NovelToon NovelToon
Antara Balas Dendam Atau Cinta

Antara Balas Dendam Atau Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aliya sofya Putri

seorang anak kecil yang baru berusia 5tahun, ia ingin melakukan dendam akibat tantenya meninggal karna menyelamat kan nya. setelah ia beranjak remaja ia memulai melakukan dendam tersebut, dan rencananya ia akan bikin anak dari sang pembunuh jatuh cinta padanya dan meninggalkan nya. tetapi ia malah jatuh cinta pada gadis itu, dan siapa sangka ia tidak bisa melanjutkan balas dendam tersebut. tetapi karna permintaan sang mamah dan tidak akan membuat mamahnya kecewa ia akan melakukan balas dendam itu, walaupun harus merelakan orang yang ia cintai. namun ia tidak bisa untuk menyakiti hati orang yang ia cintai tapi apalah dayanya mamahnya selalu memaksa ia untuk melakukan balas dendam. dan ia semakin di buat bingung oleh keadaan, ia harus memilih salah satu ANTARA CINTA ATAU BALAS DENDAM.

penasaran sama ceritanya? sini dibacaa

jangan lupa follow dan vote di setiap bab nya ya gayss

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliya sofya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 | tarik-tarikan rambut

happy reading

Keesokan harinya, seorang gadis baru saja terbangun dari tidur nyenyak nya. seperti tak biasa ia tertidur nyenyak malam ini. pasti karna semalam afan menyanyikan lagu untuknya, itu yang membuat ia tertidur nyenyak malam ini. devi rasanya ingin terus mendengar suara nyanyian afan yang begitu merdu di telinganya. saat devi malamun habis bangun tidur, kemudian ada suara ketukan pintu yang terdengar dari luar kamar.

tok

tok

tok

"devia, udah bangun nak?" tanya bunda Salma

devi tersadar dari lamunannya, dan menjawab ucapan bundanya "udah bundaa"

"yaudah kamu siap siap untuk berangkat kesekolah, bunda sama ayah udah nunggu di meja makan"

"siap bundaaa" jawab devi lalu ia bergegas menuju ke kamar mandi, dan memulai ritual mandinya.

Setelah mandi ia turun ke bawah

"ayahhh bundaaa" teriak devi sambil menuruni anak tangga

"yaampun deviaa udah di peringatin kalo pagi pagi jangan teriak teriak" ujar bunda salma, sambil menggelengkan kepalanya.

"hehe maap bundaa, udah kebiasaan soalnya" jawab devi cengengesan, bunda Salma ia hanya menggelengkan kepalanya sekali lagi.

devi pun segera duduk di kursi meja makan, dan mengambil lauk nya, lalu ia makan.

"wau tumben banget pagi pagi gini bunda bikin ayam bakar" ucap Devi di sela sela makan nya

"bukan bunda yang bikin, tapi ayah kamu"

devi pun langsung menoleh ke arah ayahnya

"ayah yang buat?"

"iya Devia itu ayah yang buat"

"ihh makasihh"

"sayang deh sama ayah"

"ayah doang nih? bunda gak?"

"iya iya bunda juga"

"udah buruan di makan keburu dingin" ucap ayah Fathir

"asiapp" jawab devi lalu ia makan

 

sedangkan dirumah afan, pagi pagi sudah berisik sekali keluarganya. berisik oleh kedua orang tuanya yang selalu berantem.

"afan, mamah gamau tau pokonya kamu harus deketin Clarissa"

"gamau mah"

"mah kamu stop nyuruh Afan untuk ngedeketin Clarissa, Afan itu gak cinta sama Clarissa jadi jangan paksa Afan"

"kenapa si mas, kamu selalu ngelarang aku"

"ya jelas selalu ngelarang lah, itu sama aja kamu maksa afan"

"kenapa sih mereka selalu saja berantem" batin afan

Karna Afan sudah tidak tahan mendengar perdebatan kedua orang tua nya, ia memutuskan untuk berangkat kesekolah saja.

"mah pah aku kesekolah dulu" pamit Afan kepada kedua orang tua nya, lalu ia berangkat ke sekolah.

 

disekolah, Devi melihat Afan baru sampai. dan hendak mau menuju ke kelasnya,jadi Devi berlari dan berteriak ke arahnya.

"afann" teriak devi

"iya Dev ada apa?"Afan menoleh ke belakang

"btw semalem suara Lo merdu banget" ucap Devi sambil tersenyum

Afan hanya mengangguk

"Lo kenapa fan?"

