Zhang Liu gadis malang yang di paksa menikahi seorang raja aneh, demi menolak pernikahan dan menjaga kesucian Zhang Liu bunuh diri dengan menenggelamkan diri di dalam danau, namun siapa yang menyangka setelah kepergian Zhang Liu dari tubuhnya, seorang gadis dari dimensi lain terjebak di dalam tubuhnya, apakah yang akan di lakukan gadis itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Bisa Berdiri Sendiri
Ia berjalan kembali ke kamar, menatap nyalang segala dekorasi kamar, ia adalah nona besar keluarga Zhang akan tetapi memiliki tempat tinggal seperti ini
"Ayah ini hanya pria bajingan, bahkan menggunakan seorang wanita untuk meraih kekuasaan" Ia menghela nafas pelan,
Gadis bodoh ini bahkan masih berharap ayahnya berubah, namun manusia tak akan bisa berubah jika ia sendiri tak menginginkan perubahan itu, maka jangan mengharap hal yang jelas tak layak di tunggu ini.
Pria itu bukan ayah, tapi hewan yang di beri tubuh manusia, jika tidak apakah ada manusia yang membiarkan putrinya di ganggu selama bertahun tahun, sedangkan dirinya?, tidur nyenyak dalam pelukan selir selirnya.
"Nona anda jangan melawan tuan lagi, dalam beberapa waktu ini nona akan masuk ke istana, di istana tak mudah, bagaimana nona bisa bertahan Tampa dukungan menteri" Ia berucap pelan
Kehidupan keluarga kekaisaran tak semenggah bangunannya, kehidupan di istana penuh trik dan kekejaman, orang baik dan berhati lemah tak akan bisa bertahan lama dan yang terpenting, wanita yang masuk tanpa dukungan keluarga akan di remehkan,
Terlebih istana raja Han, pria ini dikenal berwatak kejam, di usia 14 tahun sudah masuk ke Medan perang, di usia 17 tahun menjadi jendral dan memenggal kepala musuh, kembali ke ibu kota pada usia 21 tahun, namun sayangnya jendral yang kuat dan di banggakan malah menjadi pria pemurung dan pendiam, hal itu dikarenakan pengepungan dan pengkhianatan
Dua tahun sudah berlalu, entah berapa banyak nyawa yang telah ia ambil, membunuh bukan hal sulit bagi seorang yang berkuasa seperti keluarga kekaisaran.
"Apa aku perlu mereka?"
"Nona" Wei Yuan menatap nonanya dalam, dengan sikap dingin Zhang Lan selama ini, wajar saja nonanya merasa kecewa, tapi jangan sampai hal kecil menganggu kelanjutan hidup sang nona.
"Wei Yuan, aku baik baik saja, bertahun tahun berlalu, saat ini aku sadar, di dunia ini tak ada yang bisa ku jadikan tempat bergantung maka aku bisa mengandalkan diri sendiri" Liu Yan sudah menjadi wanita mandiri di masa lalu,
Jika saat itu ia bisa sukses maka saat ini pun tentu saja bisa, kemampuan bukan hal yang bisa di bangun dalam waktu singkat
"Nona, anda sudah banyak di rugikan"
"Untuk apa menyesal, semua juga sudah selesai, aku akan berdiri dengan kaki ku sendiri, halaman megah ini adalah wujud dari kemuliaan ku, pria bajingan itu bersikeras jaga ku semata mata takut jika kakak ku kembali dan menemukan aku menderita, tapi ia tak benar benar ingin melindungi ku" Liu Yan berucap pelan, Mentri Zhang sangat menghormati kakak tertuanya,
Bagaimana tidak, Zhang Zhichen adalah salah satu jendral besar yang sudah mendapatkan prestasi militer di waktu muda, ia hanya memiliki Liu Yan sebagai adik semata wayang
Mentri Zhang bisa memberikan halaman dan tempat yang indah, akan tetapi ia menutup mata dan telinga saat Zhang Lin menindas Liu Yan, bukan itu saja bahkan pelayan juga tak hormat padanya, satu satunya yang ia selai adalah Liu Yan yang bodoh ini, memiliki status yang begitu mulia malah tumbuh menjadi gadis pengecut apa apa.
