NovelToon NovelToon
Bu Guru Cantik Milik Dokter Dingin

Bu Guru Cantik Milik Dokter Dingin

Status: tamat
Genre:Dokter / Cintapertama / Tamat
Popularitas:653.6k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Alisa Putri adalah seorang guru TK yang lembut dan penuh kasih, sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk keceriaan anak-anak.

Namun, dunianya yang berwarna mendadak bersinggungan dengan dunia dr. Niko Arkana, seorang dokter spesialis bedah yang dingin, kaku, dan perfeksionis.

Niko merupakan cucu dari pemilik rumah sakit tempatnya bekerja dan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga reputasi keluarganya.

Pertemuan mereka bermula lewat Arka, keponakan Niko yang bersekolah di tempat Alisa mengajar.

Niko yang semula menganggap keramahan Alisa sebagai hal yang "tidak logis", perlahan mulai tertarik pada ketulusan sang guru.

Sebaliknya, Alisa menemukan bahwa di balik dinding es dan jubah putih Niko, tersimpan luka masa lalu dan tanggung jawab berat yang membuatnya lupa cara untuk bahagia.

Bagaimana kelanjutan???

Yukk baca cerita selengkapnya!!!

Follow IG: @Lala_Syalala13

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerewet Sekali!

Ibu Niko, Wulan, masuk ke ruangan dan segera menyadari situasi yang canggung.

Ia melihat Alisa, lalu melihat Niko dan akhirnya menatap ayahnya (Tuan Aris).

"Ayah kenapa di sini? Bukannya tadi Ayah bilang ada pertemuan di lobi bawah?" tanya Wulan mencoba mencairkan suasana.

Tuan Aris terdiam sejenak dan melihat bagaimana Arka begitu akrab bergelayut di lengan Alisa.

Ia juga melihat bagaimana Niko berdiri dengan posisi siaga seolah siap melindungi wanita itu dari serangan apa pun.

"Aku hanya lewat." ucap Tuan Aris akhirnya meskipun semua orang tahu itu bohong, ia kembali menatap Alisa.

"Nona Alisa, Arka sangat jarang menyukai orang dalam waktu singkat, sepertinya kamu memang memiliki... bakat tertentu." ucap kakek Aris.

"Terima kasih Pak, saya hanya menjalankan tugas saya sebagai gurunya." jawab Alisa rendah hati.

Tuan Aris mengangguk sekilas, lalu berbalik menuju pintu.

"Niko, jangan lupa besok pagi ada kunjungan dewan kehormatan pukul delapan, jangan sampai kau terlambat hanya karena terlalu sibuk dengan 'tanggung jawab medismu'." seru kakek Aris.

Setelah sosok Tuan Aris menghilang di koridor dengan diiringi oleh Wulan yang mengekor di belakangnya setelah memberikan senyum ramah yang menenangkan pada Alisa setelah itu ruangan itu mendadak terasa lega.

Alisa mengembuskan napas panjang yang sedari tadi tertahan.

Niko segera menoleh pada Alisa, tangannya kini beralih ke bahu wanita itu.

"Kamu baik-baik saja? Maafkan Kakekku, dia memang selalu merasa memiliki kendali atas segala hal di bawah atap ini." sahut Niko.

Alisa tersenyum lemah, meski lututnya masih sedikit gemetar.

"Tidak apa-apa Niko, aku mengerti karena beliau hanya peduli padamu." ucap Alisa.

"Dia peduli pada reputasi Alisa, itu berbeda." sahut Niko pahit.

Arka yang merasa suasana sudah aman pun menarik-narik ujung kemeja Niko.

"Om, Arka lapar lagi. Mau sosis!" seru bocah kecil itu.

Niko menghela napas, menatap keponakannya yang menjadi pahlawan tak sengaja malam ini.

"Tidak ada sosis malam-malam Arka, kita akan makan buah." ucap Niko.

Mereka akhirnya menghabiskan sisa malam itu dengan lebih santai, Arka tertidur di sofa setelah memakan beberapa potong apel, sementara Niko dan Alisa duduk berdampingan menatap lampu-lampu kota dari balik jendela kaca besar ruang kerja Niko.

