NovelToon NovelToon
Tentara Penjaga Hati

Tentara Penjaga Hati

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Action / Romantis
Popularitas:750.1k
Nilai: 5
Nama Author: Arrum Wijaya

Hakikat cinta sesungguhnya akan terungkap dalam kisah ini. Suka, duka, dan lara menyertai drama yang memeluk manja kisah keduanya. Menjaga hati seorang insan hingga raga meninggalkannya. Berawal dari pertemuan di kereta senja kisah seorang wanita pejuang asa untuk agamanya dan seorang abdi negara disatukan dalam ikatan suci keduanya. Prinsip keduanya mengejar asa tidak luput hingga menemukan cinta, menjalani berjuta cerita penuh makna, pelajaran hidup mereka patut untuk dibagikan terkhusus untuk siapapun yang meremehkan kekuatan cinta dan cinta sejati keberadaannya.

Hakikat cinta sesungguhnya tak hanya beradu ketika bersama,
Namun tetap menjaga mahabbah walau tak bersamanya,
Kekuatan cinta bukanlah ketika saling ada,
Namun tetap menjaga rasa cinta dalam hatinya ketika telah tiada,
Hingga ancala dan anila membawa kerinduan keduanya,
Menjadi saksi bisu kekuatan cinta keduanya,
Ketika tak mampu berjumpa menyapa,
Namun tetap disatukan dalam bait pinta dan do'a,
Mengharap kelak disatukan dalam indahnya surga.


Mari membaca novel author, jangan lupa like, komen, vote, dan jadikan novel ini sebagai novel favorit ya... agar tidak tertinggal runtutan ceritanya 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arrum Wijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diimami Pak Tentara

Setelah berjalan beberapa lama akhirnya Aisyah dan Hamdan sampai di jalan depan Mushola, kurang lebih 10 meter jarak jalan tersebut dari Mushola. Mereka berdua memutuskan untuk berpisah dijalan itu karena tidak enak jika masuk berdua di tempat ibadah apalagi bukan mahrom. (seseorang yang haram untuk dinikahi)

"baiklah kita berpisah disini, setelah ini ketemuan lagi di kursi taman di pinggir jalan itu ya...?" tanya Hamdan kepada Aisyah

Aisyah mengangguk tanda setuju, lalu mempersilahkan Hamdan untuk ke mushola terlebih dahulu

"baik pak, silahkan bapak ke mushola duluan" tutur Aisyah sambil menengadahkan tangannya tanda mempersilahkan

Aisyah menyuruh Hamdan ke mushola duluan karena ia tahu kalau wanita itu alangkah baiknya berjalan di belakang laki-laki untuk menghindari zina mata laki-laki tersebut dari setiap lekuk tubuh wanita yang mengundang nafsu syahwat. Selain itu Aisyah juga bermaksud mengecek apakah masih haidh atau memang sudah benar-benar suci, karena kemarin setibanya di rumah saat pulang dari Semarang ia kedapatan haidh lagi kelanjutan dari hari sebelumnya,

'biasanya sih kalau sudah tujuh hari sudah berhenti, tapi aku cek sajalah buat jaga-jaga' gumamnya

setelah mengecek di kamar mandi ternyata Aisyah sudah benar-benar suci tadi pagi juga sudah memastikannya sebelum mandi wajib, sekarang Aisyah sudah wudhu dan hendak mengenakan mukenah yang selalu dibawanya di tas punggungnya. Ternyata mushola Tersebut sangat sepi dan terlihat tidak ada orang didalamnya ternyata dibalik bilik pembatad sana ada seorang laki-laki yang mengetahui keberadaan Aisyah, tidak lain tidak bukan dia adalah Hamdan. ternyata sedari tadi Hamdan melaksanakan sholat qobliyah duhur lalu berdzikir sambil menunggu jamaah lain, namun setengah jam berlalu tidak ada satupun orang yang datang. setelah mengetahui ada seorang wanita dibalik hijab pembatas jamaah laki-laki dan perempuan Hamdan pun mengisyaratkan untuk berjamaah dengan mengatakan

"Luruskan shaf karena itu salah satu kesempurnaan dalam shalat" setelah itu ia menunggu isyarat dari wanita yang ada di balik bilik pembatas

Aisyah yang memahaminya berdehem pertanda setuju

'ehemmm...'

setelah mendengarnya Hamdan langsung mengerti dan memulai shalatnya

'Allahuakbar...'

beberapa lama kemudian setelah sholat dan disambung dzikir serta Do'a Hamdan terlebih dahulu keluar dari Mushola, kemudian menuju ke kursi taman. sedangkan Aisyah masih di mushola karena ia harus melipat mukena nya kemudian merapikan jilbabnya.