"Nona, ini salah Wei Yuan yang tidak bisa menjaga nona" Ia merasa bersalah, ia lah yang terlalu lemah hingga sang nona di aniaya seperti ini
"Ini bukan salah mu, ayah ku yang baik tak bisa benar benar menyiksa ku secara fisik, tapi diam diam menyiksa batin ku dengan segala ketidak pedulian itu, membuat ku merasa rendah diri dan berharap kasih sayang darinya, sayang sekali semua drama bodoh itu sudah berlalu, aku adalah cucu perempuan satu satunya dari putri Agung yang mulia, ia memang di lahirkan untuk menjadi wanita mulia" Liu Yan mendapat perlakuan buruk di kediaman akan tetapi saat di luar kediaman ia tumbuh seperti nona muda pada umumnya
Mendatangi acara acara dan bersosialisasi dengan para nona bangsawan seusianya, hanya saja dengan sikap Liu Yan yang pendiam dan murung meskipun ikut dalam jamuan keberadaannya juga tak di anggap ada
"Putri Agung sangat mencintai nona, selama ini Putri Agung selalu perduli dan menyayangi anda, ia mengatakan jika ada yang menindas maka Putri Agung akan memberi mereka pelajaran, akan tetapi nona selalu mengatakan jika nona baik baik saja dan di perlakukan dengan baik di kediaman"
Ketika adilan yang di alami sang nona membuat Wei Yuan marah, namun ia hanya bisa diam, nonanya sangat keras kepala, bersikeras menetap di kediaman ini, meski di perlakukan secara buruk nonanya juga tak mengatakan apapun
"Aku rindu dengan nenek ku, bantu aku kirimkan surat"
Menurut ingatan tubuh ini, ia memiliki dukungan penuh dari keluarga pihak ibu, hanya karena bersikeras atas kasih sayang ayah ia mengabaikan semua kasih sayang yang di berikan sang nenek
"Tapi nona ini?"
"Aku akan menikah ke istana dalam waktu dekat, kehormatan seorang istri tergantung berapa banyak mahar yang ia bawa, jika aku datang dengan jumlah mahar yang sedikit apakah aku bisa berpijak di istana?, dan jika hanya berharap pada keluarga Zhang ini maka aku akan di rugikan"
Berharap selir Ming mengurus semuanya?, mimpi saja, wanita itu sangat licik, lagi pula kediaman Zhang ini, ia tak Sudi tinggal sedetik pun bersama orang orang yang tak tau malu ini
"Tapi nona ini?, ini?, tuan dan selir Ming tak akan setuju"
"Mereka tak bisa meskipun mereka ingin, jika berani aku akan membuat mereka kehilangan hal yang sangat berharga" Ia tersenyum lebar keluarga Hu menikahkan putri mereka dengan mahar yang banyak,
Liu Yan jelas memiliki hak untuk memiliki mahar peninggalan ibunya, ia akan mengambil semuanya sebelum ia pergi.
"Nah ini, berikan pada pengantar pesan, dan ini, aku ingin kakak ku datang di hari pernikahan ku, ayah ku tercinta sikap kejam mu selama ini hanya akan menjadi bumerang dalam hidup " Liu Yan mengulurkan sebuah kertas yang di amplop,
Banyak keluhan dalam surat yang di kirim dan dengan demikian hubungan Zhang Lan akan renggang dengan putranya, Zhang Zhichen adalah putra sah, sudah di pastikan akan mewarisi keluarga Zhang, Zhang Lan yang malang harus membayar mahal atas apa yang ia lakukan selama bertahun tahun, tak ada siksa yang paling kejam selain kebencian seorang anak pada ayahnya
"Aku memiliki waktu untuk membalas kalian, setiap hari seharunya kalian selalu berada di neraka" Liu Yan tersenyum kecil sembari menatap langit biru
Orang orang yang menindasnya, satu persatu akan di selesaikan, entah itu pelayan, selir, putri selir atau ayahnya sekalipun, ia bukan kejam hanya belajar dari kesalahan, menjadi baik dan patuh bukan hal yang baik, orang lemah akan di tindas dan kuat akan menindas.