"Niko." panggil Alisa pelan.

"Ya?"

"Kakekmu benar, dunia kita sangat berbeda. Aku merasa seperti alien yang masuk ke dalam istana kristal saat berada di sini." Alisa menatap tangannya yang polos, tanpa perhiasan mewah, sangat kontras dengan lingkungan rumah sakit elit ini.

Niko memutar tubuhnya menatap Alisa dengan tatapan yang sangat dalam.

"Alisa dengarkan aku, istana kristal ini... seringkali terasa sangat dingin dan hampa. Aku menghabiskan seluruh hidupku untuk menjadi yang terbaik agar kristal ini tidak pecah, tapi saat kamu datang, kamu membawa warna yang tidak pernah ada di sini." ucap Niko dengan begitu tulus.

Niko mengambil tangan Alisa, mengecup punggung tangannya dengan sangat lembut yaitu sebuah gestur yang sangat klasik namun terasa sangat kuat maknanya bagi pria sekaku Niko.

"Aku tidak peduli seberapa berbeda dunia kita, yang aku peduli adalah bagaimana duniamu membuat duniaku terasa lebih masuk akal untuk ditinggali. Jadi, jangan pernah berpikir untuk menarik diri hanya karena ucapan Kakekku, mengerti?" seru Niko.

Alisa merasakan matanya memanas.

"Kenapa kamu begitu yakin padaku?" tanya Alisa penasaran.

Niko tersenyum tipis, sebuah senyum yang kali ini benar-benar tulus.

"Karena kamu adalah satu-satunya orang yang memaksaku makan es krim di pinggir jalan dan memarahiku karena memberikan istilah medis yang terlalu rumit, kamu membuatku merasa seperti manusia Alisa, bukan hanya dokter Niko Arkana." tutur Niko tidak seperti biasanya yang terlihat dingin, namun sekarang dia terlihat begitu lembut.

Malam itu di tengah kemegahan Medika Utama yang dingin sebuah ikatan baru saja diperkuat oleh badai pertama yang datang.

Alisa menyadari bahwa perjalanannya dengan Niko tidak akan mudah, ada tembok status, ada ekspektasi keluarga besar dan ada ribuan pasang mata yang akan menilai.

Namun saat ia melihat Niko yang kini sedang menggendong Arka yang tertidur untuk dibawa ke mobil, Alisa tahu satu hal.

Ia tidak akan sendirian menghadapi badai itu karena ada seorang dokter yang sangat protektif yang siap memberikan "resep" kebahagiaan untuknya, tak peduli seberapa pahit rintangan yang harus mereka telan.

"Ayo pulang." ajak Niko lembut.

Alisa mengangguk, melangkah di samping pria itu siap menghadapi hari esok yang mungkin akan penuh dengan gosip di sekolah maupun rumah sakit.

Namun bagi Alisa selama ada genggaman tangan Niko istana kristal ini tidak lagi terasa dingin.

...****************...

Senin pagi kembali menyapa dengan ritme yang mulai terasa akrab bagi Alisa.

Namun ada satu hal yang kini menjadi rutinitas baru yang sanggup menggetarkan hatinya bahkan sebelum ia sampai di gerbang sekolah.

Tepat pukul 07.10, sedan hitam mengilap itu sudah berhenti di depan rumahnya.

Niko Arkana tidak lagi sekadar menjemput, pagi ini ia keluar dari mobil berdiri tegak dengan kemeja slim-fit berwarna biru navy yang menonjolkan bahu tegapnya.

Di tangannya ia memegang sebuah tas pendingin kecil berwarna perak.

"Selamat pagi Alisa." sapa Niko dengan suaranya yang rendah, namun entah kenapa terdengar lebih lembut di telinga Alisa pagi ini.

"Selamat pagi Niko, kamu... keluar dari mobil?" tanya Alisa sedikit terkejut.

Biasanya Niko hanya menunggunya di balik kemudi.

Niko memberikan tas pendingin itu tanpa ekspresi seolah-olah ia sedang menyerahkan laporan hasil laboratorium.

"Aku tahu kamu sering melewatkan sarapan karena sibuk menyiapkan bahan ajar, ini overnight oats dengan biji chia dan buah beri segar, aku menyuruh koki rumah sakit menyiapkannya tanpa pemanis buatan." ucap pria itu.

