NovelToon NovelToon
When Gods Grow Bored

When Gods Grow Bored

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: jhoven

When Gods Grow Bored berlatar di sebuah benua kuno "Nirenva" yang dilanda perang tanpa akhir, tempat kerajaan-kerajaan saling membantai atas nama para dewa yang pernah turun dan meminjamkan kekuatan mereka kepada umat manusia. Di dunia di mana nilai hidup diukur dari restu ilahi, Kai Jhoven: seorang anak tanpa berkah dan tanpa asal-usul tumbuh sebagai sosok terbuang, dipaksa bertahan di tengah kekacauan yang tidak pernah ia pilih. Ketika sebuah kekuatan asing akhirnya menjamah dirinya, Kai Jhoven terseret ke dalam pusaran konflik yang jauh lebih besar dari perang antar manusia: intrik ilahi, kekuasaan yang dipinjam, dan kebenaran kelam di balik mukjizat yang disembah dunia. Dalam perjalanan dari medan perang hingga jantung kekuasaan, takdir, kepercayaan, dan kemanusiaan diuji; sementara langit yang selama ini dipuja perlahan mulai retak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jhoven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vs Jörmungandr (3)

Kantin Serikat Hunter.

Kai, Isabella, Given dan Raamez makan bersama disiang hari sembari bercakap-cakap.

"Bagaimana keadaan Ingrid?" tanya Kai.

"Masih belum siuman.." Balas Given.

"Begitu ya.. Aku jadi merasa bersalah padanya." Lanjut Kai.

"Jangan keras pada dirimu sendiri Kai, Ingrid sendiri yang menginginkan duel itu.. Dia sudah tau konsekuensinya juga." Balas Bella.

"Itu benar, kita hanya harus menunggu dia pulih seutuhnya dan segera bergegas menuju Kota Hallenmark." Tegas Raamez.

"Jika boleh tau Kai, sebenarnya kekuatanmu itu apa.. Jujur saja, jarang ada yang bisa selamat dari serangan pamungkas milik Ingrid itu. Tapi perisaimu mampu menahannya dengan baik. Berkah apa yang kamu dapatkan?" Tanya Given penasaran.

Isabella dan Raamez fokus, mereka juga penasaran namun malu untuk bertanya.

"Ah.. Iya, aku tidak pernah menunjukkan kekuatan dewaku padamu ya ven! Haha, itu karena aku sendiri belum sepenuhnya menguasai kekuatan dewaku ini. Sekarang aku hanya bisa menggunakan 1 jurus/teknik saja.. Seperti yang aku gunakan kemarin saat melawan Ingrid. Dan teknik itu membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi, itulah sebabnya aku memilh bertahan." Balas Kai.

"Tapi dengan 1 teknik itu saja sudah sangat kuat loh Kai!" Lanjut Bella.

"Hehe, kekuatanku ini milik Dewa Astraezas; Sang Pelipat Langit, Dewa Distorsi Ruang dan Jarak. Aku juga tidak terlalu mengerti.. Tapi memang dia Dewa yang luar biasa."

"Dewa Astraezas.. Sepertinya aku pernah mendengar namanya.. Dia salah satu Dewa penting dalam fraksi Dewa Primordial yang dipimpin oleh Khae’Thuun. Bisa dibilang dia salah satu dewa tertua. Jadi, dia itu dewa pemberi berkah pertahanan ya? Aku kira dia lebih seperti penyerang yang superior." Lanjut Raamez.

"Hm.. Aku belum membuka seluruh potensi dewa ini karena kapasitas energi spiritual yang kumiliki sangat kecil bang Raamez.. Asal kalian tahu, aku baru menerima kekuatan ini bulan lalu, tepat saat Desa Mooire dibantai. Aku bagaikan bayi yang baru belajar berjalan saat ini." Balas Kai.

"Serius? Sebelum sebulan lalu, apa kamu masih belum memiliki berkah dewa Kai?" Tanya Bella.

Kai pun menjelaskan bagaimana masa kecilnya yang selalu dikucilkan dan terbuang, namun dari seluruh warga Desa Mooire itu, terdapat Pak Garo yang selalu menolong dan merawatnya. Ia juga menceritakan bagaimana kematian Garo dan caranya mendapat kekuatan dewanya.

"Gila.. Bukannya jarang sekali kasus seorang yang terlahir tanpa berkah dewa?" Tanya Bella kembali.

"Tidak.. Itu memang benar bisa terjadi." Balas Given.

Given pun mulai menceritakan bahwa dirinya sendiri sama dengan Kai, ia sempat terlahir tanpa berkah. Namun yang membedakannya adalah waktu kebangkitannya. Kalau Kai mendapat kekuatan diusia 12 tahun, Given mendapatkan kekuatannya pada saat usianya 7 tahun. Jadi Given mempunyai waktu lebih lama untuk mempelajari kekuatannya.

Given juga menceritakan pada Kai bahwa dirinya dan Isabella berasal dari Kerajaan Solarius, lebih tepatnya mereka adalah mantan warga Solarius yang berpindah kependudukan karena wilayahnya telah ditakhlukkan oleh Khanox. Mereka sempat menetap 3 tahun diwilayah selatan sebelum pergi ke utara dan menetap di Rusville.

