NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:695
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

Setelah mereka menyelesaikan makan siangnya, gea dan suga berpamitan untuk pulang.

Hari ini Sudah setengah hari gea bersama suga entah apa yang Tuhan rencanakan untuk mereka berdua, pada dasarnya mereka akan terus bertemu walaupun berbeda profesi.

Sejak bertemu kembali di kedai mie milik pamannya gea, hidup mereka di penuhi gundah gulana, pikiran tak tenang, dan gelisah.

Gea dan suga tak menyangka padahal dunia ini luas sekali tapi Tuhan berkehendak lain yang akhirnya mereka bertemu kembali.

Selama perjalan entah mereka akan kemana tak ada tujuan, waktu pun menunjukkan pukul 14.30.

"Kau mau kemana setelah ini? " Tanya suga.

"Entahlah, aku juga bingung?" Jawab gea spontan.

"Aku ada urusan sebentar di kantor, apa kau mau ikut denganku?, aku hanya mengambil beberapa berkas dan melapor saja" Ajak suga.

"Apa kau tak keberatan, bagaimana jika komandanmu salah paham" Jawab gea.

"Salah paham tentang apa, aku tak membuat salah kenapa harus takut" Ucap suga untuk meyakinkan gea namun masih bersikap dingin dan tetap memfokuskan padangannya ke depan.

Jujur saja Gea sedikit takut jika terjadi kesalahan pahaman, karena nanti mereka akan mengira jika Gea adalah calon istri suga walaupun pada kenyataannya mereka hanya sepasang mantan kekasih.

Berjalan ke tempat kantor suga membutuhkan waktu 30 menit, cukup dekat dari apartemen hajun namun sangat jauh jika di bandingkan dari rumah Gea.

Setelah mereka sampai suga turun duluan untuk membukakan pintu untuk Gea.

"Turun lah, dan cukup kau ikuti aku saja, jika ada yang bertanya tak usah canggung untuk menjawabnya" Ucap suga.

"Baiklah, tapi tak apa kan?" Jawab Gea.

"Mereka tak akan menggigitmu gea" Ucap suga sambil mengulurkan tangannya ke gea.

Tangan suga di genggam erat oleh gea sambil berjalan di sampingnya. Sampai mereka bertemu segerombolan prajurit yang baru saja selesai latihan. Dan tanpa di sadari ada prajurit yang ternyata akrab dengan suga sewaktu pelatihan dulu.

"Siap kapten" Memberi hormat kepada suga.

"Lama tak bertemu reowoon" Jawab suga sambil menepuk pundak reowoon.

"Ehemm itu apakah calon istrimu kapten" Ledek reowoon.

"Jika kau ingin mengetahui jawabannya, tanyakan saja padanya? " Jawab suga sambil tersenyum tengil.

Gea yang kesal akan sikap suga pun langsung mencubit lengan suga dengan keras.

"Aakkhh yakk kenapa kau mencubitku" Ucap suga yang kesakitan akibat di cubit oleh Gea.

"Kau menyebalkan sekali" Jawab Gea dan berlaku meninggalkan suga.

"Heii jangan pergi jauh-jauh kau akan tersesat nanti" Teriak suga dengan keras.

"Aku iri padamu kak, ku kira dulu kau seorang gay, karena kau tak pernah berkencan atau mendekati wanita mana pun ternyata ada hati yang kau jaga selama ini" Ucap reowoon dengan mengejek suga.

"Diamlah, lanjutkan latihan mu, aku akan mencari Gea" Jawab suga sambil berlalu.

10 menit berlalu suga mencari Gea kesana kemari berkeliling kantor, dan ternyata gea malah asik memberi makan ika di kolam renang. Dari kejauhan suga melihat beberapa prajurit memperhatikan gea.

Saat ia berjalan menghampiri gea ia berpapasan dengan dua prajurit yang membicarakan gea.

"Wah gadis itu cantik sekali, apakah dia anak dari komandan"

"Aku jadi ingin berkenalan dengannya"

Begitulah kira- kira yang prajurit itu katakan.

"Sedang apa kau di sini? Aku mencarimu kemana-mana" Ucap suga ketika menghampiri gea di salah satu taman dekat gudang.

