-siapa yang bisa ku minta pertolongan,hanya kamu yang kukenal di kota ini_

"Jangan bertele-tele ada apa katakan saja?" Doni langsung memotong ucapan Tamara hingga membuat Tamara menelan ludah,dia takut pria itu memakinya karena tidak ada dasar apa pun dia untuk membantu dirinya.

" Bisakah kamu membantuku,pinjamkan aku uang tiga puluh juta,kamu bisa memotong jatah bulanan aku,orang tua ku sakit keras di kampung butuh uang untuk berobat." Jawab Tamara memberanikan diri.

Pria itu tampak tersenyum menghina,tatapannya penuh tatapan hina,yang membuat Tamara semakin salah tingkah.

" Apa orang kamu sudah bilang pada keluarga mu ,kalau kamu dinikahi pria kaya? biasanya orang kampung dan miskin akan selalu memamerkan sesuatu yang bukan miliknya?" Tanya Tamara dengan nada merendahkan.

" Ti_tidak,orang tuaku tidak seperti itu dan mereka juga tidak tau kalau aku sudah menikah." Jawab Tamara.Sebenarnya dia sakit hati dengan ucapan Doni tapi dia tidak berani melawan lagi, selain takut pria itu emosi, dia juga takut pria itu tidak memberinya pinjaman sementara ibunya sudah mendesaknya terus menerus.

" Baguslah,jangan sampai mereka tau akan hal itu,karena kalau sampai orang tuamu tau kamu dinikahi pria kaya aku yakin mereka akan pindah kemari dan menjadi parasit di rumah ini_

"Orag tua ku tidak serendah itu,mereka juga punya harga diri jadi tolong jangan terlalu merendahkan orang tua ku." Ucap Tamara matanya mulai berkaca-kaca dia sakit hati mendengar hinaan suaminya terhadap keluarganya.

" Cihh...!! Semua orang kampung apalagi miskin pasti demikian,sudahlah jangan terlalu banyak bicara aku akan transfer ke rekening mu sekarang juga,ingat sampai kamu membawa orang tua mu ke kota ini." Ucap Doni masih saja merendahkan keluarga Tamara.

Tamara menarik napas dalam-dalam dia menahan sakit hatinya,dia tidak ingin pria itu berubah pikiran.

" Mana nomor rekening mu? kenapa lamban sekali?" Bentak Doni saat Tamara tidak bergeming setelah mendengar semua hinaannya.

Tamara langsung mengirim nomor rekeningnya,setelah itu dia meninggalkan Doni di dalam kamar,dia pergi ke balkon menatap pemandangan kota ini di malam hari.

Ting...

Sebuah pesan masuk mengagetkan dirinya yang sedang asik,setelah membuka ponselnya dia hanya tersenyum kecil.

[ Terima kasih nak...Uangnya sudah ibu terima besok ibu akan membawa bapak mu ke rumah sakit.]

Tamara sudah tidak kaget lagi kalau ibunya selalu mengabari tentang penyakit bapaknya,karena memang sudah dari dulu bapaknya selalu sakit-sakitan hingga membuatnya sebagai anak pertama bertanggung jawab.

[ Sama-sama Bu,semoga bapak lekas sembuh.]

Tamara membalas pesan ibunya setelah itu dia menutup ponselnya,dia ingin menenangkan pikirannya yang sedang buntu saat ini.

*****

Sudah dua Minggu setelah mereka tidur di kamar yang sama dan selama dua Minggu itu juga Doni melarangnya tidur di ranjang yang sama dengannya membuatnya semakin merasa aneh.

" Apa dia punya wanita lain,kalau seperti ini terus kapan aku hamilnya,lagian tidak mungkin aku yang memintanya lebih dulu,yang ada dia akan merendahkan aku lagi." Ucapnya dalam hati di suatu malam.

Tamara menatap jam dinding, jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari matanya belum juga mengantuk membuat dia berpikiran yang aneh-aneh.

Tamara mendengar dengkuran Doni,dia hanya bisa menelan ludah,sebagai seorang wanita normal beberapa malam ini dia selalu menginginkan belaian suaminya, tapi sampai detik ini Doni tidak memberikan nafkah batin untuknya.

" Aahh...Kenapa pikiran ku kotor begini,ada apa denganku,aku seperti wanita murahan yang menginginkan kehangatan dasar bodoh." Dia memaki dirinya sendiri.

*****

Tamara terbangun dari tidurnya setelah mertuanya menjerit memanggil namanya,dia kaget sekali saat melihat jam dinding yang sudah menunjukan pukul setengah tujuh pagi,dia segera beranjak dari tempat tidurnya lalu ke kamar mandi dan mencuci wajahnya.

