NovelToon NovelToon
Penguasa Yang Sesungguhnya

Penguasa Yang Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:28.9k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

"Cepat cari cucuku, bagaimanapun caranya ,cucu perempuan ku harus berada disini ...." teriak kakek Suhadi pada pengawalnya...setelah mengetahui kebenarannya dan mimpi-mimpi yang selalu menghantuinya.... kemungkinan besar,ia memiliki seorang cucu perempuan yang tersembunyi.
Najwa...., sepupu Rukayyah, gadis belia yang baru lulus SMA dan lulusan terbaik seorang Hafizah ternyata seorang Cucu konglomerat... almarhumah ibunya, tidak mengatakan siapa ayah Najwa. Najwa di titipkan pada kyai Rahman dan istrinya saat Najwa baru di lahirkan, setelah ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.bahkan, Ibu Najwa sendiri tidak mengatakan siapa ayah dari Najwa...namun satu yang perlu Najwa ketahui, ia bukan anak haram, ibunya sempat menikah sirih dan kabur setelah mengetahui bahwa suaminya ternyata menjadikannya istri kedua....





yuk...ikuti cerita nya Saat Najwa bertemu dengan kakek dan ayah kandungnya, serta kehidupan Najwa setelah hidup bersama keluarga ayahnya, sedangkan di sana ada ibu tirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ke-dua

Tanpa memedulikan teriakan histeris Monica, Afkar mengambil kunci mobilnya yang sudah ia letakkan di dalam kamar,...ia memacu mobilnya menuju pesantren di pinggiran kota, tempat yang ditunjukkan oleh detektif pribadi ayahnya....

Perjalanan yang seharusnya memakan waktu lima sampai enam jam ,kini hanya di tempuh oleh Afkar hanya dalam waktu tiga jam....ia bertekad,kali ini ia tidak akan kalah oleh istrinya.. Monica, Najwa....nama itu kini memenuhi pikirannya, gadis belia yang hadir oleh rasa cinta nya kepada Maryam....wanita di dunia ini yang paling ia cintai dalam diam. Ia harus membawa buah cinta nya itu ke dalam dekapannya.... satu-satunya harta yang paling berharga yang di miliki olehnya dan Maryam.

Setelah sampai di area pesantren.... hatinya mulai gelisah, antara takut dan bahagia melebur menjadi satu, bahagia akan bertemu putrinya,dan takut kalau ternyata putrinya akan menolak....

Di sana, suasana sangat kontras dengan hiruk-pikuk kota. Suara lantunan Al-Qur'an menggema syahdu...

Afkar menghentikan mobilnya di depan rumah kyai Rahman, sesuai alamat yang di berikan oleh kakeknya.

Ia turun dan mengetuk pintu tiga kali...

" Assalamualaikum..." ucap Afkar sopan..., sambil menunggu pintu di buka, ia mengedarkan pandangannya di halaman rumah kyai Rahman yang sangat luas....

Deg.....

" Maryam...." gumamnya pelan.

Hatinya berdenyut nyeri melihat gadis yang mirip sekali dengan mendiang istrinya yang sangat cantik....Di sebuah pendopo kecil, ia melihat seorang gadis remaja mengenakan gamis sederhana berwarna abu-abu. Ia sedang menyimak setoran hafalan santri-santri kecil. Wajahnya... adalah duplikat sempurna dari Maryam, namun dengan sorot mata yang jauh lebih kuat dan tenang. Itulah Najwa.

Kyai Rahman mendekati Afkar yang berdiri mematung melihat Najwa dari kejauhan..."Waalaikumussalam....Akhirnya kau datang juga, Afkar. Aku sudah lama menunggu saat di mana hatimu cukup berani untuk menjemput apa yang kau buang." ucap kyai Rahman menyindir Afkar, sampai Maryam meninggal, Maryam tidak memberitahukan siapa suaminya itu,namun baru beberapa hari belakangan,ada orang suruhan dari kota mencari keberadaan Maryam dan mengatakan kalau Maryam adalah menantu tuannya ,namun sayangnya Maryam sudah meninggal delapan belas tahun yang lalu dan meninggalkan seorang putri yang kini sudah belia.

"Kyai... apakah dia... apakah dia membenciku?" tanya Afkar dengan suara tercekat.

