NovelToon NovelToon
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Dunia Masa Depan / Penyesalan Suami
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

SEQUEL JODOH SHAKIRA PERNIKAHAN KEDUA.
Kisah ARYA PRATAMA & RAKA BAGASKARA

Arya Pratama baru saja mengalami patah hati, di tengah kesedihannya dia mengalami kecelakaan beruntun yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Kecelakaan itu pula membuatnya harus bertanggungjawab atas bocah kecil, anak dari korban kecelakaan.

"Rawat dia seperti anakmu sendiri, sayangi dia sepenuh hati, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

Secara tidak terduga Arya bertemu perempuan yang berhasil membuat dadanya berdebar, sayangnya perempuan itu istri orang. Eh secara tidak disangka-sangka Arya malah berjodoh sama janda.

"Jodoh ketemu di jalan."

Sementara Raka Bagaskara, dia juga sama-sama terjebak dalam situasi sulit, ia juga menyukai istri orang.

"Janda dan gadis terlalu biasa, tapi bini orang, luar biasa, Mak. Raka suka sama bini orang Makkk!"

Akankah Raka menemukan jodohnya? Atau malah berusaha menjadi perebut istri orang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 1 - Tragedi Maut

"Maaf, aku memilih Mario karena hatiku tertuju padanya. Kamu baik, kamu pun tidak memiliki kekurangan tapi hatiku ternyata tidak bisa menerima pinanganmu, aku memilih mengakhiri perjodohan ini dan kamu berhak mendapatkan wanita yang bisa mencintai kamu sepenuh hati."

Keputusan dari seorang wanita berparas cantik bernama Shakira Aisha mematahkan semangat ARYA PRATAMA, pria muda yang bersedia menerima tawaran perjodohan karena hatinya terpaut pada wanita itu.

Di tengah rasa kecewanya, Arya tersenyum tenang. "Saya paham dan saya tidak akan memaksa kamu melanjutkan perjodohan ini. Ini hidupmu dan kamu berhak menentukan pilihan hidup. Saya ikhlas menerima keputusan kamu."

Baginya cinta tertinggi itu melepaskan orang yang kita cintai bahagia bersama pilihannya, tidak memaksa hati dan tidak egois ingin memiliki, itulah perasaannya terhadap Shakira, janda muda tetangganya.

Keputusan telah disepakati, tidak ada lagi yang perlu mereka bicarakan hingga Arya pun pamit pulang.

Cuaca mendung, rintik hujan perlahan turun membasahi bumi seolah ikut merasakan kesedihan yang dialami. Namun karena ada pertemuan dengan salah satu kliennya, Arya pun pergi kesana.

Karena posisi cukup jauh dari rumah, berada di luar kota serta jalanan licin karena curah hujan makin deras membuat perjalanan Arya sedikit terhambat. Jalan berbelok naik turun pun menjadi salah satu tantangan tersendiri untuk segera tiba di satu tempat.

Suasana semakin berbeda ketika hujan semakin deras mengguyur kota, suara petir pun mengejutkannya.

"Ya Allah deras banget hujannya," gumam Arya memperhatikan luar.

Tiiidddd... Tiiiiiiidd...

Di tengah derasnya hujan dan petir menggelegar, suara klakson panjang berbunyi mengejutkan beberapa pengendara lainnya. Dari depan tepat belokan menanjak mobil Pajero putih melaju kencang tanpa di duga mengejutkan pengendara lain termasuk Arya yang mencoba banting setir ke kiri menghindari mobil itu.

Naas, mobilnya justru menghantam pengendara lain lebih tepatnya satu motor tiga penumpang dan salah satunya anak balita diperkirakan usia 1 tahun.

Ckiitt...

Brakk...

Jalanan yang menurun membuat Arya kelepasan menginjak pedas gas, kecelakaan pun tak terelakan lagi. Mobilnya menabrak pohon, bagian depan mobil terbuka mengeluarkan asap. Sementara motor yang tidak sengaja dia tabrak terpental ke tengah menghantam kendaraan lain.

Sedang mobil Pajero putih yang menanjak ngebut tadi mengalami hal serupa juga, menabrak pengendara lainnya dan menyebabkan mobil Pajero terbalik.

Mendengar hantaman keras dari beberapa kendaraan, sebagian orang-orang dari dalam mobil berhenti dan menghambur keluar menolong beberapa orang yang masih bisa di tolong.

Kesadaran Arya masih ada, dia mendengar jeritan tangis balita yang motornya tidak sengaja dia tabrak. Di tengah guyuran hujan ada tangis, duka, menyelimuti. Samar Arya mendengar teriakan orang-orang sebelum kesadarannya hilang.

"TELPON AMBULANS! CEPAT! ADA YANG MENINGGAL DITEMPAT!"

"AMBIL BALITA ITU!"

Tikungan curam, curah hujan deras, serta kelalaian dalam berkendara menjadi salah satu penyebab kecelakaan beruntun terjadi. Bukan cuman mobil Arya yang menjadi korban, mobil Pajero putih yang ugal-ugalan pun ikut kecelakaan menyebabkan satu bus pariwisata dihantamnya.

*******

Rumah sakit

Beberapa Perawat berlarian mendorong Brankar ambulance (stretcher ambulance) alat medis portabel beroda yang dirancang khusus untuk mengangkut pasien darurat dari lokasi kejadian ke dalam ambulans hingga ke rumah sakit. Umumnya berbahan aluminium kuat, ringan, serta dilapisi busa.

