NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ibu Tiri Putra CEO Lumpuh

Mendadak Jadi Ibu Tiri Putra CEO Lumpuh

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / Ibu Tiri / CEO / Orang Disabilitas / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:6.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aisyah Alfatih

Kinara, seorang gadis berusia 24 tahun, baru saja kehilangan segalanya, rumah, keluarga, dan masa depan yang ia impikan. Diusir ibu tiri setelah ayahnya meninggal, Kinara terpaksa tinggal di panti asuhan sampai akhirnya ia harus pergi karena usia. Tanpa tempat tujuan dan tanpa keluarga, ia hanya berharap bisa menemukan kontrakan kecil untuk memulai hidup baru. Namun takdir memberinya kejutan paling tak terduga.

Di sebuah perumahan elit, Kinara tanpa sengaja menolong seorang bocah yang sedang dibully. Bocah itu menangis histeris, tiba-tiba memanggilnya “Mommy”, dan menuduhnya hendak membuangnya, hingga warga sekitar salah paham dan menekan Kinara untuk mengakui sang anak. Terpojok, Kinara terpaksa menyetujui permintaan bocah itu, Aska, putra satu-satunya dari seorang CEO muda ternama, Arman Pramudya.

Akankah, Kinara setuju dengan permainan Aksa menjadikannya ibu tiri atau Kinara akan menolak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

Rudi baru saja pergi, pintu ruang kerja tertutup rapat. Arman menatap map terakhir di meja sebelum akhirnya menarik napas berat yang jarang sekali ia biarkan keluar begitu saja.

Sudah malam, rumah itu sunyi, hanya terdengar detik jam dinding dan gemerisik AC. Arman memutuskan keluar dari ruang kerjanya.

Roda kursinya menggeser pelan di lantai marmer, suaranya nyaris tidak terdengar. Ia bukan tipe pria yang suka menelusuri rumah biasanya ia akan tetap terkurung di dalam ruang kerjanya sampai dini hari. Tapi entah kenapa malam ini ia ingin memastikan semuanya baik-baik saja. Atau mungkin ingin memastikan wanita itu tidak membuat masalah lagi.

Saat Arman melewati ruang keluarga, langkah rodanya melambat. Matanya langsung menangkap pemandangan yang membuatnya terdiam.

Di atas sofa panjang yang empuk, Kinara tertidur dengan kepala miring, wajahnya damai. Rambutnya terurai sedikit berantakan, pipinya tersandar pada tangan. Selimut tipis menutupi tubuhnya. Dan tepat di dada Kinara, Aksa terlelap tangan kecilnya menggenggam baju Kinara erat, seolah takut wanita itu akan hilang jika dilepas.

Pipinya menempel di perut Kinara, bernapas pelan, tenang sesuatu yang sangat jarang terjadi sejak kecelakaan Arman dulu.

Ada sesuatu di dadanya yang aneh sesuatu yang ia coba tepis selama ini. Bukannya melunak, rasanya justru menegangkan. Seperti ada rasa yang menekan kuat, membuatnya sulit bernapas.

'Kenapa mereka terlihat begitu … cocok?'

Arman menggeleng kecil, menepis pikiran itu. Tentu saja mereka cocok, Aksa selalu melekat pada siapa pun yang memberinya sedikit kasih sayang. Anak itu terlalu rapuh. Tapi tetap saja, ketika melihat tangan kecil itu menggenggam Kinara seerat itu ada sensasi asing menusuk dadanya.

Arman memajukan kursinya beberapa sentimeter, berhenti tepat di depan sofa.

Ia menatap wajah Kinara, wanita yang berani membentaknya di rumah ini. Wanita yang tidak pernah tunduk padanya. Wanita yang membuat Aksa tersenyum lagi. Tiba-tiba, Aksa meringis kecil dalam tidurnya. Seperti mimpi buruk kecil. Tangannya mencengkeram lebih kuat.

Kinara membuka mata perlahan, lelah dan setengah sadar. Begitu melihat Arman, ia terkejut setengah mati.

“A-ah! Bapak Arman! Aku … aku tertidur…” bisiknya panik, langsung ingin bangun.

“Diam,” kata Arman singkat.

Kinara membeku.

“Kalau kau bangun, dia juga akan bangun,” lanjut Arman pelan, matanya mengarah ke Aksa. Kinara menelan ludah, perlahan kembali bersandar. Tatapannya bergeser gelisah, merasa dipelototi.

