NovelToon NovelToon
The Spy Cultivator [Haneen And Shadow System]

The Spy Cultivator [Haneen And Shadow System]

Status: sedang berlangsung
Genre:Pembunuhan / Sistem / Pembaca Pikiran / Time Travel / Transmigrasi / Solo Leveling
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sands Ir

Haneen, mantan agen intelijen elit, dikhianati dan tewas di dunia modern. Namun, dia terbangun di tubuh gadis lemah yang namanya sama di dunia kultivasi, murid luar Sekte Pedang Langit dengan merdian rusak yang sering di-bully.

Beruntung, Haneen membawa Sistem Agen Bayangan yang memungkinkannya mengeluarkan senjata modern seperti pistol, drone intai, dan granat di dunia yang mengandalkan pedang dan jurus.

Awalnya hanya ingin bertahan hidup, Haneen justru mengungkap jaringan korupsi besar di dalam sekte. Para tetua yang terlihat suci ternyata saling melindungi sambil mencuri sumber daya. Bersama Yan Ling, murid luar yang juga jadi korban, Haneen mulai membongkar kejahatan satu persatu.

Namun setiap kebenaran yang terungkap, mereka semakin diburu. Dari tambang ilegal hingga ruang bawah tanah rahasia, Haneen dan Yan Ling harus terus berlari sambil mencari cara untuk bertahan.

Mampukah Haneen bertahan di dunia yang mengagungkan kekuatan spiritual sambil membongkar rahasia kelam para tetua?
Akankah teknologi modern dari sistemnya cukup untuk mengalahkan kultivator tingkat tinggi yang terus memburunya? Dan yang terpenting, bisakah dia dan Yan Ling saling percaya di tengah bahaya yang mengintai setiap langkah?

Penuh Aksi, strategi cerdas, dan intrik yang tak terduga.

Ikuti perjalanan Haneen membuktikan bahwa di dunia yang kejam ini, pinter dan siap bisa mengalahkan yang kuat.
Siapkah kamu mengikuti setiap langkah berbahaya mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sands Ir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 : Tanpa Meninggalkan Jejak dan Tujuan Baru

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hutan lebat di luar wilayah Sekte Pedang Langit terasa sunyi malam itu. Hanya suara jangkrik dan angin yang berdesir melalui daun-daun pohon yang terdengar memecah keheningan. Haneen dan Yan Ling duduk bersandar pada batang pohon besar yang akarnya menonjol ke permukaan tanah. Napas mereka mulai teratur kembali setelah lari sejauh beberapa kilometer dari gerbang sekte.

Di atas kepala mereka, bintang-bintang berkelip tenang, seolah-olah tidak menyadari kekacauan yang baru saja terjadi di puncak gunung belakang mereka. Asap tipis masih terlihat mengepul dari area asrama tetua, tanda bahwa konflik internal di dalam sekte masih berlanjut. Mungkin ada pertarungan antara faksi yang mendukung Tetua Zhao dan faksi yang ingin membersihkan nama baik sekte.

Haneen memanggil antarmuka sistem di dalam pikirannya. Layar biru neon muncul di depan matanya, menampilkan notifikasi misi yang sudah selesai.

[Misi Utama Selesai: Ekspos Korupsi Sekte. Hadiah: 5000 IP + Tiket Teleportasi Kota Besar.]

Dia memeriksa saldo poin informasinya. Jumlah itu cukup besar, hasil dari mengumpulkan bukti dan berhasil lolos dari pengejaran.

"Kita dapat lima ribu poin," ucap Haneen sambil menoleh ke arah Yan Ling. Wanita itu sedang membersihkan pedangnya dengan kain kasar, wajah nya tampak lelah namun lega. "Cukup untuk membeli peralatan baru jika diperlukan."

Yan Ling mengangguk pelan. "Tapi kita tidak bisa tinggal di sini terlalu lama. Mereka akan mengirim tim pemburu keluar dari wilayah sekte. Mungkin bahkan menyewa pemburu bayaran dari luar."

"Benar," jawab Haneen. "Itu lah kenapa sistem memberikan hadiah tiket teleportasi. Ini jalan keluar tercepat untuk meninggalkan wilayah ini tanpa meninggalkan jejak aura yang bisa dilacak."

Haneen mengeluarkan sebuah tiket berwarna perak dari dimensi penyimpanan sistem. Tiket itu bercahaya redup dengan rune-rune cahaya yang bergerak di permukaannya. Ini bukan alat kultivasi biasa, melainkan teknologi sistem yang bisa memindahkan pengguna ke lokasi tertentu secara instan.

"Kota mana yang akan kita tuju?" tanya Yan Ling sambil menyarungkan pedangnya.

"Sistem merekomendasikan Kota Kabut Perak," jawab Haneen sambil membaca deskripsi item. "Itu adalah kota perdagangan besar di benua ini. Banyak orang, banyak aliran energi, dan yang paling penting, anonimitas. Kita bisa hilang di antara kerumunan."