" Nyaman ya jadi istri orang kaya sampai-sampai bangun pun harus dibangunin?" Sindir mertuanya setelah dia sampai di ruang makan.

"Maaf ma,semalam aku tidak bisa tidur." Jawab Tamara sambil menuangkan air putih ke gelas masing-masing orang.

Tiba-tiba mertuanya menatapnya dengan tatapan aneh hingga Tamara salah tingkah dia bingung dengan tatapan mertuanya.

" Sudahlah ma..Kenapa diributin masalah seperti ini!! besok jangan telat lagi makanya malam jangan begadang." Bentak Doni lalu dia mulai menikmati sarapannya.

" Ma...Aku berangkat." Doni menyalami mamanya setelah itu dia pergi begitu saja,dia acuh kepada Tamara yang ada di ruangan itu.

" Hati-hati di jalan,cepat kembali ke rumah kalau sudah selesai pekerjaannya." Jawab mamanya.

Setelah Doni meninggalkan mereka,mertuanya kembali menatapnya dengan tatapan aneh,Tamara bingung dengan sikap mertuanya itu.

" Aku merasa aneh dengan sikap kalian berdua,kalian tidak menutupi sesuatu dariku? aku perhatikan selama dua Minggu ini,aku tidak pernah melihat mu keramas kalau pagi hari apa jangan-jangan kalian tidak melakukan hubungan badan?" Tamara kaget sekali mendengar pertanyaan mertuanya,dia sedikit risih dengan pertanyaan itu.

" Jawab kenapa diam? apa anakku tidak pernah menyentuh mu? apa mungkin dia tidak selera dengan mu, wajar tidak selera kamu itu hanya orang kampung dan miskin tidak pantas untuk anakku." Maki wanita itu.

Jangankan mertuanya,dia sendiri merasa aneh dengan sikap suaminya,bagaimana bisa seorang pria tidak terpancing dengannya yang tidur di kamar yang sama.

" Pe_pernah ma...Aku bangun pagi-pagi sekali untuk keramas,lalu aku keringkan rambut ku." Jawab Tamara gugup dan berbohong.

" Oke...Aku akan menunggu hasilnya,karena aku curiga,jangan-jangan anakku tidak nafsu melihat wanita sepertimu makanya dia tidak pernah menyentuh mu." Maki wanita itu lagi.

Setelah puas memakinya wanita sombong itu meninggalkan dirinya di ruangan itu,Tamara menghela napas lega setelah ditinggal sendirian.

" Aku harus melakukan sesuatu agar nanti malam dia menyentuh ku."

❤️❤️❤️ bersambung ❤️❤️❤️

1
Ama
kapan update
Yuliana Tunru
ayo susi hentikan doni klo oerlu lapor polisi biar tak tambah gila
Yuliana Tunru
itulah bidoh x kamu tamara rasakan sdh dibilang doni ituninlis gay msh jg kamu sok mampu dan akhir x nyesel kan smoga tamara keguguran dan dikura doni mati biar bisa selamat
Agustina pandiangan: makasih kak udah mampir di tunggu up nya ya kak.
total 1 replies
Yuliana Tunru
bertqhan z tamara hingga ankmu lahir dan kumpulkan.uqng sebyknyg kau bisa setelqh itu pergi berusaha mandiri ayau.pulang kampung buka usaha kecil2an di rmh
Agustina pandiangan: Makasih kak,di tunggu upnya .
total 1 replies
Yuliana Tunru
msh ada itak si abian dibanding doni yg otak x berisi terong dan lobang matahari smoga kena penyakit biar kapok tak bisa sombong lg..kasihan bgt tamara kena zonk dikawini laki bejad
Yuliana Tunru
ya ampun tamara hamil ank gado2 entah alex atw abian ..dunia sdh mau kiamat
Yuliana Tunru
tamara ditipu hbs2sn oleh doni ..kumpulkan z uang yg diberi doni biar kau punya pegangan saat pergi ..skrg saat x masuk ke rmh neraka
Agustina pandiangan: terima kasih Kaka,sudah mampir di tunggu kak upnya ya🥰🥰🥰
total 1 replies
Yuliana Tunru
dasar doni laki2 gay yg sombong dan arogan..biarkan z tamara kelak saat kau tau knp dinikahi jgn.mau ditipu lakukan yg terbaik agar hidupmu mapan dan cari cinta sejatimu jgn bodoh aplg klga x tak menyukaimu cuek z asal kau dinafkahi layak
Agustina pandiangan: makasih kak senang deh kakak selalu mampir di karya aku🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
Leerienna
cerita nya seru bikin penasaran bacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!