NovelToon NovelToon
API ASMARA OM EZAN

API ASMARA OM EZAN

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Beda Usia / Romansa / Tamat
Popularitas:109.5k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Mohon bijak dalam berkomentar. Kritik boleh asal membangun dan sopan. Jika tidak suka dengan cerita ini langsung SKIP saja tidak perlu tinggalkan jejak ⭐


Gita Kirana 20th seorang yatim piatu yang hidup berdua dengan Om nya yang berprofesi sebagai TNI. Suatu hari om dari Gita harus meninggalkan Gita karena di tugaskan untuk bergabung dengan pasukan relawan di Gaza.


Bara yang saat itu khawatir dengan Gita, dia meminta sahabatnya untuk menjaga keponakannya itu. Karena Bara tidak mau hanya menitipkan Gita begitu saja, Bara pun meminta hal yang di luar dugaan.

Bara meminta sahabatnya untuk menikah dengan Gita dengan alasan agar sang sahabat bisa menjaga Gita 24 jam.

Lalu bagaimana reaksi kedua orang yang tiba-tiba di jodohkan itu, apakah mereka setuju untuk memenuhi permintaan Bara? Ikuti kisah mereka yaa...

Happy reading 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Partner...

Gita keluar dari kamar setelah selesai bersiap. Dia melangkah ke arah meja makan. Disana terlihat Ezan yang sedang sarapan dengan tenang.

"Cepat habiskan sarapan mu, aku ada meeting jam sepuluh pagi." dengan wajah dinginnya Ezan mengingatkan Gita untuk cepat-cepat selesaikan sarapan nya.

"Kalau mas buru-buru,mas bisa berangkat duluan kok..biar nanti...

Gita menghentikan ucapannya saat Ezan menatap tajam padanya.

" Baiklah, aku sudah selesai."

Akhirnya Gita pun tak menghabiskan nasi goreng yang dia makan dan segera bersiap untuk pergi ke kampus.

Ezan beranjak dari tempat duduknya dan melangkah ke ruang depan. Gita dengan cekatan merapihkan bekas sarapan mereka.

Dalam perjalanan ke kampus , Gita mencuri pandang ke arah suaminya yang terlihat lebih dingin dari biasanya. Entah apa salahnya sampai dia di diamkan hingga seperti ini. Gita hanya mendesah kasar mengingat bagaimana Ezan dari awal bertemu dengannya. Baru kali ini Ezan terlihat sangat berbeda.

Sampai di kampus, Gita langsung keluar dari mobil Ezan tanpa mempedulikan Ezan yang sudah menyodorkan tangannya untuk Gita biasanya pamitan.

Ezan menatap punggung Gita yang semakin menjauh. Sampai akhirnya dia melihat seorang perempuan merangkul bahu Gita dan mereka jalan beriringan.

Ezan menarik nafas panjang dan melajukan mobilnya menuju kantor.

Tak butuh waktu lama Ezan sampai di kantornya Hutama Group.

Dia masuk ke dalam kantor nya dengan aura dinginnya. Hal itu sudah biasa di lihat oleh para karyawan yang bekerja di Hutama Group.

"Selamat pagi tuan.."sapa seorang perempuan yang merupakan sekertaris Ezan.

Perempuan itu mengikuti langkah Ezan masuk ke dalam ruangannya.

"Sandi sudah datang Mil?"

"Asisten Sandi belum datang tuan, kemungkinan sepuluh menit lagi."

Mendengar penuturan sekertaris nya, Ezan melirik jam tangannya yang ternyata memang dia datang lebih awal dari biasanya.

"Apa schedule saya hari ini..?"

Ezan mulai membuka berkas-berkas yang ada di meja kerjanya dan menanyakan schedule nya untuk hari ini.

"Untuk hari ini tuan ada meeting di jam sepuluh nanti, lalu jam dua siang ada meeting dengan PT Tanjung dan terakhir ada jamuan makan malam bersama klien kita dari Australia."

"Hemmm...kamu boleh keluar, tolong buatkan kopi pahit untuk saya Mil.."

"Baik tuan, ada lagi? Ah iya maaf tuan, saya sudah mencuci dasi tuan." Mila menyodorkan sebuah paperbag ke arah Ezan.