Yan Ling terdiam sejenak. Meninggalkan wilayah Sekte Pedang Langit berarti meninggalkan tanah kelahirannya. Di sinilah dia tumbuh, belajar bertarung, dan mengalami segala suka duka termasuk penghinaan terhadap keluarganya. Namun, dia tahu Haneen benar. Tinggal di dekat sekte terlalu berbahaya saat ini.

"Aku siap," ucap Yan Ling akhirnya. Suaranya tegas meski ada sedikit kesedihan di matanya. "Keluargaku sudah tidak ada di sini lagi. Yang tersisa hanya kenangan. Dan kenangan bisa dibawa ke mana saja."

Haneen menghargai keteguhan hati wanita itu. "Bagus. Kita akan aktifkan tiket ini satu jam lagi. Aku perlu waktu untuk menghapus jejak kita di area ini agar mereka tidak bisa melacak arah pelarian kita."

Haneen berdiri dan berjalan mengelilingi area persembunyian mereka. Dia mengeluarkan semprotan penghilang jejak dari sistem. Cairan itu disemprotkan ke tanah tempat mereka duduk, ke batang pohon yang mereka sandari, dan ke setiap tempat yang mungkin mereka sentuh. Cairan itu akan mengurai residu aura spiritual dan bau tubuh mereka dalam hitungan menit.

Setelah memastikan tidak ada jejak yang tertinggal, Haneen kembali ke tempat Yan Ling. Dia duduk dan menutup mata, membiarkan sistem memindai area sekitar untuk memastikan tidak ada musuh yang mendekat.

[Area Aman. Tidak ada ancaman dalam radius satu kilometer.]

"Sudah bersih," ucap Haneen. "Kita bisa pergi sekarang."

Yan Ling berdiri dan mendekati Haneen. Mereka berdua memegang ujung tiket teleportasi itu bersamaan. Cahaya perak dari tiket semakin terang, menyelimuti tubuh mereka seperti kepompong cahaya. Angin mulai berputar di sekitar mereka, daun-daun kering terangkat ke udara membentuk pusaran kecil.

"Siap?" tanya Haneen terakhir kali.

"Siap," jawab Yan Ling.

Haneen mengaktifkan tiket itu. Dunia di sekitar mereka seolah-olah melipat diri. Rasa melayang yang aneh menyergap perut mereka. Pemandangan hutan gelap berubah menjadi kabut putih yang berputar cepat. Tidak ada suara, hanya sensasi ruang dan waktu yang terkompresi dalam beberapa detik.

Tiba-tiba, kaki mereka menyentuh tanah padat. Cahaya putih memudar, digantikan oleh cahaya lampion kuning yang hangat. Kebisingan langsung menyambut telinga mereka. Suara pedagang berteriak, suara roda gerobak bergulir di atas jalan batu, dan suara tawa orang-orang yang sedang bersantai.

Mereka sekarang berdiri di sebuah alun-alun besar di tengah kota. Bangunan tinggi terbuat dari kayu dan batu berbaris rapi di sepanjang jalan. Lantai jalan terbuat dari batu paving yang bersih. Udara terasa berbeda, lebih padat dengan energi spiritual namun juga bercampur dengan aroma makanan dan barang dagangan.

"Kota Kabut Perak," ucap Haneen sambil mengamati sekeliling. "Tepat sesuai koordinat."

Yan Ling terlihat terkejut dengan keramaian kota ini. Berbeda dengan suasana sekte yang disiplin dan kaku, kota ini hidup dan bebas. Orang-orang berjalan dengan pakaian berbagai warna. Beberapa mengenakan jubah cultivator, beberapa lagi pakaian pedagang biasa. Tidak ada yang memperhatikan kedatangan mereka secara tiba-tiba karena tiket teleportasi dirancang untuk muncul di zona umum yang ramai.

"Kita butuh tempat menginap," ucap Haneen. "Dan pakaian baru. Jubah kita terlalu mencolok untuk ukuran kota ini."

Yan Ling melihat jubah abu-abu kusam mereka yang sudah kotor karena perjalanan. "Ada penginapan di seberang sana," tunjuk Yan Ling ke arah bangunan besar dengan lampion merah di depannya. "Terlihat cukup aman."

Mereka berjalan menuju penginapan tersebut. Sepanjang jalan, Haneen mengamati dinamika kota ini. Ada penjaga kota yang berpatroli, namun mereka tidak seketat penjaga sekte. Ada toko yang menjual alat kultivasi, ada juga toko obat dan senjata. Ini tempat yang sempurna untuk membangun basis operasi baru.

Di penginapan, Haneen menyewa dua kamar terpisah di lantai dua. Dia membayar dengan batu spiritual yang dia ambil dari persediaan Song Wei dulu. Tidak ada yang bertanya tentang asal usul uang mereka selama bayaran cukup.

