seorang gadis belia yang harus menjalani kehidupan dengan berbagai ujian yang berat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 11
" jadi namanya Nadila ?"
" Iya mam, "
" Dimana dia sekarang,? Apakah dia baik baik saja , atau mungkin dia tidak terima kehamilan nya. Atau mungkin cucu mami sudah tidak ada di dalam perut Nadila. Oh Tuhan, lindungilah Nadila dan calon cucuku " ucap mami Masayu penuh harap sambil terus menggenggam tangan Ardhana.
" Ayolah sayang, tenang oke, papi yakin. Anak mu ini sudah melakukan hal yang kita tidak ketahui. " Papi Wirya memeluk istrinya dengan lembut dan mengecup kening nya agar Masayu tenang.
" Maaf kan Ardhana papi, mami. Ini diluar kehendak Ardhana. Gadis itu sekarang mengandung cucu papi dan mami. Tapi Ardhana tidak berani mendekati nya Pi. Dia begitu benci dengan ku. Bahkan uang yang ku berikan sampai sekarang dia belum pakai. Bagaimana caranya Ardhana mau menemuinya Pi , mi ?" Ucap Ardhana sendu.
Dia mengingat waktu kejadian itu. Sumpah serapah Nadila masih terngiang di telinga nya.
" Itu salah mu. Kenapa kamu tidak langsung bertanggung jawab saat itu juga. Papi akan lebih bangga memiliki putra tunggal yang bertanggung jawab. Bukan dengan sesuka hati memberikan uang pada gadis itu. " Wirya betul betul kecewa pada anak semata wayangnya. Tapi apa mau di kata semua sudah terjadi.
Drrrttt drrrttt drrrttt drrrttt
Ponsel Ardhana terus-menerus berbunyi sejak mereka di pantai . Namun Ardhana cuek. Baru kali ini dia berinisiatif membuka pesan itu.
" Tunggu sebentar Pi. Ada pesan masuk dari Jhon. Siapa tau kabar penting. " Ardhana pun mengecek ponselnya.
Ardhana pun membuka pesan satu persatu. Dan tibalah pada pesan Jhon yang paling akhir dikirim Jhon padanya.
" Apa !!!! Tidak mungkin. Ini tidak mungkin.. " Ardhana kaget setelah membaca pesan Jhon . Bahkan dia tidak menyangka bahwa Nadila itu cucu dari orang yang menjebak nya. Tepatnya dia sepupu dengan Serly.
" Ada apa Ar, kenapa kamu berteriak ?" Wirya pun penasaran dengan pesan yang di terima oleh Ardhana.
" Ini Pi , coba papi baca," Ardhana pun memberikan ponselnya pada Wirya.
Dan Wirya pun membaca pesan itu. Setelah membaca pesan itu Wirya kehilangan kata-kata.
" Ini ,,,,,,,, apa yang di katakan Jhon ini apa benar adanya Ar,?" Wirya benar benar syok akan kebenaran itu.
" Ardhana juga tidak tau Pi. Bukankah anak kedua Bu Yasmin Alfathi itu sudah meninggal sepuluh tahun yang lalu mam, beserta anak mereka?" Ardhana benar benar bingun dengan kenyataan itu.
" Setahu mami sih begitu. Karena Bastian dan Zahra tinggal di kota K setelah menikah. Bahkan Zahra tidak lagi berada dibawa naungan keluarga Alfathi. " Mami Masayu mengatakan apa yang dia tau.
" Tunggu sebentar, maksud nya Nadila itu anak dari Bastian dan Zahra . Berarti waktu kecelakaan itu anak mereka selamat. " Papi Wirya menambahkan " mungkin anak mereka sengaja disembunyikan karena ambisi dari Inggrid yang ingin Menguasai kekayaan keluarga Alfathi. " Ucap Wirya lagi .
" Mungkin saja. Karena Nadila juga selama di kota ini, tidak mau mengunjungi keluarga nya. Bahkan seakan akan dia menghindar dari keluarga itu. " Ucap Ardhana.
" Kita harus selidiki masalah ini. Jangan sampai kita mengambil jalan yang salah. Kasian Cucu mami , akan jadi korban keegoisan Inggrit nanti. Ardhana Senjaya mami harap kamu melindungi cucu mami dan gadis itu. Kalau terjadi sesuatu pada Nadila dan anaknya mami akan sunat kamu kedua kalinya. Paham !!" Tegas Masayu pada anaknya.
" I iya mam. Ardhana akan melakukan yang terbaik untuk Nadila dan calon anaknya. " Ucap Ardhana gugup. Di sunat dia kali. Membayangkan saja sudah merasa ngilu apalagi kalau itu benar benar terjadi. Ardhana bergidik ngeri.
