NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Bian

Cinta Untuk Bian

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Twdyaaa

Realitanya,kita tidak pernah tahu bagaimana jalan menuju takdir itu sendiri

yang membuat kita menerka-nerka dimana kaki ini akan menapak esok hari.


'Tuhan tidak pernah salah dan tidak pula terlambat dalam menetapkan suatu takdir kepada hamba-Nya'


'Kamu tahu sayang?aku bertaruh dengan diriku sendiri bahwa suatu saat hatimu yang sempit itu akan menjadikanku tempat pulang yang paling nyaman untuk kamu singgahi'.~ Elvita



'pernikahan ini hanya sementara,Sampai Kakak pertamaku melahirkan anak pertamanya mari mengurus surat perceraian'~Bian


Pernikahan yang awal nya berdasarkan kesepakatan itu akhirnya mengungkap tabir lama kedua keluarga yang hampir diambang kehancuran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twdyaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

saling mengenal

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dimanshion utama Arga Brawijaya

* sebelum Acara penyambutan Elvita (ngunduh mantu)

"Sayang...bisakah kamu berbaur dengan keluarga yang lain?daritadi kamu hanya mengikutiku terus !" Keluh Aisyah sambil mendudukkan dirinya di sofa kamar tamu yang mereka tempati setiap menginap di rumah utama Arga Brawijaya.

Dia tahu Kehamilan yang baru memasuki trimester awal ini sangat membuat suaminya begitu khawatir.

Tapi bukankah dia hanya sedang hamil?bukan terkena penyakit yang membuatnya tidak bisa bergerak dan melakukan apapun?

"Aku takut kamu lelah sayang" jawab Brian ikut mendudukkan dirinya disamping Aisyah.

Entah kenapa kehamilan pertama istrinya itu membuat Brian menjadi cemas dan takut.

Ini adalah cucu pertama dari keluarga Brawijaya,tentu saja ini akan menjadi berita yang membahagiakan.

Tapi entah mengapa firasat Brian begitu buruk belakangan.

"Jangan khawatir kan apapun Bri,aku bisa menjaga diriku dan anak kita"

Seakan tahu apa yang menjadi kecemasan suaminya itu,Elvita berusaha dengan sabar menenangkan hatinya.

"Aku hanya takut sayang,entah mengapa firasat ku mengatakan.."

Belum selesai Brian berbicara,Aisyah mencium sekilas Bibir suaminya.Ditatapnya Brian dengan senyum yang mengembang di wajah cantiknya.

"Bukankah segala sesuatu sudah menjadi ketentuan dari sang kuasa?kenapa harus takut memikirkan hari esok,Allah sudah menetapkan sesuatu jauh sebelum kita dilahirkan Bri....daripada takut akan sesuatu yang belum tentu terjadi,mari menjalani hari ini dengan sesuatu yang lebih bermanfaat dari yang kemarin"

Lihat!bagaimana bisa Brian tidak jatuh cinta kepada perempuan yang sedang berdiri dihadapannya saat ini!

Aisyah dengan pelan dan sabar menuntunnya ketika marah,mengajarinya ketika salah tanpa sedikitpun mengecilkan peran Brian sebagai seorang suami.

Meskipun di awal pernikahan mereka,Brian begitu kejam dan tidak berperasaan...tak sedikitpun Aisyah dendam dan mengungkit kejadian saat itu.

"Maafkan aku Ais..."

"Tidak sayang...aku suka ketika kamu memperhatikanku tapi jangan sampai kamu mengabaikan dirimu sendiri hmm... mari pergi menemui keluarga yang lain di bawah"

......................

suasana manshion utama Arga begitu hangat saat seluruh keluarga besar berkumpul dan begitu akrab.Dari bawah terlihat Brian menuntun Aisyah dengan hati-hati menuruni anak tangga.

keduanya lantas menyalami semua keluarga mulai dari Nenek Halima ibu dari Arga hingga para sepupu dan keponakan yang sudah berkumpul.

"Kak Ais..."

Khanza memeluk kakak ipar nya tersebut dari belakang sesaat setelah Brian dan Aisyah sudah ikut duduk di ruang keluarga.

"Kenapa kalian jarang berkunjung?apakah kalian sudah melupakan adik yang sangat lucu dan cantik ini?" protes Khanza mengingat beberapa Minggu belakang Brian dan Aisyah tidak pernah lagi mengunjungi rumah Daddy nya.

padahal biasanya setiap malam Minggu mereka selalu berkumpul untuk sekedar makan malam bersama.