 "Najwa tidak mengenal benci. Dia hanya mengenal rindu yang tidak punya alamat. Mari masuk dulu....kita bicarakan di dalam" ajak kyai Rahman sopan.

setelah berbincang cukup lama, Najwa masuk, karena uminya memanggil dirinya, karena ada seseorang yang ingin menemui dirinya.

" Assalamualaikum....?" ucap Najwa lembut, suaranya terdengar sangat merdu,dan menenangkan .

" Waalaikumussalam" jawab kyai Rahman dan Afkar bersaman.

Najwa mengangguk hormat pada Afkar, sedangkan sedari tadi tatapan dalam Afkar tidak lepas dari putrinya.

" Maaf, Abah, kata umi, Abah memanggil Najwa, " ucap Najwa dengan sopan.

" ada yang ingin bertemu dengan mu nak.... beliau, Tuan Afkar ingin menemuimu" balas kyai Rahman menoleh ke arah Afkar yang saat ini sedang menahan air matanya agar tidak meluncur keluar.

.

Afkar Jatuh berlutut di atas karpet usang ruang tamu kyai Rahman, tepat di depan kaki Najwa "Najwa... maafkan aku... Maafkan laki-laki pengecut yang baru datang setelah sekian lama ini"

Najwa tertegun, bibirnya bergetar, namun ia tetap tenang, Najwa memundurkan langkahnya"Siapa... siapa Anda, Tuan?" tanya Najwa dengan sopan.

 "Aku... aku orang yang seharusnya menjagamu. Aku Ayahmu, Najwa. Aku adalah Afkar , suami ibumu yang membiarkan ibumu pergi menjauh dari ku,tanpa ada keinginan untuk menyusul ibumu.... Hiks hiks hiks" jawab Afkar terisak, air mata yang sedari tadi ia tahan... kini lolos sudah.

Najwa terdiam. Buku di tangannya terjatuh ke tanah. Ia menatap Afkar dengan pandangan yang sulit diartikan, ada rasa sakit, ada kerinduan, namun ada juga kemuliaan seorang hafidzah yang tak tergoyahkan oleh drama dunia.

 "Berdirilah.....Bunda Maryam selalu bilang bahwa Ayah adalah seorang pengelana yang sedang mencari jalan pulang. Ternyata jalan pulangnya menuju pesantren ini sangat panjang ya, Ayah?" jawab Najwa dengan tenang, lagi-lagi ketenangan itu membuat hatinya teramat sangat sakit seperti ditusuk oleh ribuan jarum.

Mendengar kata "Ayah" untuk pertama kalinya, Afkar meraung dalam tangisnya, membenamkan wajah di telapak tangannya. Ia menyadari bahwa harta Suhadi yang diperjuangkannya tidak ada artinya dibandingkan dengan ketenangan yang terpancar dari wajah putrinya yang selama ini ia telantarkan.

" hiks hiks hiks... Najwa... maafkan ayah nak.... maafkan ayah karena baru mengetahui keberadaanmu" tangis Afkar semakin pecah...

" bolehkah ayah memeluk mu nak" ucap Afkar dalam tangisnya.

Najwa mengangguk...

Greppp.....

" putriku.....hiks hiks hiks.... maafkan ayah nak.... maafkan Ayah mu yang pendosa ini.... maafkan Ayah yang pecundang ini " sesal Afkar...ia benar-benar menyesal, kali ini ia berjanji tidak akan pernah kalah lagi oleh istrinya,ia akan mempertahankan putrinya...ia akan menggantikan waktu yang terbuang bersama sang putri, putri yang lahir dari wanita yang paling ia cintai.

Najwa melihat ke arah kyai Rahman, dan kyai Rahman tersenyum mengangguk.... akhirnya Najwa membalas pelukan sang Ayah.

" hiks hiks hiks, aku pantas kau BENCI,tapi tolong jangan menjauh, Ayah ingin selalu berada di dekat mu,... Ayah ingin menebus kesalahan Ayah".