Alisa menerima tas itu dan merasakan hawa dingin yang merambat ke tangannya.

"Niko, kamu benar-benar tidak perlu melakukan ini. Aku bisa membuat roti bakar sendiri." seru Alisa merasa tidak enak jika terus diperlakukan seperti ini.

"Roti bakar hanya berisi karbohidrat sederhana yang akan membuat kadar gulamu naik lalu turun drastis dalam dua jam, itu tidak efisien untuk menghadapi dua puluh anak kecil yang energik." sahut Niko sembari membukakan pintu mobil untuk Alisa.

"Masuklah, Arka sudah menghabiskan bagiannya di kursi belakang." ucapnya.

Di dalam mobil Arka menyambut Alisa dengan pelukan singkat.

"Bu Guru, Om Niko tadi pagi cerewet sekali! Dia bilang stroberinya harus dipotong persis satu sentimeter supaya Bu Guru mudah mengunyahnya!" seru bocah itu.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

...JANGAN LUPA BERI DUKUNGAN ⬇️⬇️⬇️...

...ULASAN DAN BINTANG LIMA NYA🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

...HADIAHNYA 🎁🌹☕...

...FOLLOW IG @LALA_SYALALA13...

...SUBSCRIBE YT @NOVELLALAAA...

1
Yo Iku
aku bosan thor, maaf
Pijaran Hati 89
monic sebenarnya oon mau2 aja di kendalikan si tua bangka demi bisnis wkwk
Pijaran Hati 89
kakek sinting orang lain di kasih gaun
Pijaran Hati 89
kakek Aris kudu di bedah perute nik
Yo Iku
keren thor, suka dg penyampaiannya
Renesme
Ceritanya menarik, bahasanya cerdas, hanya saja ada sedikit mis, tapi tetep bagus 👍👍
Renesme
Kenapa nikahnya ngga di gereja aja yang aman dari jangkauan kakeknya
Renesme
Laa Alisanya terlalu lembek, dengan semua yang telah dilakukan Nico harusnya bisa jadi nutrisi sekaligus perisai untuk jadi kuat dan pantang menyerah untuk menghadapi rintangan... padahal dia tau Nico bisa menjadi orang normal jika ada dirinya
Renesme
Satria ini tipe orang bodoh bin dangkal pikirannya. Cintanya adalah obsesi, jadi tidak bisa menempatkan diri dan tak punya harga diri
PNC
sy yg selip bc apa gmn
orangtuanya sdh ga ada ya
Mama lilik Lilik
ceritanya bagus banyak bahasa medis karke a alurnya tentang seorang dokter bedah terbaik, terimakasih KK 🙏
Katherina Ajawaila
kasihan deh monica, jgn sok maksain diri, knp. ngk nikah aja sm kakek toh kakek duda
Katherina Ajawaila
Alusa jgn takut sih sm gertak kwn kakek, ada Niko. jelas banget tanggung jawab nya, sopan 😇
Katherina Ajawaila
dasar tua bangka, msh aja arogan bukan nikmati hidup biar anak cucu bahagia, udh aki" msh ja pikir harta mati ngk di bw hanya kain selembar doank🤑
Katherina Ajawaila
Dr Niko kerja bakti nih, semoga ke depan nya menjadi jodoh terindah Arka mempunyai tante yg manis 🥰
Ika Yanti Unyil
ide ceritanya bagus.sayangnya setiap bab diisi bahasa medis dengan latar belakang yang hampir mirip.jadi ceritanya flat .agak kurang menantang dan konfrontasinya hanya dengan p guru satria setiap harinya.
mungkin ke depannya bisa lebih menantang lagi alur ceritanya.
terus semangat berkarya thor 🥰❤️🥰❤️
vera tri
bahasa nya medis terus ya . 😍
~AruN~
maaf, ini Alisa guru TK kan ya?
kok TK ada ujian?🤔
Diana Resnawati
mampir thor
Asmainiati Pelis
aku suka crita novel ini,tp perasaanku terlalu kaku karna itu2 aja yg di bahas,sisi romantisnya nggak ada thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!