" Sekarang ini baiknya kita selidiki dulu tentang Inggrid dan suami nya. Serta Serly juga . Tapi selidiki ini diam diam. Takut mereka tau kita menyelidiki kasus ini. Bisa jadi mereka akan berbalik menyerang kita.
Kamu tau Kan sifat Hartawan itu. Sangat manipulatif. Papi tidak bisa bayangkan jika nantinya mereka tau bahwa cucu kandung dari Alfathi masih hidup. " Ucap Wirya dengan expresi serius.
" Baik Pi. Ar akan melakukan yang terbaik untuk keluarga ini dan juga calon cucu kesayangan mami papi. Do'akan anakmu ini berhasil yah mam. "
" Iya sayang. Doaku untukmu selamanya sayang. "
" Terimakasih mi. "
@@@@@
Di rumah Yasmin.
Kegaduhan terjadi. Serly benar benar marah. Karena sampai sekarang Ardhana tidak mau bertemu dengan nya. Bahkan Ardhana enggan untuk menemui atau menerima telponnya . Sejak Serly ketahuan menjebak Ardhana dan sejak Serly di sekap Ardhana tidak mau lagi bertemu dengan nya.
" Ahkkkk. Sialan itu anak. Kalau bukan Daddy Buat apa mendekati pria kulkas itu. Yang ada saya mati makan hati. Apa Daddy tidak punya rencana lain apa. ? Huuufftttt,'" Serly terus menerus menggerutu sedari tadi.
Sebenarnya setelah gagal menjebak Ardhana
,Serly berharap Ardhana mencari nya. Tapi itu hanya ada dalam pikiran Serly semata.
Jangan kan mau menemui nya , nomor telpon nya saja Ardhana blokir.
Yang membuat Serly marah. Dari orang-orang suruhan ya dia mengetahui kalau Ardhana memiliki gadis pujaannya.
Serly tak patah arang. Segala macam cara dia lakukan untuk menarik perhatian Ardhana. Namun semua gagal total. Bahkan Ardhana menarik seluruh sahamnya di perusahaan ayah Serly. Membuat nya semakin geram.
Tok tok tok tok
Tiba tiba pintu di ketuk dari luar.
" Siapa sih ganggu saja. " Gerutu nya lagi.
" Ser, ini mami nak, ayo buka pintunya. "
" Tunggu sebentar. Serly cuci muka dulu. "
Tak ingin di ketahui kondisi nya Serly buru buru mencuci muka.
" Mami tunggu di bawah. Daddy ingin ngomong sesuatu sama kamu "
" Iya mam."
***************
" Ada apa mam , ?" Tanya Serly ketika sudah ada di lantai bawah bergabung dengan kedua orang tuanya.
" Daddy mau tanya , gimana dengan Ardhana , apa Serly sudah membuat masalah. Sehingga keluarga Senjaya menarik semua sahamnya di perusahaan Daddy. ?" Tanya Daddy nya tanpa basa basi.
" Serly gagal menjebak Ardhana Daddy. Dan dia juga sudah mengurung ku di gudangnya waktu itu. Setelah itu Serly dilepas kan begitu saja. " Ucap Serly
" Brengsek anak itu . Apa maunya. Semua hancur kalau begini terus menerus. "
" Lalu bagaimana dengan orang yang kamu bayar untuk tidur dengannya ?"
" Gagal Daddy. Ardhana tidak masuk di hotel yang Serly booking. Bahkan Serly lha yang kena jebakan nya. "
" Hmmmmm . Apa kamu tahu tentang wanita yang dibayar Ardhana ? Pasti karena efek obat itu Ardhana akan mencari wanita untuk melampiaskan nafsu nya. "
" Tidak dad. Karena Serly waktu itu langsung ditahan "
" Sudah sudah. Mami ada ide , bagaimana kalau kita berbicara dengan mereka Daddy . Dan kita minta maaf. Kalau mereka sudah memaafkan kita. Kita akan dekati mereka lagi. Dan ketika mereka sudah berhasil kita kelabui , kita jebak Ardhana dengan dalih untuk mendekatkan Serly dan Ardhana . "
" Wah ide mami memang hebat"
" Bagus. Dengan begitu keluarga Senjaya , akan bertekuk lutut di hadapan kita. "
" Oke. Daddy setuju kalau begitu. Kita kan atur waktu untuk melakukan makan malam dengan keluarga Senjaya . "
" Nanti mami yang akan atur. Daddy sama Serly tenang saja oke., "
Keluarga itu begitu yakin akan berhasil dengan segala tipu daya mereka. Tapi mereka tidak tau kalau Senjaya sudah selangkah lebih dulu . Bahkan sekarang Ardhana sedang menyelidiki keterlibatan Inggrit Alfathi atas insiden yang menimpa Bastian dan istrinya sehingga membuat Nadila kehilangan kedua orang tua nya.
Jika itu terjadi maka dia akan melindungi Nadila dengan segala kemampuan yang dimiliki nya.