Tidak mudah hamil di usia muda, apalagi jika itu kembar lima. itu lah yang dirasakan oleh Alya, setelah orang tua nya meninggal, mahkota Alya di ambil oleh orang yang tidak ia kenal sehingga ia hamil.
Bagaimana Alya menjalani kehidupan nya itu?
Silahkan pada mampir siapa tau suka kan,
jangan lupa like komen dan vote nya yaa makasih
Follow Instagram author
@mawarjk_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar Jk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 13
Hi semua nya
Jangan lupa like dan komen nya
itu wajib pokoknya ok 😉
...Happy reading...
.......
.......
.......
Pagi hari~
04:40
Argan terbangun dari tidurnya tapi ia tidak melihat Arkan "Arsan dimana" tanya nya dalam hati, tapi saat Argan mendengar suara air dari dalam kamar mandi ia sudah tahu kalau Arsan ada di dalam sana
Setelah beberapa menit Arsan keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk yang melilit di pinggang nya saja dengan rambut yang sedikit basah dan berjalan dengan menyisir rambutnya dengan jari nya kebelakang.
Dengan segera Argan memasuki kamar mandi dan memulai ritual mandi nya, setelah beberapa menit Argan pun keluar dengan handuk yang melilit di pinggang nya
Argan melihat Arsan sudah lengkap berpakaian pun juga segera memakai pakaian nya yang sudah di siapkan oleh Diana tadi malam sebelum tidur
Setelah mereka memakai baju nya mereka melaksanakan kewajiban nya sebagai umat Islam, mereka di ajarkan sejak dini oleh Alya tentang Islam.
Setelah melaksanakan sholat subuh mereka kembali ke kasur dan duduk menunggu matahari menampakkan cahaya nya dan menyinari bumi ini, Eaak Hhh
06:48
Fahmi, Diana, Gara, Rangga serta Argan dan Arsan sudah ada dimeja makan guna melaksanakan sarapan pagi nya.
Sebenarnya Argan dan Arsan sudah lebih dulu ada disana sebap mereka bosan di kamar dan tidak tahu melakukan apa.
Karena setelah mereka sholat mereka akan ke dapur dan membantu Alya menyiapkan sarapan untuk nya
"Kalian mau apa sayang?" tanya Diana kepada Argan dan Arsan
"Tidak usah nyonya biar saya sendiri yang ambil" ujar Argan saat Diana hendak mengambil kan mereka makanan
"Tidak apa-apa, ini makan lah" ucap Diana yang tidak ingin dibantah dan mau tidak mau Argan dan Arsan memakan makanan nya
"Dan panggil saya Oma sama seperti Rangga ok" pinta Diana, Argan hanya menganggukkan kepala nya dan Arsan hanya diam
Sedangkan Rangga sudah sangat tidak suka akan kehadiran Argan dan Arsan di rumah nya, dengan tatapan tajam dan sinis ia menatap Argan dan Arsan tapi mereka mah bodoh amat selagi tidak terganggu
"Oma Rangga juga mau nasi goreng nya" ujar Rangga sedikit cemberut
"Ah baiklah" kata Diana dan mengambil makanan untuk Rangga
"Ayo makan" Sahut Fahmi, dan mereka pun makan dengan hikmat tanpa ada yang bicara sama sekali pun disana
***
"Mereka biar Gara yang antar mah pah, sekalian antar Rangga ke sekolah" ujar gara kepada Diana dan Fahmi
"Baiklah nak, ini sayang ada sedikit oleh-oleh buat adik-adik kalian dan juga buat Mama kalian" ucap Diana
"Oma tidak perlu repot-repot begini" ujar Argan
"Oma tidak report ko sayang" ucap Diana dengan senyum nya dan mengelus surai hitam Argan
"Makasih Oma Opa" ujar Argan
"Sama-sama sayang" ujar Diana dan Fahmi bersamaan
Fahmi dan Diana mengantar mereka kedepan hingga mobil mereka tak terlihat baru mereka berdua masuk ke rumah kembali
Gara mengantar Argan dan Arsan hingga di penginapan mereka karena Gana akan kembali ke Makassar siang nanti.
