NovelToon NovelToon
SUARA 2 [RUKMINI]

SUARA 2 [RUKMINI]

Status: sedang berlangsung
Genre:Horror Thriller-Horror / Iblis / Hantu
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

"Manut yo, nek gak manut koe mau jadi anak durhaka!?"

"Perempuan iku musti ayu! musti lues! musti biso sekabehane! Koe ndak perlu berpendidikan tinggi, cukup jadi perempuan yang cantik, semua materi datang padamu, nduk."

Lahir dari keluarga miskin, tinggal di rumah gubuk, tapi memiliki orang tua yang berambisi tinggi untuk menjadi kaya. Rukmini, di tempa menjadi anak yang serba bisa. Dia anak satu - satunya tapi tercekik oleh ke egoisan orang tuanya, sehingga tumbuh dendam dan kebencian pada orang tua nya.

Dia melawan aturan, melawan takdir bahkan melawan Tuhan nya, dengan membuat ikatan perjanjian darah dengan yang gelap hanya agar dia bebas dari orang tua nya, tidak peduli apa konsekunsinya..

"WANI TEKO WANI MATI!"

[Novel RUKMINI ini adalah kisah lengkap tentang Rukmini, Sosok ibu yang ada di novel SUARA]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 11. Aku bisa apa? [RUKMINI]

Rukmini meringkuk sambil menangis, dia sangat kecewa dengan ibunya yang ternyata malah dengan sengaja menyerahkan dirinya ke orang asing. Rukmini pikir perlakuan baik ibunya itu karena ibunya mulai menyayanginya, tak di sangka.. Ibunya melakukan itu untuk menjual nya.

Sekujur tubuh nya terasa sakit, tapi dia tidak bisa meminta tolong pada siapapun. Dia menangis sepanjang malam tanpa suara, sampai akhir nya dia tertidur karena kelelahan menangis.

Esok harinya..

Rukmini bangun, dia pergi mandi. Tapi wajah nya sangat sembab dan tatapan nya kosong, Rukmini seperti mayat hidup. Ibunya tidak mempermasalahkan Rukmini bangun kesiangan, karena ternyata semalam dia mendapatkan bayaran yang fantastis dari teman ayah Rukmini.

Itu sangat lebih dari cukup untuk membeli beras untuk makan mereka beberapa hari ke depan tanpan harus bekerja keras - keras. Rukmini terlihat berjalan keluar dari kamar mandi, rambut nya basah dan dia masih hanya memakai kain jarik sebagai handuk.

"Mini, minum ini." Ucap ibunya, dia memberikan seperti jamu pada Rukmini.

Rukmini berjalan mendekat ke arah ibunya dan kemudian dia di tarik duduk di kursi bambu, ibunya lalu memberikan sesuatu yang berada di gelas, warna nya orens kemerahan dan sangat pekat.. Bau nya khas jamu - jamuan.

"Ini apa, bu?" Tanya Rukmini.

"Jamu, minum saja. Nanti kedepan nya kamu bakal mendapat banyak tamu lagi, jadi harus selalu minum iki supaya selalu rapet." Ucap ibunya, Rukmini terkejut.

"Banyak tamu lagi?" Ucap Rukmini, ibunya mengangguk antusias.

"Iyo, kamu bisa jadi kembang desa nanti. Manut yo, minum." Ucap ibunya, Rukmini makin kehilangan harapan nya.

"Rukmini, jadi perempuan harus bisa menyenangkan laki - laki, kalo mereka senang nanti kamu dapat duit banyak. Kamu bisa beli apapun yang kamu mau, bukane kamu mau beli sepeda?" Ucap ibunya, Rukmini diam saja karena hatinya sakit.

"Bu, bukan nya ibu yang bilang sama Mini jangan dekat - dekat laki - laki? Ibu bilang nek Mini dekat - dekat laki - laki nanti bisa hamil, kok sekarang ibu suruh Mini begini?" Tanya Rukmini, mimik muka ibunya berubah.