"gapapa, yaudah ayo ke kelas bareng"

"iya"

 

"pagii semua... hari ini kita kedatangan murid baru, silahkan masuk" ucap mis nara

"baik mis" jawab murid baru itu

"suara itu?" batin Afan nampak tak asing dengan suara murid baru itu.

gadis itu melangkah kan kakinya ke dalam kelas, dan memperkenalkan dirinya.

"hai semua kenalin nama gue Clarissa"

"Clarissa?" batin afan

"cantik yah murid baru nya" ujar salah satu murid lelaki

"iya cantik" jawab teman satunya

"kek keturunan bule cantik banget" ujar salah satu murid cewek

"iya woy cantik banget" jawab salah satu diantara mereka

"dari luarnya aja cantik, tapi kalian gatau dari dalam hatinya" batin afan

"Clarissa kenalin nama mis, mis nara"

"iya mis"

"yaudah sekarang kamu duduk di samping sana"

"baik mis"

"siapa cewek yang di samping Afan?"batin Clarissa bertanya tanya saat Clarissa ingin menuju ke tempat duduknya, ia menyempatkan diri untuk memanggil afan.

"hai fan, ketemu lagi kita"

"fan Lo kenal dia?"

"jelas kenal dong ya gak fan, setara kan gue calon istri Afan" bukan Afan yang menjawab melainkan Clarissa

"hah? calon istri?" devi terkejut ketika mendengar jika Afan sudah mempunyai calon istri

"enggak dev dia bohong" ucap Afan

"lah bukannya beneran ya, kan mamah Lo mau ngejodohin gue sama Lo"

"Sampai kapan pun gue gak akan mau di jodohin sama Lo"

"Clarissa kamu ngapain masih disitu Ayo duduk di tempat kamu" ujar mis nara

"iya mis"

Clarissa pun pergi ke tempat duduknya

"fan Lo beneran mau di jodohi--" ucapan devi terpotong ketika afan menjawab nya dengan cepat

"gak"

"lagian ya dev papah gue gak setuju tuh"

"untung aja afan gak Nerima perjodohan itu" batin devi

 

kring kring kring suara bell istirahat

"dev, mau ikut ke kantin nggak?" tanya afan

"gausah fan, gue lagi males ke kantin"

"yaudah kalo itu gue duluan"

"iya"

Afan pergi menuju ke kantin sementara devi di dalam kelas, tiba tiba Clarissa menghampiri devi.

"heh Lo gausah Deket Deket sama Afan"ancam Clarissa pada devi, tetapi devi tak peduli dengan ucapan Clarissa. dan mengabaikan nya, devi lebih memilih membaca buku novel nya saja. daripada harus berdebat dengan manusia satu ini, membuang buang waktunya.

"Lo denger gue ngomong gak si?"tanya Clarissa semakin kesal

"emang elu siapanya afan?,kok nyuruh gue buat jangan Deket deket sama afan"

"Afan itu calon suami gue"

"wkwk ngarep apaan Lo?"

"bahkan Afan sendiri aja gak Sudi punya calon istri kek elo"

"sialan lo" umpat Clarissa sambil melayangkan tangannya hendak mau menampar pipi devi, tetapi niatnya ia urungkan sebab mendengar suara teriakan vio dan Mala.

"jauhkan tangan Lo dari devi" ucap Mala

"heh nenek lampir Lo jangan terlalu ngarep buat jadi calon istri nya Afan"sambung vio yang menatap kesal ke arah Clarissa

Clarissa menatap vio dengan tatapan tajam, sebab vio memanggilnya nenek lampir. yang benar saja cewek secantik dia di panggil nenek lampir? fikirnya.

"Lo bilang gue apa tadi?" tanya Clarissa kesal

"nenek lampir, apa gak terima?"

"heh buka mata Lo masa cewe secakep gue di bilang nenek lampir?"

"mana ada cakep nya, kalo mirip nenek lampir baru iya" ucap vio

karna Clarissa sudah begitu kesal dengan vio, ia menarik rambut vio. vio merasa tak terima ia menarik balik rambut Clarissa, dan terjadilah tarik menarik di antara keduanya.

"vio udah vio" ucap Devi sambil berusaha memisahkan vio dan Clarissa, namun hasilnya nihil, ia tidak bisa memisahkan keduanya.

"dev panggil Afan Dev" ucap Mala

"what?kok panggil Afan si?"

"cuman Afan yang bisa misahin mereka berdua" ucap Mala

"ayo dev tunggu apalgi?Lo gak liat mereka jadi tontonan adkel nya"

"iya iya tunggu"

devi pergi ke kantin menyusul Afan, ia berlari sekencang mungkin. dan tibalahia di kantin, ia melihat Afan sedang mengobrol dengan Rakha dan eby. Devi buru buru nyamperin Afan dengan langkah yang cepat dan sedikit ngos ngosan.