Satu persatu pasien turun dari ambulans, bulan cuman satu yang mengalami kecelakaan ternyata banyak hingga belasan. Korban terbanyak berasal dari dalam bus yang mengangkut anak-anak sekolah dan salah satu korbannya tentu saja Arya.

Langkah kaki seseorang tergesa di lorong rumah sakit, wajahnya diselimuti kepanikan, jantungnya berdetak kencang, dunia seakan runtuh seketika mengetahui putra pertamanya menjadi salah satu korban kecelakaan.

"Buruan APPA, aku gak bisa tenang sebelum melihat anakku baik-baik saja."

"Tenangkan diri kamu, bunda. Arya pasti baik-baik saja."

"Baik-baik saja apanya? Di tv mobilnya ringsek menghantam pohon."

Tidak sabar ingin mengetahui keadaan putranya, mereka bertanya ke salah satu suster.

"Suster dimana korban kecelakaan beruntun di tanjakan emen Subang-Bandung?" tanya wanita paruh baya, dia ibu kandung Arya.

"Mereka semua sedang berada di UGD, saya permisi dulu." Melihatnya suster itu terburu-buru menuju ruangan UGD, dan kedua orang itu juga bergegas menunggu di depan UGD.

Sampai beberapa lama kemudian, pasien-pasien yang luka ringan sudah dipindahkan ke ruang rawat dan salah satunya Arya.

"Arya, Alhamdulillah kamu masih selamat Nak. Bunda sangat khawatir sama kamu." Tangis Bunda Nurul pecah, takut putranya pergi, dia belum siap jika harus kehilangan.

Arya hanya mengalami luka ringan, pelipisnya terluka dan mendapatkan beberapa jahitan saja, selebihnya aman.

"Allah masih melindungi aku, Bunda. Alhamdulillah aku selamat tapi ..."

Bunda Nurul melepaskan pelukannya, menatap sedih namun penuh syukur putranya selamat.

"Kenapa Nak? Ada yang membuatmu kepikiran?" tanya Appa Huda yang juga merasa lega putra pertamanya selamat. Mereka bersyukur anaknya tidak menjadi salah satu penghuni ruang mayat dan mereka harus banyak bersyukur akan hal itu.

"Arya kepikiran sama motor yang tadi Arya tabrak, Appa, Bunda? Ada anak kecilnya juga. Aku kepikiran mereka baik-baik saja atau tidak? Jika tidak akan sangat merasa bersalah banget karena Arya menabrak mereka," ucap Arya sendu penuh rasa khawatir.

"Di berita pengemudi motor meninggalkan dunia, Nak." Sesal bunda mengetahui hal itu. Sebelum datang ke rumah sakit, mereka sempat melihat tragedi kecelakaan maut di berita.

"Innalilahi. Aku harus melihat keadaan mereka Bunda, aku kepikiran anaknya." Arya segera turun dari ranjang pasien.

Melihat kesungguhan putra mereka, Bunda Nurul maupun Appa Huda mengikuti kemana langkah Arya.

******

Lebih dulu Arya bertanya-tanya siapa saja korbannya, dia syok mengetahui salah satu pengendara motor yang ia tabrak meninggal dunia di tempat.

"Mereka satu keluarga, suami, istri dan anak diperkirakan usia 1 tahun. Suaminya meninggal dunia di tempat sedangkan istrinya sedang kritis dan anaknya sedang dirawat."

Tubuh Arya lemas, dia baru saja menjadi penyebab nyawa orang melayang. Emang bukan sepenuhnya salah dia, tapi karena mobilnya menyebabkan kendaraan itu terpental rusak.

"Bo-boleh saya menemui istrinya?"

*******

Dan disinilah Arya berada, disalah satu kamar pasien. Matanya tertuju pada seorang perempuan muda, diperkirakan usianya 30 tahunan yang sedang mencoba bertahan antara hidup dan mati.

Di sekujur tubuhnya terpasang alat medis, wajahnya pucat banyak luka lebam di tubuhnya. Arya mendekat, menahan sesak melihat keadaannya, rasa bersalah terus mencuat, tak bisa berkata-kata selain menyesal sudah membuat mereka seperti ini.

Dapat Arya lihat kelompok mata wanita itu perlahan terbuka sampai pandangan mereka bertemu satu sama lainnya.

"Kamu sadar, saya akan panggilkan dokter. DOKTER! DOKTER!"

"Ja-jangan." Suara lirih wanita itu menahan Arya menekan tombol darurat.

"Sa-saya mi-minta to-tolong rawat dia seperti a-nakmu sendiri, sa-sayangi dia sepenuh hati, di-dia tidak pu-punya siapa-siapa la-lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

"Kamu bicara apa? Dia masih punya kamu sebagai ibunya, ayolah berjuang demi anakmu, saya minta maaf sudah menyebabkan kalian kecelakaan." Arya panik, nafas wanita itu tersengal-sengal.

Wanita itu tersenyum lembut, meski dalam keadaan pucat terlihat wajah cantiknya berseri. "Ja-jaga di-di-a u-untu-ku."

Tiiiittt...

Deg.

1
Hesty
mkn bnyk upnya thooor
falea sezi
astaga
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yuliana Tunru
jd raka nih yg bakal dapat janda perawan roki dan arya jg dapat janda abal2 yg ternyata msh perawan jg 🤭
Cimit: Hayo tebak2an. 😅
total 1 replies
Yuliana Tunru
lha arya nikah dgn andina bkn galur calon ya walaupun entah kapan 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!