****

Di kursi Taman

setelah beberapa lama menunggu akhirnya Aisyah sampai di kursi yang dimaksud, Aisyah memilih duduk di kursi yang ada di depan Hamdan bukan di samping Hamdan, karena ia begitu menjaga jarak dengannya bukan karena apa-apa tapi ya memang tidak diperbolehkan.

"Aisyah..." panggil Hamdan dengan nada datar

"iya pak kenapa?" tanya Aisyah sambil fokus merapikan jilbabnya yang sedikit miring

"Tidak apa-apa. saya hanya kagum dengan kamu, kepribadian kamu tidak seperti kebanyakan wanita sekarang...kamu berhias sekedarnya, benar-benar mengikuti tuntunan agama, tutur katamu juga sopan dan saya belum bisa lihat kamu kalau marah itu seperti apa? sepertinya kamu tidak bisa marah ya...hehe" tutur Hamdan memuji kepribadian Aisyah

"Hahaha.... Bapak bisa saja! bapak kan baru kenal saya sebentar tapi sudah bisa menilai saya, eheeehe jangan begitulah pak...saya sama kok kaya cewek-cewek yang lain" respon Aisyah yang tergelagak mendengar pujian Hamdan

"Hemmmmm...Ya sudahlah lupakan saja" pasrah Hamdan yang sedikit kecewa pujiannya tidak bersambut dengan baik

kemudian melanjutkan perkataannya

"Aisyah, apa kamu tahu?" tanya Hamdan menggantung

"Tentu" jawab Aisyah dengan pedenya

Hamdan terlihat heran dengan jawaban Aisyah

"Bagaimana bisa tahu? saya kan belum cerita..." gerutunya

"Siapa yang bilang? saya kan belum selesai...saya mau jawab tentu! saya tidak tahu hahahaha..." jawab Aisyah disambung tertawa terbahak-bahak

"Dasar kau ini, tadi di mushola sangat sepi...saya menunggu jamaah tapi tidak ada sampai setengah jam berlalu, akhirnya ada jamaah tapi hanya seorang wanita itu pun harus pakai isyarat untuk mengajaknya" dengan wajah sedikit kecewa karena tidak ada jamaah yang sholat di tempat seramai ini

'Yaa ampun, jadi tadi aku sholat hanya berdua dan diimami kak Hamdan' gumamnya lalu menjawab perkataan Hamdan

"Benarkah? mungkin karena disini banyak yang sibuk bekerja dan ngga semuanya kan yang ada di sini muslim..." terang Aisyah menanggapi kekecewaan Hamdan

"Iya sih, kamu benar juga" pasrah Hamdan dengan jawaban Aisyah

drrrrrt....drrrrrt... drrrrrt...

hp Aisyah berdering Maryam sahabatnya menelpon

"hallo assalamualaikum....Asiyah..."

"Waalaikumussalam warohmatullah...hallo Maryam, kebiasaan deh 'Assalam qoba kalam' (mengucapkan salam sebelum berkata yang lain maksudnya)" gerutu Aisyah mendengar Maryam mengucap hallo sebelum mengucapkan salam

"Oh iya aku lupa, oke deh aku ulangi ya....Assalamualaikum hallo Aisyah...gimana kabarnya?" tanya Maryam yang sedikit bercanda

"telat kali, weslah nembe ditinggal sedino opo Kowe wes kangen aku toh?" (Sudahlah baru ditinggal dua hari kamu sudah kangen sama saya ya?")

tanya Aisyah kepada Maryam dengan bahasa Jawa yang sedikit ia pelajari ketika di Semarang

"Geer tenan Kowe, aku cuma meh bilang Kowe wes fotocopy KTM mu po durung? Iki aku wes katanya kamu mau tak scan-in...jadi Ndak?" (geer banget kamu, aku cuma mau bilang kamu udah fotocopy KTM kamu apa belum? katanya kamu mau tak scan-kan jadi apa tidak?) tanya Maryam kepada Aisyah

