Dinda damara kerap di panggil Dinda, Berparas cantik tak sedikit orang memanggil nya si cantik,dinda di cintai yang tak lain adalah bos nya.
Bagas saputra pria tampan berasal dari (kota) solo yang terlahir di jakarta.
Seorang CEO yang tampan nama nya terkenal di dunia bisnis..bertemu dengan Dinda seorang gadis berasal dari (kota)bandung berkerja sebagai biasa di perusahan nya.
Wajah Dinda yang cantik nan anggun membuat bagas menicintai
Dinda mampu meluluh kan hati seorang CEO playboy.
Yuk simak selanjut nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode
Di Mall terbersar (Kota) jakarta.
"Kita mau ngapain mas?"tanya dinda.
"Bagas menggandeng tangan dinda menuju tantai tiga menaiki eksalator.
Semua mata tertuju melihat pasangan begitu serasi,
'SELAMAT SIANG;" pelayan menyambut ke datangan bagas.
'Selamat siang," tuan.
"Tolong keluarkan yang saya pesan;
Si pelayan mengeluar kan berberapa model cicin bermata berlian yang bagas pesan satu minggu yang lalu.
"Untuk siapa Mas?"
Tetangga mungkin mau," canda bagas.
"Untuk kita," ah tidak mas ini terlalu mewah.
Aku tidak pantas memakainya," ujar dinda.
"Apa kamu tak suka model nya?"
Model nya cukup cantik mas. hanya aku merasa.
Bagas motong omonganya.
Sudah pakai lah ini untuk tanda cinta kita sampai hari tua kita sayang.
Dinda pun menuruti pemintan bagas dan mencoba nya. Pas sekali di jari Manis dinda.
"Cantik sayang," ucap bagas.
Dinda senyum di bibir nya.
Meski pun berat meneriman nya.
"Mba saya ambil yang ini saja!;
"Baik tuan silahakan melakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum kami membungkus nya.
Bagas mengeluar domper dan mengambil kartu untuk membayar nya. Cincin ber mata belian dengan senilai 500Juta membuat mata dinda tak berkedip meliahat harga sepasang Cincin senilai.
Juatan.bahakan dinda pun tak pernah meliahat seberapa banyak nya uang senilai jutan.
"Din" kita langusng ke rumah maminya?
"Iya mas aku ikut saja.
Ya suda kita ke mami"
Dinda anggukan palanya.
Sampai di rumah, bagas memanggil orang tuanya.
"Mam,"
"Siang den,"
'Mami, dimana mbo?"
"Nyonya di kamar den.
Ya sudah mbo saya ke kemar mami dulu.
Dinda duduk di kursi ruang tamu.
"TOK-TOK"
"Mam,"
"Kamu sudah pulang bagas? apa sudah tidak ada kesibukan di kantor?" ujar Rita.
"Mam.., bagas mau bicara penting dengan mami.
"Ada apa..? capat katakan," kata rita.
"Kita ngobrol di ruang tamu ya mam, disana sudah ada dinda." ucap bagas.
"Baik lah, tunggu mami disana sementar mami ganti pakaian.
"Baik,Mam."
Rita datang, lalu dinda bangkit dari tempat duduk nya dan memberi salam mencium telapak punggung tangan rita.
"Silahkan, duduk Dinda" kata Rita.
"Apa...? yang ingin di bicara kan dengan mami"
Bagas ingin melamar dinda mam secepatnya." kata bagas.
"Wah! ini kejutan untuk mami. tapi apa tidak sebaik nya kalian tunggu dady?"
Mami sih..., sangat setuju. ini kabar yang tunggu-tunggu oleh Mami.
Sepertinya dady juga akan setuju. kapan? kalian akan resmi kan.
"Bagas' ingin secepat nya mam.
"Baik, nanti mami atur waktu nya.
Kabar bahagia untuk Rita, semua kerabat.
Rita mengirim kan kabar jika putra nya akan menikah.
Kabar pertunangan bagas dan dinda telah tersebar dimana-mana
Merine Melempar gelas di dalam kamar nya.
"Bagas!" brengsek!
"Pranggg!!!"
Berani kamu maen-maen dengan saya liat apa yang bisa aku lakukan untuk kamu." ucap merine.
Merine mengendari mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju rumah bagas.
"Bagas...!" keluar kamu teriak merine.
"Siapa itu mbak teriak-teriak." kata rita.
"Saya tidak tau nyonyah. biar mbok liat dulu.
Mbok keluar membuka pintu.lari kecil melihat di luar gerbang.
"Neng cari siapa?"
"Saya cari bagas mbo?"
Den bagas tidak ada di rumah belum pulang." kata mbok minah.
Sorot lampu mobil bagas. mbok mendorong pintu gerbang.
Merine menerobos masuk.
"Ada apa kamu? malam-malam kesini!"
"Harus nya aku! tanya? ada apa dengan wanita itu?"
"Wanita yang mana yang kamu maksud? dinda, dia calon istri ku kenapa?" kata bagas.
"Brengsek..! kamu bagas" ucap merine.
"Kita sudah tidak ada hubungan, dan itu kamu yang mulai memutus kan hubungan ini paham!!"
"Lihat bagas! apa yg bisa ku perbuat untuk yang kau sebut wanita mu itu.
"Jangan perenah kau sentuh wanita ku! camkan itu!!
Silahkan pergi tinggal kan rumah ini.
Jangan pernah kembali lagi.
Kembali lah saat kau menghadiri acara pertunangan aku dan dinda.m!" kata bagas lalu pergi meninggal kan merine.
Merine terus berteriak di luar rumah bagas.
Indra datang menanyakan siapa kamu?.
...----------------...
bye
Dheandra.
lama ketunda dan ketimbun 😜