Arman menarik napas. “Dia sudah lama tidak tidur setenang ini.”

Kinara mengerjap, tidak tahu harus membalas apa. Lalu sesuatu yang tidak pernah terjadi pun keluar dari mulut Arman.

“Terima kasih.”

Kinara sontak menatapnya, matanya melebar, wajahnya tidak percaya. Arman sendiri langsung menoleh ke arah lain, seolah menyesal mengatakan hal itu. Ia memajukan roda kursinya, hendak pergi. Namun sebelum benar-benar keluar, ia berkata tanpa menoleh,

“Mulai besok, pindah tidur ke kamar Aksa. Dia tidak boleh tidur sendirian.”

Kinara memandangnya lama. “Karena aku pengasuhnya, kan?”

Tiba-tiba Arman berhenti, bahunya menegang. Lalu suaranya terdengar rendah, nyaris seperti bisikan,

“Karena kau … ibunya sekarang.”

Kinara terdiam, Arman tidak menunggu respons. Ia langsung pergi, meninggalkan Kinara dengan wajah yang sulit ia jelaskan wajah kaget, tersentuh, dan bingung dalam satu waktu.

Sementara di dadanya, Aksa kembali memeluk erat wanita itu seolah memastikan ia tidak akan pergi ke mana pun. Ada senyum kecil yang terukir di bibir Kinara.

1
Nanik Kusno
Yang pasti.... istrinya Arman g pernah kegatelan...😏😏😏😏😏😏😡😡😡😡
Nanik Kusno
G akan mempan ulet bulu..... apapun yang akan kamu lakukan g akan bisa menyentuh Arman......😏😏😏😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
Arman terlalu mengenal Amira....jadi g bisa langsung percaya gitu aja ma tindakan Amira......😏😏😏😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
setiap orang akan menuai apapun yang pernah dilakukan di masa lalu....
Nanik Kusno
Huuuuhhhhh.... untung ada Kinara...
Nanik Kusno
Ya Ampun.....ini nenek gayung kok semakin menjadi ya....bener2 g waras ...😏😏😏😏😏😏😏😡😡😡😡
Nanik Kusno
Huuuuhhhhh.....dia pikir bisa mengintimidasi Kinara..... mimpimu ketinggian nenek gayung.....😏😏😏😏😏😡😡😡😡😡
Nanik Kusno
Percuma nenek gayung.... seperti kata Rudi.....biarpun kamu jungkir balik....g akan bisa menolong Amira...
Nanik Kusno
Kenapa nenek gayung satu ini begitu membenci Kinara???? G waras nih nenek ...🤦🤦🤦🤦😏😏😏😏😏😏😏😡😡😡😡
Nanik Kusno
Lhoooo..... kamare Aksa g ada yang jaga yo..... terlalu sembrono....
Nanik Kusno
Ckckck...... kalian pikir bisa lolos???? jangan menganggap semua orang tolol seperti kalian berdua.....😏😏😏😏😏😏😏😏😡😡😡😡
Nanik Kusno
Ya Ampun.... deg2an banget..... semoga semua baik2 saja.....
Nanik Kusno
Hati2 Rudi.....kamu membawa satu keluarga komplit..... banyak bahaya yang mengancam....
Nanik Kusno
Ya Ampun.... jodoh memang cerminan diri .... Amira Bagas....11-12 jahatnya.....😡😡😡😡😡😡😡
Nanik Kusno
Bagas tolol....buta karena cinta....wanita siluman gitu dicintai.....😏😏😏😏😏😏😏😏
Nanik Kusno
Ya Ampun.... triplets.... woooooooowww..... bakalan rame nih.....👏👏👏👏👍👍👍👍👍
reza indrayana
biki dredeg aja tuch pelayan gadungan..., mau mencelakakan Kinara harus doble-doble plis pelindungnya karena tidak akan berhasil apalgi ada seorang paksu... 🥰🥰🥰🩵🩷🩵😘😘😘
Nanik Kusno
Ckckck..... drama lama diputar lagi .... cctv ada kan .....😏😏😏😏😏😡😡😡😡
Nanik Kusno
Semoga Kinara hamil..... lengkap deh kebahagiaan mereka...👏👏👏👏👏👍👍👍👍
Nanik Kusno
Semua mendapatkan ganjaran sesuai perbuatannya.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!