"Dasi?"

"Iya dasi, waktu makan siang kemarin kebetulan dasi tuan kena noda dan meminta saya untuk mencucinya dan...

"Ok, saya ingat. Terimakasih.."

Ezan memotong ucapan Mila dan kemudian Mila hanya mengangguk dan keluar dari ruangan Ezan.

Hahhh....

"Astaga, apa yang aku lakukan pada Gita tadi, dia nggak salah bahkan dia nggak tahu apa-apa. CK...kenapa aku harus marah dengan anak itu..."

"Aku harus bagaimana, minta maaf sama dia. Tapi,kalau dia tanya soal kenapa aku sampai marah karena dasi ini, apa yang harus aku katakan. Aku belum bisa menceritakan semuanya pada Gita soal dia."

"Buseh... pagi-pagi sudah melamun saja bos !!" suara Sandi membuyarkan lamunan Ezan. Laki-laki itu menoleh ke arah asisten nya yang baru saja masuk ke dalam ruangan.

"Aku dengar dari Mila kamu sudah datang dari tadi, tumben? Terus, kenapa nih, muka mu kusut begini? Ada masalah? bertengkar sama Gita atau apa?' serentetan pertanyaan dari Sandi membuat Ezan berdecak kesal.

"Aku salah San, aku bahkan marah-marah nggak jelas sama anak itu."

Sandi mengernyitkan keningnya mendengar penjelasan Ezan. "Kenapa bisa begitu, kamu lagi datang bulan, sampai marah-marah nggak jelas, hemm!" mendengar kata-kata yang terdengar meledek terucap dari mulut Sandi membuat Ezan mendengus.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Siang hari di kampus, setelah selesai dengan mata kuliahnya, Gita dan Ayu menuju kantin untuk isi perut.

Rasanya begitu lapar perut Gita karena saat sarapan dia terlalu buru-buru.

"Kamu kenapa sih Git, dari tadi kayanya banyak ngelamun gitu, ada masalah?"

Gita melirik sekejap kearah Ayu.

"Aku lagi kesal saja. Tiba-tiba orang itu marah-marah nggak jelas. Aku juga nggak tahu apa salah aku, mikirin dia rasanya kepala ku mau pecah Yu.."

"Kalau gitu, kamu cuma boleh pikirin aku!!' suara yang terdengar familiar, terdengar di telinga Gita.

Benar saja di sampingnya Sidan ada Alex yang menatapnya nya dengan tatapan lembutnya.

"Kenapa, apa yang salah hemm? lagi pula kamu mikirin siapa kalau bukan pacar kamu ini, apa ada laki-laki lain selain aku di hati kamu?"

Gita tersenyum miring mendengar penuturan Alex. "Aku juga ingin tahu, kamu cintanya hanya buat aku atau ada wanita lain yang menjadi cadangan kamu?"

"Mana ada, aku cuma cinta sama kamu Ta, suer !" dengan tegas Alex mengatakan itu pada Gita bertepatan dengan Meta yang mendekat ke arah mereka.

Meta yang mendengar ucapan Alex sontak menatap tak suka ke arah Gita. Hal itu tidak diambil pusing oleh Gita, karena baginya saat ini dia ingin menghapus nama Alex di hatinya. Walaupun sakit tapi, dia tahu Alex seperti punya dua sisi yang pastinya akan menyakiti hati Gita nantinya.

Setelah makan di kantin Gita dan Ayu sengaja pergi ke perpustakaan guna mencari buku yang dia butuhkan untuk mata kuliah mereka.

Setelah beberapa lama mereka mencari, mereka sudah selesai dengan urusan buku dan berniat akan pulang.

"Kita ke toilet dulu yuk, aku kebelet benget nih.." Ayu mengajak Gita untuk ke toilet lebih dulu sebelum pulang.

"Ya udah Ayo!!" akhirnya Gita menyetujui ajakan Ayu yang mengajaknya ke toilet.

Mereka masuk dalam toilet yang memang jarang di kunjungi para mahasiswa disana. Karena memang, letaknya lumayan ke belakang.

"Alex.. pelan-pelan..jangan gini !!

