NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti CEO Arogan

Pengantin Pengganti CEO Arogan

Status: tamat
Genre:Tamat / CEO / Pengantin Pengganti
Popularitas:26.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Asri Faris

Kusuma Pawening, gadis remaja yang masih duduk di bangku SMA itu tiba-tiba harus menjadi seorang istri pria dewasa yang dingin dan arogan. Seno Ardiguna.

Semua itu terjadi lantaran harus menggantikan kakanya yang gagal menikah akibat sudah berbadan dua.

"Om, yakin tidak tertarik padaku?"

"Jangan coba-coba menggodaku, dasar bocah!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asri Faris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

"Ning! Buka dong, aku minta maaf, tadi beneran nggak ada maksud," ujar Seno terus mengetuk-ngetuk pintu kamarnya.

Wening tidak menyahut, pun tidak menggubris. Gadis itu terlalu kesal, apa-apaan dibanding-bandingkan dengan mantan. Walau kakak sendiri jelas Wening tidak suka. Hatinya mendadak nyeri, pria dewasa memang menyebalkan dan rumit.

Gadis itu menukar pakaiannya dengan kesal. Mantan itu pantang diucapkan, apalagi di hadapan pasangannya saat ini. Membuat mood berantakan saja.

"Eh, tunggu-tunggu, sayang banget udah dandan cantik gini nggak ngapa-ngapain," gumam Wening sembari menyambar ponselnya.

Mengatur napas tenang, membenahi pakaiannya yang tadi sempat dilepaskan. Berpose secantik mungkin, lalu selfi, mengambil gambar dirinya sengaja dipajang di sosial medianya. Ini adalah pertama kalinya gadis itu memasang foto dirinya di ig yang sedikit berbeda. Sebelumnya gadis yang mempunyai cukup banyak followers itu tidak pernah sekalipun memasang foto sensasional. Nampaknya lantaran kesal, ia sengaja memasang foto dirinya untuk keisengan belaka yang berujung mengundang banyak komentar.

Baru beberapa menit saja, unggahan gadis itu nampak ramai. Pertama yang menghubungi Seno adalah Wahyu sang asisten yang mengabarkan postingan istrinya. Rupanya pria itu mengikuti ig istri dari bosnya itu.

[Boss, istri Anda, coba cek ig Kusuma Pawening]~ Wahyu

Seno langsung cek, nampaknya pria itu tidak saling follow, atau lebih tepatnya tidak saling mengikuti sosial media masing-masing. Pria itu segera cek, sayang sekali akun Wening dikunci tidak bisa membuka atau melihat sembarangan isinya. Pria itu sudah memfollow belum ada konfirmasi. Membuat Seno resah sendiri.

"Yu, kirimin coba fotonya, dia lagi merajuk," ucap Seno di sebrang telepon, terdengar tidak ramah sekali.

"Siap Boss," jawab Wahyu mengirim gambar gadis itu yang cukup menawan.

Entah mengapa Seno mendadak kesal. Setelah melihat banyaknya komentar yang di ss Wahyu dikirim padanya.

Seno kembali menyambangi pintu kamar Wening dan menggedor lebih keras.

"Ning! Buka nggak? Aku dobrak pintunya ya?" pekik pria itu semakin nyaring saja menggedor-gedor pintunya.

Wening cukup santai menyikapi itu. Tidak mau mendengar apalagi menyahut, harga dirinya mahal. Enak saja di sama-samakan mantan. Ya Walaupun mirip, tetap saja, Wening kesal. Sungguh tidak nyaman hidup berumah tangga dibayang-bayangi orang lain.

Wening sengaja mengabaikan pekikan Seno yang terdengar semakin menjadi. Namun, nampaknya gadis itu tak mau ambil repot dan tentunya males meladeni pria itu. Wening lebih memilih merilekskan tubuhnya dengan berendam di bathub.

Seno yang tak kunjung mendapat respon, jelas saja makin ngamuk. Berusaha mencari kunci duplikat kamar itu, yang tentunya baru terpikirkan setelah beberapa jam tak kunjung mendapat respon.