"Itu dulu, dulu koe masih perawan! Sekarang koe sudah ndak perawan, sudah pernah hamil juga! Ndak akan ada yang mau sama koe." Ucap ibunya, Rukmini menunduk.

"Karena sudah kecebur, sekalian saja toh? Lagi pula dulu kamu di pake gratisan sama wa Parto, sekarang kan kamu di bayar." Ucap ibunya, Rukmini tertegun.

"Di bayar??" Ucap nya..

"Iyo, di bayar. Ibu ndak bakal nyuruh kamu begini kalo gratis. Kamar mu bagus toh? itu yo hasil keringatmu, Begini lebih baik, dari pada kamu jadi perawan tua." Ucap ibunya Rukmini lagi, Rukmini meneteskan air matanya.

"Wes, Minum!" Ucap ibunya, akhir nya Rukmini meminum jamu itu.

"Nanti nek ada juragan kecantol sama koe kan bagus, bayaran nya pasti lebih gede. Sekalian toh.. Cari jodoh, siapa tau nanti koe ketemu jodohmu." Ucap ibunya enteng.

"Perempuan yang sudah pernah hamil di luar nikah jodoh nya susah, manut mbe (sama) ibu. Setelah iki, keringatmu jadi duit, ndak sia - sia." Ucap ibunya lagi.

Ibunya Rukmini tidak tahu, bahwa di detik itulah.. Rukmini semakin kehilangan kepercayaan nya pada kedua orang tua nya, Rukmini sadar.. Tidak ada yang benar - benar menyayanginya.

"Koe istirahat saja, ndak perlu ke ladang. Takut nya nanti koe di pake gratisan sama orang." Ucap ibunya, Rukmini meneteskan air matanya.

"Ibu kok gitu.." Gumam Rukmini sedih.

...\=\=\=\=\=...

Rukmini sungguhan tidak pergi ke ladang, dia di rumah saja. Tapi dia juga bukan diam saja di kamar dia tetap mengerjakan pekerjaan rumah bahkan masih membelah kayu untuk di jemur, tapi Rukmini tidak sadar bahwa setiap ada yang lewat mereka memperhatikan nya.

Dan kebanyakan yang lewat adalah laki - laki, agak heran Rukmini karena biasanya jalan di depan rumah nya itu tak banyak yang lewat karena letak rumah nya paling ujung dari dusun itu.

"Kayak nya kok banyak orang lewat hari ini." Gumam Rukmini, tapi dia tidak curiga apapun.

Rukmini lalu pergi ke kali hendak mencuci pakaian, ibunya sedang tidak ada di rumah. Rukmini tidak pernah berpikir akan terjadi sesuatu kepadanya karena biasanya juga dia selalu kemana - mana sendiri dengan aman, apalagi wa Parto sudah mati.. Rukmini pikir aman.

Tapi ternyata di tengah hutan sebelum sampai di kali, Rukmini bertemu seorang bapak - bapak yang sudah mendengar kabar jasa Rukmini bisa melayani pria, bapak - bapak itu tersenyum melihat gadis cilik yang di kabarkan malah bertemu dengan nya.

"Nduk, mau kemana?" Tanya nya, Rukmini tersenyum dengan sopan tanpa curiga.

"Ke kali, wa. Mau nyuci pakaian." Jawab Rukmini, dasar nya dia adalah anak yang ramah.

Rupanya, hanya dalam satu malam saja kabar tentang Rukmini yang dadakan menjadi bunga desa itu menyebar dari mulut ke mulut, makin banyak yang penasaran dengan Rukmini. Bagaimanapun dia lebih muda, lebih segar.. Ibarat kembang, dia sedang di fase mekar meski belum mekar sempurna karena belum terlalu matang.

"Oalah, sek wa tak ambilkan." Ucap Rukmini polos.

Rukmini meletakan keranjang baju nya dan menuruni seperti tebing kecil yang tidak begitu dalam, tapi di bawah sana ada kali.. terusan aliran kali dari tempat Rukmini biasa mencuci. Saat Rukmini merosot turun, bapak - bapak itu juga ikut turun.

