NovelToon NovelToon
Liburan Berunjung Dapat Jodoh

Liburan Berunjung Dapat Jodoh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sayida

seorang wanita dari Negara Asia, memutuskan untuk berlibur ke Negara terpencil di bagian timur tengah, hanya untuk bisa melupakan Mantan pacarnya yang berselingkuh dengan sahabatnya sendiri.

Yang dia pikir hanya akan mendapatkan pengalaman baru, tapi ternyata malah menemukan pasangan hidupnya, seorang pria pemilik kafe.

Walau begitu, wanita dari Asia itu tidak mengetahui bahwa pria tersebut, merupakan seorang penerus atau Pangeran mahkota di negara itu.

bisa dikatakan, di buang batu jalanan, malah dapat pengganti batu zamrud di negara asing.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sayida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 9

Pagi sekali, saat para pelayan yang di tugaskan membawakan sarapan untuk Tiffany di kamarnya, malah di buat panik saat tidak melihat Tiffany di dalam kamar. Mereka yang beranggotakan 7 orang itu dengan cepat berpencar untuk mencari Tiffany, sebelum Ashan mengetahui Tiffany tidak berada di kamarnya.

Disaat itu juga, wanita yang mereka cari yaitu Tiffany, juga sedang kesusahan mencari pintu keluar yang aman untuknya, ia merasa pusing karena istana sangat besar dan banyak sekali lorong jalan dan juga para pelayan yang berlalu lalang disana. Membuat Tiffany harus berjalan sambil mengendap-endap.

*oh, tuhan, dimana sebenarnya jalan keluarnya? Aku sudah melarikan diri dari sini selama 1 jam lamanya, mereka pasti sudah menyadari bahwa aku tidak berada di kamar. Bagaimana ini? Dimana sebenarnya jalan keluar...?*batin Tiffany dengan paniknya.

Karena panik, ia tidak sengaja menabrak seseorang saat ia berlari menjauh dari beberapa pelayan.

[BRUK]

"aduh!"jerit mereka berdua saat terjatuh bersama-sama.

Sungguh malang nasib Tiffany karena orang yang ia tabrak adalah sang Ratu, ibu kandung Pangeran Ashan.

"aduuh... Maafkan aku, aku tidak sengaja"lirih Tiffany kepada wanita di hadapanya itu. Sambil membantu sang Ratu untuk berdiri.

Ratu yang tidak tau menau kalau Tiffany merupakan wanita yang di bawa oleh putranya, dan Tiffany terlihat sangat asing di pandanganya lantas bertanya kepada Tiffany "siapa kamu!? Bagaimana bisa kamu berkeliaran di istanaku!?"

*istananya? A-apa aku telah salah menabrak orang*batin Tiffany dengan nafas terengah-engah dan wajah takut.

"ma-maaf bibi, saya hanya ingin keluar dari sini, apa bibi tau jalan keluarnya?"tanya Tiffany dengan wajah polos dan panik.

"keluar? Siapa yang mengizinkanmu masuk ke istanaku?! Siapa kamu!?"tanya Ratu lagi kini dengan nada suara sangat marah.

"a, aku di bawa oleh Ashan kesini bibi, tolong, bantu aku untuk keluar bibi"

"bibi katamu ha! Aku adalah Ratu Istana ini, dan kenapa putraku membawamu_"ucapan Ratu terhenti saat ia mengingat Ashan memang membawa seorang wanita. Ratu mulai memperhatikan Tiffany, wajah kecil dan kulit putih Tiffany sangat berbeda jauh dengan kaum mereka. "apa kamu wanita yang di bawa Ashan ke dalam istana?"tanya Ratu mencoba memastikan lagi.

Tiffany hanya terdiam dengan wajah takut dan tegang, ia hanya bisa mengangguk cepat.

"ikuti aku!"teriak Ratu, lalu menarik tangan Tiffany dengan cepat membawanya ke ruangannya.

Tiffany yang malang hanya bisa mengikuti sang Ratu, karena tenaga Ratu cukup kuat dari padanya.

...----------------...

Sementara Ashan sekarang sedang duduk di singgasananya di ruangan aula istana menatap tajam ke semua parlemen kerajaan. Suasana di dalam aula cukup menegang.