"kakak mu sedang ada masalah di perusahaan sayang,aku akan sering berkunjung lagi jika Brian mengizinkan" ucap Aisyah pada Khanza.

jelas saja dia belum bisa memberitahukan kabar bahagia mengenai kehamilannya untuk sementara waktu.

dan bagaimanapun dia harus meminta persetujuan suaminya untuk pergi kemanapun sebab suaminya lah yang lebih berhak atas dirinya.

"kakak pasti mengizinkan,benarkan Kak?"

"Tidak.."

Bagaimana Brian bisa mengizinkan Aisyah yang sedang dalam keadaan hamil muda itu untuk bergerak kesana kemari.

meskipun perjalanan menuju ke manshion Daddy nya hanya membutuhkan waktu dua jam

tapi mengizinkan Aisyah jelas saja akan membahayakan janinnya,sebab dokter berkata tidak boleh berpergian jauh dan terlalu lelah untuk sementara waktu.

"ayolah kak jangan terlalu mengekang istrimu"

Bian hanya diam tanpa sedikitpun menoleh ketika Khanza protes akan penolakannya.Dia lebih memilih berbicara dengan Daddy nya perihal perusahaan dan beberapa masalah yang sedang terjadi.

"Ohh sayang,bukankah masih ada kak Bian dan istrinya nanti?jangan terlalu menekan kak Aisyah mu dia harus menemani suami nya hmm" Nenek Halima berusaha menenangkan cucu tersayang nya.

"aku pikir Khanza juga begitu sibuk beberapa hari belakangan...dia bahkan selalu menginap di apartemen nya daripada manshion utama,apakah kamu sedang dekat dengan seorang laki-laki?" sekarang giliran Bibi Fitrinya ikut berbicara menggoda Khanza.

ohh ayolah kenapa Khanza tiba-tiba dibuat pusing dengan pertanyaan Bibi nya?

Dekat dengan seorang laki-laki? bagaimana rekasi keluarga nya tahu jika dia bahkan sudah putus dari kekasih yang selama ini dia rahasia kan?

"Aku rasa kak Bian dan Kak Elvita sudah sampai..." Khanza mengalihkan pembicaraan ketika melihat pasangan suami istri yang baru saja menikah itu tiba di kediaman utama.

'oh Kak Bian dan Kak Elvita menyelamatkanku'pekiknya dalam hati

"sayang..." Nenek Halima tampak semangat ketika melihat pasangan pengantin baru yang baru saja menikah beberapa hari yang lalu ini datang,sebab dia baru saja kembali dari negara A untuk mengurus beberapa hal dan belum sempat bertemu dengan istri dari cucunya Bian.

Daripada Helena gadis pilihan Arga kemarin jelas saja Elvita jauh lebih cantik dan berkelas,entah apa yang membuat Arga memilih Helena sebelumnya,Halima jelas tidak setuju dan menolak memberi restu pada Helena kala itu.

Dia bisa melihat kepura-puraan dari Helena,dan beberapa kali sempat melihat Helena memarahi pelayan bahkan tak jarang memukulnya.

ketika mendengar pengantin wanita nya diganti dengan seorang gadis pilihan Fitri dari keluarga Heru jelas saja Halima langsung menyetujuinya sebab tahu betapa bagusnya karir dan reputasi dari Elvita saat ini.

"semoga Allah selalu melimpahkan kesehatan dan kebahagiaan untukmu nek" Elvita menyalami Halima dan semua keluarga besar begitu sampai.Dimobil tadi Bian sudah menjelaskan silsilah keluarga nya dan siapa saja yang akan hadir di acara ngunduh mantu ini.

"Tidak salah Bian memilihmu,kamu begitu cantik sayang..." puji Halima setelah Elvita melepaskan pelukannya.

Sedangkan yang dipuji hanya bisa tersenyum malu .

"semoga pernikahan kalian selalu dijaga dan diberkahi oleh Allah"

Ahhh Elvita ingat dengan perempuan yang sedang memeluknya hangat saat ini.

wajahnya sangat cantik dengan tatapan matanya yang begitu teduh.

Dia adalah Aisyah istri dari Brian Brawijaya anak pertama dari Daddy Arga.

