NovelToon NovelToon
Pelindung Darah Abadi

Pelindung Darah Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Vampir / Manusia Serigala / Romansa Fantasi / Cintamanis / Cintapertama
Popularitas:40.1k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

"Sebuah nyawa yang dipinjam, sebuah pengabdian yang dijanjikan."

Leo Alistair seharusnya mati sebagai pahlawan kecil yang mengorbankan diri demi keluarganya. Namun, takdir berkata lain ketika setetes darah murni dari Raja Vampir,masuk ke dalam nadinya. Leo terbangun dengan identitas baru, bukan lagi serigala murni, melainkan sosok unik yang membawa keabadian vampir dalam insting predatornya.

Aurora adalah putri yang lahir dari perpaduan darah paling legendaris, keanggunan manusia dari garis keturunan Nenek nya, dan kekuatan abadi dari Klan Vampir. Dia memiliki kecantikan yang mistis, namun hatinya penuh kehangatan manusia yang dia warisi dari nenek moyangnya.

"Mereka bilang aku bangkit karena darah ayahmu, tapi bagiku, aku bangun hanya untuk menemukanmu. Dunia memanggilku monster, tapi aku adalah tawanan yang paling bahagia karena setiap napas ku adalah milikmu, Aurora."_Leo Alistair.

"Kamu bukan sekadar pelindung, tapi kamu adalah melodi jiwaku yang hilang."_Aurora Zuhaimi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SILSILAH KELUARGA

Krak

Loe membelah apel itu menjadi dua dengan tangan kosong, sebuah pameran kekuatan yang tidak perlu.

"Makan lah," ucap Leo, menyodorkan setengahnya kepada Aurora.

"Apel?" tanya Aurora menaikkan alisnya.

"Hanya ini yang sempat kuambil sebelum Ayah menggendongku pergi tadi pagi," ucap Leo dengan nada datar, meski telinganya sedikit memerah saat teringat kejadian memalukan itu.

"Anggap saja ini camilan pembukaan sebagai manusia normal," lanjut Leo, terkekeh.

Aurora menerima potongan apel itu, lalu menggigitnya kecil.

Kres

"Manis."

"Tentu saja, aku yang memilihnya," ucap Leo sombong, kembali ke kepercayaan diri aslinya.

Mereka berdiri di sana dalam keheningan yang nyaman, mengunyah apel di bawah sinar matahari pagi yang pucat, tidak ada pembicaraan tentang perang, sihir hitam, atau beban kerajaan, yang ada hanya ada seorang pemuda serigala yang keras kepala dan seorang putri vampir yang mulai belajar bahwa sesekali, membiarkan orang lain menjaga bahunya bukanlah hal yang buruk.

"Terima kasih untuk apelnya, Alistair," bisik Aurora, pelan.

"Jangan berlebihan, itu hanya setengah apel," jawab Leo, namun sudut matanya tidak bisa menyembunyikan rasa senang.

"Melihat bagaimana Ayah mu terlihat sangat menyayangi mu, aku jadi penasaran, seperti apa ibu mu," ucap Aurora pelan.

Leo tidak langsung menjawab, dia terdiam sejenak, pikiran nya menerawang ke sosok wanita hebat yang telah mengajarkan diri nya banyak hal tentang kehidupan ataupun tentang medan perang.

Pertanyaan dari Aurora itu membuatnya terdiam lebih lama dari biasanya, Leo menatap ke arah cakrawala, di mana pegunungan es beradu dengan langit biru pucat, seolah sedang memanggil kembali bayangan wajah ibunya di dalam pikiran.

"Ibuku?" Leo mengulang kata itu dengan nada yang lebih lembut.

"Dia, adalah alasan kenapa ayahku yang kejam itu bisa berubah menjadi pria yang kamu lihat tadi, satu-satunya orang yang bisa bertahan di dunia Ayah ku yang penuh dengan pertumpahan darah," ucap Leo, tersenyum kecil.

Leo menyandarkan punggungnya ke pilar balkon, melipat tangan di dada sambil menerawang.