"sebenarnya, saat saya tidak berada di istana, apa kalian semuanya bermalas-malasan saat bekerja!?"tanya Ashan dengan wajah malasnya menanggapi semua orang tua di hadapanya itu.

"TIDAK PANGERAN MAHKOTA!" ucap mereka semua serentak, sambil mengelak dari pandangan Ashan.

Ashan merupakan anak muda satu-satunya yang berada disana, umur Ashan baru menginjak 25 tahun, jika di bandingkan dengan Tiffany yang sudah berumur 27 tahun, mereka berdua berbeda 2 tahun.

Dan semua orang yang menjadi parlemen-parlemen kerajaan sekarang, sekiranya umur mereka dari 30 tahun sampai 50 tahun.

"baiklah, jika kalian mengatakan bahwa kalian tidak bermalas-malasan saat saya tidak ada, saya ingin satu persatu orang maju di hadapan saya dan melaporkan apa saja yang sudah kalian kerjakan, sambil memberikan bukti! Dan setelah itu, saya akan menyimpulkan apa yang harus diubah di sini untuk kemakmuran masyarakat," perintah Ashan.

Walau perintah tersebut terdengar kekanak-kanakan, namun itu sangat membuat para anggota parlemen kerajaan merasakan takut yang luar biasa. Karena Ashan bisa saja terlihat seperti kucing sekaligus harimau saat sedang serius.

Pernah ada seseorang pejabat yang memandang pemikiran Ashan seperti anak kecil saat sedang rapat di aula istana seperti itu, ia langsung di jatuhkan hukuman sadis yang bahkan tidak bisa ia bayangkan dalam hidupnya.

Mereka yang sudah paham dengan sifat Ashan yang dingin dan kejam itu, hanya bisa patuh mengikuti apapun yang di perintahkan Ashan, contohnya seperti sekarang, satu persatu pejabat melaporkan apa saja yang mereka kerjakan selama satu tahun itu, ada yang mengatakan dengan jujur tapi suaranya gemetar dan juga ada yang berbohong dengan nada suara penuh percaya diri.

Tentu Ashan menyadari semuanya karena ia sudah menyeledikinya terlebih dahulu bersama Yamin. Selesai mereka semua melapor, ia hanya menunjuk dengan jarinya yang panjang dan tebal itu ke para pejabat yang berbohong. "kurung si pembohong ini", "kurung si korupsi ini" "kurung si penjahat hina ini"

Yamin yang melihat tingkah Ashan yang seperti bermain-main dengan pengadilan tapi serius dalam mengatasi masalah, hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum pasrah.

*aku rasa, masa depan kerajaan ini akan di buat seperti sebuah mainan oleh Ashan, saya berharap pasangan Pangeran Ashan di masa depan nanti bisa merubah sikap Pangeran menjadi lebih dewasa lagi*batin Yamin sambil berdoa.

...----------------...

"Apa!? maaf Ratu, tapi sepertinya aku tidak bisa mengikat Ashan di istana ini, bahkan aku ingin pulang..."sendu Tiffany yang sedang berada di ruangan tamu sang Ratu.

"haah... Aku tau kamu ingin pulang, itu sudah ku coba, aku sudah pernah membujuk Ashan untuk membawa mu kembali ke tempat mu, tapi anak itu sangat keras kepala"aduh sang Ratu sambil menujukan wajah letih nya.

"tapi Tiffany, aku rasa kamu bisa merubah Ashan dan membuatnya betah di istana ini, karena tanpa Ashan aku tidak bisa mengatasi semua ini, Ashan harapan Negeri ini Tiffany. Tapi anak itu ingin selalu kabur dari sini, ia benar-benar tidak menyukai aku dan istana ini. Tapi sekarang ada seseorang yang dia sukai, yaitu kamu Tiffany, bertahanlah sedikit lama disini yah, jangan takut, aku akan memberimu semua akses agar kamu bisa menghubungi keluargamu, asalkan kamu bisa lebih lama bersama putraku? Bagaimana Tiffany?"sambung Ratu lagi.

Tiffany terdiam akan ucapan Ratu, ia tidak tahu harus apa, di hatinya sangat mantap untuk pulang, ia ingin melihat keadaan ibunya sekarang yang sedang hamil, tapi di lain sisi ada seorang ibu juga yang sedang memohon kepadanya untuk bisa bertahan dengan putranya karena masalah antara ibu, anak dan negara.