"Semoga Allah juga menjaga dan memberkahi pernikahan kalian kak" balas Elvita

"ohh bagaimana bisa kedua kakak laki-laki ku mendapatkan istri yang begitu cantik dan sempurna ini" khanza dengan cepat ikut masuk diantara Aisyah dan Elvita yang membuat semua orang tertawa.

semenjak kehadiran Aisyah dan Elvita keluarga Brawijaya ini menjadi lebih hangat dan ramai.

diruangan lain

Para laki-laki sudah berkumpul untuk bermain dan membahas perihal perusahaan atau sekedar bertukar pikiran sembari menunggu acara ngunduh mantu

"acara akan dilaksanakan nanti malam,apakah mertua mu akan datang?"

Arga membuka pembicaraan ketika semua orang sudah duduk di kursi nya masing-masing.

"Daddy dan mommy Elvita akan datang nanti sore dad" ucap Bian

"bagaimana perkembangan kasusnya Dion?"

mendapati pertanyaan dari Arga,Dion seakan mengerti dan dengan cepat menanggapi.

"Kecurigaan pada wanita itu memang benar tuan,semua rekaman bukti-bukti dan saksi pada saat kejadian sudah dikumpulkan"

Dion lantas meletakkan beberapa bukti hingga rekaman cctv dihadapan semua orang .

"Bukankah dia begitu pandai bermain dad?setelah mommy ku diusir dari manshion utama Brawijaya dia lantas mendekati Daddy berusaha menarik perhatian dengan alasan sudah menganggap kami seperti anaknya sendiri" ucap Brian

dia pikir bagaimana bisa Daddy nya dulu begitu tidak hati-hati dalam bertindak!

begitu mudah di manipulasi tanpa mencari tahu lebih dulu.

Tapi meskipun begitu dia sedikit beruntung ketika Daddy nya tidak pernah tergoda dengan berbagai wanita yang acapkali berusaha menggantikan posisi mommy nya.

sampai sekarang Arga bahkan tidak pernah tersandung gosip yang mengatakan jika dia sedang dekat dengan seorang perempuan.

Diusianya yang sudah tua tidak membuat pesona laki laki itu hilang,wibawanya yang masih terjaga dan wajah yang masih menyisakan ketampanan di masa mudanya jelas masih terpahat.

siapa yang tidak tergiur jika melihat banyaknya harta dan aset dari Brawijaya?

Bahkan banyak wanita-wanita muda yang mengatakan seorang Arga cocok jika disandingkan dengan tittle 'Sugar Daddy'

"Aku pikir kita harus mencari tahu mengenai kematian mommy,entah mengapa aku menjadi curiga setelah perusahaan mommyku berpindah tangan tepat setelah dia tiada,bukankah tidak mungkin ini sudah di rencanakan?"

mendengar ucapan Bian semua orang lantas setuju.

Jika kejadian ini dikarenakan dendam dimasa lalu,jelas saja ini membuat Arga takut akan berlanjut hingga ke anak cucu nya

Di masa muda nya Arga memang terkenal memiliki temperamental yang begitu buruk,tidak sabaran dan pemarah.

Jika saja dia memberikan kesempatan untuk Tina kala itu,bisa dia pastikan mereka akan menjalani kehidupan yang begitu bahagia bersama anak-anak nya.

Dia begitu menyesal,dan tidak pernah mengatakan kepada seseorang pun bagaimana perasaanya!Dia menanggung penderitaan dan rasa bersalahnya seorang diri.

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Manusia,tempatnya segala emosi bercampur

kita jelas bisa memilih yang mana akan ditunjukkan dan mana yang berusaha kita redam.

Marah dalam berbagai macam situasi atau bersabar sebab tahu ini tempat nya ujian.

Jika saja Tuhan memberiku satu kesempatan,aku hanya ingin kembali ke masa lalu dan merangkul mu yang saat itu dilanda ketakutan

Daripada meyakinkan diriku,aku justru melepaskan tanganmu ketika masalah datang

'sayang....sampai saat ini tidur ku tidak pernah lagi sama seperti masa dulu ketika mendengar nafas hangatmu disampingku'

sudihkah kamu memaafkan ku,Tina?

*maaf jika ada typo atau kesalahan dalam penulisan kata

......................

1
Widya Ekaputri
buruan dibaca guyss author bakalan rajin update!!
Momoi'Zi
ih, aku suka loh sama alur cerita kamu, dan aku agak hate sama suaminya Helen, sok dingin banget 😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!