"Namanya Jasmine, jika kamu bertemu dengannya, kamu tidak akan menyangka kalau dia adalah istri dari seorang Duke Lucas Alistair yang paling ditakuti di kerajaan Harper, dia tenang, sangat lembut, dan memiliki kesabaran yang... yah, cukup luas untuk menghadapi lima anak laki-laki yang setiap hari menghancurkan halaman rumah dengan latihan pedang," lanjut Leo terkekeh tipis, sebuah tawa yang terdengar sangat tulus.

Aurora memperhatikan raut wajah Leo. Ada kelembutan yang tidak pernah ia lihat sebelumnya di mata pria itu.

"Dia pasti sangat istimewa," ucap Aurora, pelan.

"Sangat," jawab Leo mengangguk pasti.

"Tapi jangan tertipu oleh kelembutannya, ibu adalah orang paling kuat di keluarga Alistair. Ayah boleh saja memimpin ribuan prajurit di medan perang, tapi di rumah? Satu tatapan kecewa dari Ibu sudah cukup untuk membuat Ayah berlutut minta maaf," ucap Leo, menceritakan tentang keluarga nya.

Aurora tersenyum kecil, dia bisa membayangkan bagaimana Duke Lucas yang gagah perkasa itu mendadak menjadi pria penurut di depan istrinya.

"Dia yang mengajariku bahwa kekuatan sejati bukan hanya tentang seberapa tajam pedangmu, tapi seberapa besar jantungmu mampu menampung rasa sayang," lanjut Leo, menoleh ke arah Aurora, menatapnya dengan pandangan yang dalam.

"Dia memiliki mata yang bisa melihat kebenaran di balik topeng siapa pun, aku rasa, kalau dia melihatmu sekarang, dia akan menyukaimu," lanjut Leo, tersenyum kecil.

"Menyukaiku?" ulang Aurora menaikkan alisnya, merasa sedikit ragu.

"Aku adalah Putri Vampir yang dingin, sombong, dan hampir membuat putranya terbunuh di dimensi lain, aku tidak yakin dia akan menyambut ku dengan teh hangat," ucap Aurora, terkekeh ragu.

"Kamu salah besar," jawab Leo tertawa, kali ini lebih keras.

"Ibu tidak peduli kamu vampir, manusia, atau bahkan monster sekalipun, dia akan melihat bagaimana kamu merawat lukaku semalam, dan dia akan langsung menganggap mu sebagai bagian dari keluarga. Mungkin dia malah akan memaksamu untuk menemani nya berkebun, dan mencangkul tanah," lanjut Leo, tertawa.

Aurora terdiam, hatinya terasa sedikit bergetar mendengar kata-kata bagian dari keluarga.

Sebagai seorang putri yang akan mewarisi tahta Ayah nya, Aurora tumbuh dengan peraturan ketat, konsep kehangatan keluarga yang sederhana seperti itu terasa sangat asing sekaligus menarik baginya.

Kedua orang tua nya memang sangat menyanyi nya, tapi dengan cara yang berbeda, tidak se hangat keluarga Leo.

"Kamu beruntung, Leo," bisik Aurora, matanya kembali menatap ke taman salju di bawah.

"Ya, aku tahu," jawab Leo tenang.

Leo melangkah satu langkah lebih dekat ke arah Aurora, membuat jubah yang di sampir kan tadi sedikit bergeser.

"Suatu saat, jika dunia sudah sedikit lebih tenang, aku akan membawamu ke Alistair. Bukan sebagai Putri yang harus aku lindungi, tapi sebagai tamu pribadiku. Aku ingin kamu melihat sendiri bagaimana rasanya tidak harus menjadi Putri mahkota selama satu hari saja," ucap Lo, menatap dalam mata Aurora.

Aurora ikut menatap Leo, mencari jejak kebohongan atau gurauan di wajahnya, namun dia hanya menemukan kesungguhan yang tenang.

"Aku akan memegang janjimu itu, Leo Alistair," ucap Aurora pelan, bibirnya menyunggingkan senyum yang tidak lagi tersembunyi.

"Aku tidak pernah melanggar janji, Putri Galak," jawab Loe, menyeringai.

