NovelToon NovelToon
Diam-diam Hamil Anak Mantan

Diam-diam Hamil Anak Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Mantan / Romansa / Cintapertama
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Puji170

Karena cinta tak direstui orang tuanya, Sonya merelakan keperawanannya untuk Yudha, lelaki yang sangat ia cintai. Namun hubungan itu harus berakhir karena Sonya akan segera dijodohkan dengan Reza.

Setelah malam panas itu, Sonya justru diusir dari rumah dan berakhir hamil anak Yudha. Ia ingin kembali pada Yudha, tetapi lelaki itu sudah pergi ke luar negeri.

Saat Sonya bertekad membesarkan anak itu seorang diri, takdir kembali mempermainkannya. Anak tersebut menderita kanker darah dan membutuhkan donor sumsum tulang belakang dari ayah kandungnya.

Apa yang akan dilakukan Sonya. Kembali pada Yudha demi kesembuhan sang anak, atau pergi ketika Yudha kembali ke Indonesia dengan seorang anak laki laki dan calon istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puji170, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

"Sonya, kamu baik-baik saja?" tanya Reza dengan ekspresi panik.

Kehadiran Reza dan suara baritonnya membuat Yudha berpikir tentang tujuan Sonya datang ke perusahaannya. Tentu saja, menurut Yudha, itu untuk menemani lelaki itu. Bahkan, dalam benaknya, Reza adalah suami dari Sonya.

Pantas saja lelaki itu ingin sekali bekerja sama dengan perusahaan ini. Apa ini rencana Sonya untuk menghancurkanku kembali setelah sekian lama aku pergi dan kini kembali ke kota ini? pikir Yudha dengan ekspresi dingin dan tajam.

"Aku dengar Manisa kembali menindasmu," imbuh Reza. Namun, ucapannya itu disampaikan setengah berbisik di daun telinga Sonya, membuat Yudha mengepalkan tangannya kuat-kuat.

Tak tahan dengan perasaannya yang berkecamuk, Yudha segera mengalihkan perhatian. "Bayu, bawa semua proposal rekrutmen katering. Dan minta mereka untuk datang kembali besok."

Suara Yudha kini mengalihkan fokus Reza, "Maaf, Pak Yudha, saya khawatir dengannya sampai tidak memperdulikan Anda."

"Tidak masalah," jawab Yudha acuh seolah tidak ingin peduli.

Setelah mengucapkan itu, Yudha menggendong anaknya dan berlalu pergi. Tindakan Yudha tak luput dari pandangan Sonya yang kini merasakan sesak di dada, hingga wanita itu tersadar kembali ketika Reza melambaikan tangan di depan wajahnya.

"Heh, kesambet? Lelaki di depanmu ini lebih tampan, loh," ucap Reza dengan gaya jailnya.

"Narsis sekali!"

"Sesekali bolehlah. Lagian siapa lagi yang mau memuji aku kalau bukan aku sendiri? Nunggu kamu memuji? Heh, dari Lebaran ketemu lagi Lebaran, gak ada hilal," ujar Reza panjang lebar.

Sonya nyengir, lalu berkata, "Ya, deh. Iya, ganteng."

"Alamak. Mimpi apa aku semalam."

"Reza, hentikan bertingkah seperti ini. Kamu itu seorang CEO, harusnya memperlihatkan sosok tegas dan berwibawa," ujar Sonya, mulai risih dengan tingkah Reza.

Reza berdehem, mencoba mengontrol emosinya, menampilkan sisi tegas dan berwibawa seperti yang diinginkan Sonya.

"Bagaimana? Apa dengan begini aku sudah bisa meminangmu?" goda Reza lagi.

"Reza!" Sonya merasa jengkel dan segera melangkah pergi.

Namun demikian, tindakan Sonya tidak mengurangi rasa suka Reza terhadapnya. Reza sadar apa yang dilakukan Sonya adalah bentuk penolakan atas cintanya, tetapi ia tidak ingin menyerah. Reza yakin suatu hari nanti Sonya akan membuka hati untuknya.

"Sonya, tunggu!" teriak Reza sembari mengejar Sonya yang berlalu begitu saja dari ruangan itu.

Tanpa mereka sadari, dari kejauhan, Yudha terus memperhatikan gerak-gerik mereka.

"Yud, kenapa wanita itu bisa hadir kesini. Dan lagi dia juga mendaftar seleksi katering," ujar Bayu sambil menyerahkan proposal milik Sonya.

Sudut bibir Yudha tertarik ke atas. "Jadi mereka berdua sudah mempersiapkan ini semua. Wanita licik itu menyerang melalui karyawanku, sementara lelakinya dengan permodalan. Kolaborasi yang cukup apik. Tapi aku tidak akan pernah membiarkan kalian, keluarga Prawira, menghancurkanku untuk yang kedua kalinya."

Dalam sekejap, proposal milik Sonya diremas hingga tak berbentuk. Yudha langsung menginstruksikan Bayu, "Karena mereka sudah mau berperang, kita harus sediakan tempat."

"Kamu yakin?" tanya Bayu.

"Aku tidak mungkin berada di belakang terus meneruskan? Aku akan membuktikan pada mereka kalau aku sekarang sudah satu langkah di depan mereka," ungkap Yudha dengan suara berapi-api.

"Baik, kalau gitu aku akan mengatur semuanya," sahut Bayu, seolah sudah mengerti maksud bosnya itu.

"Satu lagi. Selidiki pergerakan perusahaan Prawira Grup."

Mendengar perintah itu, Bayu mengangguk patuh. Namun, sebelum pergi ia berkata kembali, "Hari ini kamu ada jadwal ke dokter.

Yudha hanya mengangguk paham. Setelah itu Bayu segera undur diri untuk melaksanakan tugasnya. Yudha, yang kini masih terbakar api emosi, berdiri dengan tekad yang membara.

"Selama ini aku berusaha diam dan tidak pernah mengusik kehidupan kalian. Bahkan aku mencoba mengobati sendiri luka yang kalian berikan. Tapi kali ini, aku cukup yakin bisa mengalahkan kalian dari segi mana pun. Mari kita akhiri dendam lima tahun lalu," gumam Yudha.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!