Dengan sekali putaran pria itu berhasil membuka pintunya. Sayang sekali kamarnya kosong, Wening tengah berada di kamar mandi. Seno beralih menatap pintu kamar mandi dengan senyum smirk.

"Kena kamu, Ning!" ucap pria itu melangkah cepat. Membuka pintu kamar mandi itu dengan sedikit kasar. Membuat Wening kaget tentunya.

"Om, kok bisa masuk? Wah ... pelanggaran!" ucap gadis itu waspada.

Seno menyambar ponselnya yang tak jauh dari sana, lalu mematikan musik yang sengaja Wening stel untuk menemani acara berendamnya.

"Eh, mau ngapain?" pekik gadis itu tak berani beranjak.

Jelas saja, tubuhnya yang polos bisa dilihat Seno kalau gadis itu berani keluar dari bak.

Seno membuka aplikasi ig di ponsel gadis itu, lalu mengkonfirmasi dirinya yang sempat memfollow. Setelahnya, menghapus postingan Wening yang belum genap satu jam diunggah.

"Om, rusuh banget jadi cowok, keluar sana gangguin mulu!" usir Wening mencoba tenang. Sembari berpikir bagaimana cara meraih handuk yang tergantung sedikit berjarak dari sana.

"Kamu ini apa-apaan sih, dari tadi dipanggil nggak nyahut malah enak-enakan di sini. Nggak tahu orang kesel apa!" bentak pria itu murka sekali.

"Om duluan yang ngajak ribut, sana keluar, Wening males ngomong!" sahut gadis itu tak kalah jengkel.

"Eh, eh, mau ngapain?" ucap Wening waspada melihat pergerakan pria itu yang mendekat.

"Mau ikut nyemplung, sepertinya berendam berdua asyik juga. Lebih asyik dari pada dinner di luar."

"Wah ... ngajak ribut nih orang! Mati beneran aku, bagaimana kalau pria itu memperkosa, oh tidak!" batin Wening menjerit.

"Stop! Stop, jangan coba-coba mendekat. Om ngajak perang namanya!" Peringatan Wening yang sayangnya tidak diindahkan.

"Emang iya, perang beneran akan sangat mengasyikkan. Hahaha." Seno tertawa puas.

"Eh, kurang sopan!" Wening membulatkan matanya kala pria itu benar-benar melepaskan pakaiannya. Tentu saja Wening takut, apalagi melihat wujud asli di balik boxernya bisa-bisa pingsan beneran tuh bocah.

Gadis itu menyorot waspada kala pria itu malah tersenyum menjengkelkan. Wening langsung bangkit lalu melompat keluar menyambar handuk begitu Seno masuk ke bathub. Suasana krusial paling menegangkan sepanjang hidup. Di mana tubuhnya yang polos belum pernah terumbar oleh mata pria mana pun.

"Ning, ditemenin mau kabur ke mana?" tukas pria itu menarik lengannya. Hingga gadis itu tak sempat menghindar dan ambruk ke bathub tepat di atas tubuh suaminya. Jelas saja keduanya basah.

"Kena kan? Makanya jangan nakal." Pria itu tertawa girang mendapati tubuh istrinya hingga air bak itu meluap keluar.

"Om, lepasin! Aku mau udah, ini tidak baik buat kelangsungan hidupku!" teriak gadis itu rusuh.

"Diem, kita sama-sama setengah polos loh ya, jadi bagaimana kalau kita tambah pelajaran di kamar mandi tentang tata cara memperlakukan suami dengan baik."

"Nggak mau, Om mesum! Lepasin!"

"Bisa tenang nggak?"

Apa katanya? Tenang, gayung mana gayung. Aku getok kepalanya. Enak saja tenang!

"Om, jangan pegang-pegang!" pekik Wening terpaksa menggigit lengan pria itu hingga terjadi kerusuhan jilid dua.

"Aduh ... sakit, Ning! Kalau mau gigit yang mesra dong, sini-sini aku ajarin."

"Nggak mau, minggir! Tolong ... please jangan perkosa aku!" pekik Wening yang membuat Seno menggeleng tak percaya.