Sedangkan Gara saat perjalanan mengajar Rangga ke sekolah.
"Pa Rangga enggak suka sama mereka berdua" ujar Rangga
"Kenapa" tanya Gara
"Karena baru saja mereka bermalam Oma sama Opa sudah tidak perhatian sama Rangga, mereka hanya perhatian pada mereka berdua dan itu membuat ku benci" ujar Rangga dengan menekan kata benci
"Tidak baik kamu berbicara seperti itu Rangga bagaimana pun mereka termasuk anak-anak Gana dan berarti keluarga kita juga" ucap Gara, ya bener karena Gara beserta keluarga sudah menganggap Gana seperti keluarga sendiri
"Tapi Rangga tetap tidak suka sama mereka berdua titik" ujar Rangga dengan muka yang sedikit merah karena menahan amarahnya "Lihat bahkan papa juga" ujar Rangga dalam hati dan mengepalkan kita tangan nya
"Nah kita sudah sampai, belajar baik-baik ok" ujar Gara dan mengelus kepala Rangga dan Rangga hanya menganggukkan kepalanya
Setelah itu Gara melajukan mobilnya menuju kantor karena ia memiliki tumpukan berkas yang harus ia periksa
***
Anak-anak Gana sudah sampai di Makassar dengan selamat mereka juga di antara ke rumah masing-masing.
"Assalamualaikum Argan pulang" kata Argan dan memasuki rumah yang kebetulan pintu nya tidak tertutup
"Waalaikumsalam" "Eh bang Argan dan Arsan udah pulang" pekik Alfan senang karena ia sungguh merindukanmu abang nya itu
"Kalian sudah pulang" " Ayo sayang kalian istirahat dulu, kalian pasti capek kan" tanya Alya
"Enggak ko Mah, kita enggak capek" jawab Arsan dan berjalan memeluk Alya
"Oh iya Ma ini oleh-oleh katanya dari Oma Diana" ujar Argan dan menyerahkan kantong besar ke arah Alya
"Wah"
"Oma Diana?" boe Alya tapi mereka yang ada disana dapat mendengar nya
"Mama nya om Gara mah" Sahut Arsan dan Alya pun mengangguk mengerti. Mereka mengambil oleh-oleh masing-masing Karena memang disitu sudah ada nama masing-masing.
"Yaudah kalian bawa ke kamar, nanti di kamar baru buka nya" perintah Alya dan lima 'A' pun dengan semangatnya memasuki kamar mereka sedangkan Alya menyiapkan makanan yang ia masak tadi
***
"Oh iya Mah tante Ira kemana?" tanya Argan saat ia tidak melihat Aira
"Tante Ira tadi bilang sama Mama kalau dia akan makan malam sama Om Raka" ujar Alya dan duduk setelah mengambil kan makanan untuk anak-anak nya (Raka adalah pacar nya Aira dan tidak lama lagi mereka akan bertunangan dan tinggal hitungan hari saja)
"Oh gitu"
"Yasudah kalian makan lah"
Mereka makan dengan hikmat sekali kali Alfan berceloteh seperti biasa dan Alya akan menegur nya karena ia akan tertawa hingga tersedak dan para sang kakak hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah nya itu
Bersambung~
Sampai jumpa di chap selanjutnya 🤗
Jangan lupa like dan komen nya yaa 💜
Like
Vote
Komen
See u guys 😘😘
kata ada bodyguard bayang
tapi tolong tulis San yg byk typo secara sadar dan tdk di bagusin, apalagi yg salah tulisan tolong byk cari recommend buku2 utk nambah Ilham.....mu GKI. sekedar hiburan tp jgn bikin salah penulisan nya... Villa bukan Fila, itu sangat berbeda..dll lahh..ttp smgt utk berkarya 👍🏻💪🏻💪🏻💪🏻🌹🌹🌹