"Di dunia para penguasa, segalanya bisa dibeli—termasuk keturunan. Namun, apa jadinya jika rahim yang disewa justru membawa cinta yang tak terduga?"
Adrian Ardilwilaga adalah definisi sempurna dari kekuasaan dan kekayaan. Sebagai CEO Miliarder dari Ardilwilaga Group, ia memiliki segalanya, kecuali satu hal yang sangat dituntut oleh dinasti keluarganya: seorang pewaris. Pernikahannya dengan Maya Zieliński, wanita sosialita kelas atas yang anggun namun menyimpan rahasia kelam tentang kesehatannya, berada di ambang kehancuran karena tekanan sang mertua yang otoriter.
Demi menjaga status dan cinta Adrian, Maya merancang sebuah rencana nekat—sebuah kontrak rahim ilegal. Pilihan jatuh kepada Sasha Vukoja, seorang mahasiswi seni berbakat asal Polandia yang sedang terdesak kesulitan ekonomi. Sasha setuju untuk menjadi ibu pengganti, tanpa pernah menyangka bahwa ia akan jatuh hati pada sang pemberi kontrak.
Ketegangan memuncak saat Arthur, sang pangeran mahkota, lahir.Bagaimana kelanjutannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaraby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Umpan di Belakang Kemelut
Reza Mahardika sangat memahami bahwa menghancurkan pria sekuat Adrian Ardilwilaga tidak bisa hanya dilakukan dari sisi luar. Ia butuh cara untuk merusak konsentrasi Adrian, menguras energinya, dan membuatnya kehilangan kendali atas rumah tangganya. Reza tahu bahwa hubungan Adrian dan Maya saat ini adalah sebuah kapal yang tampak megah namun bocor di bagian bawah. Ia butuh sebuah pengalih perhatian yang sempurna—seorang wanita yang mampu memberikan apa yang tidak bisa diberikan oleh Maya yang kaku, maupun Sasha yang jauh di mata.
Di sebuah kelab malam eksklusif yang hanya bisa dimasuki oleh anggota VIP, Reza bertemu dengan Valerie, seorang model muda dengan kecantikan yang provokatif. Valerie memiliki daya tarik yang sangat kontras dengan kelembutan Sasha atau keanggunan Maya. Ia memiliki lekuk tubuh yang berani, tatapan mata yang menggoda, dan kecerdasan jalanan yang mampu membaca keinginan pria dalam sekejap. Bagi Reza, Valerie adalah peluru yang tepat untuk menembus pertahanan Adrian yang sedang rapuh.
"Tugasmu sederhana, Valerie," ucap Reza sambil menyesap cerutunya. "Dia sedang stres, dia sedang merindukan sesuatu yang tidak bisa dia miliki. Jadilah oase untuknya. Buat dia merasa seperti pria paling perkasa di dunia ini kembali. Aku ingin dia tenggelam dalam dirimu sampai dia lupa cara mengelola perusahaannya."
Adrian, yang kini semakin jarang pulang ke The Obsidian Towers karena ketegangannya dengan Maya, mulai sering menghabiskan malam di bar hotel bintang lima setelah pertemuan bisnis yang melelahkan. Di sanalah Valerie muncul. Ia tidak datang sebagai orang asing yang agresif, melainkan sebagai sosok yang tampak kebetulan berada di sana, sedang menikmati segelas wine dengan buku seni di tangannya—sebuah detail yang Reza berikan agar Adrian merasa ada kesamaan antara Valerie dan Sasha.
Namun, Valerie jauh lebih berani. Saat mereka akhirnya bersinggungan dalam sebuah percakapan singkat mengenai krisis ekonomi, Valerie memberikan perhatian yang sangat intens. Ia tidak menuntut apa-apa, ia hanya mendengarkan. Adrian, yang merasa jiwanya kering karena manipulasi Maya dan rasa bersalah pada Sasha, mulai merasa tertarik pada energi muda dan liar yang dibawa Valerie. Valerie adalah gangguan yang menyenangkan, sebuah distraksi yang membuat Adrian sejenak melupakan ancaman Reza Mahardika dan tangisan bayi Arthur yang selalu mengingatkannya pada kebohongan.
Maya, yang mulai mencium adanya aroma parfum asing di jas Adrian dan melihat suaminya semakin sering pulang dini hari, mulai merasa cemas. Ia tahu ini bukan sekadar urusan bisnis. Ia bisa merasakan bahwa ada seseorang yang sedang mencoba mengambil posisi "pelipur lara" bagi suaminya. Namun, Maya tidak bisa berbuat banyak karena ia sendiri sedang dikejar oleh ancaman-ancaman Reza mengenai masa lalu mereka. Ia terperangkap dalam dilema: harus menjaga suaminya dari jeratan wanita lain, atau menjaga dirinya sendiri dari kehancuran reputasi yang disiapkan oleh mantan kekasihnya.
Reza tertawa di balik bayang-bayang saat melihat laporan dari detektifnya bahwa Adrian mulai terlihat sering makan malam berdua dengan Valerie. Ini adalah awal dari fase penghancuran yang ia rencanakan. Dengan Adrian yang mulai terjerat dalam pesona Valerie, pertahanan Ardilwilaga Group akan melemah, dan saat itulah Reza akan masuk untuk melakukan serangan final. Ia tidak butuh membawa Sasha kembali sekarang; ia ingin Adrian hancur terlebih dahulu oleh keinginannya sendiri sebelum ia memberikan pukulan terakhir yang melibatkan rahasia besar di Polandia tersebut.