"tapi saya hanyalah orang biasa Ratu, sementara Ashan merupakan seorang Pangeran Mahkota, saya merasa tidak pantas yang mulia"

"iya, itu memang sesuatu yang tidak aku inginkan, tapi saat aku memikirkannya kembali, selama itu merupakan kebahagiaan Ashan, maka aku ikhlaskan"ucap tegas sang Ratu. "tapi Tiffany jangan merasa dirimu kecil, kamu merupakan seorang putri juga dari sebuah keluarga. Kamu tau, kehidupan Ashan dulu sangatlah menderita, walaupun sekarang ia hidup dengan kemewahan, tapi nyatanya anak itu pernah bertarung dengan kematian, saat umurnya masih kecil, ia di buang oleh ayahnya sendiri di hutan Magdis, hutan dimana semua hewan buas tinggal, hutan dimana tanaman hidup semua terpaksa mati karena racun, saat ia berhasil kembali dari lembah kematian saat usianya sudah menginjak 17 tahun, ia harus di kurung dan di paksa belajar, dan lebih mengiris hatiku lagi, ia harus turun dari istana dan melawan masyarakatnya sendiri yang menentang dirinya sambil menahan luka yang di berikan oleh rakyatnya ia hanya bisa menahan dan membantu mereka yang melukainya secara diam-diam"

"aku bahkan belum pernah melihatnya tertawa sekalipun, terkahir aku melihatnya tertawa waktu saat ia belajar berjalan sambil menahan kedua tanganku karena takut jatuh"ucap sang Ratu sambil menitihkan air matanya berkali-kali.

...********BERSAMBUNG********...

1
Nur Adam
lnjur
kalea rizuky
berarti ratu emank jahat
Nur Adam
lnjut
Duwi Aminah
ini daerah turki ya
Mrs.Riozelino Fernandez
pantesan ditunggu gak up up kk Thor... gpp kk,tetap semangat ya...💪💞
Mrs.Riozelino Fernandez
😅😅😅😅
kan memank begitu status kalian Fany...
Ashan sudah memintamu pada keluarga mu di telpon tempo hari...
Mrs.Riozelino Fernandez
kereeeen 👍👍👍👍👍👍👍
Mrs.Riozelino Fernandez
Bagus Ashan....
jangan kasi peluang untuk mereka mengganggu Tiffany...
apalagi Cindy untuk mendekati mu...
Mrs.Riozelino Fernandez
any nih panggilannya kk Thor???
jadi ingat pelakor aku kk 😆😆😆🙏🙏🙏
N.Sayida: mohon maaf sebelumnya, cerita ini hanya fiktif belaka, apabila ada kesemaan tempat maupun nama, itu hanya kebetulan sematan/Bye-Bye/
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
Sribundanya Gifran
mungkinkah ashan bukan anak ratu yg sekarang......
lanjut up lagi thor
Mrs.Riozelino Fernandez
Ratu yang bodoh,klo menantu mu yang jadi raja otomatis dia yang pegang kekuasaan,mank gak takut bakalan diambil kerajaan nya??
Mrs.Riozelino Fernandez
rubah donk panggilan nya Ashan...
Tiffany aja manggil Ashan tanpa embel2 pangeran,masa kamu masih panggil Nona...panggil nama aja lebih akrab nya
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Mrs.Riozelino Fernandez
kenapa seorang raja tega membuang pangeran mahkota nya sendiri 🤔🤔
Mrs.Riozelino Fernandez: berarti watak keras kepalanya terbentuk karena keras didikan ya kk Thor 😒
N.Sayida: hm sepertinya untuk melatih mental bertahan hidup dan kekuatannya dari kecil. tapi walau raja begitu keras, ia diam" memperhatikan Putranya di hutan Magda tanpa Pangeran Ashan tau.../Cry/
sengaja thor g kasih tau sih soalnya nnti gak ada lagi yang jadi kasihan sama Ashan hehehe/Chuckle/
total 2 replies
Mrs.Riozelino Fernandez
menang banyak kamu Tiffany...
udah pangeran,brondong pula 😍😍😍
Tiara Bella
lanjut.....
Sribundanya Gifran
lanjut
Tiara Bella
lanjut ...
Tiara Bella
lanjut Thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!