NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Sang Ratu,Dari Buruk Rupa Menjadi Penguasa

Reinkarnasi Sang Ratu,Dari Buruk Rupa Menjadi Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Reinkarnasi / Time Travel
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Fitrika Shanty

​Di kehidupan sebelumnya, Li Hua adalah wanita yang dihina, dikucilkan, dan dianggap "buruk rupa" oleh dunia. Ia mati dalam kesunyian tanpa pernah merasakan cinta. Namun, takdir berkata lain. Ia terbangun di tubuh seorang Ratu agung yang terkenal kejam namun memiliki kecantikan luar biasa, mengenakan jubah merah darah yang melambangkan kekuasaan mutlak.
​Kini, dengan jiwa wanita yang pernah merasakan pahitnya dunia, ia harus menavigasi intrik istana yang mematikan. Ia bukan lagi wanita lemah yang bisa diinjak. Di balik kecantikan barunya, tersimpan kecerdasan dan tekad baja untuk membalas mereka yang pernah merendahkannya. Apakah merah jubahnya akan menjadi lambang kemuliaan, ataukah lambang pertumpahan darah di istana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitrika Shanty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta Darah di Aula Giok

​Kaisar Tian Long membawa Li Hua kembali ke istana dengan pengawalan yang lebih ketat dari sebelumnya. Berita tentang keberhasilan Permaisuri mengungkap racun di sumur telah sampai lebih dulu ke telinga para pejabat. Namun, suasana di istana bukannya tenang, justru semakin mencekam seperti ketenangan sebelum badai.

​Li Hua dibaringkan di ranjangnya. Tabib rahasia Kaisar segera memberikan kompres herbal hangat untuk kakinya.

​"Penyakit ini..." bisik Tabib itu kepada Kaisar. "Ini bukan lagi sekadar penyakit fisik, Yang Mulia. Ini adalah reaksi dari jiwa yang menolak raga karena beban emosional yang terlalu besar. Jika Permaisuri terus memaksakan diri, ia mungkin tidak akan bisa berjalan lagi dalam waktu sebulan."

​Tian Long menatap Li Hua yang tertidur lelap karena kelelahan. "Lakukan apa saja untuk meredakan sakitnya. Malam ini, aku akan mengakhiri sumber penderitaannya."

​Aula Keagungan: Sidang Tengah Malam

​Malam itu, seluruh menteri dan selir dipanggil secara mendadak ke Aula Keagungan. Selir Yue datang dengan langkah gemulai, meskipun hatinya berdegup kencang. Ia mengira rencananya gagal karena pembunuh bayarannya tewas, namun ia yakin tidak ada bukti yang bisa menyeret namanya.

​Kaisar duduk di takhta emas, wajahnya tersembunyi di balik bayangan mahkota. Di sampingnya, kursi Permaisuri tampak kosong.

​"Aku memanggil kalian semua karena ada pengkhianat di antara kita," suara kaisar bergema dingin. "Seseorang yang cukup kejam untuk meracuni rakyatnya sendiri demi ambisi pribadi."

​Perdana Menteri Yue maju ke depan. "Yang Mulia, ini adalah tuduhan serius. Siapa yang berani melakukan hal sekeji itu?"

​kaisar Tian melempar sebuah benda ke tengah lantai aula. Bunyi dentingan logamnya membuat Selir Yue hampir pingsan. Itu adalah belati perak dengan ukiran Bunga Krisan Merah.

​"Belati ini ditemukan pada pembunuh yang mencoba menyerang Permaisuri tadi siang," ucap kaisar. "Dan di tangan mereka, terdapat tato keluarga Yue. Apa penjelasanmu, Perdana Menteri?"

​Perdana Menteri Yue tetap tenang, seorang politikus ulung. "Yang Mulia, siapa pun bisa memalsukan tato atau mencuri belati. Mungkin ada pihak lain yang ingin mengadu domba klan kami dengan takhta."

​Selir Yue pun menimpali dengan suara terisak, "Benar, Yang Mulia. Hamba sangat mencintai rakyat. Mana mungkin hamba melakukan itu?"

​Tepat saat itu, pintu aula terbuka lebar.

​Kriet... Tuk... Tuk...

​Suara ketukan tongkat giok terdengar di lantai marmer. Li Hua masuk, mengenakan gaun merah yang paling megah, wajahnya dirias begitu cantik hingga ia tampak seperti dewi perang yang turun ke bumi. Meski setiap langkahnya adalah siksaan, ia berjalan dengan dagu terangkat.

​Di belakangnya, dua pengawal menyeret seorang pria yang terikat dan babak belur.

​"Mungkin Perdana Menteri tidak mengenali belati itu," suara Li Hua jernih dan tajam. "Tapi apakah Anda mengenali pria ini? Dia adalah penyedia racun Bubuk Arang Hitam di pasar gelap. Dan dia memiliki catatan transaksi atas nama pelayan pribadi Selir Yue."

​Selir Yue memucat pasi. Pelayan pribadinya langsung bersujud ketakutan di lantai.

​"Kau..." geram Selir Yue, matanya penuh kebencian pada Li Hua. "Kau seharusnya sudah mati! Bagaimana mungkin wanita buruk rupa sepertimu bisa menang?!"

​Kalimat itu membuat seluruh aula terdiam. Selir Yue baru saja membocorkan sesuatu yang tidak seharusnya ia ketahui.

​Li Hua tersenyum tipis, sebuah senyum yang mengandung kepedihan masa lalu. "Wanita buruk rupa? Jadi kau tahu siapa aku sebenarnya, Yue? Atau kau hanya sedang berhalusinasi karena ketakutan?"

​Li Hua mendekati Selir Yue, membisikkan sesuatu yang hanya didengar oleh wanita itu: "Aku kembali dari neraka hanya untuk menyeretmu ke sana."

​Kaisar Tian Long berdiri, suaranya seperti guntur. "Perdana Menteri Yue dicopot dari jabatannya dan akan dieksekusi atas pengkhianatan terhadap rakyat. Selir Yue... kau akan dibuang ke Paviliun Dingin seumur hidupmu, tanpa pelayan dan tanpa kemewahan."

​Di Bawah Langit Malam

​Setelah aula dikosongkan, Li Hua ambruk ke pelukan kaisar Tian, kekuatannya habis. Kakinya tidak lagi bisa menopang tubuhnya.

​"Selesai sudah," bisik kaisar sambil membelai rambutnya.

​"Belum, yang mulia," jawab Li Hua lemah. "Ini baru awal. Aku telah membersihkan namaku, tapi rakyat masih lapar. Dan penyakit ini... sepertinya ia tidak akan pergi hanya karena musuhku kalah."

​kaisar menggendongnya menuju balkon, memandang bintang-bintang. "Kita akan mencari penawarnya, meski harus ke ujung dunia. Kau telah menyelamatkan kekaisaranku, Li Hua. Sekarang, biarkan kekaisaran ini menyelamatkanmu."

​Namun, di kegelapan malam, seorang bayangan misterius memperhatikan mereka dari kejauhan. Sosok itu memegang sebuah cermin kuno yang retak.

​"Jiwa yang salah di tubuh yang salah," gumam sosok itu. "Keseimbangan harus dikembalikan."

1
EF Shahna
kaya nya bakal seru cerita selanjutnya
Dedeh Dian
Hem sangat sangat bagus sekali ceritanya... apalagi bagi AQ yg cepat tersentuh... makasih author
Rika Ashanty: sama-sama ka🙏👍terus jadi pembaca setia ya,maksih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!