"Kamu jujur sekali, mana ada suami perkosa istrinya. Haha, kalau ada kamu adalah orang yang pertama." Pria itu malah mendekat. Tertawa jahat yang terdengar lain dan menakutkan di telinga Wening. Saat benar-benar berusaha menggodanya Wening jelas berontak dan berusaha melepas pagutan itu.

Plak!

Wening refleks menampar pria itu yang bermaksud menyentuhnya. Bagaimana bisa, saat hatinya kesal dan ketakutan malah pria itu benar-benar merealisasikan.

"Ups ... sorry Om, kelepasan, habisnya mulut Om jahat!" sesal Wening tak bermaksud bertindak kurang ajar.

Seno menyorotnya dengan garang, membuat gadis itu mengambil ancang-ancang untuk melompat dari sana.

Naas, pergerakan cepatnya yang setengah berlari membuat gadis itu kesandung hingga menyebabkan ia terjatuh. Bahkan tidak mampu berdiri menahan rasa sakit luar biasa di kakinya.

Seno langsung keluar dari bathub, mendekati istrinya yang tengah mendesis kesakitan. Pria itu berjongkok, meneliti kaki gadis itu dengan cermat.

"Aww ... sakit ....," keluh gadis itu merintih ngilu. Bahkan mulai menangis menahan sakit dan rasa takut.

Seketika kemarahan itu padam, berubah menjadi iba dan kasihan melihatnya istrinya yang terdeteksi sakit beneran. Dengan sekali gerakan, mengangkat tubuh gadis itu membawanya ke ranjang.

1
Juan Sastra
jgn Dek lah seno kan udah baikan ,panggil sayang kek
fitriani
wening kyk aku waktu pertama x sayang2an habis lahiran deg2an... takut.... rasanya lebih takut drpd pas melepas perawan😂😂😂😂😂🤭🤭🤭🤭🤭
Juan Sastra
kok mual ya baca seno ngomlng gitu..ggak ngena banget
Juan Sastra
mampus,,jgn nongol ning,,sampai seno bongkok..
Juan Sastra
aihh wahyu harusnya jgn kasih alamat dan kabar juga,,biakan saja itu sang bego gelisa dan menysali sikap labilnye
fitriani
astaga seno receh bgt gombalannya😂😂😂😂😂😂tapi tetap aja bikin wening salting🤭🤭🤭🤭🤭
Juan Sastra
ggak ngerti ngerti seno,, tua tua labil,, pergilah wening dari pada menumpuk luka,,toh jika memang seno ingin bertahan maka dia akan berjuang memastikan hatinya,, ggak ragu dan dlm lebimbangan melulu,,dan masalah sentuh menyentuh wajarlah yg namanya nafsu dan hasrat lelaki..
Juan Sastra
bahasa mu ning
Juan Sastra
sering kejadian nyariin orang eehh malah yg di cari udah di rumah
fitriani
astaga ning jiwa misquin langsung meronta ronta denger total belanjaan kamu... yg 11 juta aja jiwa misquin aku meronta apalagi harga tasnya bandrolnya aja pakai dolar😁😁😁😁😁😁
fitriani
jgn mau seno pasti nanti gak dibalikin secara sekarang si maura sama afnan pgn bgt ambil baby emir
fitriani
dmn2 laki semuanya sama y senang bgt kl bininya yg duluan ngajakin ninaninu😂😂😂😂😂
fitriani
jadi rara sakit tapi jadi naura jauh lebih sakit
fitriani
hadeh si afnan pede bgt lgsg ngomong gitu.... sampai kiamat emir juga gak bakalan ada d tangan kamu😏😏😏😏
fitriani
papanya emir ogah rugi😂😂😂😂😂😂
fitriani
biarin aja si afnan hidup dalam penyesalan seumur hidupnya.... siapa suruh baru nongol skr kmrn2 mana aja masa iya gak ada waktu nemuin ortunya rara
fitriani
lah emang si afnan cinta sama rara knp ada kata2 dua wanita yg dicintai afnan
fitriani
rara😭😭😭😭😭😭😭
fitriani
gpp yu ketawa aja kl perlu ketawanya yg kenceng😂😂😂😂😂😂
fitriani
untung wening gak kenapa2 pas mabuk gini untung mas bojo gercep jemput
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!