Rukmini tersenyum setelah menemukan topi yang di maksud oleh bapak tadi dan dia berbalik hendak naik kembali ke atas tapi..

"Lho, kok wa ikut turun?" Tanya Rukmini, bapak - bapak itu tersenyum.

"Hehehe.. Aku kenal bapakmu, bapakmu bilang koe bisa layani laki - laki toh?" Ucap bapak - bapak itu, Rukmini pias dan hendak lari tapi.

"Nek koe lari, tak tembak kakimu." Ucap bapak - bapak itu, Rukmini melirik memang di bahu bapak - bapak itu ada senapan angin.

"Mini ndak mau, wa. Mini sudah bilang ibu, ndak mau." Ucap Rukmini.

"Sama Parto koe mau, padahal Parto elek!" Ucap bapak - bapak itu, Rukmini menggeleng.

"Manut! Nek ndak manut koe tak pateni (bunuh)!" Ucap bapak - bapak itu lalu maju menghampiri Rukmini.

Rukmini hendak melawan tapi wajah nya di tampar, dia sekarang gemetar ketakutan. Dan akhirnya.. Rukmini di setubuhi oleh bapak - bapak tadi dengan paksa. Dan setelah bapak - bapak itu puas, Rukmini di tinggalkan begitu saja, sama seperti semalam.. Tergeletak dengan tatapan kosong dan air mata yang meleh, beda nya kali ini dia tidak di tutupi apapun..

Sore harinya, Rukmini pulang ke rumah membawa keranjang cucian nya yang sudah bersih. Sekujur tubuh nya basah kuyup karena di guyur hujan, ibunya menjemput Rukmini dan mengambil keranjang cucian nya.

"Sudah ibu bilang toh, jangan kemana - mana koe malah pergi ke kali!" Ucap ibunya, ibunya tidak tahu bahwa Rukmini telah di lecehkan di hutan tadi.

"Bu.."

Belum juga Rukmini selesai berucap, ibunya lebih dulu mengucapkan..

"Mini, nanti malam ada tamu." Ucap ibunya, Rukmini terkejut dan kembali ketakutan.

"Bu, Mini ndak mau." Ucap Rukmini.

"Koe ndak bisa nolak, uang nya sudah sama ibu." Ucap ibunya kesal.

"Tapi.. bu."

"Wes, siap - siap ayo." Ucap ibunya, dan menarik tangan Rukmini.

'Kenapa ibu ndak mau dengar aku, aku ndak mau.' Batin Rukmini, dia menangis menatap ibunya yang menarik dirinya.

'Badanku sakit semua, kenapa ibu ndak sayang aku.' Batin Rukmini lagi.

...BERSAMBUNG!!...

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
lagi pemujaan kah atau baru mau pemujaan ya
Tina Febrianti
inilah yang namanya kelompok sekte sesat.....mini mulai akan diperkenalkan pada kelompok nya ...
menarik dan makin penasaran...🤔🤔
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ngeri banget sih suasana nya😣
Nureliya Yajid
lanjut thor
zoeyy
❤️❤️❤️
⛧ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Luo Yi⧗⃟
Takdir mbahmu gundul kui. Koe seng nggolek perkoro kok di omong takdir🤧
SENJA
mau di bawa kemana itu mini heh minten ?? 😤
SENJA
laaah tantrum 🤣
SENJA
manggut2 doang lu 😤
SENJA
jangan kelamaan mini 😤
SENJA
naaaah bener! jangan mau kerja doang tapi ga dapet duit 😤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Masa orang suka main dukun, takut sama demit🤣🤣🤣 lucu kamu Wa
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Dihh pake ngirim paket segala🙄
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Pinter emang cara iblis menjerumuskan seseorang
Hary Nengsih
wa minten yg bawa mini ke setan ternyata
Nureliya Yajid
semangat thor
Nureliya Yajid
lanjut
🍃≛⃝⃕|ℙ$ ÑÙŔĹÌÀÑÀ §𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Suami ibliss na mnta tumbal 😅
zoeyy
❤️❤️
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah iya juga mau tau alasannya apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!