Oleh karena itu berkah yang mereka berdua miliki berasal dari Dewi yang sama yaitu Dewi Solmeryn. Meskipun berasal dari Dewi yang sama, namun spesifikasi kekuatan mereka berbeda. Given mendapat berkah tipe serangan dan Isabella tipe support.

"Hm.. Sepertinya party kita ini kumpulan orang-orang yang cukup unik ya, haha!" Lanjut Kai seusai Given bercerita.

"Kau benar." ucap Given sambil tersenyum.

Setelah makan, mereka pergi menjenguk Ingrid diruang medis. Kali ini kondisinya mulai membaik, kesadarannya kembali dan energi spiritualnya mulai terisi.

2 Hari kemudian, Ingrid telah pulih seutuhnya. Kini party mereka sedang mempersiapkan diri untuk perjalanan panjang ke utara, Kota Hallenmark.

"Oke guys, apa semuanya sudah siap??" tanya Raamez.

"Sudah bang!" balas Bella.

Giovanni dan Cassandra menemui party mereka sebelum berangkat dan mengucapkan sepatah dua kata untuk menyemangati.

"Semoga beruntung, kalian semua!" Ucap Giovanni.

"SIAP PAK!"

Kereta kuda mereka pun berangkat. Bang Raamez yang menjadi kusir, memegang kendali. Sementara, para bocil-bocil lainnya duduk didalam badan kereta.

"Jangan deket-deket aku dong duduknya." Ucap Ingrid dengan wajahnya yang tampak memerah.

Saat ini Kai duduk disebelah Ingrid dibangku kanan, dan Given bersama Bella dibangku kiri.

Kai nampak kebingungan, yang lainnya juga sama. Bagaimana tidak bingung, yang sebenarnya terjadi: jarak antara Kai dan Ingrid lumayan jauh, karena Ingrid yang selalu bergeser menjauh secara bertahap sedangkan Kai diam saja; membersihkan pedang magisnya.

"Tapi.. Jarak kita bukannya udah agak jauh ya Ingrid.. Apa berlu aku duduk di kudanya bersama bang Raamez?" tanya Kai bercanda.

"AHAHA! Jangan dong Kai, nanti bang Raamez gabis fokus kalau ada kamuu." Balas Bella.

"IH! Yaudalah mau gimana lagi. Kali ini aku izinkan kamu; si peringkat C duduk dengan Hunter tingkat A sepertiku!" Ucap Ingrid dengan bangga.

"Hee.. Hunter A yang kalah sama Hunter C ya.." Balas Kai mengejek.

Ingrid tersipu malu, namun ia juga kesal "Apaa maksudmu itu! Kamu cuma beruntungg kemarin! Ayo duel lagi sekarang!"

"Emoh... Wle.." Balas Kai mengejek lagi.

"IHHH! AKU MAU DUEL ULANGG!" Ucap Ingrid sambil menarik-narik kerah baju Kai.

"Blablabla.." (Kai)

"AYO DUELL!" (Ingrid)

"AHAHA! Kalian cepat sekali akrabnya ya!" Lanjut Bella.

"KAMI TIDAK AKRAB!" Ucap Kai dan Ingrid bersamaan.

"Wow.. Siapa sangka seakrab itu.." lanjut Bella.

*Set!

Kai dan Ingrid saling bergeser menjauh.

"Ayo anak-anak, jangan tengkar terus loh ya, perjalanan masih panjang.." Ucap Raamez dari depan.

"Siap Abang Raamez! Kai sedang bercanda dengan Ingrid kok bukan tengkar! Hihi.." Balas Bella usil.

"KAMI TIDAK SEDANG BERCANDA" Balas Kai dan Ingrid kembali bersamaan.

"Stop ngikutin perkataanku!" (Ingrid)

"Aku yang harusnya bilang gitu!" (Kai)

*DUG! Kereta kudanya menyandung batu dan berguncang keras.

"Ah!" Ingrid kehilangan keseimbangannya.

*Hup! Untuk kedua kali, Kai menangkap tubuh Ingrid yang hampir terjatuh.

Pipi Ingrid semakin memerah.

"Ups.." ucap Bella menutup mulutnya.

"Maaf atas guncangannya! Aku tidak melihat ada batu, HAHA!" Jelas Raamez.

"APA YANG KAU COBA LAKUKAN BOCAH BODOH!!"

*PLAKKK!!!

Ingrid menampar pipi Kai.

Given hanya bisa terdiam dan menghela nafasnya.

"Terkadang kebaikan tidak dibalas dengan kebaikan.." Ucap Kai merenung dipojokan.

Dua kali.. Sudah dua kali dia memegang tubuhku inii.. Aku malu sekaliii!! Kenapa aku bisa seceroboh ini sihh. Gumam Ingrid dalam hatinya sembari menutupi wajahnya yang memerah.

Pagi berganti malam. Mereka memutuskan membangun kemah diperjalanan, karena jarak antara mereka dengan kota terdekat masih 1 hari perjalanan lagi.

Mereka berkumpul disekeliling api unggun, memasak makanan, berbincang dan mengistirahatkan kuda mereka.

1
ùrizen
/Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!