"fan" panggil Devi sambil setengah ngos ngosan

"ada apa Dev?"tanya afan

"i-itu anu Clarissa sama vio tarik tarikan rambut, awalnya mereka cuman debat eh malah si Clarissa narik rambut vio" jelas devi

"vio Dev?" tanya eby

"iya vio"

"yaudah ayo kita kesana" ucap Afan, dan dibalas anggukan oleh mereka.

Sesampai nya mereka di kelas, mereka melihat vio dan Clarissa masih saling tarik menarik. dan disana juga ada Mala yang dari tadi berusaha memisahkan keduanya, tapi hasilnya nihil. ma sendiri di buat kewalahan oleh keduanya.

"STOPP" teriak Afan

dan yang benar saja keduanya langsung berhenti tarik menarik berkat teriakan suara Afan. Devi sendiri di buat takut oleh teriakan Afan yang sekencang itu, Devi yang awalnya berdiri di samping Afan dan ia langsung pergi ke arah Mala.

Lihatlah penampilan vio dan Clarissa Sekarang. yang awalnya tidak berantakan menjadi berantakan, akibat ulahnya sendiri. rambut mereka mereka acak acakan, dan seragam mereka menjadi berantakan juga.

"kalian berdua pergi keruangan gue dan Afan, sekarang." ucap Rakha tegas

Rakha adalah seorang ketua OSIS dan Afan ia adalah wakil ketua osis, jadi tidak heran jika Rakha menyuruh keduanya untuk pergi keruangan nya.

"gara gara Lo sa"ucap vio

"gara gara Lo juga" jawab Clarissa yang tak mau kalah

"heh kalian berdua di suruh keruangan Rakha sama Afan kenapa malah debat lagi?"tanya mala

"dia duluan"ucap Clarissa

"elo dulua-" ucap vio terpotong

"udah woy udah"Devi melerai keduanya

 

skip udah pulang sekolah

"dev ayo bareng gue pulangnya"

"eum ayo fan"

"afann tunggu" ucap Clarissa

"apa?" jawab Afan datar

"gue boleh bareng Lo gak?"

"gak"

"kalo gak kenapa cewek di samping Lo boleh?"

"gue yang nawarin dia duluan buat bareng gue"

"yaudah Lo sama gue aja"

"gak, gue sama Devi"

"awas aja ya gue aduin ke Tante voke"

"silahkan, gak takut gue nya"

"awas Lo Dev"

"iya iya gue awasin nih wkwk"

"Lo berani banget sama gue"

"ya jelas berani lah Lo pikir Lo siapa?"

"ingat selain donatur di larang ngatur"

"kurang ngajar ya Lo"

"iya nih gua yang kurang ngajar apa Lo nya yah?"

"sialan Lo Dev"

"aduh takutnyee"

Afan yang melihat ekspresi devi begitu, itu sangat menggemaskan baginya.

"dev udah biarin aja, mendingan kita pulang"

"iya fan"

"byee nenek lampir"

"gue bukan nenek lampir ya!"

"wkwk, emang nenek lampir"

ada ada aja devii batin afan

di perjalanan

"dev nanti malem Lo sibuk gak?"

"enggak fan emang kenapa?"

"nanti kepasar malam yuk"

"emang ada?"

"kalo gue ngajakin Lo berarti ada atau gak?"

"ada hehe"

"gimana mau gak?"

"okedeh mau"

 

"fan"

"iyamah?"

"kamu ini yah kenapa cuekin Clarissa?"

"dasar tukang ngadu tuh nenek lampir" batin Afan

"ingat ya fab rencana kamu itu untuk balas dendam tapi kenapa kamu malah cinta sama cewek itu?"

"iyamah tau"

"buang rasa cinta kamu ke gadis itu"

"gabisa mah" batin Afan

"kamu harus cepat cepat lakuin balas dendam itu Afan"

"mah buat dia suka sama Afan aja belom lalu bagaimana untuk melakukan balas dendam?"

"gampang" haco mamah coke sambil tersenyum miring

"mah jangan apa apain Devi"

"tidak, mamah gaakan apa apain gadis itu" ucap mamah voke

"jika kamu semakin lama untuk melakukan balas dendam itu jangan salahkan mamah jika gadis yang kau cintai terluka"sangung mamah voke

"aku gak akan lama kok mah untuk ngelakuin balas dendam itu, tapi aku hanya nunggu waktu yang tepat"

"bagus"

1
Putu Sri utari
👍👍👍
Putu Sri utari
keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!