Najwa mengurai pelukannya...." Ayah adalah Ayahku, tanpa Ayah, tidak akan ada Najwa di dunia ini... Dan satu lagi....Najwa tidak berhak membenci Ayah" ucap Najwa dengan lembut,dan lagi-lagi ucapan putrinya itu menghantam hatinya yang berdenyut semakin nyeri,

" ikutlah Ayahmu nak.... Bagaimanapun juga, beliau adalah ayah kandung mu,dan ada kakekmu juga yang menunggu kehadiran mu" ucap kyai Rahman dengan bijak....ia sudah tahu perangai keponakannya itu, tegas, tidak mudah di tindas, otaknya yang jenius seperti Rukayyah bisa di jadikan tameng untuk menjaga dirinya sendiri, itulah mengapa,kyai Rahman dan sang istri merelakan Najwa untuk menikmati kehidupan yang barunya ... kehidupan yang mereka yakini penuh dengan tantangan,tapi mereka percaya pada Najwa.

Afkar menoleh ke arah putrinya... ia menunggu jawaban dari sang Putri, dirinya sangat berharap kalau putrinya itu akan ikut bersamanya ke kota. dan meneruskan pendidikannya di sana,.

Najwa berpikir sesaat, ternyata ucapan Kakak sepupunya Rukayyah ternyata benar... beberapa bulan yang lalu setelah dirinya menemui Kakak sepupunya saat acara aqiqah putranya... kakaknya itu mengatakan akan ada kehidupan baru yang penuh tantangan yang akan ia hadapi... Najwa merupakan gadis yang memiliki otak jenius... tidak ada yang tahu bahwa selama ini, Rukayyah telah mengajari beberapa hal pada Najwa tentang dunia cyber... dan dengan mudah Najwa mengikutinya... namun sampai saat ini, Najwa baru bermain-main saja dengan dunia itu.

" iya Abah ... Najwa akan ikut Ayah, " jawab Najwa membuat bibir Afkar tersenyum...

" tapi berikan Najwa waktu untuk menemui teman-teman Najwa dan saudara Najwa lain nya untuk berpamitan" ucap Najwa menoleh ke arah Ayahnya.

" iya...nak, Ayah akan menunggu selama kau mau" balas Afkar dengan senang hati.

1
Yasmin Natasya
blm up thor masih 🙏🤗
juwita
pengabdian apa? yg ada malah ngehabisin harta mrk🤣🤣
@Mita🥰
wah yang nolong si Raisa cari mati
isnaini naini
kbenaran itu ibarat air sesulit apapun psti mbemukan jln...smngt njwa....
Dewi kunti
ILu ap thor
Dewi kunti: weeeeehhh 🤭
total 2 replies
Sri Supriatin
didikan harta n kebencian sdh me darah daging di badan Raisa 🤭 tks upnya Thor 🙏🙏
suti markonah
lanjut thorr💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍👍
suti markonah
hal yg menegangkan akan terjadi lg..kini raisa merasa di atas krna ada ke kayaan ibu kandungnya..tp aku yakin najwa tidak akan pernah terkalahkan..sekali jari najwa menari di atas keyboad perusahan santi gulung tikar😂
irma hidayat
dikasih kesempatan selamat makin kotor hati dan niatmu raisa dasar udah tabiat setan
vivinika ivanayanti
Heemmmm bearti memang Hati Raisa itu yg sakit 🤭🤭
Mundri Astuti
pretlah afkar ..
kan..kan ..belom tau aja emak kandungnya Raisa, anaknya nggigit klo ditolong
Dewi kunti
lha pengabdian,ap yang dihasilkan 🤔🤔🤔🤔🤔
Mundri Astuti
jangan" org tuanya Raisa
Yuli Budi
waduh malah kecolongan 🤦
Yuyun Srie Herawati
apa ini yg di definisi mafia syariah thor
suti markonah
skrg dah bisa komen lg thorrr🤭..kmrn lg layat..maaf curhat
suti markonah
alendra dan adriansyah dapat kejutan bertubi tubi melihat sisi lain dr adiknya najwa yg seharusnya mereka lindungi..tp malah terbalek..malah adiknya yg pegang kendali keluarga suhadi..😂😂😂
suti markonah
mungkinkah raisa sengaja di persiapkan di buang di depan pagar rumah agar bisa masuk di keluarga suhadi oleh musuh ?hmmm penasaran
Sri Supriatin
tkd upnya 👍👍
irma hidayat
lah si iblis raisa ada yg menyelamatkan harusnya membusuk dipenjara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!