Setelah menyimpan barang dan berganti pakaian dengan baju rakyat biasa berwarna gelap, mereka bertemu kembali di ruang makan penginapan. Haneen memesan makanan sederhana dan teh hangat.

"Apa rencana selanjutnya?" tanya Yan Ling sambil menuangkan teh.

Haneen meniup uap panas dari cangkirnya sebelum menjawab. "Kita perlu uang lebih banyak. Poin sistem bisa membeli alat, tapi untuk informasi di dunia nyata, kita butuh sumber daya lokal. Kota ini pusat perdagangan, artinya banyak peluang."

"Kita bekerja sebagai pemburu?" tanya Yan Ling. Dia terbiasa menyelesaikan misi dan bertarung.

"Bisa," jawab Haneen. "Tapi kita tidak bisa mengambil misi sembarangan. Kita perlu misi yang memberikan akses informasi. Misalnya, mengawal kafilah dagang atau menyelidiki kasus hilang untuk pedagang kaya."

Haneen membuka peta kota yang dia beli dari meja depan penginapan. Dia menandai beberapa lokasi penting. "Di sini ada papan misi guild petualang. Di sini ada pasar gelap. Dan di sini adalah Distrik Administrasi Kota."

"Kita mulai dari guild petualang besok pagi," putus Haneen. "Kita perlu identitas baru juga. Nama Haneen dan Yan Ling mungkin sudah masuk daftar buronan di wilayah selatan. Kita butuh nama samaran untuk sementara."

Yan Ling memikirkan sejenak. "Aku bisa pakai nama Lin. Itu nama tengah keluargaku. Aman dan tidak mencurigakan."

"Bagus. Aku akan pakai nama Ren," ucap Haneen. Singkat, mudah diingat, dan tidak memiliki jejak digital di dunia ini. "Mulai besok, kita adalah Lin dan Ren, dua cultivator pengelana yang mencari pekerjaan."

Mereka menghabiskan makan malam dengan membahas rencana detail untuk beberapa hari ke depan. Haneen menjelaskan pentingnya tidak menarik perhatian terlalu cepat. Mereka harus membangun reputasi perlahan sebelum bisa mengakses informasi tingkat tinggi tentang jaringan korupsi yang mungkin lebih besar dari Sekte Pedang Langit.

Setelah makan, mereka kembali ke kamar masing-masing untuk istirahat. Haneen duduk di tepi tempat tidur, memanggil sistem sekali lagi sebelum tidur.

"Sistem, apakah ada misi baru di lokasi ini?" tanya Haneen dalam hati.

[Memindai lingkungan... Ditemukan potensi misi: Misteri Penghilangan di Distrik Utara. Hadiah: 1000 IP + Peta Gua Bawah Tanah.]

Haneen tersenyum tipis. Sepertinya kota ini juga memiliki masalahnya sendiri. Dan di mana ada masalah, di situ ada peluang bagi seorang agen intelijen.

Dia berbaring di tempat tidur, menatap langit-langit kayu kamar penginapan. Perjalanan mereka baru saja dimulai. Sekte Pedang Langit hanyalah bab pertama. Dunia Xuanling sangat luas, dan masih banyak rahasia yang harus diungkap.

"Selamat tidur, dunia baru," gumam Haneen sebelum memejamkan mata.

Di luar jendela, bulan bersinar terang di atas Kota Kabut Perak. Di suatu tempat di kejauhan, lonceng menara kota berbunyi menandakan tengah malam. Haneen tidur dengan nyenyak, namun satu tangannya tetap berada di bawah bantal, menggenggam pistol silennya. Kebiasaan lama tidak mudah hilang, dan itu adalah hal yang akan membuatnya tetap hidup di dunia ini.

Pagi akan segera tiba, membawa peluang dan tantangan baru. Haneen dan Yan Ling sudah siap menghadapinya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Bersambung…...

Jangan lupa like, komen dan share 😁

1
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
mampir kak
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor🔥
Mbu'y Fahmi
huh ... thor serasa ikut dalam cerita...👍👍
Mbu'y Fahmi
deg² thor takut ketauan😄
Ahyar Alkautsar Rizky
keren thor😍
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor🔥
Mbu'y Fahmi
lanjut thor... makin seru cerita nya
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor 🔥
Ara putri
semangat kak. jgn lupa mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor🔥
Ahyar Alkautsar Rizky
izin save gambarnya ya thor 🙏
Fajar Fahri
ikut kedalam cerita
Fajar Fahri
visualnya kerenn 👍
Intan21
😍
Intan21
good
Saskia Natasya
alur cerita nya bagus
Ahyar Alkautsar Rizky
seru kali thor 😍
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor
Ahyar Alkautsar Rizky
lanjut thor please
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!