NovelToon NovelToon
Bucin, Suami CEO

Bucin, Suami CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Keluarga / CEO / Persahabatan / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:644
Nilai: 5
Nama Author: Ika Nanda

kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.

yuk ikuti cerita nya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

ke esok kan hari nya, Hana bangun lebih awal untuk bertemu dengan sahabat nya. mereka pun bertemu di sebuah kafe favorit mereka.

"jadi kau belum bicara pada ibu mu!?? " tanya Young Ju

"hemm, aku belum punya waktu yg pas untuk bicara. " Hana menghela nafas panjang dan melanjutkan ucapan nya "sepertinya ibu ku sedang ada masalah, namun dia tidak bicara apa pun. "

"tidak biasa nya...!! "

"benar kan!?? aku juga berfikir sama. ibu cuma bilang, dia akan meminta sesuatu"

"apa...!?? " saut Young Ju dengan penasaran nya

"entah lah, ibu tidak langsung memberitahu ku. nanti jika sudah saat nya dia akan bicara, ibu hanya meminta ku untuk menemani nya pergi makan malam ke rumah teman nya" timpal Hana sembari meminum kopi di atas meja

"makan malam...!! " Young Ju pun berfikir sejenak "apa kau yakin tidak ada maksud untuk makan malam itu!!? "

"maksud mu!?? "

"iya... mungkin itu bukan sekedar makan malam biasa, bisa saja memang ada rencana pertemuan di antara kedua belah pihak. "

Hana pun langsung berfikir mengenai tebakan yg di ucapkan oleh sahabat nya itu...

******

"kau sudah mengatakan nya pada Jimin!?? " tanya tuan Ji Hoon kepada nyonya Min Seo istri nya sekaligus ibu Jimin

"belum... aku yakin dia tidak akan mau mendengarkan ku, mengenang dia masih sangat marah perihal ayah nya. " saut nyonya Min Seo

"tapi dia harus secepat nya tau, dan lagi malam ini bukan kah nyonya Haeri akan datang membawa putri nya"

"hemm benar.... "

di saat yg sama Jimin pun turun, ia akan berangkat ke kantor. tanpa menyapa atau ikut makan bersama di meja makan dengan ibu dan ayah tiri nya, Jimin berlalu begitu saja. namun, nyonya Min Seo menghentikan nya.

"Jimin tunggu... " panggil nyonya Min Seo sembari menghampiri putra nya itu

Jimin pun menghentikan langkah nya tanpa menjawab panggilan ibu nya

"kau mau ke kantor?? tidak mau sarapan dulu" tanya nyonya Min Seo pada putra nya

"ada apa?? katakan dengan cepat, aku sudah terlambat. " jawab Jimin dengan ketus

"emmm, malam ini pulang lah lebih awal. bibi Haeri akan datang bersama putri nya malam ini, untuk memperkenalkan putri nya dengan mu. " ucap nyonya Min Seo memberitahu

mendengar itu Jimin pun mengerut kan kening nya, sembari mengingat "ooh, atur saja. aku tidak janji bisa pulang awal, aku sibuk. " Jimin pun berlalu

"tapi.... " belum selesai nyonya Min Seo bicara, Jimin sudah hilang dari pandangan nya. ia pun hanya bisa menghela nafas panjang sembari berjalan kembali ke meja makan.

tuan Ji Hoon pun memegang tangan istri nya itu "kau harus lebih sabar lagi menghadapi nya, aku yakin lambat laun Jimin akan mengerti alasan nya"

"hemm aku tau, aku juga tidak masalah selagi dia tidak menolak perjodohan ini. "

"kenapa kau sangat yakin hanya putri nyonya Haeri yg bisa menyembuhkan nya!?? "

"karena putri nya itu sangat lembut, pintar, juga cantik. kau akan langsung menyukai nya saat bertemu nanti"

tuan Ji Hoon hanya mengangguk sembari tersenyum

******

suara pintu kamar pun di ketika, dan tak berapa lama muncul lah nyonya Haeri dari balik pintu "apa ibu mengganggu!?? "

"ooh tidak sama sekali bu... masuk lah" ucap Hana menutup laptop nya dan mempersilahkan ibu nya duduk

nyonya Haeri pun duduk di samping putri nya "sedang mengerjakan sesuatu ya!?? " tanya nyonya Haeri melihat Hana, dan Hana pun hanya menggeleng kan kepala nya sebagai tanda jawaban nya. "sekarang kau sudah dewasa, tidak terasa kita sudah 5 tahun tanpa ayah mu. ibu yakin selama itu pasti tidak mudah untuk mu, maaf kan ibu kalau belum bisa memberi mu lebih atau.... "

"apa ini bu, kenapa tiba-tiba bicara begitu... " protes Hana langsung menyela ucapan ibu nya "sebenarnya apa yg ingin ibu katakan, apa yg ibu ingin kan dari ku. apa aku membuat kesalahan?? apa ada sesuatu yg membuat ibu kecewa pada ku?? atau ada hal yg lain?? " Hana langsung cepat tanggap dengan perkataan ibu nya itu.

nyonya Haeri pun tak sanggup membendung air mata nya, walau sekuat mungkin ia mencoba. melihat itu, Hana pun ikut sedih. "ibu, kau membuat ku sangat takut. hal apa sebenarnya yg kau sembunyikan dari ku?? " Hana pun berlutut di depan ibu nya

nyonya Haeri pun hanya diam, dan mencoba menghentikan tangis nya itu. setelah di rasa cukup tenang, nyonya Haeri pun bangun dengan memegang tangan Hana. ia pun membawa Hana ke ruang kerja nya. Hana yg masih bingung hanya mengikuti langkah ibu nya. lalu nyonya Haeri mengeluarkan beberapa lembar kertas di atas meja. tanpa berfikir panjang, Hana pun langsung meraih nya. Hana langsung membaca isi kertas itu "apa ini ibu?? katakan kalau ini bukan milik mu?? " Hana menatap ibu nya dengan air mata yg hampir tumpah

"itu benar sayang... kemungkinan hidup ibu sudah tidak lama lagi. " jawab nyonya Haeri dengan penuh ketabahan

"kenapa ibu tidak pernah bilang kalau selama ini ibu sakit kanker..?? " tangis Hana pun pecah

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!