"Aku nggak bisa lagi nahan ini Ta, kamu tahu aku bagaimana kan.. aaahhh..!!"

"Salah sendiri kenapa pacaran sama perempuan udik kayak Gita itu...Aaakhhh...Alex..!!"

"Dia itu baik dan tidak pernah aneh-aneh, dia itu murni. Dia tujuan ku untuk ku jadikan istri dan kamu...

Terdengar suara itu terjeda dengan bunyi yang menjijikan bagi Gita dan sementara Ayu menutup mulutnya supaya tidak bersuara.

" Ingat Ta, kita cuma partner..ingat hanya partner !!"

"Kamu benar-benar jahat Lex, aku benar-benar cinta sama kamu. Bahkan aku sudah berusaha menyingkirkan Gita dari kamu. Tapi nyatanya kamu tidak bisa lihat cinta aku yang bahkan lebih besar dari Gita !!"

"Persetan dengan cinta kamu Meta, aku cuma butuh tubuhmu saja...!!"

Setelah itu terdengar suara lenguhan panjang yang benar-benar membuat Gita muak mendengar semuanya.

Ayu menarik tangan Gita untuk keluar dari toilet itu . Ayu tidak ingin Gita lebih sakit mendengar suara-suara aneh lagi. Bahkan apa yang mereka dengar sudah Gita record di ponselnya.

To be continued...

1
Farhana Nasir
singkat, padat, mantappppp
LikCi Vinivici
hadeeh masih untung ada yg bantuin bocah
LikCi Vinivici
si Gita g diceritakan gitu bisa kejadian dijebak
LikCi Vinivici
lebay ni si gita
Sandisalbiah
gantian ini mualnya.. udah ketauan hamil balik Ezan yg ngerasain sindrom couvade..
Sandisalbiah
Gita hamil tuh.. makanya sensitif banget bawaanya.. mana Angel kek nya makin gencar buat deketin Ezan.. pelakor emang tajem insting nya buat menjerat ladang duit
Sandisalbiah
kalau sekedar rasa kangen pd sahabat pasti Angel bakalan ngerti dgn kondisi Ezan yg emang udah beristri.. pasti faham lah dia.. tp emang Angelnya yg punya perasaan lebih ke Ezan makanya dia jd benci ke Gita...
Sandisalbiah
masa lupa sama nama keluarga suamimu si Ta..
Sandisalbiah
yg namanya bangke gak bisa SDI simpan terlalu lama Lex..
Sandisalbiah
kasihan Gita kalau sampai dia udah jatuh hati ke Ezan tp justru suaminya masih terjebak dgn masa lalunya,..
Sandisalbiah
heran dgn si Vani ini.. pengangguran ya.. kok hobi banget ngerecokin hidup org..
Sandisalbiah
Exam yg mau nikah kok Vani yg kebakaran jenggot sementara ortu Ezan santuy aja... ada hak apa si Vani sampe kelabakan gitu
nur adam
smgt untuk krya mu thoor
Linda Liddia
Lah kok udah tamat terus gimana kabar si om bara..Gak ada kelanjutan ceritanya kk
Lanjar Lestari
endingnya bagus akhirnya anak Ezan dan Gita lahir seorang putri ,kok sdh di tamatin sih Thor g tungguin Ezan dan Gita punya anak 2 dan Om Bara pulang. 🥰🥰👍👍
Puspa Arum: Mau up cerita baru, mungkin entah kapan akan ada cerita Om Bara tapi masih dalam proses kak
total 1 replies
Kasih Bonda
terima kasih
Nar Sih
ending yg bagus kak ,👍🥰
Herman Lim
akhir happy ending juga
Kasih Bonda
next Thor semangat
Lanjar Lestari
mas Ezan yg ngidam dan masih mual muntah muntah sabar utu bawaan bayi yg di kandung istri mu Ezan putramu ingin Papanya ikut merasakan apa yg dirasakan Mamanya. eh Wilna Lusi siap siap di pecat ya kalian sm Bis Ezan asal ngomong apa lg bilang dg kata kata tak.pantas di dengar, kalian akan menyesal kl tahu yg kalian hina istri bos sendiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!