NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Untuk Sang CEO

Jodoh Pilihan Untuk Sang CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Sylvia Rosyta

Di hari pernikahannya, Farhan Bashir Akhtar dipermalukan oleh calon istrinya yang kabur tanpa penjelasan. Sejak saat itu, Farhan menutup rapat pintu hatinya dan menganggap cinta sebagai luka yang menyakitkan. Ia tumbuh menjadi CEO arogan yang dingin pada setiap perempuan.

Hingga sang ayah menjodohkannya dengan Kinara Hasya Dzafina—gadis sederhana yang tumbuh dalam lingkungan pesantren. Pertemuan mereka bagai dua dunia yang bertolak belakang. Farhan menolak terikat pada cinta, sementara Kinara hanya ingin menjadi istri yang baik untuknya.

Dalam pernikahan tanpa rasa cinta itu, mampukah Kinara mencairkan hati sang CEO yang membeku? Atau justru keduanya akan tenggelam dalam luka masa lalu yang belum terobati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Pelukan itu tidak segera terlepas.

Beberapa saat mereka hanya diam untuk saling merasakan keberadaan satu sama lain. Kinara masih bersandar di dada Farhan, mendengar detak jantung suaminya yang stabil dan jelas. Tangannya menggenggam bagian belakang kemeja Farhan tanpa sadar, seolah takut jika jarak itu kembali tercipta begitu saja.

Farhan menghela napas panjang. Perlahan, tangannya bergerak turun dari punggung Kinara, namun bukan untuk menjauh. Ia justru menggeser posisinya sedikit, lalu tanpa berkata apa pun, ia menyelipkan satu tangannya ke belakang lutut Kinara dan satu tangan lain menyangga punggungnya.

Kinara terkejut.

“Mas—” panggil Kinara yang terdengar lirih saat tubuhnya terangkat dari lantai.

Farhan menggendongnya dengan mantap, dengan cara yang lembut namun penuh keyakinan ala bridal style, seolah itu adalah hal paling alami yang pernah ia lakukan. Kinara refleks melingkarkan tangannya ke leher Farhan, wajahnya memanas, sementara jantungnya kembali berdegup lebih cepat.

Farhan menatapnya sekilas, ada senyum tipis yang jarang sekali ia tunjukkan.

“Pegangan yang kuat, mas nggak mau kamu terjatuh.” katanya pelan.

Kinara menurut, ia melingkarkan lengannya ke leher Farhan lebih erat dan merasakan bagaimana tubuhnya aman berada dalam dekapan suaminya. Langkah Farhan terasa pelan saat membawanya menuju ranjang. Ia menurunkan Kinara dengan hati-hati, mendudukkannya di tepi ranjang dan memastikan kakinya menapak dengan baik sebelum tangannya benar-benar dilepas.

Farhan berdiri di hadapannya.

Beberapa detik berlalu dalam keheningan yang terasa semakin sarat makna. Kinara menundukkan kepalanya sedikit, jari-jarinya saling bertaut di atas pangkuannya. Ia bisa merasakan tatapan Farhan padanya yang terlihat tenang namun dalam.

Farhan kemudian mengangkat tangannya perlahan.

"Kinara, hmmm... Sekarang, apa mas boleh melepas hijab kamu untuk melihat kamu tanpa hijab?" tanyanya singkat, sambil menatap hijab yang dikenakan Kinara.

Kinara mengangguk kecil.

“Iya, mas…”

Dengan gerakan yang sangat hati-hati, Farhan menyentuh sisi hijab Kinara. Jemarinya sedikit kaku, seolah takut salah. Ia melepaskan peniti yang menahan kain itu, lalu menariknya perlahan. Hijab itu terlepas dari kepala Kinara, memperlihatkan rambut panjang Kinara yang selama ini tersembunyi rapi.

Farhan tidak langsung bergerak.

Ia terdiam, menatap Kinara yang kini terlihat jauh lebih rapuh, namun juga lebih dekat. Rambut Kinara masih terikat longgar. Farhan kemudian menggeser jarinya ke arah ikatan rambut itu, menariknya pelan hingga rambut Kinara terurai bebas, jatuh melewati bahunya dan hampir menutupi setengah wajahnya.

Kinara menahan napas.

Farhan mengangkat tangannya untuk membenarkan rambut Kinara yang menutupi wajahnya. Jemarinya menyelip lembut di antara helai-helai rambut itu lalu menyapunya ke belakang telinga. Sentuhan itu begitu ringan, hampir seperti belaian, namun cukup untuk membuat Kinara memejamkan matanya.

Dadanya naik turun, napasnya terasa lebih cepat.

Farhan memperhatikan reaksi itu dengan seksama. Ia menyentuh pipi Kinara dengan punggung jarinya, lalu berhenti.