"Astaghfirullahaladziim...aku lali... KTM ku ilang reng kereta waktu mulih, lho priye iki...? aku bingung Leh jadinya" (Astaghfirullahaladziim...aku lupa KTM punyaku hilang waktu pulang, bagaimana ini? aku bingung jadinya)

Aisyah baru teringat kalau KTM miliknya hilang waktu di kereta

"Maryam...rewangi ma'e di dapur nduk...Iki ma'e repot disini" (Maryam...bantu ibu di dapur nak, ini ibu sibuk di sini)

teriak ibu Maryam di dapur yang meminta bantuan untuk memasak di dapur

"nggeh ma'e" (iya ibu) jawab Maryam yang terdengar di sambung telepon

sedangkan Aisyah masih kebingungan dia terdiam dan berpikir hpnya hanya dipegang, sampai-sampai tidak mendengar Maryam menyudahi teleponnya

"halo Aisyah...halo...udah dulu ya... Assalamualaikum..." kemudian dimatikan oleh Maryam

1
Neni Djuhaeni
lanjutan nya mana.
Lita Pujiastuti
di sini Aisyah paham ttv legalitas hub sex, tp dikode sm suami gk paham....kok alur cerita gk sinkron sih Thor mm
Lita Pujiastuti
ortu si kembar jg aneh...enak saja nitip, setelah mampu diambil. sama saja mengobrak ngabrik perasan orang tuh
Lita Pujiastuti
Tuh...thor....aisyah bocil bgt. .di awal kukira aisyah dewasa ...ternyata blass ..
apa author gadis...sehingga penggambaran pasutri kurang pas, walau nikah dijodohkan ..tapi gk segitunya jg keles, apa lagi author menggambarkan seorang yg agamis dan keluarga ponpes, harusnya tahu bgmn hub suami dan istri itu. ini belagak gk tahu ....
Lita Pujiastuti
saya juga seorang guru, jika guru mapel. tiap hari keluar masuk kelas yg berbeda sdh hapal materinya lah, gk perlu belajarn kecuali mo bikin persiapan media atau alat oeraga pembelajaran...itu betul...

thor ..coba amati kehidupan guru di sekitarmu ..biar cerita gk terlalu mengarang bebas ..
Lita Pujiastuti
Thor ..bikin karakter Aisyah kebangetan....sudah dewasa tapi kok gk cepet tanggap....
Aisyah jgn terlalu dibik tdk tahu apa² lah ..bikin dewasa dikit kenapa....
Lita Pujiastuti
Aisyah teledor ...
Lita Pujiastuti
Nah lho, tdk tertolong, ngapain jg bawa kucing. cukup dipinggirkan sj. teledor dan gak masuk akal
Lita Pujiastuti
Aneh ....setahu saya dalam kondisi mendesak guru bisa mohon izin tdk berangkat. dan dg alasan kuat pasti diizinkan. anak dlm kondisi gawat kok, ditinggal sm baby sitter ...
Lita Pujiastuti
Ya ampun, Riko .....😄
Lita Pujiastuti
kaciaannn sihh ..Hamdan ....😄
Lita Pujiastuti
Aisyah ini sdh dewasa tp gk mudeng blass ...walau masih gadis, gk prnh pacaran....hrsy ttp paham lah ...kan sdh dewasa....
Lita Pujiastuti
jaga diri baik² selama di sana, Kapten....
Lita Pujiastuti
bikin kegiatan sendiri Hamdan dan Aisyah...😅
Lita Pujiastuti
mbaknya ini calon persit apa ya....detail bgt menulid rincian syaratnya....walaupun yg baca cape.

dan maaf, byk yg saya skip....krn bertele-tele...🙏
Lita Pujiastuti
Aisyah...aisyah....lihat contoh itu yg hidupnya bener...lihat kok yg gagal, jd ikutan trauma....
Lita Pujiastuti
bungkuuuss...
Lita Pujiastuti
usul thor...itu deretan puisinya dibukukan sj khusus antologi puisi..
yg novel, biasa saja...soalnya jadi bertele-tele ....kurang pas kalau dicampur aduk ..
Lita Pujiastuti
Kena batunya aisyah....ngajakin yg pedas²...sdrinya yg gk kuat....😅
Lita Pujiastuti
ini kok ada yg diulang² paragrafnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!