Suasana di balkon itu mendadak terasa jauh lebih hangat daripada udara pagi yang membeku, menyisakan dua jiwa yang mulai saling memahami bahwa di balik gelar dan zirah, mereka hanyalah dua orang yang mendambakan kedamaian yang sama.

"Lalu bagaimana dengan keluarga mu? Aku cukup penasaran dengan garis darah manusia yang kamu miliki, walapun Ayah sudah pernah mengatakan bahwa kamu ada cicit dari sang legenda Raja Wallace dan Ratu Ivara," tanya Leo, melirik Aurora.

Aurora menarik napas panjang, matanya menerawang jauh saat mengingat kembali silsilah keluarganya yang unik.

"Sebenarnya," ucap Aurora, memperbaiki posisi jubah Leo yang tersampir di bahunya.

"Garis manusia itu bukan hanya sekadar selingan, Kakek dan Nenek buyut ku, Raja Wallace dan Ratu Ivara adalah manusia biasa, murni. Mereka adalah orang tua dari Ratu Alana, nenekku," cerita Aurora.

"Jadi, Nenekmu juga manusia?" tanya Leo menaikkan sebelah alisnya, tampak sangat tertarik.

"Ya. Nenek Alana adalah manusia biasa yang dicintai luar biasa oleh Kakek Revan, itulah sebabnya Kakek Revan begitu protektif terhadap manusia dan ras campuran. Darah vampir murni ku berasal sepenuhnya dari garis Kakek Revan, sang Raja terdahulu," ucap Aurora, tersenyum tipis saat teringat cerita-cerita tentang neneknya.

"Kakek Revan yang agung dan dingin itu, bertekuk lutut di hadapan seorang wanita manusia seperti Nenek Alana. Ayahku, Raja Arion, lahir dari persatuan mereka. Jadi, Ayah adalah seorang Vampir dengan darah campuran manusia, dan aku membawa sisa-sisa kemanusiaan itu jauh di dalam nadiku, walapun ibu ku Vampir murni," lanjut Aurora, menjelaskan.

1
Atik Kiswati
mantap...
Wak Ngat
kyk nya dalam urusan cinta dan kasih sayang yg tulus gk ada yg waras lah leo
kaylla salsabella
lanjut
Ari Peny
lope banyak2 thor 😍😍😍
kaylla salsabella
Lucian datang😍😍
kaylla salsabella
hayooo tapi apa🤣🤣🤣
kaylla salsabella
satu srigala bau satunya putri galak🤭🤭🤭
Tiara Bella
raja Arion sm ratu Selena ganggu aja nh br mw menempel tuh bibirnya Leo sm Aurora ehhh malah gk jadi
Tiara Bella
putri galak sm serigala bau lg berdebat🤭....
kaylla salsabella
ayoooo aku kangen ratu dan kaisar Wallace😍😍😍
Raka Lestari
wah nnti mbah buyut ivara bakal tau klo emak Jasmine dr masa modern.. klo si serigala nakal menceritakan sepak terjang emak Jasmine pas nolong pak lucas🤭
Mommy Ayu
lanjut up lagi Thor.... semangat ya
IG : hofi03_sakroni: siap beb 🤍
total 1 replies
Ari Peny
mkn seru aja thor mkch 😍😍😍
IG : hofi03_sakroni: kambali kasih sayangg🤍
total 1 replies
Eka Putri Handayani
nah leo sdh ketemu sm pujaan hatinya gmna dngn lucian dan oliver, liam, noah, dan zara ya apa salah satu mrk jg bakal berjodoh dngn keluarga wallace?
Eka Putri Handayani
kira² dibisikin apa ya sm raja arion🤣lucu bngt leo sipria dingin ternyata bnyk drama ya klo lg ketangkap basah
Eka Putri Handayani
kyanya benih² cinta mulai tumbuh nih, gak sabar bagaimana nnt bucinnya leo
Eka Putri Handayani
gak sabar mereka bertemu terutama ivara dan jasmine
Eka Putri Handayani
smngt thor terimakasih sdh up
renjani
wahhh Leo romantis juga👍..bocil ga bisa diem dn nakal..bisa juga romantis 🤭🤣🤣
Raka Lestari
jd tahu kasta tertinggi di kelg lucas... si emak Jasmine🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!