“Kinara,” panggilnya pelan namun Kinara masih memejamkan matanya. “Lihat mas,” ucap Farhan lembut, tapi tegas dengan caranya sendiri.

Kinara perlahan membuka matanya dan membuat tatapan mereka bertemu. Farhan menurunkan tubuhnya, lalu duduk di samping Kinara di tepi ranjang. Jarak mereka begitu dekat sekarang, cukup dekat hingga Kinara bisa melihat gurat-gurat emosi di wajah Farhan yang biasanya tersembunyi di balik sikap dinginnya.

Tanpa berkata apa pun, Farhan mencondongkan sedikit tubuhnya untuk mengecup kening Kinara dengan singkat dan hangat. Kinara memejamkan matanya lagi, ia merasakan jantungnya berdebar semakin kencang. Farhan tidak berhenti di sana. Ia mengecup kelopak mata Kinara, satu per satu, dengan sentuhan yang nyaris menggoda. Lalu pipinya. Sebelah kanan, lalu kiri. Setiap kecupan dilakukannya perlahan, seolah Farhan ingin Kinara merasakan setiap detiknya.

Kinara mulai menggenggam pinggang Farhan. Bukan karena takut, tapi karena butuh pegangan. Sentuhan Farhan membuat tubuhnya terasa ringan dan berat di waktu yang sama. Farhan tersenyum tipis melihat reaksi itu.

Ia kemudian mendekat sedikit wajahnya dan mengecup bibir Kinara. Bukan ciuman yang liar. Hanya ciuman singkat yang nyaris seperti godaan. Lalu berhenti sebentar hanya untuk kembali mengecupnya lagi, sedikit lebih lama dari sebelumnya.

Kinara terengah pelan.

Tangannya mencengkeram pinggang Farhan lebih erat, jari-jarinya meremas pakaian suaminya dengan kuat. Sementara itu Farhan kemudian meletakkan satu tangannya di pinggang Kinara dan menahan tubuh istrinya agar tetap seimbang.

Ciuman itu terus berlanjut, bergantian antara kening, pipi, dan bibir. Tidak tergesa gesa dan juga liar. Ciuman itu terasa seperti pengenalan yang dilakukan Farhan saat sedang menghafal setiap reaksi Kinara, setiap tarikan napasnya hingga setiap getaran kecil yang muncul di tubuh istrinya.

Beberapa saat kemudian, Farhan akhirnya mengakhiri ciumannya terhadap Kinara. Ia kemudian mengulurkan tangannya untuk menarik resleting gamis yang dikenakan oleh Kinara dan melepas gamis itu serta sisa pakaian yang masih dikenakan oleh istrinya hingga tak menyisakan apapun.

Setelah berhasil membuat tubuh istrinya polos tanpa sehelai benangpun yang menutupi tubuhnya, Farhan kemudian mendorong tubuh Kinara dengan lembut ke tengah ranjang dan membaringkan tubuh istrinya dengan hati hati disana. Kinara merasakan tenggorokannya terasa kering sementara kedua tangannya tanpa sadar menggenggam kain sprei yang ditidurinya, saat ia melihat suaminya itu mulai melepaskan semua pakaian yang dikenakannya, sebelum akhirnya suaminya itu kembali mendatanginya.

“Mas…” panggil Kinara dengan lirih yang hampir seperti bisikan.

“Iya?” jawab Farhan lembut.

"Se-sebelum kita melakukan malam pertama pernikahan ini, sebaiknya kita baca doa dulu mas, agar apa yang kita lakukan ini diridhoi oleh tuhan." ucap Kinara dengan gugup.

Permintaan itu membuat Farhan terdiam beberapa detik. Dadanya terasa penuh. Ia mengangguk, lalu meraih tangan Kinara dan menggenggamnya erat.

“Iya,” jawabnya lirih. “Terima kasih sudah ingetin mas.”

Mereka saling berhadapan saat hendak membaca doa. Farhan menundukkan kepalanya, begitu juga Kinara. Suara Farhan terdengar rendah dan tenang saat ia mulai membaca doa sebelum ia menggauli istrinya itu.

"Bismillaah, Allahumma jannibnas-syaitonaa wa jannibisy-syaitonaa maa rozaqtanaa. Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari gangguan setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami."

Kinara mengaminkan doa yang dipanjatkan oleh suaminya dalam hati, air mata tipis menggenang di sudut matanya. Bukan karena takut. Tapi karena untuk pertama kalinya, ia merasa benar-benar dipilih, dihormati, dan dicintai oleh farhan. Setelah doa itu selesai, Farhan mengangkat wajahnya. Tatapannya bertemu dengan Kinara.

"Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi pahala dan anugerah bagi kita berdua." ucap Farhan dengan penuh harap.

"Aamiin."

Setelah selesai membaca doa, Farhan pun kemudian mendekati Kinara, naik ke atas tubuh mungil istrinya dan menekan tubuh istrinya itu ke kasur yang lembut dan dingin.

1
Inooy
kesedihan seorang ayah ketika melihat anak2 nya tidak bisa kluar dr masa lalu yg membelenggu nya...
tidak ada seorang ayah ato seorang ibu yg akan tenang hidup nya jika anak2 nya belum mendapatkan pendamping hidup nya,,karena sejati nya orangtua akan lebih tenang jika anak2 nya udh memiliki kehidupan nya masing2..dengan kata lain anak2 udh memiliki pendamping hidup nya, karena hanya pendamping hidup lah yg akan membersamai anak2 nya sampe tua nanti...
Anis Widayanti
bagus..
ceritanya hidup.
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: terima kasih bintang limanya kak 🙏😍
total 1 replies
Inooy
baru aq buka nih cerita nya setelah aq simpan,,mudah2an cerita nya menarik sampe akhir..karena jujur klo cerita nya g menarik aq langsung skip...udh banyak cerita yg aq skip karena alur nya suka melenceng dn feel nya kadang2 g kluar 🤭
mudah2an d sini mah aq lanjut teroos sampe akhir, soal nya d bab awal udh menarik cerita nya...
Inooy: siaaap kakaaa..🙏
total 2 replies
Ghiffari Zaka
lah...AQ makin GK tau aja gmn si farhan ini,atau dia cmn putra2 pula ya cinta ma istrinya??🤦🤦
Ghiffari Zaka
ih dasar si Buto ijo....GK da malu2nya,emang muka tembok dia,sok pede bngt dia msh ngarep ma farhan🤦🤦🤦🤦
Ghiffari Zaka
jadi ragu nih sm Farhan......awas loh benci itu artinya benar2 cinta,apa iya km ud GK cinta?? tp kok km masih emosi gini yak????
Ghiffari Zaka
tp AQ suka dech Farhan,AQ suka km yg tegas GK terpengaruh,AQ suka km yg konsisten dlm ber komitmen,dan AQ suka km ketika saat seperti ini msh ingat akan istrimu🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
ud Farhan GK usah lama2 usir aja,dan kasih peringatan os karyawanmu untuk GK izhinkan dia msk LG ke kantor mu,jangan bertele2 nnt setan msh goda km loh.....
Ghiffari Zaka
serius nnt2 Farhan GK tergoda,ah lanjut lah Thor.....
Ghiffari Zaka
hah...lanjut thooor ..AQ ud GK sabar mau lihat kelanjutannya,apa Farhan msh mau menerima Dilla LG atau GK,lok terima lgi,siap2 ya author kehilangan AQ,😂😂😂😂 maaf Thor...banyak ngancem,soalnya nasib mereka ada di tangan mu🙏🙏🙏🙏
Ghiffari Zaka
thooooor...awas ya lok author buat mereka balikan kg,AQ GK mau kasih like LG,AQ bakal mogok like sama GK mau kasih subscribe ya thoor...🤭🤭🤭🙏🙏🙏,pokoknya AQ ngambek,kan kasihan Kinara to thoor,ud berkorban bgt besar loh dia,ah emboh lah...pokoknya AQ ngancem dech😢😢😢😢
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: gak bakalan balikan kok kak mereka, tenang aja🤭
total 1 replies
Ghiffari Zaka
nah loh Buto ijo ud datang,semoga cinta Kirana dan Farhan kuat ya...jangan mudah di ganggu sm masa lalu yg udah nyakiti kalian🥰🥰🥰
Ghiffari Zaka
yaaah ud 6 bln aja,dan bentar lagi pasti ada Buto ijo yg datang buat ganggu ketenangan mereka,pliiis...lindungi mereka ya Thor....🙏🙏🙏🙏
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: pasti kak😄
total 1 replies
Anis Widayanti
ini yang namanya mencintai karena Allah 😍
Anis Widayanti
Farhan gengsinya yg terlalu besar...suatu saat akan runtuh
Anis Widayanti
bismillahirrahmanirrahim
niatkan karena Allah...semua ajan indah pada waktunya
Anis Widayanti
Masya Alloh...
Anis Widayanti
pepatah Jawa mengatakan "witing tresno jalaran Soko kulino" bisa dicoba Farhan...
Anis Widayanti
yg benar saja tidak butuh wanita, menang lahir dari mana Farhan
၄၃𝚃𝚛ị𝚗𝚑𝙷à𝚗𝚃𝚞𝚢ế𝚝౨ৎ
y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!