"Aku kesal padamu, jangan berbicara padaku" Jawab fea dengan ketus.

"Baiklah, aku akan ke ruangan komandan untuk melapor, kau tetaplah di sini" Ucap suga dengan tersenyum karna gemas dengan tingkah ngambek gea.

"Terserah" Ketua gea.

Suga segera meninggalkan gea sendirian di kolam ikan.

Namun beberapa prajurit yang lewat memberanikan diri untuk mendekat gea dan mengobrol dengannya.

"Selamat sore nona, sedang apa kau di sini?" Ucap salah satu prajurit itu.

"Aku sedang menunggu suga, ada apa?" Jawab gea dengan ketus.

"Wahh ternyata kakak ipar kita teman -teman, maaf sudah lancang nona, kami hanya terheran kenapa ada perempuan di Barack ini, ternyata kapten kita yang membawanya"

"Kami tak seperti yang kalian pikirkan" Ucap gea.

"Tak apa nona terkadang seorang wanita tak mau identitasnya di ketahui jika ia adalah iistri dari kapten kami" Ucap salah satu prajurit.

Suga sudah selesai melapor dan membawa beberapa berkas di tangannya, saat ia baru keluar ruangan di melihat orang ramai sekali di kolam ikan, ia langsung panik dan berlari menghampiri mereka.

"Ada apa? Kenapa ramai sekali di sini" Ucap suga dengan tegas.

"Selamat atas pernikahan mu kapten, semoga kita cepat mendapat keponakan baru" Ucap prajurit yang berada di depan suga.

"Kalian semua push up 500 kali, jangan berdiri jika belum selesai" Tegas suga.

"Siap kapten"

Beberapa prajurit itu nampak kebingungan apa mereka berbuat salah atau mereka salah bicara. Suga menarik tangan gea menuju parkiran mobil.

"Kau keterlaluan sekali, menghukum mereka seberat itu, kau ini kapten atau seorang psikopat sih" Ucap gea yang masih kesal dengan suga.

"Supaya mereka jera agar tak berbicara sembarangan seperti itu" Jawab suga dengan dingin.

"Bagaimana kau akan mendapat istri jika seperti itu" Gimana gea lirih.

Suga yang akan menjalankan mobilnya sampai terkejut mendengarnya. Dengan spontan ia melihat ke arah gea dan langsung mencium gea.

Walaupun bibir mereka hanya saling menempel tapi gea tak mampu untuk menolaknya.

Cukup lama bibir mereka saling menempel dan perlahan suga melepas ciuman itu.

"Mulutmu terlalu cerewet gea" Ucap suga sambil menatap kedua mata gea yang membulat karna kaget atas kejadian barusan.

Dalam perjalanan pun gea hanya terdiam mengingat kejadian di parkiran tadi.

"Aku akan mengantarkan mu pulang, karna ini sudah larut orang tuamu nanti akan mencarimu" Ucap suga.

Gea hanya terdiam tak menjawab.

Sesampainya mereka di depan rumah gea, suga ikut turun dari mobil.

"Mau apa kau turun, aku bisa masuk sendiri, tak perlu kau antar sampai dalam" Ucap gea dengan gugup.

"Aku akan menjelaskan kepada orang tuamu, apa kau tak takut jika kau di marahi karna pulang lebih lambat dari jam pulang kuliahmu hhmm" Ucap suga yang berjalan mendahului gea.

"Heii tunggu" Triak gea sambil berlari mengikuti suga.

Setelah mereka masuk rumah nampak kosong namun di dapur nampak ada keributan. Gea dan suga saling memandang dan langsung berlari menuju dapur.

Gea yang melihat mamanya terbaring segera berlari menghampirinya

"ma mama kenapa appa, ma bangun" Udah Gea dengan gelisah.

"Daddy juga tak tau gea, saat memotong bahan makanan tadi tiba-tiba mamamu jatuh pingsan" Jawab tuan Gerald.

Suga tak tinggal diam, dia langsung memapah tubuh hana dan membawanya ke mobil.

"Kita harus membawanya ke rumah sakit sekarang kita tak punya banyak waktu" Ucap suga ke tuan Gerald dan gea.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Muacchh untuk yang sudah membaca

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!